Jumat, 03 Juli 2020 - 22:35 WIB

Negara Butuh Rizal Ramli Tapi Buat Hiburan Bukan Untuk Memimpin

Oleh : Anas Baidowi | Senin, 23 Maret 2020 | 12:48 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Kemarin, kalau tidak salah, ada satu tagar yang malu-malu kucing, dan terlihat sangat kocak. Tagarnya #IndonediaNeedRizalRamli. Saya pikir kok bisa ya muncul tagar tak penting, tapi dengan cepat saya sadar kalau mau bikin trending sebuah isu atau tagar, mudah sekali. Dan saya juga pikir-pikir ini mungkin ada kaitannya dengan dirinya yang berada di panggung ILC hari Rabu lalu. Dan tidak lama kemudian, muncul tagar seolah dia ini pahlawan dan negara ini sedang kritis, jadi hanya dia yang bisa menyelamatkan dirinya sendiri.

Hahaha, jangan ngaco. Jangankan selamatkan negara ini. Selamatkan diri sendiri saja dia tidak bisa. Buktinya dia tidak bisa menyelamatkan posisinya sebagai menteri di kabinet Jokowi periode pertama. Dipecat bersama dengan gubernur ibu kota yang sekarang ini. Kenapa dipecat? Jokowi orang yang rasional dan to the point, tak bisa kerja, tidak penting untuk dipertahankan. Cukup tendang keluar dan ganti yang baru.

Gayanya sih banyak tingkah, sok ajak debat sana-sini, menantang ugal-ugalan bahkan mengurusi yang bukan bidangnya alias jadi menteri gado-gado, apa pun direcoki.Wajar saja kalau orang ini diberhentikan. Kerja tak becus, teori doang. Penjelasannya memang lugas, tapi itu kan cuma teori. Yang pentingnya praktik lapangannya gimana. Lihat saja contoh paling nyata, gubernur seiman sok paling hebat itu. Kemampuan menata katanya aduhai banget. Idenya brilian kuadrat. Tapi kerjanya terbalik dengan kemampuan mulutnya.

Intinya negara tidak butuh orang yang jago bacot. Mau jualan bacot, jangan di sini.

Kondisi perekonomian Indonesia carut marut. Di tengah wabah corona, laju nilai tukar rupiah secara meyakinkan anjlok dalam beberapa pekan terakhir dan telah menembus angka Rp 16.000 per dolar AS, lebih parah ketimbang saat reformasi 1998.

Utang Indonesia juga membengkak. Tercatat per Februari 2020, utang Indonesia sebesar Rp 4.948,18 triliun. Di satu sisi, tidak ada kerja tim ekonomi yang efeknya terasa bagi pemulihan ekonomi. Bahkan di periode kedua, Presiden Jokowi masih konsisten menyalahkan faktor eksternal, seperti perang dagang Amerika Serikat dan China serta dampak corona sebagai alasan ekonomi lesu.

Atas alasan itu semua, aktivis dari Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Adamsyah Wahab menilai Indonesia butuh pergantian pemimpin. Dibutuhkan pemimpin yang mampu membuat Indonesia bangkit dengan berbagai terobosan yang dimiliki. Salah satu nama yang disodorkan adalah Rizal Ramli.

Menurutnya, kelas ekonom senior itu bukan lagi Menteri Keuangan atau Menteri Perekonomian lagi, melainkan sudah layak jadi pemimpin di negeri ini. “Bang Rizal Ramli dengan segala hormat. Saatnya abang pimpin Indonesia yang mandiri. Pimpin kami Bang!” katanya.

Hahaha, jadi ini toh yang mendukung Rizal Ramli. Dukung sih boleh, tapi kalau alasannya sampah, namanya konyol.

Betul Rupiah anjlok terhadap Dolar. Buka mata lebar-lebar, negara mana yang mata uangnya tidak nyungsep? Pasar saham ambruk, memangnya pasar saham negara lain meroket sampai ke khayangan? Amerika saja sedang panik karena pasar sahamnya nyungsep hingga presiden lakukan konferensi pers untuk menenangkan situasi.

Lagian kalau bikin perbandingan tuh pakai otak, jangan pakai emosi. Dulu saat krisis moneter 1998, nilai tukar rupiah anjlok parah dari Rp 3000-an hingga ke Rp 15.500-an dalam kurun waktu 10 bulan terakhir. Lemahnya berapa persen? Lima kali lipat atau 600 persen. Sedangkan saat ini Rp 13.600-an menjadi Rp 16.000-an turunnya berapa persen? 22 persen.

Kalau bandingkan bulat-bulat ya pasti lebih parah yang sekarang karena Rp 16.000-an. Yang bikin perbandingan seperti ini saya anggap konyol dan ada udang di balik batu, yaitu untuk menjual keresahan dengan narasi negara sedang gawat.

Rizal Ramli mau jadi pemimpin? Mimpi, bro. Nasibnya paling tidak bakal jauh-jauh mirip dengan pak tua yang sekarang sudah jadi gelandangan politik. Lagian trending di Twitter sudah hilang, jumlah percakapan pun sedikit. Ibarat cuma dapat tabung gas 3 kilo doang, api menyala sebentar, namanya hot, tapi padam hanya dalam waktu singkat. Begini mau pemimpin?

Indonesia tidak butuh Rizal Ramli. Kalau pun butuh, itu pun cuma butuh buat hiburan buat kita sekaligus sebagai pengingat kalau di negara ini ada orang suka cari panggung tapi tak laku. Anggap saja panggung komedi.

Bagaimana menurut Anda?

Seword





#Jokowi #Berita Center #Indonesia #Rizal Ramli #Rupiah #Dolar


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






1 jam yang lalu

Duh! Pesepeda Perempuan di Tegal Dapat Teror Pemotor Begal Payudara

Beritacengter.COM - Olaraga bersepeda belakangan menjadi tren yang digemari masyarakat ditengah pandemi COVID-19, tak..
2 jam yang lalu

NASIHAT BUAT ANAK PRESIDEN JOKOWI "Tirulah Anak Presiden Soeharto!"

Mas Gibran, sampeyan anak presiden gak usahlah jualan martabak. Contoh Om Tommy Soeharto, yang minta sama bapaknya..
4 jam yang lalu

Puluhan Pekerja Perusahaan Unilever Terpapar Covid-19

Beritacenter.COM - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menegaskan agar para pelaku usaha di bidang industri..
4 jam yang lalu

Pemerintah Prancis Terancam Bubar

Beritacenter.COM - Perdana Menteri (PM) Prancis Edouard Philippe dan pemerintahannya resmi memundurkan diri pada hari..
5 jam yang lalu

Tertunduk Lesu, Ini Tampang Eks Pegawai Starbucks yang Viral Intip Payudara di CCTV

Beritacenter.COM - Jajaran Polres Metro Jakarta Utara menghadirkan salah satu eks pegawai Starbucks pelaku yang..
7 jam yang lalu

Tabrak Belakang Mobil, Seorang Ibu Rumah Tangga Tewas Terlindas Truk

Beritacenter.COM - Rosidia Manulang seorang ibu rumah tangga warga Jalan Boxit Rel Lingkungan 1, Kota Bangun,..
8 jam yang lalu

Ratusan Pengunjung Dan PSK Terciduk Satpol PP di Diskotik

Beritacenter.COM - Satpol PP Jakarta Barat menggerebek Diskotik Top One di Jalan Daan Mogot, Grogol Petamburan,..
13 jam yang lalu

Calon Ibu Wajib Tahu 'Cara Mandikan Bayi Yang Benar'

Beritacenter.COM - Orang tua pastinya kebingungan bagaimana cara memandikan bayi yang baru lahir, terutama ibu baru..
13 jam yang lalu

KPK OTT Seorang Bupati di Kutai Timur, Jakarta dan Samarinda

Beritacenter.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kutai Timur,..
20 jam yang lalu

DI PDI PERJUANGAN BANYAK KADER NAHDLATUL ULAMA DAN MUHAMMADIYAH

Zuhairi Misrawi, Pengurus Pusat Baitul Muslimin Indonesia, Cendekiawan Nahdlatul Ulama, dan Lulusan Universitas..
23 jam yang lalu

JOKOWI HEBAT, DIA DIAM TAPI LANGKAHNYA MEMATIKAN

Seperti menyatukan unsur Air dan Api, Presiden Joko Widodo membuat strategi agar mafia tidak berkutik sama sekali..
1 hari yang lalu

Group Lion Air Akui 2.600 Karyawan Dirumahkan

Beritacenter.COM - Lion Air Group mengklarifikasi soal ramainya pengurangan tenaga kerja yang dilakukan baik..
1 hari yang lalu

Pesta Pernikahan Berujung Maut, 80 Tamu Positif Corona Pengantin Pria Meninggal

Beritacenter.COM - Resepsi pernikahan jadi momen sakral yang digelar sekali dalam hidup. Hanya karna ingin membagi..
1 hari yang lalu

Terjerat Pinjaman Online, Mantan Karyawan Minimarket Rampok Uang Rp100 Juta

Beritacenter.COM - AM (22) nekat merampok minimarket di Kecamatan Lemahabang, Karawang, Jawa Barat dan membawa kabur..
1 hari yang lalu

Musnahkan 1,2 Ton Sabu, Kapolri: Bahaya Kalau Tidak Cepat, Iman 'Goyah' Segenggam Miliaran

Dari luar bisa orang luar, dari dalam bisa polisinya sendiri, kalau tidak cepat dimusnahkan, iman goyah. Pegang..
1 hari yang lalu

Danrem 142/Tatag Lakukan Kunjungan Kerja Ke Kodim 1402/Polmas

POLMAN - Komandan Korem (Danrem) 142/Tatag, Brigjen TNI Firman Dahlan, S.I.P, didampingi ketua persit KCK Koorcab Rem..
1 hari yang lalu

Begini Amanat dan Instruksi Presiden Jokowi di HUT Bhayangkara ke-74

BeritaCenter.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan amanat dan memberikan instruksi di HUT..
1 hari yang lalu

Kapolri: Kalau Polisi Kena Narkoba Harusnya Dihukum Mati, Mereka Tahu UU, Tahu Hukum!

Kalau polisinya sendiri yang kena narkoba, hukumannya harus hukuman mati sebenarnya, karena dia sudah tahu..
1 hari yang lalu

Viral Pegawai Intip Payudara Pelanggan via CCTV, Starbucks: Tak Bisa Ditoleransi, Pecat!

Perilaku tersebut tidak dapat kami toleransi dan individu yang bersangkutan sudah tidak bekerja lagi bersama PT Sari Coffee Indonesia
1 hari yang lalu

Kapolri Ungkap Alasan Pemberian Tema HUT Bhayangkara ke-74

BeritaCenter.COM – Kapolri Jenderal Idham Azis mengatakan, tema Hari Bhayangkara ke-74 yaitu 'Kamtibmas..
1 hari yang lalu

Di HUT Bhayangkara, Kapolri Minta Jajarannya Berbuat yang Terbaik Untuk Masyarakat

BeritaCenter.COM – Kapolri Jenderal Idham Azis meminta jajaran Polri agar terus meningkatkan kinerjanya...

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi