Sabtu, 31 Juli 2021 - 19:42 WIB

PARAH...! Anies Tebar Kebohongan, Demi JOKOWI Di Cemooh Dunia

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Senin, 11 Mei 2020 | 10:22 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Anies memang tak pernah sepi dari perbincangan warganet. Selalu saja ada hal-hal baru tentang dirinya untuk menjadi topik percakapan. Sikapnya yang kerap membuat publik mengernyitkan dahi itu, menjadikannya sebagai topik hangat untuk dibahas. Tidak jarang pula nama Anies Baswedan menjadi trending topic di media sosial twitter.

Bicaranya penuh optimis. Tapi semuanya berhenti di situ saja. Tindak lanjutnya minim. Saban hari rakyat ia bohongi sehingga mesin pencari Google “menggelarinya” sebagai “Gubernur Pembohong.” Selain ia kerap berkata tidak benar, ia juga tidak mampu mengeksekusi segala janjinya. Dan lagi-lagi, Google menyematinya nama lain, “Gubernur Bodoh.”

Kelihaiannya bersilat lidah serta ketidakmampuannya melaksanakan tugas-tugas pokok dan fungsinya, mungkin menjadi alasan paling pokok Presiden Jokowi kenapa ia akhirnya didepak dari Kabinet Kerja yang ia pimpin. Dan sepak terjangnya selama 3 tahun terakhir menjadi Gubernur DKI Jakarta, menyadarkan kita bahwa Anies memang tidak cukup kapabel menjadi pemimpin.

Tetapi Anies seperti tidak terima dengan segala kelemahannya itu. Ia bahkan merasa sebagai gubernur paling mampu, paling banyak terobosan, pemimpin yang paling paham seluk-beluk kegubernurannya. Dari omongannya selama ini, ia bahkan merasa diri lebih hebat dan lebih jago dari Presiden Jokowi, sosok yang 4 tahun lalu mendepaknya dari Istana.

Dalam beberapa kesempatan ia secara terbuka memilih berbeda dengan presiden. Ia yang semestinya loyal, tapi ia kerap menjadikan presiden sebagai saingan yang harus dikalahkan. Dalam pikiran Anies, Jakarta seakan-akan terpisah dari Indonesia. Jakarta ya Jakarta, dan Indonesia ya Indonesia. Ia seperti tidak ingin Jakarta dicampuri oleh presiden.

Baca juga : Demi Di Puji Media Asing Anies Tebar Kebohongan, Politikus Demokrat : Gubernur Tukang Prank Rakyat

Namun lucunya, pada kesempatan lain, ia juga terkadang lebih rendah dari pengemis. Merengek-rengek seperti anak kecil meminta uang jajan kepada ibunya. Terkait masalah bantuan sosial untuk warga DKI misalnya. Sebelumnya telah disepakati bahwa 3,6 juta orang (1,3 juta KK) akan diberikan oleh pusat, dan 1,1 juta KK lainnya bersumber dari Pemprov DKI.

Nah, belakangan Anies berulah. Ia menyebut bahwa DKI sudah tidak lagi punya uang. Ia lepas tangan. Benarkah DKI sedang kere? Lebih dari Rp. 10 triliun dari APBD-nya telah direalokasi untuk penanganan Covid-19, dan Rp. 6,2 triliun di antaranya diperuntukkan untuk bansos. Lalu ke mana semua uang itu? Kenapa kas DKI tiba-tiba kosong?

Anies sepertinya ingin menciptakan sebuah kekacauan baru. Anies ingin agar rakyat di bawah yang tidak dapat bansos marah, memaki, hingga menyalahkan presidennya. Setelah kekacauan itu terjadi, ia lalu akan muncul bak seorang pahlawan. Ia lantas akan dipuja sebagai pemimpin yang memperhatikan rakyatnya, gubernur rasa presiden.

Dan hal itu sesungguhnya telah terjadi. Ketika ia menyatakan Jakarta kehabisan uang, Menteri Keuangan, Menteri Sosial, dan Menteri Koordinator PMK segera bereaksi. Ketiga menteri itu mempertanyakan komitmen Anies untuk memenuhi janjinya sebagaimana ia pernah utarakan dalam rapat terbatas kabinet. Strike! Pancingan Anies berhasil!

Menanggapi pernyataan ketiga menteri Jokowi itu, Anies lantas mengeluarkan pernyataan bahwa Pemprov DKI sesungguhnya telah menyiapkan anggaran sebesar Rp. 5 triliun untuk bansos. Lalu kenapa Anies bilang DKI kehabisan uang? Anies sengaja melakukannya agar kekisruhan terjadi. Ia lalu muncul seperti pahlawan demi melambungkan namanya.

Belum lagi kekacauan terkait bansos selasai, Anies menciptakan kekacauan baru lagi. Kali ini ia menebar kebohongan terkait penanganan Covid-19 kepada dunia internasional. Tujuannya apa? Lagi-lagi, ia ingin agar masyakat dunia menganggapnya sebagai pahlawan, sebaliknya menganggap Jokowi sebagai pemimpin yang lamban dan plin-plan.

Dalam wawancaranya dengan The Sydney Morning Herald dan The Age, salah satu poin yang ia sampaikan adalah bahwa sejak Januari ia sudah melacak kasus-kasus potensial Covid-19 di Jakarta. Ia lalu melakukan berbagai persiapan termasuk menyediakan hotline yang terhubung ke 190 rumah sakit di Jakarta, serta mengusulkan agar pemerintah pusat mengizinkan DKI Jakarta melakukan tes, tetapi menurut pengakuannya, usul itu ditolak.

Pengakuannya itu jelas-jelas penuh kebohongan dan fitnah. Yang benar adalah bawah pada bulan Januari, Anies masih sibuk mengurusi banjir, yang sejak awal tahun 2020 hingga Februari tak kurang dari 6 kali menggenangi Jakarta. Dan pada Januari pula Anies membabat habis ratusan batang pohon di kawasan Monas untuk pembangunan trek balap Formula E.

Tidak ada satu pun berita di media mainstream yang menulis bahwa pada bulan Januari Anies telah memohon-mohon ke pemerintah pusat agar segera dilakukan tes Covid-19 di Jakarta. Pun di media sosialnya, tidak ada postingan terkait tes virus corona. Sebab selama ini, jika hal itu menyangkut citra baiknya, ia pasti segera mengunggahnya di media sosialnya.

Namun nyatanya tidak ada. Fakta lain adalah bahwa Wuhan saja, daerah pertama virus corona ditemukan, baru melakukan lockdown pada pertengahan Januari. Negara-negara lain yang lebih dulu terinfeksi corona, seperti Korea Selatan, Hong Kong, dan Inggris misalnya, baru melakukan tes PCR kepada warganya pada akhir Januari hingga awal Februari.

Lalu kenapa Anies tiba-tiba ngomong gitu, seakan-akan Anies layaknya pemimpin paling peduli dengan nasib bangsa ini? Jika memang Anies sudah melacak kasus Covid-19 di DKI sejak Januari lalu, maka persiapan pemberian bansos di Jakarta tidak akan sekacau seperti sekarang ini. Jakarta seharusnya menjadi daerah yang paling siap.

Nyatanya kan tidak. Jakarta amburadul. Jadi sudah jelas. Bahwa maksud Anies menyampaikan pernyataan yang penuh kebohongan dan fitnah itu kepada pihak The Sydney Morning Herald dan The Age semata-mata hanya ingin menaikkan pamornya di mata internasional. Dan sebaliknya, ia ingin agar dunia mencemooh Indonesia dan Jokowi.

Saya berpikir begini, seandainya pun pemerintah pusat benar mempersulit Pemprov DKI untuk melakukan tes, jika ia memang benar-benar mencintai bangsa

ini, tidak sepatutnya ia berbicara begitu ke media asing. Sebab hal itu justru akan mencoreng wajah Indonesia di mata dunia. Cukup diselesaikan di dalam negeri saja. Tidak perlu bangsa lain tahu.

Konon lagi jika tidak benar, saya mau katakan: terkutuklah Anies! Hanya karena dendamnya yang begitu membara kepada Jokowi, ia menebar kebohongan dan fitnah ke dunia luar, agar Indonesia dipandang jelek. Agar dunia internasional mencemooh Indonesia. Tapi saya yakin, segala upaya jahatnya itu tidak akan berhasil. Yakinlah, dunia lebih mengenal Jokowi ketimbang Anies. Dunia juga lebih memercayai Jokowi ketimbang Anies.

Salam Indonesia satu!

Saksikan Video : VIRAL HARI INI ~ Tebar Kebohongan, Anies Ingin Dunia C3m mo oh Jokowi dan Indonesia

 

Sumber : Seword





Fokus : Gubernur DKI Jakarta


#Anies Baswedan #Gubernur terbodoh #Anies Gubernur Terbodoh #Anies Gubernur Pembohong #Gubernur Pembohong #Anies Takut Corona #Anies Juara Bohong


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






42 menit yang lalu

Ini 7 Makanan Sehat Untuk Orang Sakit agar Cepat Pulih

Beritacenter.COM - Makanan berfungsi untuk memenuhi kebutuhan gizi dan membantu proses pemulihan pada orang yang..
1 jam yang lalu

Anies Baswedan Sebut Selama Anda Manusia Berarti Bisa Divaksin di Jakarta

Beritacenter.COM - Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan mengungkapkan ada empat komponen yang dapat..
2 jam yang lalu

Update Covid-19 Per 31 Juli : Kasus Positif Bertambah 37.284

Beritacenter.COM - Kasus virus corona di Indonesia kian memperihatinkan. Tercatat, pada hari ini, Sabtu (31/7/2021),..
3 jam yang lalu

Ini Penjelasan Pemprov DKI Soal Pembeli di Warteg Harus Sudah Divaksin Covid-19

Beritacenter.COM - Pemerintah Provinnsi (Pemprov) DKI Jakarta menerangkan soal aturan pedagang dan pengunjung yang..
5 jam yang lalu

Punya Penyakit Bisul ? Coba 6 Obat Alami ini

Beritacenter.COM - Bisul adalah benjolan kecil berisi nanah yang terbentuk di bawah lapisan kulit. Apabila tidak..
6 jam yang lalu

Ayu Ting Ting Ogah Berdamai Usai Anaknya Dihina Mental Pengemis

Beritacenter.COM - Pedangdut Ayu Ting Ting memilih untuk mengambil jalur hukum demi memberikan efek jera kepada akun..
7 jam yang lalu

Tak Puas Dengan Isteri, Pria Bejat ini Masih Cabuli Adik Ipar Dibawah Umur

Beritacenter.COM - Seorang pria di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat tega mencabuli adik iparnya sendiri yang masih..
8 jam yang lalu

Pemain Sepak Bola Berdarah Indonesia - Belanda Meninggal Dunia

Beritacenter.COM - Pemain sepak bola berdarah Indonesia - Belanda Noah Gesser dikabarkan meninggal dunia dalam..
9 jam yang lalu

Ganti Presiden? Ya Setuju

Biasa saja dan sederhana. Ganti presiden itu pasti. Pertama-tama umur orang itu terbatas, tidak ada yang hidup..
10 jam yang lalu

GENDERANG PERANG DEMOKRAT LAWAN RAKYAT!

Konyol, satu kata pembuka dari saya untuk partai Demokrat, membaca berita dari berbagai media yang santer mengutip..
11 jam yang lalu

Tidak Tahu Diri...! Habis Isi Bensi Di SPBU Bintaro Sebuah Mobil Mewah B 1201 QZ Kabur Gak Mau Bayar

Beritacenter.COM - Media sosial dibuat heboh video sebuah mobil mewah mengisi BBM di sebuah SPBU tidak mau membayar..
12 jam yang lalu

PMI Lagi Ngapain?

Seperti kita ketahui penyintas covid19 bisa mendonorkan darahnya kepada pasien yg positif Covid. PMI adalah badan yg..
19 jam yang lalu

Tiga Cara Meningkatkan Ketakwaan kepada Allah Ta'ala

Seorang muslim sejatinya diperintahkan untuk selalu meningkatkan ketakwaan kepada Allah subhanahu wata’ala..
20 jam yang lalu

Tambal Defisit Anggaran, Gibran Pangkas Tunjangan ASN di Solo

Beritacenter.COM - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, memangkas tunjangan penghasilan pegawai (TPP) Aparatur..
21 jam yang lalu

Mendagri Berikan Pesan ke Kepala Daerah &Forkopimda Ikut Turun Salurkan Bantuan

Beritacenter.COM - Menteri dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian berpesan kepada pemerintah daerah untuk tetap kawal..
21 jam yang lalu

Geger! Mayat Laki-Laki Tanpa Identitas Ditemukan di Depan Masjid Raya Medan

Beritacenter.COM - Warga digemparkan dengan penemuan mayat tanpa identitas di halaman depan Masjid Raya Al Mashun,..
22 jam yang lalu

Terungkap ! Mayat Wanita Terkubur di Sleman Ternyata Korban Pembunuhan

Beritacenter.COM - Kasus penemuan mayat perempuan berinisial DLP (21) asal Klaten yang ditemukan terkubur di..
22 jam yang lalu

Resahkan Warga, Empat Pelaku Begal Diringkus Polisi

Beritacenter.COM - Satreskrim Polsek Tambelang, Kabaupaten Bekasi menangkap empat pelaku begal yang merasahkan..
23 jam yang lalu

Alhamdulillah !! Jumlah Pasien Covid -19 yang Sembuh di Sulteng Pecahkan Rekor Baru

Beritacenter.COM - Kabar baik datang dari pasien Covid -19 di Sulawesi Tengah (Sulteng) angka kesembuhan mencapai 426..
23 jam yang lalu

Kematian Akibat Covid Masih Tinggi, Waspada

Ini gambar dari instagram laporcovid19. Jumlah angka kematian yang sangat besar. Sekarang ini sering sekali dapat..
23 jam yang lalu

Nasib Pilu Gadis 15 Tahun di Jember, Diperkosa Ayah Tiri dan Paman Selama 2 Tahun hingga Hamil 4 Bulan

Beritacenter.COM - Seorang gadis berusia 15 tahun di Kecamatan Silo, Jember, hamil 4 bulan usai di setubuhi oleh ayah..
1 hari yang lalu

Wanita Positif Covid-19 Ditangkap saat Mesum di Kosan Aceh

Beritacenter.COM - Polisi syariat Aceh mengamankan pasangan diduga mesum berinisial RTA (21) dan AJS (26). Belakangan..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi