Sabtu, 04 Juli 2020 - 18:52 WIB

Pemerintah Siapkan Protokol Masyarakat Produktif dan Aman dari Corona

Oleh : Lukman Salasi | Jumat, 29 Mei 2020 | 13:33 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


BeritaCenter.COM - Protokol untuk masyarakat agar dapat kembali produktif namun tetap aman dari COVID-19 tengah disusun pemerintah. Protokol disusun oleh Bappenas mengacu pada kriteria yang digunakan WHO.

"Bappenas saat ini sedang menyusun, telah menyusun protokol untuk masyarakat produktif dan aman COVID. Jadi ada 3 kriteria yang digunakan, ini mengacu kriteria yang digunakan WHO (World Health Organization) dan sudah digunakan di beberapa negara, di beberapa state di Amerika," kata Deputi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Bappenas, Subandi Sardjoko melalui siaran langsung di YouTube BNPB, Jumat (29/5/2020).

Ada 3 kriteria yang harus dipenuhi untuk menerapkan protokol tersebut. Pertama, kriteria epidemiologi.

"Yang pertama adalah kriteria epidemiologi, di mana arti, arti itu dalam artian daya tular pada waktu p itu dia sudah harus di bawah 1. Jadi angka reproduksi dasar yaitu daya tular awal itu untuk COVID itu 1,9 sampai 5,7.Satu orang itu bisa menularkan 2 sampai 5 orang 6 orang. Jadi ini sangat tinggi dan itu harus bisa diturunkan tentunya dengan intervensi. Nah itu kriteria pertama yang harus dipenuhi," ujarnya.

Kriteria kedua, sistem kesehatan. Subandi mengatakan, kemampuan kesehatan di Indonesia harus mampu untuk menangani rata-rata jumlah kasus baru Corona dengan jumlah tempat tidur 20 persen di atas 120 persen kasus baru tersebut.

"Kriteria yang kedua yaitu tentang sistem kesehatan kita, yaitu kemampuan pelayanan kesehatan, jadi WHO juga mensyaratkan misalnya jumlah kasus baru rata-rata itu harus bisa dilayani dengan jumlah tempat tidur COVID itu 20 persen lebih banyak di atas 120 persen kasus baru. Jadi ini kriteria yang kedua," ucapnya.

Kemudian, kriteria ketiga yakni surveillanve atau pengawasan pada jumlah tes Corona. Dia menuturkan, Bappenas meniru negara Brazil yang jumlah penduduknya hampir sama seperti Indonesia di mana disediakan 3.500 tes untuk satu juta penduduk.

"Kemudian kriteria yang ketiga adalah surveillance yang cukup, jadi jumlah tes yang cukup. Menteri Bappenas mengusulkan, WHO mengusulkan tuh satu dari seribu. Nah Bappenas meniru negara dengan jumlah penduduk yang seperti Indonesia adalah Brazil. Yaitu kita 3500 per satu juta penduduk itu harus disediakan tesnya. Jadi tes kita yang kita butuhkan itu minimal 940 ribu tes dan kita kemarin baru 290 ribu belum 1/3 nya," tuturnya.

Subandi mengatakan, Bapennas juga sedang menyiapkan dashboard data yang dikoordinasikan oleh sistem PCL bersama lawan COVID di Gugus Tugas. Dashboard nantinya digunakan sebagai alat monitoring dan analisa untuk melihat perkembangan kasus Corona di suatu daerah.

"Jadi ini yang kita gunakan dan untuk menganalisa apakah suatu daerah artinya sudah di bawah nol atau gimana ini alat monitoring dan evaluasi dan pak menteri Bappenas kemarin sudah mengumpulkan seluruh kepala Bappeda kabupaten/kota, provinsi," kata Subandi

"Jadi kita juga meminta dukungan untuk menyiapkan data real time data harian yang disampaikan ke PLC. Jadi data ini adalah syarat kita agar analisa kita itu kredibel. Jadi pentahelix ini sangat diperlukan karena melawan pandemi itu tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja," tandasnya.





#Berita Center #Pemerintah #Bappenas #Protokol Masyarakat Produktif dan Aman dari Corona


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






27 menit yang lalu

Awas! Makanan Ini Jangan Disimpan di Kulkas

Beritacenter.COM - Penggunaan lemari es sangat membantu untuk mengawetkan makanan, namun perlu diketahui bahwa..
1 jam yang lalu

Emak-emak Viral TikTok-an di Jembatan Suramadu Haturkan Permohonan Maaf

Beritacenter.COM - Viral video TikTok tiga emak-emak asyik bergaya di pinggir ruas jalan di Jembatan Suramadu...
2 jam yang lalu

Puluhan PSK di Jerman Gelar Aksi Demo 'Protes' Tutupnya Rumah Bordil Imbas COVID-19

Beritacenter.COM - Aksi unjuk rasa digelar sejumlah pekerja seks komersial (PSK) di Berlin, Jerman, menyusul tutupnya..
4 jam yang lalu

Polisi Minta PA 212 dkk Taati Aturan dan Tak Buat Keributan di Apel Gayang Komunis Besok

(Imbauannya) mereka mengikuti protokol yang ada dan jangan bikin keributan. Kan mereka ini hanya apel saja, habis..
6 jam yang lalu

Dandim 0501/JP BS Terima Penghargaan Dari Kapolda Metro Jaya

Beritacenter.COM - Kodam Jaya - Dalam rangka hari ulang tahun Kepolisian RI ke - 74, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol..
8 jam yang lalu

Barcelona dan Liverpool Bersaing Dapatkan Thiago Alcantara

Beritacenter.COM - Klub raksasa Barcelona dan Liverpool dikabarkan bersaing untuk mendatangkan gelandang Bayern..
9 jam yang lalu

JIKA BUKAN JOKOWI YANG MENJADI PRESIDEN INDONESIA

Presiden Jokowi hanyalah manusia biasa dan bukan manusia sempurna, tetapi Presiden Jokowi adalah Presiden Indonesia..
19 jam yang lalu

Satu Tersangka dan Satu Saksi, Ini Motif Eks Pegawai Starbucks Rekam Video Intip Payudara

Beritacenter.COM - Aksi tak senonoh eks pegawai starbucks intip payudara pelanggar dari CCTV, diketahui dilakukan..
21 jam yang lalu

Duh! Pesepeda Perempuan di Tegal Dapat Teror Pemotor Begal Payudara

Beritacengter.COM - Olaraga bersepeda belakangan menjadi tren yang digemari masyarakat ditengah pandemi COVID-19, tak..
22 jam yang lalu

NASIHAT BUAT ANAK PRESIDEN JOKOWI "Tirulah Anak Presiden Soeharto!"

Mas Gibran, sampeyan anak presiden gak usahlah jualan martabak. Contoh Om Tommy Soeharto, yang minta sama bapaknya..
1 hari yang lalu

Puluhan Pekerja Perusahaan Unilever Terpapar Covid-19

Beritacenter.COM - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menegaskan agar para pelaku usaha di bidang industri..
1 hari yang lalu

Pemerintah Prancis Terancam Bubar

Beritacenter.COM - Perdana Menteri (PM) Prancis Edouard Philippe dan pemerintahannya resmi memundurkan diri pada hari..
1 hari yang lalu

Tertunduk Lesu, Ini Tampang Eks Pegawai Starbucks yang Viral Intip Payudara di CCTV

Beritacenter.COM - Jajaran Polres Metro Jakarta Utara menghadirkan salah satu eks pegawai Starbucks pelaku yang..
1 hari yang lalu

Tabrak Belakang Mobil, Seorang Ibu Rumah Tangga Tewas Terlindas Truk

Beritacenter.COM - Rosidia Manulang seorang ibu rumah tangga warga Jalan Boxit Rel Lingkungan 1, Kota Bangun,..
1 hari yang lalu

Ratusan Pengunjung Dan PSK Terciduk Satpol PP di Diskotik

Beritacenter.COM - Satpol PP Jakarta Barat menggerebek Diskotik Top One di Jalan Daan Mogot, Grogol Petamburan,..
1 hari yang lalu

Calon Ibu Wajib Tahu 'Cara Mandikan Bayi Yang Benar'

Beritacenter.COM - Orang tua pastinya kebingungan bagaimana cara memandikan bayi yang baru lahir, terutama ibu baru..
1 hari yang lalu

KPK OTT Seorang Bupati di Kutai Timur, Jakarta dan Samarinda

Beritacenter.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kutai Timur,..
1 hari yang lalu

DI PDI PERJUANGAN BANYAK KADER NAHDLATUL ULAMA DAN MUHAMMADIYAH

Zuhairi Misrawi, Pengurus Pusat Baitul Muslimin Indonesia, Cendekiawan Nahdlatul Ulama, dan Lulusan Universitas..
1 hari yang lalu

JOKOWI HEBAT, DIA DIAM TAPI LANGKAHNYA MEMATIKAN

Seperti menyatukan unsur Air dan Api, Presiden Joko Widodo membuat strategi agar mafia tidak berkutik sama sekali..
1 hari yang lalu

Group Lion Air Akui 2.600 Karyawan Dirumahkan

Beritacenter.COM - Lion Air Group mengklarifikasi soal ramainya pengurangan tenaga kerja yang dilakukan baik..
2 hari yang lalu

Pesta Pernikahan Berujung Maut, 80 Tamu Positif Corona Pengantin Pria Meninggal

Beritacenter.COM - Resepsi pernikahan jadi momen sakral yang digelar sekali dalam hidup. Hanya karna ingin membagi..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi