Sabtu, 04 Juli 2020 - 12:42 WIB

ADIL DALAM LIHAT RUU HIP

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Selasa, 30 Juni 2020 | 14:50 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Mungkin yg perlu diperhatikan dlm RUU HIP adalah:

1) RUU HIP itu statusnya masih "rancangan" RUU bukan UU "jadi". Artinya klausul, redaksi dan literasinya tentu masih bisa dirubah. Rancangan itu statusnya masih draft atau konsep yang masih terbuka untuk diperbaiki.

Dgn kata lain, demo dgn menghujat DPR yg berlebihan, sampai ada tuduhan krn tdk dicantumkannya TAP MPR No XXV/MPRS/1966 sengaja disetting PKI, PKI mau bangkit, PKI menyusup dan bla bla bla, juga tuduhan mau mengganti Pancasila (5 sila) menjadi Trisila (3 sila) atau Eka Sila (1 sila) adalah tuduhan yg aneh bin lucu. Dari pada demo2 yg penuh dgn hujatan dan tuduhan shg bikin daftar dosa seorang manusia bertambah, lebih baik sampaikan aspirasi ke DPR yg nota bene memang wakil rakyat, wakil kita sendiri dgn forum jejak pendapat misalnya. Krn yg namanya "rancangan" sebuah RUU itu perlu masukan semua "stake holder". Jadi woles aja kaleee.....

2) Semua partai (fraksi) setuju, termasuk PKS, yg tergolong partai "agak keras". Apalagi fraksi2 yg lain. Pun Demokrat hakikatnya bukan menolak RUU HIP tapi ada masalah politik lainnya.

Ingat wakil rakyat yg duduk di DPR itu wakil kita. Artinya mereka itulah potret kita. Menghujat mereka, ya sama saja dgn menghujat kita sendiri. Ibarat pepatah, pukul air memercik ke muka sendiri.

3) Pembuat RUU yg nantinya jadi UU adalah DPR, bukan presiden. Secara aturan titik utama pembuat UU adalah DPR, walau secara redaksional dibuat oleh DPR bersama presiden. Namun posisi presiden itu sekedar "menyetujui atau mensepakati" dari hasil olah di DPR. Dan status RUU HIP ini masih di DPR, belum sampai ke meja pemerintah/presiden. Krn masih digodok di DPR.

Jadi demo RUU HIP jika hujatannya dituduhkan ke pemerintah/presiden adalah salah alamat. Krn ada settingan, masalah RUU HIP ini dijadikan alasan untuk menggulingkan pemerintah. Pemerintah tersusupi atau tuduhan apalah, intinya _character assasination_ ke pemerintah. Jadi tdk nyambung.

4) Terkait tdk dicantumkannya TAP MPR No XXV/MPRS tahun 1966 terkait larangan paham komunis, tdk bisa terlalu gegabah menuduh RUU HIP disusupi PKI. Karena dlm hierarki sistem perundang2an di Indonesia, TAP MPR itu kedudukannya lebih tinggi dari sekedar UU. Artinya apa2 yg sudah menjadi keputusan MPR otomatis sudah harus juga menjadi keputusan dlm UU, walau secara redaksional tdk dicantumkan, tdk ditulis dlm UU. Namun apabila ditulis akan lebih baik lagi. Jadi dgn kondisi masih "rancangan" RUU yg tdk dicantumkannya TAP MPR terkait larangan paham komunis, ya tinggal ditambahkan saja (dimasukkan). Gitu aja kok repot. Krn statusnya kan masih RUU, draft, konsep yg belum disahkan menjadi UU betulan, UU jadi.

5) Inti TAP MPR pelarangan ajaran komunis itu hakikatnya adalah larangan ideologi selain Pancasila. Dgn kata lain, ideologi apapun selain ideologi Pancasila ya harus dilarang, termasuk ideologi khilafah (ideologi islamisme, islamis) yg diusung HTI. Jadi, supaya adil jika ideologi komunis dilarang dgn pakai TAP MPR, maka ideologi khilafah (islamisme) ala HTI juga harus dilarang pakai TAP MPR juga dong. Karena selama ini dasar pelarangan ajaran HTI masih belum kuat betul, hanya pakai:

1) SK Menteri Hukum & HAM No.AHU-30.AH.01.08 Tahun 2017 tentang Pencabutan Badan Hukum HTI....

2) PERPPU No.2 Tahun 2017 menyatakan HTI sebagai Ormas Terlarang di Indonesia.

SK Menteri atau Perppu itu masih kalah kuat dgn TAP MPR. Krn SKMen di atas hanya mencabut ijin badan hukum HTI, dan Perppu di atas hanya melarang organisasinya (HTI) dan tidak/belum ada larangan ajarannya secara eksplisit kegal formal, yaitu khilafah ala HTI (bukan khilafah ala minhajin nubuwwah ..... lho).

Untuk itu pelarangan HTI dan ajarannya harusnya dituangkan juga dlm TAP MPR, agar statusnya kuat, sebagaimana kuatnya larangan komunisme. Krn PKI dan HTI sama2 ingin menggulingkan Pancasila dan ideologinya bertentangan dgn Pancasila.

6) Tuduhan bahwa RUU HIP ingin merubah Pancasila menjadi Trisila atau Ekasila adalah tuduhan lucu dan menggelikan. Mengapa? Krn tdk ada redaksi, klausul, kalimat atau pernyataan yg secara eksplisit "merubah, mengganti" Pancasila. Coba pahami pasal 7 yg sy screenshot di bawah ini. Redaksinya itu "ciri pokok". Ciri pokok itu beda dgn istilah "mengganti, merubah atau meng-otak-atik".

Walau tentu nanti jija RUU HIP dibahas lagi, supaya tdk ada kalimat ambigu, lebih baik dipilih kalimat yg tdk multi tafsir.

Jadi yg dimaksud Trisila atau Ekasila itu ciri pokok, bukannya ingin mengganti Pancasila menjadi Trisila atau Ekasila.

7) Judulnya saja "Haluan Ideologi Pancasila" bukan "RUU Penggantian Pancasila".

Dan itu masih berbentuk rancangan, diantara cirinya belum ada Nomor dan Tahunnya.

8) Dll (Nun Alqolam)





Fokus : RUU HIP


#Isu PKI #HTI Dalang Di Balik Isu PKI #RUU HIP #Pancasila #Pembenci Pancasila


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






12 menit yang lalu

Dandim 0501/JP BS Terima Penghargaan Dari Kapolda Metro Jaya

Beritacenter.COM - Kodam Jaya - Dalam rangka hari ulang tahun Kepolisian RI ke - 74, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol..
2 jam yang lalu

Barcelona dan Liverpool Bersaing Dapatkan Thiago Alcantara

Beritacenter.COM - Klub raksasa Barcelona dan Liverpool dikabarkan bersaing untuk mendatangkan gelandang Bayern..
2 jam yang lalu

JIKA BUKAN JOKOWI YANG MENJADI PRESIDEN INDONESIA

Presiden Jokowi hanyalah manusia biasa dan bukan manusia sempurna, tetapi Presiden Jokowi adalah Presiden Indonesia..
13 jam yang lalu

Satu Tersangka dan Satu Saksi, Ini Motif Eks Pegawai Starbucks Rekam Video Intip Payudara

Beritacenter.COM - Aksi tak senonoh eks pegawai starbucks intip payudara pelanggar dari CCTV, diketahui dilakukan..
15 jam yang lalu

Duh! Pesepeda Perempuan di Tegal Dapat Teror Pemotor Begal Payudara

Beritacengter.COM - Olaraga bersepeda belakangan menjadi tren yang digemari masyarakat ditengah pandemi COVID-19, tak..
16 jam yang lalu

NASIHAT BUAT ANAK PRESIDEN JOKOWI "Tirulah Anak Presiden Soeharto!"

Mas Gibran, sampeyan anak presiden gak usahlah jualan martabak. Contoh Om Tommy Soeharto, yang minta sama bapaknya..
18 jam yang lalu

Puluhan Pekerja Perusahaan Unilever Terpapar Covid-19

Beritacenter.COM - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menegaskan agar para pelaku usaha di bidang industri..
18 jam yang lalu

Pemerintah Prancis Terancam Bubar

Beritacenter.COM - Perdana Menteri (PM) Prancis Edouard Philippe dan pemerintahannya resmi memundurkan diri pada hari..
19 jam yang lalu

Tertunduk Lesu, Ini Tampang Eks Pegawai Starbucks yang Viral Intip Payudara di CCTV

Beritacenter.COM - Jajaran Polres Metro Jakarta Utara menghadirkan salah satu eks pegawai Starbucks pelaku yang..
21 jam yang lalu

Tabrak Belakang Mobil, Seorang Ibu Rumah Tangga Tewas Terlindas Truk

Beritacenter.COM - Rosidia Manulang seorang ibu rumah tangga warga Jalan Boxit Rel Lingkungan 1, Kota Bangun,..
22 jam yang lalu

Ratusan Pengunjung Dan PSK Terciduk Satpol PP di Diskotik

Beritacenter.COM - Satpol PP Jakarta Barat menggerebek Diskotik Top One di Jalan Daan Mogot, Grogol Petamburan,..
1 hari yang lalu

Calon Ibu Wajib Tahu 'Cara Mandikan Bayi Yang Benar'

Beritacenter.COM - Orang tua pastinya kebingungan bagaimana cara memandikan bayi yang baru lahir, terutama ibu baru..
1 hari yang lalu

KPK OTT Seorang Bupati di Kutai Timur, Jakarta dan Samarinda

Beritacenter.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kutai Timur,..
1 hari yang lalu

DI PDI PERJUANGAN BANYAK KADER NAHDLATUL ULAMA DAN MUHAMMADIYAH

Zuhairi Misrawi, Pengurus Pusat Baitul Muslimin Indonesia, Cendekiawan Nahdlatul Ulama, dan Lulusan Universitas..
1 hari yang lalu

JOKOWI HEBAT, DIA DIAM TAPI LANGKAHNYA MEMATIKAN

Seperti menyatukan unsur Air dan Api, Presiden Joko Widodo membuat strategi agar mafia tidak berkutik sama sekali..
1 hari yang lalu

Group Lion Air Akui 2.600 Karyawan Dirumahkan

Beritacenter.COM - Lion Air Group mengklarifikasi soal ramainya pengurangan tenaga kerja yang dilakukan baik..
1 hari yang lalu

Pesta Pernikahan Berujung Maut, 80 Tamu Positif Corona Pengantin Pria Meninggal

Beritacenter.COM - Resepsi pernikahan jadi momen sakral yang digelar sekali dalam hidup. Hanya karna ingin membagi..
1 hari yang lalu

Terjerat Pinjaman Online, Mantan Karyawan Minimarket Rampok Uang Rp100 Juta

Beritacenter.COM - AM (22) nekat merampok minimarket di Kecamatan Lemahabang, Karawang, Jawa Barat dan membawa kabur..
1 hari yang lalu

Musnahkan 1,2 Ton Sabu, Kapolri: Bahaya Kalau Tidak Cepat, Iman 'Goyah' Segenggam Miliaran

Dari luar bisa orang luar, dari dalam bisa polisinya sendiri, kalau tidak cepat dimusnahkan, iman goyah. Pegang..
1 hari yang lalu

Danrem 142/Tatag Lakukan Kunjungan Kerja Ke Kodim 1402/Polmas

POLMAN - Komandan Korem (Danrem) 142/Tatag, Brigjen TNI Firman Dahlan, S.I.P, didampingi ketua persit KCK Koorcab Rem..
1 hari yang lalu

Begini Amanat dan Instruksi Presiden Jokowi di HUT Bhayangkara ke-74

BeritaCenter.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan amanat dan memberikan instruksi di HUT..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi