Rabu, 23 September 2020 - 01:11 WIB

MEMBANGUN ANTI-BODI, TERAPI KEKEBALAN TUBUH MENGGUNAKAN IgY ANTISERUM Covid-19 (Solusi Holisitik dan Berkelanjutan atasi Pandemik Covid-19)

Beberapa hari terakhir ini, University of Texas meyakini bahwa Immunotherapy (Terapi AntiBodi) terhadap pasien Covid-19 melalui anti-bodi hewan Llama (Daniel Wrapp, et.all preproof: 2020 dan Leeying Wu, et.all: 2020).

Oleh : Sari Intan Putri | Minggu, 03 Mei 2020 | 20:15 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


PENDAHULUAN

Beberapa hari terakhir ini, University of Texas meyakini bahwa Immunotherapy (Terapi AntiBodi) terhadap pasien Covid-19 melalui anti-bodi hewan Llama (Daniel Wrapp, et.all preproof: 2020 dan Leeying Wu, et.all: 2020). Melalui hewan Camelid (Llama, Unta) ini dapat
memproduksi antiserum COVID-19 yang digunakan untuk Imunisasi Pasif pada pasien
COVID-19 maupun sebagai Propilaksis atau pencegahan bagi pekerja kesehatan yang
menangani pasien COVID-19. Cara berpikir sama dengan di Indonesia, walau menggunakan
media yang berbeda dan kini sudah memasuki bulan ke-3, yaitu Prakarsa Percepatan
Pembuatan Immunoglobulin Yolk Antiserum Covid-19.


Apakah Indonesia mampu membuat Terapi Anti-Bodi untuk mengatasi Covid-19?
Jawab: Sangat Mampu.


Bagaimana dengan pengadaan dan pemeliharaan hewan Camelid seperti Llama dan Unta
untuk membuat Terapi Anti-Bodi untuk mengatasi Covid-19?
Jawab: Dengan potensi khasiat yang sama, Indonesia tidak perlu menggunakan Camelid
seperti Llama dan Unta untuk membuat Terapi Anti-Bodi untuk mengatasi Covid-19.
Prakarsa Percepatan Pembuatan Immunoglobulin Yolk Antiserum Covid-19 adalah solusinya
(IgY Antiserum Covid-19).


Apa itu Prakarsa Percepatan Pembuatan Immunoglobulin Yolk Antiserum Covid-19 (IgY
Antiserum Covid-19)?
Jawab: Prakarsa Produksi IgY Antiserum Covid-19 ini bukanlah penelitian, melainkan
pengembangan produksi IgY dan Antiserum yang sudah terlebih dulu ada untuk penyakit
lain, tetapi khusus Prakarsa Produksi IgY Antiserum Covid-19 diperuntukan bagi penanganan
COVID 19.


Apa itu Immunoglobulin Yolk Antiserum Covid-19 (IgY Antiserum Covid-19)?
Jawab: Antiserum yang merupakan Imunisasi Pasif dengan menggunakan Antibodi yang
diproses dari Kuning Telur Ayam Petelur, yang telah terlebih dahulu diimunisasi dengan
Virus Covid-19 yang telah di-inaktifasi-kan (‘matikan”).


Bagaimana kekuatan IgY Antiserum Covid-19 melawan infeksi Virus dalam tubuh jika
dibandingkan dengan Vaksin?
Jawab: Kekebalan (respon antibody) melalui hasil Imunisasi Pasif (pengobatan dengan
Antiserum) terhadap infeksi Virus bisa secara langsung sesaat setelah diaplikasikan ke tubuh
manusia. Sedangkan Vaksinasi melalui Vaksin (adalah Imunisasi Aktif) hanya bisa digunakan
pada orang yang sehat dan tubuhnya mempunyai respon terhadap Vaksin yang baik. Lebih
lanjut, kekebalan yang diharapkan dari Vaksin (sebagai respon antibody) baru muncul
minimal 1 bulan setelah dilakukan Vaksinasi.


Mungkin ada keraguan tentang produk IgY Antiserum Covid-19 (Made in Indonesia),
sehingga dianggap layak untuk dikritisi bahwa diperlukan penelitian mendalam untuk
menggunakan Teknologi IgY dan Antiserum dalam mengatasi Pandemic Covid-19 di
Indonesia.


Masa sih bisa membuat Antiserum dari Kuning Telur yang diproses?
Betulkah bisa demikian?


VAKSIN BUKAN PENGOBATAN BAGI YANG TERINFEKSI COVID-19

Upaya menekan mortalitas (kematian) terhadap orang yang terinfeksi Covid-19 ada 2 pilihan
terapi, yaitu menggunakan:
1. Drugs (Obat)
2. Antibodi (Imunisasi Pasif)

Loh, kok bukan menggunakan Vaksin?
Karena orang sakit, ya di obati, di terapi, bukan di cegah untuk tidak sakit dengan
menggunakan Vaksin.

Vaksin (adalah Imunisasi Aktif) merupakan salah satu upaya pencegahan dari penyakit,
diperuntukan bagi orang yang sehat. Vaksin adalah upaya memasukan virus aktif yang
dilemahkan atau bagian dari virus yang telah diproses sebelumnya. Vaksin dimasukan ke
dalam tubuh untuk menimbulkan kekebalan bagi yang sehat, agar tubuhnya dapat melawan
jika virus tersebut menyerang dirinya.

Bisa dibayangkan, jika orang sakit diberikan virus aktif yang dilemahkan atau bagian dari
virus yang telah diproses sebelumnya, maka “ibarat api dalam sekam yang tersiram bensin”.
Bukan akan jadi sehat, tetapi yang sakit akan tambah sakit, bisa jadi meninggal dunia.

REPURPOSING OBAT LAMA UNTUK OBAT YANG TERINFEKSI VIRUS COVID-19

Kembali kepada pengobatan bagi yang sakit terinfeksi virus Covid-19.

Pengobatan menggunakan obat-obatan saat ini dilakukan dengan upaya Repurposing obat
lama yang sudah lebih dulu ada untuk penyakit lain, dan dicoba-cobakan (secara medis)
pada pasien Covid -19 karena situasi darurat.

Hasilnya, sampai saat ini belum ada satupun yang terbukti terkonfirmasi dapat ditetapkan
sebagai obat standar pengobatan Covid-19 yang dapat berlaku bagi seluruh pasien Covid-19
dalam waktu jangka panjang. Obat untuk malaria yang digunakan untuk Pasien COVID-19,
sudah mulai dilarang di Eropa. Sedangkan Remdesivir, yang sempat dianggap sukses, pada
temuan penelitian terakhir ternyata dapat berpotensi berpeluang untuk menimbulkan
kemandulan atau impotensi (Jing Fang et.al., 2020). Walau pun kemudian Remdesivir
direstui pada 1 Mei 2020 untuk dijadikan obat “emergensi” pasien Covid-19 dengan tingkat
keparahan level tertentu (FDA, 2020)

TERAPI ANTI-BODI DARI PLASMA DARAH YANG SEMBUH

Pilihan lain pengobatan dilakukan dengan menggunakan antibodi dari orang yang telah
sembuh (Plasma konvalesen, dari darah pasien yang sembuh). Akan tetapi aplikasinya dapat
digunakan hanya terhadap orang yang memiliki golongan darahnya sama, serta pendonor
Plasma juga perlu dipastikan tidak mempunyai agen penyakit bawaan, permasalahan
genetika turunan, serta harus benar-benar 100% sehat dan berpola hidup sehat.

Hingga hari ini berdasarkan data ClinicalTrial.gov, status uji klinis yang dilakukan oleh Mayo
Clinic di Amerika Serikat adalah sementara dihentikan (Withdrawn) pada tahap Uji Klinis
(Clinical Trial).

Memang terapi Plasma konvalesen ini bisa menjadi “short cut” dalam menangani pandemic
Covid-19, akan tetapi jumlahnya akan sangat terbatas dan resikonya sangat tinggi.

Penggunaan plasma konvalesen serum dari orang yang sembuh ini memiliki keterbatasan
jumlah, tidak semua orang sembuh mau/dapat mendonorkan plasma nya, sedangkan
kebutuhan untuk masyarakat Indonesia sangat banyak. Aplagi untuk kebutuhan dunia.

ANTISERUM vs PENYAKIT INFEKSIUS : TEKNOLOGI LEBIH 100 TAHUN

Cara lain adalah dengan menggunakan Antibodi yang diproses dari hewan yang telah
terlebih dahulu diimunisasi dengan Virus Covid-19 yang telah di-inaktifasi-kan (“matikan”),
melalui Imunisasi Pasif.

Imunisasi Pasif menggunakan Antiserum dari hewan merupakan pilihan yang logis, realistis
dan relatif lebih aman untuk pengobatan terhadap penyakit infeksi jika diproses dengan
tepat dan cermat.

Pengobatan dengan teknologi Antiserum ini telah dilakukan lebih dari 100 tahun. Lihat saja
contoh terkenalnya adalah Louis Pasteur dengan Antiserum Rabiesnya.

Biasanya Antiserum didapat dari darah hewan mamalia seperti misalnya kuda, monyet,
mencit, kelinci atau bahkan yang lagi popular sekarang Camelid (Unta, Llama), yang sudah
terlebih dahulu dimunisasi oleh virus yang telah di-inaktifasi-kan (dibuat tidak aktif lagi),

Kemudian dari darah mamalia tersebut sel darahnya di pisahkan, hingga yang tertinggal
adalah plasma yang mengandung IgG (Immunoglobulin G) untuk diproses lebih lanjut yang
akhirnya menjadi Antiserum. Kecuali pada hewan Camelid Unta, Llama, proses berbeda,
menggunakan Camelid Singel-Domain Antibodies (Mehdi Arbabi-Ghahroudi, 2007).

Akan tetapi berdasarkan penelitian, penggunaan, IgG Antiserum untuk virus Corona
memiliki efek samping Acute Lung Injury (kerusakan jaringan paru-paru yang akut),
demikian setidaknya dilaporkan dalam jurnal ilmiah, (Li Liu, et al. 2019).

Terapi Plasma konvalesen juga dikawatirkan mempunyai resiko yang hampir sama, karena
melibatkan IgG (Immunoglobulin G) manusia dari Plasma donornya.

TAWARAN STRATEGIS : IgY ANTISERUM Covid-19

Beberapa kekhawatiran seperti dijabarkan di atas In Syaa Allah tidak akan terjadi pada
pengobatan yang menggunakan IgY (Immunoglobulin Y, berasal dari Yolk, kuning telur ayam
petelur), yang disebut sebagai IgY ANTISERUM Covid-19.

Adaptasi teknologi IgY dari hasil riset yang telah ada, Antiserum juga teknologi yang ada
sejak lebih 100 tahun lalu, sehingga dapat langsung diadaptasikan untuk masuk ke tahap
proses produksi agar dapat diujikan kemanfaatannya.

Produksi IgY antibodi dari kuning telur ini memungkinkan diproduksi secara efisien (≈ 100
mg total IgY /per telur).

Antibodi dari IgY ini pada gilirannya dapat memberikan alternatif sebagai Imunisasi Pasif
yang bermanfaat untuk terapi Antivirus spesifik terhadap beberapa infeksi pernapasan.

IgY sangat stabil pada pH 4–9 dan terhadap suhu hingga 65 °C dalam kondisi larutan, dan
tetap aktif dapat menetralisasi virus dengan mengikat antigennya, serta tahan terhadap
enzim pepsin pada pH 4-6, sehingga bisa diaplikasikan dengan cara disuntikan maupun
secara per oral (diminum). IgY ditemukan dalam sirkulasi darah dalam bentuk utuh setelah
melewati saluran pencernaan (Xin Zhou, et.al. 2018).

Karakteristik ini menjadikan IgY kandidat yang sangat baik untuk pengobatan infeksi Covid19.

Produksi IgY Antiserum Covid-19 yang dapat dikerjakan oleh anak bangsa dengan konten
produk lokal (Made in Indonesia), berskala besar dan relatif sederhana, bersama dengan
kemudahan transportasi dan penyimpanan menjadikannya pilihan strategis bangsa
Indonesia dengan cakupan yang luas, untuk mengatasi pandemik Covid-19 ini.

Administrasi penggunaan IgY Antiserum Covid-19 tidak hanya disuntik/injeksi, tetapi bisa
juga di minum (Oral).

Administrasi Oral IgY Antiserum Covid-19 dapat ditingkatkan efektifitasnya dengan
formulasi sediaan sirup yang dicampur dengan semacam Antasid (yang umun dipakai untuk
obat Maag), dengan tujuan mengatasi keasaman lambung, sehingga IgY Antiserum Covid-19
tetap utuh akan diserap oleh usus dalam bentuk IgY aktif yang kemudian ditransfer ke
peredaran darah.

GAMBARAN UMUM TAHAPAN PRODUKSI IgY ANTISERUM Covid-19

1. Bibit Virus di ambil dan di Isolasi (Isolat)  → Dibiakan/dikultur (di kultivasi) →
2. Kemudian di –INAKTIFASI – (“Matikan”), menggunakan kimia atau Sinar Gamma →
3. Formulasi Immunogen → Menjadi Antigen →
4. Antigen disuntik/imunisasi ke Ayam Petelur →
5. Prosesing ekstrasi dan purifikasi IgY dari Kuning Telur Ayam Peterlur →
6. Di formulasi jadi IgY Antiserum Covid-19 dan Bottling/Pacakging →
7. IgY Antiserum Covid-19 yang sudang di dalam Botol/Ampul → Disterilisasi dengan Sinar
    Gamma → Hasil nya digunakan untuk Clinical Trial
8. Clinical Trial à dapat berbentuk
    1. IgY Antiserum di Injeksi/Suntik; atau
    2. IgY Antiserum di Minum (seperti Obat, setelah diproses dengan tambahan
        semacam Antasid)

MANFAAT IgY ANTISERUM Covid-19

Banyak manfaat jika Indonesia memang berkehendak untuk segera memproduksi IgY
Antiserum Covid-19, paling tidak adalah:

1. Menekan kematian (tingkat Mortalitas), dapat digunakan bagi yang sakit (terapi) dan
sehat (pengamanan), disini perlindungan tenaga medis atau tenaga lapangan bisa lebih
terjamin pencegahannya dibandingkan dengan menggunakan Vaksin dan Obat;

2. Dengan waktu pembuatan relatif singkat hanya 3,5-4 bulan sebelum masuk pada tahap
Clinical Trial, dengan BPOM mengawal tiap tahap : Fast Track + Kolaborasi,

3. Potensi produksi yang masal/banyak karena menggunakan IgY dalam Kuning Telur dari
Ayam Petelur, sehingga secara jumlah (kuantitas) dapat mengatasi lonjakan kasus positif,

4. Dapat mengantisipasi wabah gelombang berikutnya, dengan penyusaian produksi dapat
digunakan untuk antispasi mengatasi dampak mutasi virus kedepannya, dan meminimalisasi
secara signifikan potensi dampak kekambuhan/relapse yang cepat,

5. Mengatasi “Rush” pasien yang positif di RS rujukan/ RS lainnya karena dapat diaplikasikan
pada layanan kesehatan paling bawah seperti Puskesmas atau Klinik, pengaplikasiannya
mudah, bukan hanya dengan di suntik, tetapi juga bisa di minum,

6. Secara Etis, bagi pasien positif terinfeksi jika IgY Antiserum Covid-19 ini diaplikasikan bisa
menolong dan membuka peluang untuk hidup atau pun sembuh (potensi mencegah
kematian pasien positif). Tetapi jika tidak diaplikasikan kepada pasien positif, maka tingkat
mortalitas tetap akan tinggi seperti yang ada saat ini.

7. IgY Antiserum Covid-19 ini, dapat menekan kemungkinan virus bermutasi karena
Antiserum ini adalah “Polyclonal Antibody” sehingga dapat menetralisir beberapa antigen
virus, sehingga tidak terjadi “escape mutant virus Covid-19”.

8. Kegiatan ini dapat berjalan PARALEL bersama Physical & Social Distancing, PSBB, Masker
dan Cuci Tangan, Terapi Convalescent (Plasma Darah), Riset Vaksin-Obat-Jamu, Pembuatan
Ventilator dan lain-lain,

9. Karena menggunakan sumber daya dari Indonesia (100% Made in Indonesia), maka akan
mengurangi potensi import obat/vaksin dari negara luar, membangun kemandirian
kesehatan, menghemat APBN dan jika di ekspor mendatangkan devisa negara.

PENUTUP: WABAH MEREDA, VIRUS TIDAK HILANG

In Syaa Allah, pada waktunya nati wabah akan mereda atas izin Nya. Akan tetapi Virus (Virus
Covid-19 ini) tetap akan hidup dalam kehidupan kita. Selanjutnya Covid-19 akan menjadi
bagian dari kehidupan kita. Virus Covid 19 tidak akan hilang begitu saja. Untuk itulah
kewajiban kita berupaya bersama degan berbagai cara, termasuk tetapi tidak terbatas
melakukan upaya yang rasional dan strategis, yaitu memproduksi IgY Antiserum Covid-19.

Pada saat pasca wabah, mengingat spektrum gejala dan dampak dari Covid 19 ini sangat
luas, mulai dari Orang Tanpa Gejala sampai dengan Gagal Pernafasan, maka mengatasinya
diperlukan “senjata ampuh” untuk melawan infeksi virus ini yaitu Vaksin (bagi yang sehat)
dan IgY Antiserum Covid-19 (bagi yang terpapar, bagi yang sakit atau bagi yang memiliki
resiko tinggi terpapar).

Sama seperti halnya kita menghadapi penyakit infeksius lainnya seperti Rabies, Tetanus,
Difteri dan lain-lain, tersedia Vaksin dan Antiserumnya.

Produksi IgY Antiserum Covid-19 ini merupakan tanggung jawab moral, agar tidak
menempatkan kehidupan orang banyak dalam bahaya yang berkelanjutan dalam waktu
yang lama (jika dimulai sekarang juga).

Kota Bogor, 03 Mei 2020
Pemrakarsa
Prakarsa Produksi IgY Antiserum Covid-19

Untuk Kemanusiaan dan Indonesia

Andrea H Poeloengan, SH, M.Hum, MTCP
Kamaluddin Zarkasie, DVM, PhD.





#Kesehatan #Covid-19 #Corona #Andrea H Poeloengan


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






36 menit yang lalu

Diduga Tak Netral, 2 Paslon Ini Sambangi KPU Cilegon

Beritacenter.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cilegon diduga mempermudah calon petahana Ratu Ati Marliyati..
1 jam yang lalu

PSBB Diperketat, Polda Metro Jaya Luncurkan Aplikasi Palayanan Pajak Kendaraan Bermotor

Beritacenter.COM - Polda Metro Jaya meluncurkan aplikasi pengurusan pajak kendaraan bermotor yang diberi nama si..
1 jam yang lalu

Diberikan Pembinaan, 9 Terapis Pijat Plus di Kelapa Gading Dibawa ke Panti Sosial di Kodoya

Beritacenter.COM - Polisi mengamankan sembilan terapis tawarkan jasa pijat plus-plus dari sebuah panti di Kelapa..
1 jam yang lalu

Api Lalap 3 Gedung di Surabaya, Sebanyak 34 Unit Mobil Pemadam Dikerahkan

Beritacenter.COM - 3 Gudang perabot rumah tangga di kawasan pergudangan Margomulyo Jaya, Jalan Sentong Asri,..
2 jam yang lalu

Curah Hujan Mulai Tinggi, Anies Keluarkan Ingub Tentang Pengendalian Banjir

Beritacenter.COM - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan telah meneken instruksi gubernur Ingub Nomor 52 Tahun..
3 jam yang lalu

Terpapar Covid-19, Arief Budiman Tunjuk Ilham Saputra Jadi Plh Ketua KPU

Beritacenter.COM - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Ilham Saputra ditunjuk sebagai Plh Ketua KPU,..
3 jam yang lalu

Heboh Info Pesilat Akan Turun ke Jalan di Solo, Polisi : Itu Dilarang, Kita Ditengah Pandemi

Beritacenter.COM - Kasus dugaan penganiayaan yang menimpa salah satu kelompok pesilat di Solo, Jawa Tengah, disebut..
3 jam yang lalu

GNPF Sebut Pilkada Tak Ditunda Gegara Anak-Mantu Jokowi Maju, Gibran: Kapan Saja Saya Siap

Putra Presiden Joko WIdodo (Jokowi),  Gibran Rakabuming Raka angkat bicara terkait tudingan GNPF..
4 jam yang lalu

Panti Pijat di Kelapa Gading Ternyata Tawarkan Layanan Plus Plus Via Whatsapp

Beritacenter.COM - Sebuah panti pijat di kawasan Kelapa Gading yang juga membuka layanan jasa prostitusi berhasil..
4 jam yang lalu

PERURI, KENAPA HARUS AHOK ?

Sepertinya, Ahok moment perlahan tapi pasti akan mulai menjadi bagian atmosfir kehidupan kita bersama. Kritis ide..
4 jam yang lalu

Soal Kasus Pelecehan di Soetta, Polda Metro : Ini Penipuan, Hasil Rapid Test Korban Reaktif

Beritacenter.COM - Polda Metro Jaya menduga adanya indikasi penipuan di kasus pelecehan terhadap perempuan berinisial..
5 jam yang lalu

BPBD Jabar : Delapan Jembatan Putus Akibat Banjir Bandang di Sukabumi

Beritacenter.COM - Banjir bandang menerjang tiga kecamatan di Sukabumi, Jawa Barat, yakni di Kecamatan Cicurug,..
6 jam yang lalu

JOKOWI...MIMPI BURUK KELUARGA CENDANA

Berdarah tidak biru, keturunan rakyat biasa, bukan berlatar belakang tentara apalagi anak konglomerat, serta tidak..
6 jam yang lalu

Jadi Agen Togel Online, Wanita di Aceh Terancam Bui dan Hukuman Cambuk

Beritacenter.COM - Wanita di Banda Aceh berinisial AAY (45) ditangkap polisi atas dugaan menjadi agen judi togel..
7 jam yang lalu

Pilkada Tetap Lanjut Sesuai Jadwal, Istana: Ini Demi Menjaga Hak Konstitusi Rakyat

BeritaCenter.COM - Pilkada Serentak 2020 tidak jadi ditunda dan tetap lanjut sesuai jadwal, 9 Desember 2020. Juru..
7 jam yang lalu

Ekskavator Terguling Timpa JPO Kampung Melayu, Operator Diduga Kelelahan Siaga Semalaman

Beritacenter.COM - Sebuah eskavator milik UPK Badan Air Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, dilaporkan..
7 jam yang lalu

JOKOWI "IS THE BEST" YANG LAIN MUNDUR

Tahun 2014 sewaktu beliau mencalonkan diri jadi Presiden, hujatan, cacian dan makian menyerang beliau habis -..
8 jam yang lalu

DPR RI : Indonesia Diambang Resesi Ekonomi Gegara Penerapan PSBB Ketat Tanpa Persiapan

Beritacenter.COM - Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, MH Said Abdullah memperkirakan ekonomi Indonesia menuju ambang..
8 jam yang lalu

Mendagri Minta Agar Tak Ada 'Kerumunan Massa' di Penetapan Paslon Pilkada Besok

Beritacenter.COM - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengimbau para pasangan calon untuk senantiasa menaati..
8 jam yang lalu

Pemerintah Punya Cara Jitu Cegah Kerumunan di Pilkada Serentak 2020

BeritaCenter.COM – Sejumlah pihak dan tokoh banyak meminta Pilkada 2020 ditunda. Mendagri Tito Karnavian..
8 jam yang lalu

WAH...! Ternyata PSSB Taktik Anies Untuk Cairkan Dana Cadangan, Netizen : Ternyata Ada Udang Gurih di balik PSBB Total...

Beritacenter.COM - Belum lama ini Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan berencana untuk mencairkan dana..
8 jam yang lalu

Percepat Penyembuhan Covid-19, Ketua KPU Jalani Perawatan Intensif di RSPAD Gatot Soebroto

Beritacenter.COM - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman saat ini tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi