Kamis, 02 Juli 2020 - 22:34 WIB

TIDAK JANGGAL... Begini Penjelasan Kenapa Polri Beri Bantuan Hukum kepada RK dan RB dalam Kasus Penyiraman Air Keras Novel Baswedan...

Dalam hal ini, sebenarnya pembelaan instansi Polri terhadap dua orang terdakwa yang merupakan dua anggota aktif di Polri tersebut tidak janggal. Bahkan, hal tersebut harus dilakukan.

Oleh : Sari Intan Putri | Sabtu, 21 Maret 2020 | 21:35 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Tim Advokasi Novel Baswedan menemukan sejumlah kejanggalan dalam sidang perdana dua terdakwa penyerangan terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pada sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Kamis (18/3), pihak Jaksa Penuntut Umum pada KPK membacakan dakwaan terhadap kedua terdakwa, Rony Bugis dan Rahmat Kadir Mahulette.

Anggota tim advokasi Novel Baswedan, Saor Siagian, menyebut jika kejanggalan dalam sidang tersebut yakni adanya pembelaan dari instansi Polri.

"Mabes Polri menyediakan sembilan orang pengacara untuk membela para terdakwa. Hal yang sangat janggal karena perbuatan pidana para terdakwa bukanlah tindakan dalam melaksanakan tugas institusi, namun mendapatkan pembelaan dari institusi kepolisian," kata Saor.

Dalam hal ini, sebenarnya pembelaan instansi Polri terhadap dua orang terdakwa yang merupakan dua anggota aktif di Polri tersebut tidak janggal. Bahkan, hal tersebut harus dilakukan.

Kenapa? Ya, setiap anggota Polri yang sedang menjalani proses hukum wajib dibantu oleh Divisi Hukum Polri. Divisi Hukum Polri sendiri merupakan unsur pengawas dan pembantu pimpinan bidang hukum pada tingkat Markas Besar (Mabes) Polri yang berada di bawah Kapolri.

Sedangkan Divisi Hukum Polri dipimpin oleh Kadivkum Polri yang bertugas memimpin, membina, mengawasi dan mengendalikan fungsi satuan organisasi dalam lingkungan Polri serta membina fungsi hukum pada seluruh jajaran Polri, memberikan saran pertimbangan dan melaksanakan tugas lain sesuai perintah Kapolri.

Jadi, sudah sangat jelas bukan? Apa yang dilakukan oleh instansi Polri terhadap dua terdakwa kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan bukan merupakan sesuatu hal yang janggal.

Selain itu, setiap anggota Polri yang berhadapan dengan hukum, berhak mendapatkan bantuan hukum. Hal tersebut tercantum di dalam peraturan Kapolri atau Perkapolri Nomor 2 Tahun 2017 tentang tata cara pemberian bantuan hukum oleh Kepolisan Negara Republik Indonesia.

Dalam pasal 1 disebutkan jika Bantuan Hukum adalah segala segala usaha, upaya, kegiatan dalam rangka membantu menyelesaikan permasalahan hukum melalui peradilan maupun di luar peradilan.

Di dalam pasal 2 tertulis Dan yang berhak mendapat Bantuan Hukum :institusi Polri; satuan fungsi/satuan kerja; pegawai negeri pada Polri; dan keluarga besar Polri.

Di sini jelas jika RK dan RB adalah anggota Polri, jadi wajib mendapatkan bantuan hukum dari Polri.

Sedangkan di dalam pasal 4 disebutkan juga jika Perkara-perkara yang bisa diberikan bantuan hukum antara lain yaitu : perkara Perdata; perkara Pidana; perkara Praperadilan; perkara di Pengadilan Agama; perkara Tata Usaha Negara; perkara Hak Asasi Manusia; perkara pelanggaran disiplin dan Kode Etik.

Kasus yang menyeret RK dan RB ke pengadilan adalah perkara atau kasus pidana. Jadi, sudah sangat jelas dan sudah terjawab, kenapa Polri memberikan bantuan hukum kepada RK dan RB dalam kasus penyiraman air keras Novel Baswedan.





#POLISI #POLRI #Novel Baswedan #Kasus Penyiraman Air Keras


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






3 jam yang lalu

Group Lion Air Akui 2.600 Karyawan Dirumahkan

Beritacenter.COM - Lion Air Group mengklarifikasi soal ramainya pengurangan tenaga kerja yang dilakukan baik..
3 jam yang lalu

Pesta Pernikahan Berujung Maut, 80 Tamu Positif Corona Pengantin Pria Meninggal

Beritacenter.COM - Resepsi pernikahan jadi momen sakral yang digelar sekali dalam hidup. Hanya karna ingin membagi..
4 jam yang lalu

Terjerat Pinjaman Online, Mantan Karyawan Minimarket Rampok Uang Rp100 Juta

Beritacenter.COM - AM (22) nekat merampok minimarket di Kecamatan Lemahabang, Karawang, Jawa Barat dan membawa kabur..
6 jam yang lalu

Musnahkan 1,2 Ton Sabu, Kapolri: Bahaya Kalau Tidak Cepat, Iman 'Goyah' Segenggam Miliaran

Dari luar bisa orang luar, dari dalam bisa polisinya sendiri, kalau tidak cepat dimusnahkan, iman goyah. Pegang..
7 jam yang lalu

Danrem 142/Tatag Lakukan Kunjungan Kerja Ke Kodim 1402/Polmas

POLMAN - Komandan Korem (Danrem) 142/Tatag, Brigjen TNI Firman Dahlan, S.I.P, didampingi ketua persit KCK Koorcab Rem..
7 jam yang lalu

Begini Amanat dan Instruksi Presiden Jokowi di HUT Bhayangkara ke-74

BeritaCenter.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan amanat dan memberikan instruksi di HUT..
8 jam yang lalu

Kapolri: Kalau Polisi Kena Narkoba Harusnya Dihukum Mati, Mereka Tahu UU, Tahu Hukum!

Kalau polisinya sendiri yang kena narkoba, hukumannya harus hukuman mati sebenarnya, karena dia sudah tahu..
9 jam yang lalu

Viral Pegawai Intip Payudara Pelanggan via CCTV, Starbucks: Tak Bisa Ditoleransi, Pecat!

Perilaku tersebut tidak dapat kami toleransi dan individu yang bersangkutan sudah tidak bekerja lagi bersama PT Sari Coffee Indonesia
9 jam yang lalu

Kapolri Ungkap Alasan Pemberian Tema HUT Bhayangkara ke-74

BeritaCenter.COM – Kapolri Jenderal Idham Azis mengatakan, tema Hari Bhayangkara ke-74 yaitu 'Kamtibmas..
10 jam yang lalu

Di HUT Bhayangkara, Kapolri Minta Jajarannya Berbuat yang Terbaik Untuk Masyarakat

BeritaCenter.COM – Kapolri Jenderal Idham Azis meminta jajaran Polri agar terus meningkatkan kinerjanya...
1 hari yang lalu

Ogah Berspekulasi soal Reshuffle Menteri, Gerindra: Itu Hak Prerogatif Presiden

Jawaban kami pasti seragam bahwa penentuan jabatan menteri itu adalah hak prerogatif Presiden. Kita nggak mau..
1 hari yang lalu

PSBB Transisi Diperpanjang Untuk Wilayah Jakarta

Beritacenter.COM - Pemprov DKI Jakarta resmi memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi..
1 hari yang lalu

Fans Berat yang Gagal Temui Idola, Pembakar Mobil Via Vallen Terancam 12 Tahun Bui

Beritacenter.COM - Aksi pembakaran terhadap mobil pedangdut Via Vallen, diketahui dilatari motif sakit hati pelaku..
1 hari yang lalu

Ridwan Kamil soal Rhoma Irama Manggung di Bogor: Ini Jadi Pelajaran, Tolong Jangan Ditiru!

Beritacenter.COM - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyoroti soal protokol kesehatan di aksi manggung Rhoma Irama di..
1 hari yang lalu

HUT Bhayangkara Ke-74, Presiden Jadi Inspektur Upacara Secara Virtual

Beritacenter.COM - Upacara hari ulang tahun (HUT) ke-74 Bhayangkara tahun ini digelar berbeda seiring adanya pandemi..
1 hari yang lalu

DPRD DKI Merasa Kecolongan Anies Keluarkan Kepgub Reklamasi

Beritacenter.COM - Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak merasa kecolongan terkait izin reklamasi..
1 hari yang lalu

"PDIP adalah TARGET" Dari Kroni Orba Dan Para Kardun Untuk Dihancurkan

Kalau hari ini ada narasi-narasi mengkerdilkan PDIP sebagai tempat berkumpulnya PKI, ga usah heran. Serangan..
1 hari yang lalu

LELAKI CUNGKRING BERNYALI RAJAWALI ITU MULAI TAK SABAR

Nampaknya Presiden Jokowi sudah mendekati ambang batas prinsip dan sikapnya : "ketegasan tanpa ragu". Dia..
2 hari yang lalu

Setelah Tangkap Kru PH Pemasok Sabu ke Artis Ridho, Polisi Juga Ringkus 2 Pengedar

Beritacenter.COM - Jajaran Polres Metro Jakarta Barat telah meringkus pemasok sabu ke artis FTV Ridho Ilahi. Pelaku..
2 hari yang lalu

India Ngamuk Ancam China Dengan Rudal

Beritacenter.COM - Pemerintah India ancam menggunakan rudal sekaligus untuk di letakan di berbatasan dengan China di..
2 hari yang lalu

Siap-siap Penggunaan Kantong Plastik Akan Dilarang Keras

Beritacenter.COM - Pemerintah Propinsi DKI Jakarta melarang keras kantong plastik sekali pakai di seluruh area pasar...
2 hari yang lalu

Dibakar Orang Tak Dikenal, Ini Alasan Kenapa Mobil Via Vallen Terparkir Diluar Rumah

Beritacenter.COM - Mobil Toyota Alphard milik pedangdut, Via Vallen, dibakar orang tak dikenal saat terparkir didepan..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi