Rabu, 01 Desember 2021 - 01:22 WIB

Mengapa Saya Uninstall Detik.com ?

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Rabu, 27 Mei 2020 | 10:42 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin

Oleh : Sahat Siagian

Media, apa pun formatnya dan siapa pun pemodalnya, adalah milik pembaca, milik masyarakat. Sekali saja kita lupakan itu, negeri ini berjalan mabuk ke jurang gelap.

Dugaan saya, situs berita mendapat hujan perhatian di sepanjang masa KDR, kerja dari rumah. Gak ada kerjaan, gak punya kesibukan, dan dengan sabar menahan diri agar pandemi mereda, kita semua mantengin situs berita untuk mengikuti perkembangan terkini.

Gak ada konpers pemerintah, apalagi digelar tetap 7 kali seminggu, mendapat perhatian selimpah apa yang diterima Pak Yuri ketika mengumumkan perkembangan terkini Covid-19 saban sore.

Itu bikin beberapa media ngelunjak. Merasa sudah memilik kita, mereka seenak jidat nulis berita, membelokkan makna, menggiring pembaca membuat tafsir sendiri.

Media berita bukan karya sastra. Kalau cerpen atau puisi menyelipkan ruang dalam karyanya kepada para pembaca untuk berimajinasi, media berita pantang berbuat begitu.

Sekuat mungkin mereka harus memastikan kalimat-kalimat yang ditulis menghasilkan makna tunggal. Sebab, ini berita, bukan mengarang bebas, bukan surat cinta Tante Merli kepada berondong bernama Nico. Ketika dari makna tunggal itu pembaca membangun tafsir masing-masing, itu urusan lain.

"Saya lupa," misalnya kata Tanto. Media harus menulisnya seperti itu tanpa membubuhkan keterangan atau penjelasan. Penambah berupa setting boleh digunakan sehingga menjadi, "Saya lupa," kata Tanto sambil mengusap keningnya.

Tapi kalau detikcom memberitakan bahwa Presiden Joko Widodo menghadiri shalat Ied yang dilakukan berjamaah, itu gila. Untuk tidak mengatakan mereka penjahat, saya hanya bisa bilang bahwa mereka sudah hilang ingatan.

Betul, Presiden Joko WIdodo mengikuti shalat ied di Istana dengan segenap keluarga istana. Mereka berada dalam satu rumah: istana. Mereka terdiri dari keluarga inti Pak Presiden dan para pengawal yang saban hari berada di sana.

Betul, dalam Islam kata berjamaah ditempatkan bagi sebuah kegiatan dengan peserta jamak. Tapi bagi para sebagian pembaca yang malas membaca isi dan hanya terpantik oleh judul, kata berjamaah bermakna kerumunan orang banyak. Detikcom telah berlaku sesat.

Lalu kemarin Presiden Joko Widodo mengunjungi Bekasi, melihat kesiapan mall dan berbagai fasilitas lain sebelum Pemerintah melonggarkan PSBB.

Detikcom memberitakan kegiatan itu dengan kalimat menyakitkan: Presiden meresmikan pembukaan sejumlah mall di Bekasi.

Detikcom memang kemudian, di berita lain, memberikan kepada kita penjelasan Panglima TNI tentang apa yang sesungguhnya dilakukan Pak Presiden. Itu bagus.

Tapi itu tak menghapus kesalahan yang disengaja di berita terdahulu. Mereka tidak menayangkan ralat dan permohonan maaf.

Berbagai telaah kemudian lahir di medsos, termasuk dugaan kepemilikan saham keluarga SBY di media milik Chairul Tanjung. Sebagian menduga bahwa ini ekspresi sakit hati keluarga Cikeas atas jeweran Denny Siregar terhadap cucu Pak Mantan.

Saya gak peduli dengan telaah dan dugaan tersebut. Saya hanya melihat, merasakan, dan meyakini, Detikcom telah dengan kurangajar dan dekstruktif berupaya mendelegitimasi kepemimpinan Joko Widodo di tengah suasana pandemi yang butuh keserempakan dalam menaati perintah.

Bukan cuma kurang ajar, buat saya itu berbahaya. Kekacauan bisa terbit dari tulisan insinuatif kayak gitu.

Buat saya, entah buat kalian, media seperti ini harus dihentikan. Minimal, saya tak memberi peluang kepada mereka untuk meracuni otak saya.

Mau siapa pun pemiliknya, media berkewajiban mencerdaskan saya, bukan menghasut atau menyisipkan pesan-pesan yang berkemungkinan meledak tak terduga di suatu saat. Karena itu sikap ini perlu saya jelaskan kepada kalian.

Saya tak akan kehilangan berita dengan tidak membaca detikcom. Masih ada Kompas, Tempo, Beritasatu, dan macam-macam. Dan saya tak kehilangan kemawasan untuk berhenti melanggan sebuah media ketika telah bertindak konyol dan sesat. Dengan demikin pernyataan sikap ini adalah juga sebuah peringatan kepada media berita yang lain.

Karena itu, dalam lima menit setelah menulis ini, saya akan uninstall app detikcom dari selpon saya. Sebelumnya, tak lupa saya bubuhkan rating *1 buat para pengacau ini. Anda media yang lahir dari rahim reformasi. Tapi Anda juga sama menjijikkan dengan beberapa reformator yang telah berkhianat kepada negeri ini.

Akan saya reinstall di suatu saat? Gak bakal. Kalau sudah mengambil keputusan, saya gak akan menengok ke belakang.

Selamat tinggal detikcom.

 

(Sumber: Facebook Sahat Siagian)





#Detik #Uninstall Detik #Uninstall Detikcom


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






22 menit yang lalu

Simak ! Ini Sederet Minyak yang Baik Digunakan untuk Program Diet

Beritacenter.COM - Selama menjalani diet, penggunaan minyak perlu diperhatikan. Pasalnya, minyak merupakan sumber..
52 menit yang lalu

Ancam dan Cabuli Siswi SMK Berulang Kali, Pria Tua Bangka di Sumut Ditangkap Polisi

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian menangkap seorang pria berinisial AS (59) lantaran diduga mencabuli..
1 jam yang lalu

Suarakan Kekecewaan Terhadap AHY, Kader Demokrat Riau Bakar Atribut Partai

Beritacenter.COM - Aksi bakar atribut dilakukan sejumlah kader Partai Demokrat di kantor DPD Demokrat Riau, tepatnya..
1 jam yang lalu

Temui Titik Terang, Polisi Mulai Identifikasi Pelaku Pembakar Kantor Manajemen PSS Sleman

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kasus pembakaran kantor manajemen..
2 jam yang lalu

Jokowi : Produksi Padi di Indonesia Masih dalam Kondisi Optimal

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa produksi padi di Indonesia masih dalam kondisi..
2 jam yang lalu

Soal Reuni 212 di Patung Kuda, Polda Metro : Kita Tak Keluarkan Izin, Satgas COVID Juga Tidak!

Polda Metro tegas tidak akan berikan izin untuk kegiatan ini. Kami sudah sampaikan tidak akan berikan izin. Mendasari..
3 jam yang lalu

Polisi Tangkap 6 Penipu Lintas Provinsi Modus Gendam di Semarang

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian menangkap sebanyak 6 komplotan penipu lintas provinsi dengan modus..
3 jam yang lalu

Miliki Body Goals ! Ini Lima Selebriti yang Dijuluki Tante Pemersatu Bangsa

Beritacenter.COM - Menjadi seorang publik figur memang dituntut untuk selalu tampil memesona. Mereka bahkan terbilang..
4 jam yang lalu

Cegah Klaster Baru ! Alun-alun Kota Serang Akan Ditutup saat Tahun Baru 2022

Beritacenter.COM - Alun-alun Kota Serang akan ditutup saat tahun baru 2022. Hal itu dilakukan guna mengurangi..
4 jam yang lalu

Polisi Turun Tangan Usut Video Viral Juru Parkir Ludahi-Pukul Perempuan di Medan

Beritacenter.COM - Polisi turun tangan selidiki video viral diduga juru parkir adu mulut hingga meludahi seorang..
4 jam yang lalu

Pakar Ini Yakin Varian Omicron Sudah Ada di Indonesia

BeritaCenter.COM - Ahli epidemiologi Universitas Griffith Australia Dicky Budiman menyebut kemungkinan..
5 jam yang lalu

Momen Jokowi saat Rayu Menteri PUPR Agar Beli Sepatu Kuning : Bagustuhh, Buat Motoran di Mandalika

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melihat-lihat beberapa kerajinan dari usaha micro, kecil, dan..
5 jam yang lalu

Fix! Jemaah Umroh Indonesia Akan Diberangkatkan Desember 2021

BeritaCenter.COM – Jemaah umroh di Indonesia dipastikan akan diberangkatkan Desember 2021. Hal ini..
5 jam yang lalu

Dua Dokter Kepergok Lagi Esek-Esek di Wisma Sinjai Sumsel

Beritacenter.COM - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sinjai, Sumatera Selatan, melakukan penggerebekan ke sebuah..
5 jam yang lalu

Lagi Asik Main Air, Pelajar SMP Gunung Kidul Tewas Tenggelam

Beritacenter.COM - Pelajar SMP Bernama Gala Jalu Aji (13) warga Kalurahan Jerukwudel, Kapanewon Girisubo, tewas..
6 jam yang lalu

Parah...! Anies Mau Hutang Diam-diam 4 M, Bebankan Utangnya Ke Gubernur Berikutnya

Beritacenter.COM - Belum lama ini Anies ketahuan hutang sebesar Rp. 4 Trilliun PT Sarana Multi Infrastruktur, hal..
7 jam yang lalu

Anies Sombong Terbiasa Selesaikan Segala Masalah, Politikus : Masalah Formule Loe Kabur...!

Beritacenter.COM - Belum lama ini Massa buruh meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berani membatalkan..
8 jam yang lalu

Menteri Agama Belajar dari Kesalahan ‘Kemenag Hadiah untuk NU’: Saya Akan Lebih Hati-hati

BeritaCenter.COM - Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi Golkar John Kenedy Azis mencecah Menteri..
9 jam yang lalu

Messi Raih Ballon d'Or 2021 Banjir Kritikan

BeritaCenter.COM - Lionel Messi meraih Ballon d'Or 2021. Messi menempati peringkat..
9 jam yang lalu

"ANIES GUBERNUR BENCONG", Netizen : Nekat Nich Orang Bilang Anies Bencong

Beritacenter.COM - Belum lama ini Massa buruh meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berani membatalkan..
9 jam yang lalu

Ralf Rangnick Jadi Manajer Manchester United Hanya Sementara, Setelah Itu Akan Jadi Konsultan Tim

BeritaCenter.COM – Rafl Rangnick resmi ditunjuk sebagai manajer interim Manchester United. Kabar ini..
9 jam yang lalu

Buruh Sebut "ANIES GUBERNUR BENCONG", Denny Siregar : Tolong Buruh, Jangan Suka Buka-bua Aib

Beritacenter.COM - Belum lama ini Massa buruh meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berani membatalkan..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi