Rabu, 18 Mei 2022 - 23:11 WIB

Terungkap! Novel Lakukan Cara Kotor Periksa Nurhadi, IPW: Harus Dihentikan! Dia Tak Layak Jadi Penyidik

Oleh : Lukman Salasi | Sabtu, 06 Juni 2020 | 17:06 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


BeritaCenter.COM - Ketua Presidium Indonesia Police Watch, Neta S Pane, meminta Dewan Pengawas KPK berani mengawasi dan menghentikan kinerja Novel Baswedan dalam memeriksa mantan Sekretaris Mahkamah Agung, Nurhadi. Sebab, beredar kabar di Internal KPK, Nurhadi diperiksa Novel dengan cara kotor.

“IPW mendapat informasi Nurhadi "disandera" dan diperiksa Novel cs di luar gedung Merah Putih KPK,” ujar Neta dalam keterangan pers nya, Sabtu (6/6/2020).

Jika itu benar terjadi, kata Neta, hal ini adalah sebuah bentuk kesewenang wenangan dan pelanggaran hukum serta mencederai rasa keadilan Nurhadi sebagai tersangka.

“Cara cara kerja Novel yang tidak promoter ini harus segera dihentikan Dewan Pengawas KPK maupun pimpinan KPK pimpinan Komjen Firli Bahuri. Dalam melakukan penegakan hukum dan pemberantasan korupsi, KPK harus tetap patuh hukum, sehingga Novel tetap harus dikendalikan, baik oleh Dewan Pengawas maupun Pimpinan KPK agar tidak semaunya,” tegas Neta.

Neta melanjutkan, berdasarkan informasi yang diperoleh IPW, cara cara aneh yang dilakukan Novel cs dalam memeriksa Nurhadi itu untuk mendapatkan dua pengakuan.

Pertama, apakah Nurhadi berperan besar dalam memenangkan prapradilan Budi Gunawan di PN Jakarta Selatan, saat berperkara dengan KPK yang dipimpin Abraham Samad. Kedua, siapa yang melindungi Nurhadi cs saat buron selama empat bulan.

“Upaya menggali pengakuan dengan cara cara "menyandera" dan memeriksa Nurhadi di luar gedung Merah Putih ini terlihat sangat aneh, terutama soal membantu Budi Gunawan memenangkan prapradilan,” tutur Neta.

“Bagaimana mungkin Nurhadi bisa membantu orang lain untuk memenangkan prapradilan, wong untuk membantu dirinya sendiri saja dia tidak bisa. Terbukti praperadilannya ditolak majelis hakim PN Jakarta Selatan, sehingga Nurhadi menjadi buronan KPK selama empat bulan,” sambungnya.

Neta menyebutkan, bahwa sebagai penyidik KPK, Novel boleh saja melakukan berbagai teknik penyidikan tapi tetap dalam koridor hukum dan tidak boleh bersikap sewenang wenang dan seenaknya memaksakan kehendak.

Menurut Neta, sesungguhnya Novel tidak layak lagi menjadi penyidik yang memeriksa tersangka di KPK.

“Wong Novel sendiri adalah tersangka dalam kasus pembunuhan di Polda Bengkulu. Negeri ini memang sangat aneh, kok ada Tersangka memeriksa Tersangka. Pertanyaannya, penegakan hukum seperti apa yang bisa ditegakannya wong Novel sendiri tidak taat hukum. Anehnya Dewan Pengawas KPK tidak punya nyali untuk mengawasinya. Akibatnya di KPK terjadi terus menerus Tersangka memeriksa Tersangka dan upaya pemberantasan korupsi di KPK pun menjadi sangat aneh,” pungkas Neta.





#Berita Center #Novel Baswedan #Dewas KPK #Neta S Pane #IPW #Nurhadi #Novel Harus Dihentikan #Mantan Sekretaris MA #Cara Kotor Periksa Nurhadi #Novel Licik #Novel Sewenang-wenang


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






1 jam yang lalu

Bawa Kabur Duit Rp17 Juta, Rampok Viral yang Ikat Pegawai Minimarket di Jakpus Ditangkap

Beritacenter.COM - Polisi berhasil meringkus rampok viral yang beraksi di minimarket di Jalan Letjen Suprapto,..
1 jam yang lalu

Upaya Jokowi Hentikan Perang Rusia Ukraina

Saat sebagian rakyatnya sibuk berpolemik tentang kapasitasnya berbicara bahasa Inggris, dia justru menghentak sidang..
1 jam yang lalu

Adam Deni Bakal Hadap Sidang Tuntutan Kasus ITE 30 Mei Mendatang

Beritacenter.COM - Terkait kasus informasi transaksi elektronik (ITE), Adam Deni Gearaka akan segera mengahadapi..
2 jam yang lalu

Bocah Karawang Ditemukan Tewas Gantung Diri Ternyata Korban Pembunuhan

Beritacenter.COM - Bocah berinisial S (14) yang sempat ditemukan tewas gantung diri di Karawang, ternyata merupakan..
2 jam yang lalu

Kocak....! Pemprov DKI Jakarta Akan Beli Pompa Kuras Untuk Sumur Resapan, Eko Kuntadhi : TERUS APA GUNA SUMUR RESAPAN KALAU PAKAI POMPA KURAS...

Beritacenter.COM - Sumur resapan karya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, menuai banyak kritikan dari berbagai..
3 jam yang lalu

Update Kasus Corona RI 18 Mei : Bertambah 327, DKI Tertinggi Laporkan 113 Kasus

Beritacenter.COM - Pemerintah kembali meng-update perkembangan penyebaran virus Corona (COVID-19) di Indonesia. Hari..
3 jam yang lalu

Setuju LGBT Dipidana, Mahfud Md : Iya, Sudah Ada di Rancangan KUHP

Iya (LGBT dipidana). Di RUU KUHP dipidana. Di RUU KUHP sudah masuk, bahwa dalam cara-cara tertentu dilarang dan ada..
3 jam yang lalu

PT Mitracomm Ekasarana Buka Lowongan, Nyuks Simak Selengkapny Disini...

Beritacenter.COM - Lowongan kerja PT Mitracomm Ekasarana Bergerak di bidang Layanan Proses Bisnis MitraComm didirikan..
4 jam yang lalu

Soal Rencana Miyabi ke Jakarta, Pemprov DKI : Belum Ada Permohonan Izin Kegiatan

Beritacenter.COM - Pemprov DKI Jakarta angkat bicara soal rencana kedatangan eks bintang porno Jepang, Maria Ozawa..
4 jam yang lalu

Beginilah Cara Membuat "Nasi Bakar Ayam Suwir Kemangi"

Beritacenter.COM - Bagaimana cara membuat nasi bakar yang nikmat dan lezat di rumah? Makanan khas Jawa Barat ini..
5 jam yang lalu

Si Tukang Nyinyir Protes Singapura Dideportasi UAS, Eko Kuntadhi : Ini Bukan Soal Menghakimi. Ini Soal Gak diijinkan

Beritacenter.COM - TIDAK hanya Kadrun yang kebakaran jenggot, si tukang Nyinyir yang juga anggota DPR RI Fadli Zon..
6 jam yang lalu

Harus Tahu ! Begini Hukumnya Pamer Sedekah di Media Sosial

Beritacenter.COM - Secara sederhana, sedekah dipahami sebagai memberikan sesuatu kepada orang lain secara sukarela..
6 jam yang lalu

KOCAK...! Kadrun Marah-marah UAS Dideportasi, Denny Siregar : Mad, Kalo Lu Dilarang Masuk Negara Orang, Jangan Salahkan Negara Itu

Beritacenter.COM - Kadrun kembali kebakaran jenggot setelah ustaz somad dikabarkan dideportasi dari Singapura...
7 jam yang lalu

Kadrun "Kebakaran Jenggot" UAS Dideportasi, Warganet : Singapura Deportasi UAS, Jangan Emosi Dulu

Beritacenter.COM - Kadrun kembali kebakaran jenggot setelah ustaz somad dikabarkan dideportasi dari Singapura...
7 jam yang lalu

Ada Kecelakaan di Jalan Arteri Pondok Indah Jaksel, Lalin di Lokasi Macet

Beritacenter.COM - Kecelakaan tunggal terjadi di kawasan jalan arteri Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan...
7 jam yang lalu

Ini Daftar 10 Negara dengan Tingkat Pengangguran Tertinggi di Dunia 2022

BeritaCenter.COM - Pengangguran didefinisikan sebagai istilah seorang atau pekerja yang saat ini tidak..
7 jam yang lalu

Soekarno dan Islam

Di sebuah video yang viral tahun 2021, KH Bahaudin Nursalim atau terkenal dengan Gus Baha membahas sejarah pergerakan..
7 jam yang lalu

PDIP: Kasetpres Heru Budi Hartono Pantas Jadi Pj Gubernur DKI

BeritaCenter.COM - Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono dinilai..
7 jam yang lalu

Kesal 'Dihalangi saat Jalan' Jadi Alasan Pelaku Nekat Cabuli Anak Disabilitas di Jakbar

Beritacenter.COM - Polisi menangkap seorang pria berinisial D (50) lantaran melakukan pencabulan terhadap remaja..
7 jam yang lalu

UAS Dicekal Masuk Singapura, BNPT: Jadi Pelajaran Penting Bagi Indonesia

Beritacenter.COM - Penceramah kondang Ustadz Abdul Somad (UAS) dicekal masuk oleh pemerintah Singapura. Badan..
8 jam yang lalu

Kadrun "Kebakaran Jenggot" UAS Dideportasi Singapura, Warganet : Tak Hanya Singapura, Somad Ditolak 5 Negara

Beritacenter.COM - Kadrun kembali kebakaran jenggot setelah ustaz somad dikabarkan dideportasi dari singapura. Hal..
8 jam yang lalu

Terungkap ! Ini Motif Perampok Minimarket di Jakpus

Beritacenter.COM - Pelaku perampokan dan pengikat staf minimarket di Jl Letjen Suprapto, Bungur, Senen, sempat curhat..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi