Kamis, 06 Agustus 2020 - 07:24 WIB

Rencana Demonstrasi Buruh Saat Pandemi Covid-19 Tidak Mendapat Simpati Masyarakat

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Selasa, 21 April 2020 | 13:17 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin

Oleh : Husni Mubarak Penulis adalah warganet, aktif dalam Lingkar Pers dan Mahasiswa Cikini

Rencana Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) untuk demonstrasi pada 30 April 2020 tidak mendapat simpati masyarakat . Rencana aksi saat Pandemi Covid-19 dianggap membahayakan buruh, keluarga buruh, hingga masyarakat sekitar.

Kelompok buruh senantiasa memperingati hari buruh 1 mei dengan aksi demonstrasi, termasuk KSPI. Kelompok pimpinan Said Iqbal tersebut berencana mengelar aksi massa guna menolak penerapan Omnibus Law. Selain itu mereka juga menginginkan agar perusahaan tidak melakukan PHK saat pendemi Covid-19. Terdapat dua titik yang menjadi fokus utama aksi para buruh yakni di Gedung DPR/MPR RI dan Kantor Menteri Koordinator Perekonomian RI.

Rencananya, sebanyak 50.000 buruh Se-Jabodetabek akan berdemo di depan gedung DPR. Selain tuntutan untuk libur, maka para mereka juga meminta untuk perusahaan agar tidak memutus hubungan kerja seenaknya. Karena pandemi ini adalah kondisi khusus, dan bukan salah buruh jika pabrik jadi merugi akibat efek domino corona. Mereka juga dengan tegas menolak undang-undang omnibus law yang merugikan para buruh di seluruh Indonesia.

Secara prinsip perjuangan organisasi pekerja dalam menuntut hak-hak buruh patut didukung dan diapresiasi. Hak-hak pekerja memang tidak boleh dikangkangi. Kepentingan kaum buruh harus dilindungi, termasuk hak untuk menyampaikan pendapat. Namun demikian, buruh juga patut mempertimbangkan krisis kesehatan yang saat ini sedang terdampat akibat Covid-19.

Di tengah pandemi COVID-19, demonstrasi seperti ini sangat mengkhawatirkan. Apalagi ketika ada kebijakan PSBB, dan tidak boleh ada kumpulan massa besar-besaran. Masyarakat mengecam niatan para buruh yang tetap keras kepala dan menuntut dengan cara demonstrasi. Mereka dinilai tidak peka dan tidak bisa mengerti mengapa ada pembubaran massa.

Jika tetap ngotot ingin berkumpul dan berdemo dengan banyak orang, maka dikhawatirkan akan menularkan virus corona satu sama lain. Ketika para buruh tidak bisa tertib dan menaati PSBB, maka kapan pandemi ini akan berakhir? Seharusnya mereka menghargai keputusan pemerintah untuk jaga jarak, agar tidak ada lagi pasien COVID-19 berikutnya.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbakl memang mewacanakan bahwa demonstrasi akan menggunakan konsep physical distancing dengan tetap menjaga jarak peserta aksi, memakai masker, dan membawa hand sanitizer seper. Namun hal itu sepertinya sulit untuk dipraktekkan secara disiplin, apalagi dalam jumlah massa yang besar.

Belum lagi, potensi benturan antara pihak pengunjuk rasa dengan pihak aparat keamanan sangat mungkin terjadi. Hal ini bisa berpotensi menimbulkan kerusuhan yang lebih luas di tengah frustasi sosial akibat wabah COVID-19.

Polisi juga sudah bersiap-siap dalam menghadapi aksi di hari buruh. Mereka dengan tegas menolak demo di tanggal 1 mei dan tidak akan pernah memberi izin keramaian pada acara tersebut. Ketika ada aksi massa maka harus segera dibubarkan. Bukannya jahat, tetapi itu demi keamanan mereka sendiri. Para buruh tidak sadar bahwa ketika berdempetan sambil membawa poster tuntutan, akan menambah potensi penularan virus dan keluarga yang di rumah bisa saja jadi korban berikutnya.

Para personel Brimob dan Sabhara sudah dipersiapkan untuk mencegah jika nanti aksi massa ini benar-benar terjadi. Jika memang tidak bisa dicegah dan aksi massa tetap diadakan, maka polisi bisa dengan cepat membubarkan demo ini. Tindakan ini bukannya mencegah terjadinya demokrasi, tapi memang harus dilakukan demi keamanan semua orang karena berpotensi menularkan virus COVID-19.

Demo di tengah pandemi corona tentu dilarang habis-habisan. Para buruh diharap mengerti lalu membatalkan rencananya. Namun jika mereka masih ngotot, dengan alasan membela hak kaumnya, maka akan terjadi pembubaran massa. Sudah seharusnya aturan social distancing ditaati sehingga tidak boleh ada demonstrasi walau dengan alasan memperingati hari buruh internasional.





Fokus : Demo Buruh


#Indonesia Pasti Bisa Lawan Corona #Demo Buruh #Ayo Lawan Covid-19 #Indonesia Bisa Lawan Corona #Indonesia Lawan Corona #Indonesia Bersatu Lawan Corona #Mari Bersatu Lawan Corona #Bersatu Melawan Corona #Hari Buruh #Jangan Politisasi Virus Corona


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






4 jam yang lalu

Pelaku Pemerasan Berkedok BNN Gadungan Berhasil Diringkus

Beritacenter.COM - Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam operasi yang dipimpin oleh Deputi Pemberantasan BNN..
5 jam yang lalu

Gelar Piala Menpora 2020, Kemenpora: Sebagai Dukungan Terhadap Kemajuan eSport di Indonesia

Beritacenter.COM - Esport merupakan olahraga yang sedang digandrungi oleh anak muda di Indonesia. Apalagi di..
6 jam yang lalu

Pegadaian Ajak Masyarakat Untuk Ketahui Cara Merdeka Financial

Beritacenter.COM - Kesuksesan seseorang diukur ketika seseorang tersebut mencapai merdeka secara financial...
7 jam yang lalu

Emut Payudara Jadi Motif Baru Curanmor

Beritacenter.COM - Pengemudi ojek online (ojol) asal Surabaya berinisial SW mengalami nasib apes yakni..
7 jam yang lalu

Emak - Emak PKK Bakal Datangi Rumah Warga Untuk Sosialisasikan Penggunaan Masker

Beritacenter.COM - Ketua Umum Tim Penggerak PKK Pusat, Tri Tito Karnavian mengerahkan ibu-ibu PKK untuk langsung..
8 jam yang lalu

Amonium Nitrat Diduga Jadi Penyebab Ledakan Dahsyat di Lebanon

Beritacenter.COM - Perdana Menteri (PM) Lebanon, Hassan Diab mengatakan bahwa ledakan dahsyat yang mengguncang..
9 jam yang lalu

Strategi Kemnaker Wujudkan Tatanan Kenormalan Baru Ketenagakerjaan

Beritacenter.COM - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah mengeluarkan berbagai kebijakan dan program..
9 jam yang lalu

Jika Wanita Punya Puting untuk Menyusui, Lantas Apa Fungsi Puting pada Pria?

Beritacenter.COM - Puting susu pada wanita memiliki fungsi sebagai sarana menyusui anak mereka. Namun, apa fungsi..
9 jam yang lalu

Penemuan Karung Berisi Kerangka Manusia Utuh Hebohkan Warga Bekasi

Beritacenter.COM - Sebuah karung berisi kerangka manusia ditemukan di Desa Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi,..
10 jam yang lalu

Dilirik Microsoft, Apple Juga Diisukan Ingin Beli TikTok?

Beritacenter.COM - Isu soal perusahaan mana yang menjadi pembeli potensial TikTok masih terus bergulir. Setelah..
10 jam yang lalu

31 Daerah Ini Punya Potensi Calon Tunggal di Pilkada Serentak 2020

Beritacenter.COM - Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini..
10 jam yang lalu

Alhamdulillah, Pasien Sembuh Virus Corona di Kaltim Capai 1.032 Pada Hari Ini

Beritacenter.COM - Kabar baik kembali datang dari Provinsi Kalimantan Timur, tercatat pada hari ini ada penambahan 58..
11 jam yang lalu

PDB Sektor Peranian Masih Melesat Disaat Ekonomi Indonesia Merosot

Beritacenter.COM - Pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal II 2020 menurun. Berdasarkan informasi dari Badan..
11 jam yang lalu

Ngeri! Ternyata Mandi Malam Sangat Berdampak Negatif Bagi Kesehatan Tubuh

Beritacenter.COM - Mandi di malam hari sudah menjadi kebiasaan bagi Anda yang beraktivitas di luar hingga larut..
11 jam yang lalu

Selama Pandemi, Sony Catat Peningkatan Penjualan Game PS4 Hingga 83 Persen

Beritacenter.COM - Bermain video game tampaknya menjadi kebiasaan yang digandrungi banyak orang di masa pandemi..
11 jam yang lalu

Polres Metro Depok Tangkap Pelaku Pembunuh Wanita yang Mayatnya Diikat di Apartemen Margonda

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian berhasil mengamankan satu orang terduga pelaku pembunuhan perempuan..
12 jam yang lalu

Jokowi Terbitkan Inpres Atur Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2020 tentang..
12 jam yang lalu

Pasca Ledakan Lebanon, Rusia, Prancis, Yordania, Hingga Mesir Kirim Bantuan Medis-Tim Dokter

Beritacenter.COM - Pasca terjadinya ledakan dahsyat di Lebanon, pemerintah Rusia langsung mengirimkan lima pesawat..
13 jam yang lalu

Positif Covid-19 Meningkat, Pemkot Cilegon Batalkan KBM Tatap Muka

Beritacenter.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon membatalkan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka yang..
14 jam yang lalu

Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Sumba Barat Daya NTT, Tak Berpotensi Tsunami

Beritacenter.COM - Wilayah Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), diguncang gempa berkekuatan 5,5 magnitudo...
14 jam yang lalu

Polisi Selidiki 17 Laporan Kasus Dugaan Sunat Dana Bansos COVID-19 di Jabar

Beritacenter.COM - Jajaran Polda Jawa Barat (Jabar) tengah melakukan pengusutan terkait kasus dugaan sunat dana..
15 jam yang lalu

PN Jakbar ditutup Sementara Usai Dua Pegawai Dinyatakan Positif Corona

Beritacenter.COM - Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat terpaksa harus menutup sementara kantor dikarenakan ada dua..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi