Jumat, 14 Agustus 2020 - 07:39 WIB

DI PDI PERJUANGAN BANYAK KADER NAHDLATUL ULAMA DAN MUHAMMADIYAH

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Jumat, 03 Juli 2020 | 02:08 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Zuhairi Misrawi, Pengurus Pusat Baitul Muslimin Indonesia, Cendekiawan Nahdlatul Ulama, dan Lulusan Universitas al-Azhar, Kairo, Mesir.

Selama ini, PDI Perjuangan dikenal sebagai “rumah besar” kaum nasionalis. Dan nasionalisme ala PDI Perjuangan berpijak pada pikiran Bung Karno, yaitu nasionalisme yang berperikemanusiaan, berbudi pekerti, dan menjujung tinggi nilai-nilai luhur agama, khususnya nilai-nilai luhur Islam. Sebab itu pula, nasionalisme ala Bung Karno berbeda dengan paham nasionalisme di negara-negara lain, termasuk nasionalisme di Timur-Tengah sekalipun.

Sejak tahun 2007 lalu, PDI Perjuangan mendirikan organisasi sayap keislaman, yaitu Baitul Muslimin Indonesia (BAMUSI). Artinya, rumah besar kaum Muslim Indonesia. BAMUSI ingin agar umat Islam berperan penting dalam mengukuhkan solidaritas kebangsaan dan memajukan negeri ini.

Almarhum *H.Taufiq Kiemas* sebagai inisiator berdirinya BAMUSI memandang, bahwa PDI Perjuangan harus menjadi rumah besar bagi kaum nasionalis, termasuk kalangan Muslim yang berperan penting dalam membangun visi kebangsaan. Dalam sejarah republik, kaum Muslim mempunyai peran yang sangat besar dalam menumbuhkan nasionalisme yang dikenal dengan *“cinta Tanah Air bagian dari iman” (hubbul wathan minal iman)*. Bung Karno sendiri menulis tentang frase *“cinta Tanah Air bagian dari iman”* pada tahun 1940. Dan dalam setiap forum internasional, Bung Karno selalu menyampaikan kekhasan nasionalisme ala Indonesia ini.

Maka dari itu, mendirikan BAMUSI bagi PDI Perjuangan merupakan sebuah keniscayaan untuk memperkokoh visi kebangsaan dan menjembatani aspirasi umat Islam dalam bingkai kebangsaan. Apalagi dalam berbagai survei ditegaskan, bahwa pemilih terbesar PDI Perjuangan dalam pemilu adalah umat Islam. Hal ini mengonfirmasi bahwa umat Islam Indonesia mempunyai karakteristik yang khas yaitu mempunyai visi kebangsaan dan kerakyatan yang kukuh.

Alhamdulillah, saya bergabung dengan PDI Perjuangan sejak berdirinya BAMUSI hingga sekarang ini. Saya sendiri bergabung dengan BAMUSI sebagai representasi dari *Nahdlatul Ulama*. Setidaknya ada 10 orang yang berlatarbelakang NU di BAMUSI. Selain dari unsur NU, juga ada 10 orang dari representasi *Muhammadiyah* di BAMUSI. Kalau dijumlah, pengurus daerah dan pengurus cabang bisa mencapai ratusan dan ribuan dari unsur NU dan Muhammadiyah.

Kita semua tahu, bahwa NU dan Muhammadiyah mempunyai sejarah masa lalu dan masa kini. Sulit rasanya mempertemukan kader kedua ormas besar ini dalam satu wadah organisasi. Tapi, alhamdulillah, PDI Perjuangan berhasil mempersatukan kader NU dan Muhammadiyah dalam satu wadah organisasi BAMUSI untuk bersama-sama memperkukuh solidaritas kebangsaan dan menyalurkan aspirasi umat Islam. Karenanya, kami di BAMUSI menyebut wajah keberislaman kita dengan *“Islam Nusantara Berkemajuan”*, karena mampu membangun solidaritas kebangsaaan NU dan Muhammadiyah.

Saya menjadi saksi sejarah, bahwa PDI Perjuangan terus membangun jembatan dialog dengan Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah melalui kader-kadernya yang berada di BAMUSI. Hasto Kristiyanto, Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan kerap melakukan kunjungan ke PBNU dan PP Muhammadiyah untuk terus menyerap aspirasi dari dua ormas yang telah berjasa dalam melahirkan, menjaga, dan membumikan Pancasila di negeri tercinta ini. Bahkan dalam polemik RUU HIP pun, kami menyampaikan aspirasi dari NU dan Muhammadiyah, termasuk aspirasi dari Majelis Ulama Indonesia. Alhamdulillah, PDI Perjuangan langsung merespons masukan tersebut.

Namun, meskipun demikian, masih banyak fitnah dan provokasi yang berseliweran yang menarasikan seolah-olah _PDI Perjuangan anti-Islam_, bahkan ada yang memfitnah _PKI_ dan ingin mengubah Pancasila. Kami sebagai generasi yang tumbuh dari pesantren, perguruan tinggi Islam, dan organisasi Islam tidak rela dan menolak segala fitnah tersebut.

Dalam 15 tahun terakhir, kami menyaksikan bahwa Pancasila yang kami baca dalam setiap acara-acara Partai adalah Pancasila yang tertera dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Tahun 1945. Setahu kami, hanya PDI Perjuangan satu-satunya organisasi di negeri ini yang membacakan Pancasila dalam setiap kegiatannya dari tingkat Pusat hingga Ranting.

Adapun Pidato Pancasila 1 Juni 1945 yang disampaikan Bung Karno, menurut kami, merupakan khazanah berharga untuk memahami dan menjiwai substansi Pancasila. Kami memandang pidato tersebut merupakan salah satu rujukan penting dalam memahami kesejarahan dan kandungan Pancasila untuk diterjemahkan dalam tindakan. Bagi kami, seluruh kader PDI Perjuangan, bahwa Pancasila adalah ideologi yang harus hadir dalam tindakan nyata (working ideology).

Perihal _Trisila_ dan _Ekasila_, bagi kami yang tumbuh dari tradisi Pesantren, tidak sulit untuk memahaminya. Sebab kami diajarkan di pesantren tentang ilmu al-Quran untuk memahami al-Quran, ilmu hadis untuk memahami hadis, ilmu ushul fiqh untuk memahami fikih.

Para ulama ilmu al-Quran, termasuk Imam al-Ghazali, menyebutkan bahwa jumlah ayat di al-Quran sebanyak 6.236 ayat dan 114 Surat. Kalau diperas menjadi “Surat al-Fatihah”, dan kalau diperas lagi menjadi “Basmalah”. Esensi al-Quran adalah kasih-sayang, cinta kasih, dan toleransi. Pertanyaanya, apakah para ulama itu ingin mengubah al-Quran? Jawabannya, pasti “tidak”. Para ulama ingin agar kita mudah memahami esensi al-Quran.

Nah, bagi kami untuk memahami Pancasila membutuhkan banyak rujukan dan dimensi sehingga kita mempunyai kebeningan hati, kejernihan pikir, dan visi yang jelas. Kami sebagai kader *Sukarnois*, izinkan memahami Pancasila melalui Bung Karno, bertawasshul secara pemikiran (al-tawasshul al-fikri) dengan Bung Karno. Bagi kami, Pidato Pancasila 1 Juni 1945 adalah *“ilmu Pancasila”* untuk memahami esensi dan kandungan Pancasila.

Kami setuju dengan pandangan Bung Karno, bahwa esensi Pancasila adalah gotong-royong. Sebab itu pula, di tengah pandemi ini, PDI Perjuangan membangkitkan semangat gotong-royong dengan membagikan jutaan masker, sembako, hads sanitizer, jamu, dan lain-lain kepada warga di seantero negeri. Intinya, kami ingin Pancasila menjadi ideologi yang hadir di tengah-tengah masyarakat.

Walhasil, tidak ada sedikitpun niatan untuk mengubah Pancasila. Kami justru bangga menjadi bagian dari warga bangsa yang istiqamah menjaga dan mengamalkan Pancasila. PDI Perjuangan sejalan dengan sikap NU dan Muhammadiyah, bahwa Pancasila bersifat final. Tugas kita sekarang adalah mengamalkan Pancasila, sehingga cahayanya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Kami berterima kasih pada pihak-pihak yang selama ini ditengarai anti-Pancasila, mengharamkan Pancasila, tapi sejak RUU HIP ini bergulir mereka terdepan membela Pancasila. Ini hikmah yang luar biasa, bahwa pada akhirnya kita berada dalam satu barisan untuk menjaga dan mengamalkan Pancasila.

*Alhamdulillah*. *Merdekaaaaa!!!*





#PDIP #Isu PKI #HTI Dalang Di Balik Isu PKI #HTI Fitnah PDIP #PDIP Bukan PKI #PKI Bukan PDIP #Bendera PDIP dibakar #Pembakaran Bendera PDIP


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






13 menit yang lalu

Kebijakan Ganjil-Genap Memperburuk Penularan Covid-19

Beritacenter.COM - Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), Hermansyah Saputra mengatakan,..
2 jam yang lalu

Janjian dengan Wanita dari Medsos, Dua Pemuda di Depok Dibegal

Beritacenter.COM - Dua orang pemuda berinisial AN (25) dan F (20) menjadi korban pembegalan di kawasan Mekarsari..
4 jam yang lalu

Asik Pakai Sabu di Kamar Hotel, Pasutri di DIY Ditangkap Polisi

Beritacenter.COM - Polres Gunungkidul mengamankan pasangan suami istri (Pasutri) saat sedang menggunakan narkoba..
6 jam yang lalu

Akibat Hujan Deras, Rumah Tinggal di Lenteng Agung Terbawa Longsor

Beritacenter.COM - Hujan deras yang mengguyur Jakarta pada sore tadi menyebabkan sebuah rumah tinggal di Lenteng..
7 jam yang lalu

Nazaruddin Resmi Bebas, KPK Tegaskan tak Pernah Terbitkan Status JC

Beritacenter.COM - Mantan Bendahara Umum (Bendum) Partai Demokrat, M Nazaruddin resmi bebas murni pada hari ini,..
8 jam yang lalu

CATAT! OJK Bakal Perpanjang Libur Nyicil Utang Hingga Tahun Depan

Beritacenter.COM - Direktur Eksekutif Penelitian dan Pengaturan Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Anung..
8 jam yang lalu

Gunung Sinabung Kembali Meletus Malam Ini, Warga Diminta Pakai Masker dan Amankan Air Bersih

Beritacenter.COM - Gunung Sinabung yang terletak di Sumatera Utara kembali dikabarkan meletus pada Kamis (13/8/2020)..
9 jam yang lalu

Cabuli Bocah di Bawah Umur, Kuli Bangunan di Surabaya Ditangkap Polisi

Beritacenter.COM - Polisi mengamankan seorang kuli bangunan di Surabaya karena diduga telah melakukan pencabulan..
10 jam yang lalu

Indonesia Berhasil Uji Coba Vaksin Virus Corona, Erick : Bangsa Lain Kaget

Beritacenter.COM - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebutkan bahwa Indonesia telah berhasil..
10 jam yang lalu

Berstatus Zona Oranye, Pasien COVID-19 di RS Surabaya Terus Berkurang Selam Dua Pekan

Beritacenter.COM - Pasca menjadi zona oranye, wilayah Surabaya mengalami penurunan jumlah pasien COVID-19. Selama dua..
10 jam yang lalu

KPK Kembali Tahan Eks Bupati Bogor Rachmat Yasin

Beritacenter.COM - Mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin (RY) telah resmi ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus..
11 jam yang lalu

Kabar Gembira, Tanggal Peluncuran iPhone 12 Akhirnya Bocor!

Beritacenter.COM - Apple disebut-sebut akan meluncurkan iPhone 1`2 pada akhir 2020 nanti. Tanggal peluncuran iPhone..
12 jam yang lalu

Menteri Edhy Dorong Perbaikan PPN Pengambengan Buat Bahagiakan Nelayan

Beritacenter.COM - Kolam labuh berperan penting bagi kapal perikanan untuk melakukan kegiatan bongkar muat di..
12 jam yang lalu

Hujan Deras di Jakarta Sore Tadi Berimbas Genangan Banjir di 3 RT dan 6 Jalan

Beritacenter.COM - Hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah di Jakarta sore tadi, berimbas banjir yang menggenangi..
12 jam yang lalu

Cegah Postingan Disinformasi Covid-19, Facebook Ingatkan Pengguna Dengan Pop-up Notification

Beritacenter.COM - Maraknya postingan disinformasi terkait Covid-19, Facebook melakukan beragam upaya untuk..
13 jam yang lalu

Berbenah di Sektor Farmasi, Jokowi Setujui Pembangunan RS Internasional di Bali

Beritacenter.COM - Pemerintah akan berencana membangun rumah sakit internasional di bali. Hal tersebut dilakukan..
13 jam yang lalu

Tak Sanggup Bayar Gaji, Juventus Siap Lepas Ronaldo

Beritacenter.COM - Manajemen Juventus dikabarkan akan menjual mega bintang Cristiano Ronaldo pada bursa transefer..
13 jam yang lalu

Korban Penembakan Kelapa Gading Pengusaha Pelayaran, Polisi Buru Pelaku!

Beritacenter.COM - Aksi penembakan dilaporkan terjadi di Ruko Royal Square Gading, Kelapa Gading, Jakarta Utara,..
14 jam yang lalu

Nora Alexandra Jenguk Jerinx ke Mapolda Bali, Bawa Nasi Hainan-Brokoli dan Buku

Beritacenter.COM - Nora Alexandra, istri drumer Superman is Dead, 'Jerinx', menyambangi Mapolda Bali. Nora datang ke..
14 jam yang lalu

KKP Latih Masyarakat Sulteng Diversifikasi Olahan dan Penyuluh 6 Provinsi Teknis Budidaya Ikan

Beritacenter.COM - Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan modal untuk membangun sektor kelautan dan perikanan..
14 jam yang lalu

Polisi Ringkus Dua Pelaku Pengganjal ATM di Tambora

Beritacenter.COM - Dua pelaku ganjal mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) diringkus Polsek Tambora. Kedua pelaku..
14 jam yang lalu

Pemerintah Kembangkan Keuangan Syariah Inklusif Melalui iPesantren

Beritacenter.COM - Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Iskandar Simorangkir..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi