Rabu, 01 April 2020 - 05:10 WIB

Mendukung Pemberantasan Virus Radikalisme

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Kamis, 19 Maret 2020 | 09:28 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin

Oleh: Xeraphine Siwi Pemerhati Sosial Budaya

Virus radikalisme masih menjadi ancaman bagi bangsa Indonesia. Paham tersebut sangat menyimpang dan bertentangan dengan Pancasila dan budaya asli bangsa Indonesia. Oleh sebab itu, penyebaran radikalisme harus diwaspadai oleh segenap rakyat Indonesia untuk ditangkal dan dicegah demi terjaganya Negara Persatuan Republik Indonesia (NKRI).


Di era yang semakin global, ilmu pengetahuan dan teknologi pun mengalami kemajuan yang pesat serta terus menerus menunjukkan perkembangan baru. Sayangnya, seiring dengan perkembangan tersebut, nilai-nilai Pancasila mulai terkikis perlahan-lahan dan intoleransi mulai menggeser nilai-nilai budaya bangsa sehingga menjadi pintu lebar bagi kaum radikal untuk menyebarkan pahamnya. Kelompok radikal tahu memanfaatkan segala kesempatan dan media demi upaya menyesatkan dan menjerumuskan publik dalam lingkaran gelap untuk menggapai tujuannya menghancurkan negara beserta manusianya. Radikalisme mulai masuk ke lingkungan pendidikan dan pekerjaan, baik melalui internet maupun kegiatan-kegiatan publik.


Tren intoleransi dan radikalisme di Indonesia cenderung meningkat dari waktu ke waktu. Direktur Wahid Institue, Zannuba Ariffah Chafsoh atau Yenny Wahid menyebut bahwa dari hasil kajian yang dilakukan Wahid Institute ada sekitar 0,4% atau sekitar 600.000 jiwa warga negara Indonesia (WNI) yang pernah melakukan tindakan radikal. Menurut Yenny, data tersebut dihitung berdasarkan jumlah penduduk dewasa yakni sekitar 150 juta jiwa.


Selain itu, terdapat kelompok masyarakat yang rawan terpengaruh gerakan radikal, yakni bisa melakukan gerakan radikal jika diajak atau ada kesempatan, jumlahnya sekitar 11,4 juta jiwa atau 7,1%. Sedangkan, sikap intoleransi di Indonesia juga mengalami kecenderungan meningkat dari sebelumnya sekitar 46% dan saat ini menjadi 54%.


Menurut Yenny, radikalisme adalah tindakan yang merusak atau berdampak merusak kelompok masyarakat lainnya di tengah kehidupan bermasyarakat di Indonesia, sedangkan, intoleransi adalah sikap yang melarang atau tidak membolehkan, kelompok lain atau orang lain, mengekspresikan hak-haknya, misalnya dilarang melakukan kegiatan yang lega.


Sikap intoleransi merupakan salah satu pemicu munclnya radikalisme dimana sebagai bangsa yang besar dengan berbagai agama, suku bangsa dan ras, Indonesia rentan dengan terjadinya intoleransi. Untuk itulah, sejak awal, para pendiri bangsa telah sepakat untuk membangun Indonesia sebagai negara yang menjamin kemajemukan dalam berbangsa dan bernegara.


Pemerintah di bawah kepemiminan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memberikan perhatian khusus pada gerakan radikalisme yang bisa mengancam masa depan bangsa dan negara. Hal ini berdasarkan dengan tujuan nasional bangsa Indonesia seperti yang tercantum dalam Undang-Undang Dasar 1945, yakni ‘Melindungi Segena Bangsa Indonesia dan Seluruh Tumpah Darah Indonesia, Memajukan Kesejahteraan Umum, Mencerdaskan Kehidupan Bangsa Dan Ikut Serta Dalam Melaksanakan Ketertiban Dunia”


Untuk menindaklanjuti perintah Presiden Jokowi terkait menangkal penyebaran paham radikal, Menteri Koordinator Politik, Hukum dan HAM (Menkopolhukam), Mahfud MD mengungkapkan bahwa penanganan radikalisme akan dilakukan lintas kementerian. Hal yang paling ditekankan adalah kelompok radikal bukan mengacu pada golongan atau agama tertentu, karena itu, pemikiran bahwa orang yang radikal merupakan dari kelompok agama tertentu harus diubah.


Mahfud menegaskan, radikalisme adalah paham yang ingin mengganti dasar dan ideologi negara dengan cara melawan aturan, kemudian merusak cara berpikir generasi baru. Apapun agamanya, jika melakukan hal tersebut adalah radikal.


Untuk diketahui, dalam menangani radikalisme, pemerintah memiliki dua pendekatan, yakni kontra-radikalisasi dan deradikalisasi.


Pendekatan kontra-radikalisasi dilakukan untuk menekan penyebarluasan paham radikal yang telah terjadi di sebagian kelompok masyarakat dan menjadi upaya preventif yang dilakukan pemerintah untuk menghindari lebih banyak lagi aksi radikal terorisme. Masyarakat diharapkan agar tidak terpengaruh oleh cara berpikir dan sikap radikal yang berpotensi melahirkan terorisme. Sementara pendekatan deradikalisasi bertujuan untuk menghilangkan pemahaman radikal bagi pelaku teror dan penganut paham radikal.


Saat ini, radikalisme mulai mengincar kaum perempuan dan generasi muda, khusunya pelajar dan mahasiswa karena dianggap mudah untuk dipengaruhi dan dimanfaatkan. Karena itu, menangkal radikalisme membutuhkan kerjasama dan dukungan dari semua pihak, mulai dari orang tua,pelajar, mahasiswa, akademisi, pendidik, tokoh agama, pegawai dan karyawan hingga aparat dan pemerintah. Lingkungan pendidikan dan keluarga harus menjadi tempat pembinaan karakter yang diperlukan untuk membangun bangsa. Sedangkan lingkungan pekerjaan dan peribadatan harus menjadi tempat untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila, menyebarkan toleransi dan kerukunan serta menjaga karakter dan budaya bangsa demi rasa aman dan nyaman dalam kehidupan bermasyarakat.


Pancasila adalah sebagai dasar negera RI, dimana didalamnya sudah mencakup kehidupan beragama dan bermasyarakat dalam bingkai NKRI. Hingga saat ini, Pancasila sudah memberikan bukti nyata yang mempersatukan segenap bangsa Indonesia, dengan kata lain, Indonesia berdiri, merdeka dan optimis melangkah menuju negara yang maju. Masyarakat Indonesia sudah sepatutnya menyampaikan lebih banyak narasi tentang toleransi atau kerukunan, sikap cinta kepada sesama, nasionalisme, patriotisme dan bela negara.





Fokus : Bahaya Laten Radikalisme


#Teroris #Terorisme #Radikalisme #Bahaya Laten Radikalisme #Kelompok radikal #Kelompok teroris


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






4 jam yang lalu

KKB Papua Sadis dan Brutal Tembak 2 Karyawan Freeport Yang Cari Nafkah

Beritacenter.COM - Sadisnya dan brutal Kelompok Kriminal Bersenjata(KKB) yang menembak dua karyawan PT Freeport..
5 jam yang lalu

BI Klaim Perbankan Indonesia Masih Kuat Dengan Gempuran Corona

Beritacenter.COM - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menegaskan, kinerja perusahaan dalam skala besar, menengah,..
5 jam yang lalu

Wapres Ma'ruf: Pemerintah Tidak Ingin Seperti India

Beritacenter.COM - Wakil Presiden Kiai Ma'ruf Amin menegaskan, pemerintah lebih condong kepada pembatasan sosial..
6 jam yang lalu

Wanita Tua Diduga Depresi Ternyata Positif Corona

Beritacenter.COM - Ada perempuan tua di kawasan Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan ternyata positif terjangkit virus..
7 jam yang lalu

Jurus Presiden Jokowi Tepat Dalam Menangani Pandemi Corona

Beritacenter.COM - Pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) untuk memberikan..
7 jam yang lalu

Lautaro Martinez Jadi Incaran 3 Klub Elite Eropa

Beritacenter.COM - 3 klub elite eropa Barcelona, Real Madrid dan Manchester United dikabarkan tertarik dengan..
8 jam yang lalu

Gubernur DIY Minta Penjelasan Soal Protokol Pembatasan Sosial Berskala Besar

Beritacenter.COM - Sri Sultan Hamengku Buwono X selaku Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta(DIY) meminta pemerintah..
8 jam yang lalu

Edarkan Sabu, Pemuda di Tambora Diringkus Polisi

Beritacenter.COM- Satresnarkoba Polsek Tambora menangkap seorang pengedar narkoba berinisal HB alias EA (30) di..
9 jam yang lalu

Begini Rencana Pemerintah Soal WNI Yang Kerja di Kapal Asing di Tengah Pandemi

Beritacenter.COM - Pemerintah berencana akan memulangkan Warga Negara Indonesia(WNI) yang diduga ada belasan ribu..
9 jam yang lalu

Berantas Corona, Polri dan TNI Bubarkan 20 Titik Kumpul di Depok

Beritacenter.COM - Jajaran Polri bersama TNI berhasil membubarkan 30 kegiatan yang melibatkan banyak orang di Kota..
9 jam yang lalu

Begini Cara Aman Ketika Berbelanja di Tengah Pandemi Corona

Beritacenter.COM - Wabah virus corona di seluruh dunia membuat pemerintah melakukan imbauan kepada warga untuk berada..
9 jam yang lalu

Agar Imun Tak Melemah, Ahli Kesehatan Sarankan Kita Jangan Panik Hadapi Corona

BeritaCenter.COM - Para Pakar kesehatan memberikan nasehat agar kita tidak panik dalam menghadapi pandemi yang..
10 jam yang lalu

BREAKING NEWS! Jokowi Berikan Perlindungan Sosial dan Stimulus Ekonomi Menghadapi Dampak COVID-19

BeritaCenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan langkah-langkah perlindungan sosial dan stimulus..
10 jam yang lalu

Kapolri Beri Penjelasan Soal Penjarahan di Tengah Pandemi Corona

Beritacenter.COM - Sampai saat ini belum ada kejadian penjarahan di tengah situasi pandemi Covid-19 atau virus..
10 jam yang lalu

Polisi Tangkap 8 Pemuda yang Hendak Tawuran di Jakbar, Dua Orang Positif Narkoba

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian berhasil mengamankan delapan orang pemuda yang hendak melakukan tawuran..
10 jam yang lalu

Langkah Hebat Jokowi Tak Lakukan Lockdown

Sejumlah pihak ‘menekan’ Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar segera melakukan lockdown atau karantina..
11 jam yang lalu

Imbas Corona, Presiden Jokowi Gratiskan Listrik Selama 3 Bulan

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mengambil langkah serius untuk menangani wabah virus corona..
11 jam yang lalu

Indonesia Akan Baik-Baik Saja

Saya punya grup berisi kawan-kawan dari sejumlah organisasi dan instansi. Nama grup itu Aliansi Solo Bhinneka...
12 jam yang lalu

Terjangkit Virus Corona, Mantan Presiden Kongo Meninggal Dunia

Beritacenter.COM - Mantan Presiden Kongo Jacques Joquim Yhombi - Opango meninggal dunia usai terjangkit virus Corona...
13 jam yang lalu

#AyoLawanCovid-19, Polres Gunungkidul Kerahkan Water Canon Untuk Semprot Disinfektan

Beritacenter.COM - Aparat Kepolisian bersama TNI, terus bahu membahu tidak mengenal lelah untuk menghimbau dan..
13 jam yang lalu

Kabar Baik, Jamaah yang Diisolasi di Masjid Jami Kebon Jeruk Semakin Sehat

Beritacenter.COM - Kondisi ratusan jamaah Masjid Jami Kebon Jeruk kian hari semakin sehat usai sebelumnya menjalankan..
13 jam yang lalu

Jokowi Fokus Siapkan Bantuan Untuk Masyarakat yang Ekonominya Terdampak Corona

Beritacenter.COM - Pemerintah terus berupaya memikirkan kesejahteraan rakyat yang perekonomiannya terdampak akibat..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi