Sabtu, 04 Juli 2020 - 12:22 WIB

Kaum Halu Menggoyang Jokowi dengan Isu Komunisme

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Selasa, 02 Juni 2020 | 14:50 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin

Oleh : Rudi S Kamri

Hari ini 1 Juni kita peringati sebagai Hari Lahir Pancasila. Momentum kelahiran Pancasila diambil saat Ir. Soekarno pada 1 Juni 1945 untuk pertama kalinya mengenalkan istilah Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa di hadapan sidang Badan Penyelidik Usaha- Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Meskipun tata urutan sila-sila Pancasila versi Bung Karno berbeda dengan Pancasila yang kita kenal sekarang, namun Bung Karno-lah orang pertama yang mengenalkan nama Pancasila kepada khalayak ramai.

Setelah Pancasila hilang bak ditelan bumi di kurun waktu1998 - 2014, baru di awal pemerintahan Presiden Jokowi pada tahun 2014 eksistensi Pancasila sebagai ideologi negara dan "state vision" dimunculkan kembali. Mulai ditetapkannya 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila sampai pembentukan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Namun ironisnya justru Presiden Jokowi yang paling banyak diserang kelompok lawannya dengan menggunakan isu komunis. Presiden Jokowi difitnah anak seorang Partai Komunis Indonesia (PKI) juga difitnah akan kembali menghidupkan PKI. Tuduhan keji tersebut jelas hanya fitnah semata. Karena para penuduh itu tidak pernah mampu membuktikan tuduhan palsunya.

Serangan dengan menggunakan hantu PKI dan komunis biasanya semakin masif menjelang peringatan hari lahir Pancasila 1 Juni seperti saat ini. Mereka membuat narasi Post Truth tentang kebangkitan ideologi komunisme dan PKI. Tuduhan tersebut bagi saya hanya pengalihan isu dari agenda sebenarnya dari mereka yaitu ingin menggoyang pemerintahan dan menurunkan Presiden Jokowi.

Mereka menafikan kenyataan bahwa komunisme secara global sejatinya sudah merupakan ideologi bangkrut karena tidak mampu lagi menjawab tantangan dan perkembangan zaman. Di dalam negeri pun tidak ada sedikitpun tanda-tanda atau indikasi benih-benih ideologi komunis akan tumbuh. PKI dan komunisme sudah mati dan terkubur di bumi Indonesia.

Bagi saya, ancaman terhadap ideologi bangsa Pancasila paling besar dan serius yang harus diwaspadai justru datang dari kelompok ekstrem kanan yang mengusung ideologi khilafah. Mereka telah terbukti berkali-kali berupaya keras menggantikan sistem pemerintahan dan ideologi negara kita dengan sistem khilafah. Tapi kelompok mereka berkamuflase dengan getol mengembangkan halusinasi akan adanya kebangkitan ideologi komunis dan PKI. Mereka yang mencetak bendera dan stiker palu arit, mereka juga yang membakar bendera itu, seolah PKI bangkit lagi. Kalau diminta menunjukkan bukti atau data, mereka akan ngeles dengan berbagai cara.

Mereka sekali lagi hanya berupaya mengalihkan isu, agar gerakan mereka tidak terendus. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan strategi Firehose of Falsehood yaitu teknik propaganda semburan dusta dengan menebarkan pesan palsu berulang-ulang tanpa henti di media dengan kebangkitan PKI dan komunisme.

Padahal kelompok ini hanya sedang berupaya menggoyang pemerintah dan berusaha menurunkan Presiden Jokowi dengan cara tidak konstitusional. Mereka adalah kumpulan elite Islam radikalis, kumpulan barisan sakit hati dan kelompok orang mafia kekuasaan yang sedang berhalusinasi. Sudah pasti usaha mereka akan sia-sia, karena mayoritas rakyat Indonesia sudah cerdas memilah mana emas dan mana yang loyang.

Upaya mengganti Pancasila dengan ideologi lain hanya seperti menggantang asap. Suatu pekerjaan yang sia-sia. Karena Pancasila sudah lebur dalam keseharian darah dan detak nadi bangsa Indonesia.

Salam SATU Indonesia

Sumber : Status Facebook Rudi S Kamri





Fokus : Berita Hoaks


#Joko Widodo #Presiden Jokowi #Jokowi Orang Baik #Jokowi Orang Hebat #Isu PKI #Jokowi Diserang Isu PKI


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






2 jam yang lalu

Barcelona dan Liverpool Bersaing Dapatkan Thiago Alcantara

Beritacenter.COM - Klub raksasa Barcelona dan Liverpool dikabarkan bersaing untuk mendatangkan gelandang Bayern..
2 jam yang lalu

JIKA BUKAN JOKOWI YANG MENJADI PRESIDEN INDONESIA

Presiden Jokowi hanyalah manusia biasa dan bukan manusia sempurna, tetapi Presiden Jokowi adalah Presiden Indonesia..
12 jam yang lalu

Satu Tersangka dan Satu Saksi, Ini Motif Eks Pegawai Starbucks Rekam Video Intip Payudara

Beritacenter.COM - Aksi tak senonoh eks pegawai starbucks intip payudara pelanggar dari CCTV, diketahui dilakukan..
14 jam yang lalu

Duh! Pesepeda Perempuan di Tegal Dapat Teror Pemotor Begal Payudara

Beritacengter.COM - Olaraga bersepeda belakangan menjadi tren yang digemari masyarakat ditengah pandemi COVID-19, tak..
15 jam yang lalu

NASIHAT BUAT ANAK PRESIDEN JOKOWI "Tirulah Anak Presiden Soeharto!"

Mas Gibran, sampeyan anak presiden gak usahlah jualan martabak. Contoh Om Tommy Soeharto, yang minta sama bapaknya..
18 jam yang lalu

Puluhan Pekerja Perusahaan Unilever Terpapar Covid-19

Beritacenter.COM - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menegaskan agar para pelaku usaha di bidang industri..
18 jam yang lalu

Pemerintah Prancis Terancam Bubar

Beritacenter.COM - Perdana Menteri (PM) Prancis Edouard Philippe dan pemerintahannya resmi memundurkan diri pada hari..
19 jam yang lalu

Tertunduk Lesu, Ini Tampang Eks Pegawai Starbucks yang Viral Intip Payudara di CCTV

Beritacenter.COM - Jajaran Polres Metro Jakarta Utara menghadirkan salah satu eks pegawai Starbucks pelaku yang..
20 jam yang lalu

Tabrak Belakang Mobil, Seorang Ibu Rumah Tangga Tewas Terlindas Truk

Beritacenter.COM - Rosidia Manulang seorang ibu rumah tangga warga Jalan Boxit Rel Lingkungan 1, Kota Bangun,..
22 jam yang lalu

Ratusan Pengunjung Dan PSK Terciduk Satpol PP di Diskotik

Beritacenter.COM - Satpol PP Jakarta Barat menggerebek Diskotik Top One di Jalan Daan Mogot, Grogol Petamburan,..
1 hari yang lalu

Calon Ibu Wajib Tahu 'Cara Mandikan Bayi Yang Benar'

Beritacenter.COM - Orang tua pastinya kebingungan bagaimana cara memandikan bayi yang baru lahir, terutama ibu baru..
1 hari yang lalu

KPK OTT Seorang Bupati di Kutai Timur, Jakarta dan Samarinda

Beritacenter.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kutai Timur,..
1 hari yang lalu

DI PDI PERJUANGAN BANYAK KADER NAHDLATUL ULAMA DAN MUHAMMADIYAH

Zuhairi Misrawi, Pengurus Pusat Baitul Muslimin Indonesia, Cendekiawan Nahdlatul Ulama, dan Lulusan Universitas..
1 hari yang lalu

JOKOWI HEBAT, DIA DIAM TAPI LANGKAHNYA MEMATIKAN

Seperti menyatukan unsur Air dan Api, Presiden Joko Widodo membuat strategi agar mafia tidak berkutik sama sekali..
1 hari yang lalu

Group Lion Air Akui 2.600 Karyawan Dirumahkan

Beritacenter.COM - Lion Air Group mengklarifikasi soal ramainya pengurangan tenaga kerja yang dilakukan baik..
1 hari yang lalu

Pesta Pernikahan Berujung Maut, 80 Tamu Positif Corona Pengantin Pria Meninggal

Beritacenter.COM - Resepsi pernikahan jadi momen sakral yang digelar sekali dalam hidup. Hanya karna ingin membagi..
1 hari yang lalu

Terjerat Pinjaman Online, Mantan Karyawan Minimarket Rampok Uang Rp100 Juta

Beritacenter.COM - AM (22) nekat merampok minimarket di Kecamatan Lemahabang, Karawang, Jawa Barat dan membawa kabur..
1 hari yang lalu

Musnahkan 1,2 Ton Sabu, Kapolri: Bahaya Kalau Tidak Cepat, Iman 'Goyah' Segenggam Miliaran

Dari luar bisa orang luar, dari dalam bisa polisinya sendiri, kalau tidak cepat dimusnahkan, iman goyah. Pegang..
1 hari yang lalu

Danrem 142/Tatag Lakukan Kunjungan Kerja Ke Kodim 1402/Polmas

POLMAN - Komandan Korem (Danrem) 142/Tatag, Brigjen TNI Firman Dahlan, S.I.P, didampingi ketua persit KCK Koorcab Rem..
1 hari yang lalu

Begini Amanat dan Instruksi Presiden Jokowi di HUT Bhayangkara ke-74

BeritaCenter.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan amanat dan memberikan instruksi di HUT..
1 hari yang lalu

Kapolri: Kalau Polisi Kena Narkoba Harusnya Dihukum Mati, Mereka Tahu UU, Tahu Hukum!

Kalau polisinya sendiri yang kena narkoba, hukumannya harus hukuman mati sebenarnya, karena dia sudah tahu..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi