Jumat, 14 Agustus 2020 - 01:13 WIB

Surat Terbuka! Alumnus Tempo Marah Besar ke Jurnalis Tempo Saat Ini

Oleh : Lukman Salasi | Kamis, 09 Juli 2020 | 13:40 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


BeritaCenter.COM – Seorang alumnus Tempo yang menyebut dirinya Bunga Kejora (dulu bernama gadis Bunga Surawijaya) mengungkapkan kemarahannya pada Jurnalis Tempo saat ini.

Ia menyampaikan keritikannya agar jurnalis Tempo era kini tidak menghakimi, menonopoli kebenaran atau melacurkan diri.

Saya syok ketika membuka pesan whatsapp dari seorang kawan tadi pagi. Ada sampul majalahTempo dengan gambar Menteri KKP Edhy Prabowo sedang memasukan secara berlebihan benih lobster ke dalam mulutnya ( edisi 6-17Juni 2020)

Disainer grafis pasti direkrut sebagai pekerja profesional di kantor Tempo. Tapi bagaimana dia membuat cover, pastilah atas arahan dari tim redaksi. Redaktur pelaksana yg kemudian memberi persetujuan atas hasil visualisasi disainer grafis itu untuk cover .  

Mengapa saya dari awal harus menggambarkan proses ini, karena saya sering kesal mendengar jawaban “orang Tempo” ketika ada kritik atau sikap keberatan atas covernya.

Argumen mereka enteng, tanpa hati, dari tahun ke tahun, "Ah itu kan soal intrepretasi saja. Tafsiran seni grafis, dan kesan pembaca bisa macam-macam".  

Saya tidak sudi menerima alasan usang itu.

Sebagai seorang yang lahir dari keluarga seniman, dan mantan TEMPO, saya menyayangkan bahwa TEMPO telah membuat seorang disainer melacurkan diri untuk menggambar " sebuah vonis yang menghina lewat karikatur".

Jelas ini vonis. Terang benderang bahwa gambar dalam cover Tempo edisi itu adalah ilusi tentang keserakahan.

Saya alumni Tempo juga, tapi di era ketika para senior seperti Goenawan Mohamad, Fikri Jufri, Toeti Kakiailatu dan lainnya masih aktif di meja redaksi. Awal tahun-tahun pertama dari 11 tahun belajar di Tempo itu, keras betul GM mengajarkan perlunya skeptis terhadap info yang masuk, tidak memihak, tidak memonopoli kebenaran.

Biarkan pembaca menilai, dan untuk menguatkan independensi, jelas kami dilarang menerima amplop.

Itu nilai-nilai yg ditanamkan, selain ketrampilan menulis, tentu saja.  

Puluhan tahun berlalu, saya terhenyak (lagi) atas kenyataan nilai-nilai baik dari GM utamanya, tidak menitis sampai ke redaktur Tempo tahun ini,2020.

 

Membenci; bukan pekerjaan jurnalis, bahkan di saat kita melihat masih banyak orang-orang kekurangan di sekitar kita.

Menghasut, juga bukan tugas wartawan berintegritas. Apalagi, menghina seseorang hanya karena tak mampu melihat persoalan dari berbagai sudut, tidak mampu obyektif. Kehormatan jurnalistik terabaikan dan tergadaikan.

Tentu saya tidak bisa membandingkan situasi dulu dan sekarang, ketika di jagat media belum ada persaingan yg begitu ketat,termasuk dengan media sosial, yang membuat pimpinan Tempo kini seperti justifies the means hanya untuk memenangkan pasar. Belum ada model farming di era 80-90 an TEMPO.  

Tapi pantaskah berdagang tanpa integritas-apa masih bisa menjadi pembeda dengan jurnalis bodrex,jurnalis pesanan, jurnalis malas, jurnalis diduitin, jurnalis antek pihak tertentu.

Yang membuat jurnalis masih bisa dihormati adalah ketika dia membaca dan memahami dengan integritas pribadi seluruh info dengan sikap tidak memihak.  

Dalam kasus menteri kelautan dan perikanan, sudah dapat infokah kalian bahwa BENIH lobster bukan hewan langka seperti komodo atau badak bercula satu.

Benih lobster ada 27,8 Milyar di lautan kita. Tahu kan benih lobster itu berasal dari telur lobster yang milyaran jumlahnya? Dari setiap10 ribu benih loster, ulang ya 10 ribu, hanya 1 yang survive untuk membesar sebagai lobster. Sisanya 9999 lainnya mati di alam.

Itulah yang dimanfaatkan oleh pemangku kepentingan di bidang kelautan dan perikanan. Bukan hanya satu mulut.  

Mungkin karena kalian; reporter dan redaktur belum kenal ratusan ribu keluarga nelayan; bapak, ibunya, anak-anaknya pernah suatu masa berhutang budi pada benih lobster karena telah memanjangkan nafas ekonomi keluarganya. Saat pulang sekolah, anak-anak mengais benih lobster dengan alat tangkap berbentuk kipas.

Tentu saja ada eksportir gemuk yang diuntungkan, karena uangnya diperlukan untuk membeli ribuan benih lobster dari nelayan.  

Lalu apa? Taukah juga bahwa di jaman menteri Susi – yang sudah kalian tempatkan lebih mulia daripada menteri penggantinya, nelayan yang berkulit gosong dan bersimbah peluh itu, TIDAK BOLEH mengambil benih lobster dan lobster muda untuk dikembang biakan di kolam tambak mereka?  

Coba pikir lagi, kalau boleh memanfaatkan, memperjual belikan si bening dengan aturan ketat, benarkah semua keuntungan itu masuk ke mulut pimpinan yang oleh hukum tata negara ditempatkan sebagai pimpinan kementerian yang bertanggung jawab sebagai regulator dan fasilitator.  

Jelaskan, jelaskan logikanya sebelum mempertontonkan pada publik prasangka tanpa hati.  

Bodoh itu tidak berdosa. Tapi kalau ada wartawan Tempo malas berfikir, dan punya kepentingan tersembunyi di atas harga dirinya sebagai wartawan, saya merasa seperti ditelan bumi.

Mari, para alumni Tempo kita ajak anak-anak kita mengembalikan marwah rumah TEMPO, yang dulu disebut sekolah terbaik wartawan, agar kita bisa menegakkan kepala kita kembali sebagai alumni TEMPO.

5 Juli 2020

Bunga Kejora (dulu bernama gadis Bunga Surawijaya)





Fokus : KKP


#Berita Center #KKP #Ekspor Benih Lobster #Surat Terbuka #Keuntungan dari Ekspor Benih Lobster #Alumnus Tempo #Marah Besar #Kemarahan Alumnus Tempo #Jurnalis Tempo Kini


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






43 menit yang lalu

Nazaruddin Resmi Bebas, KPK Tegaskan tak Pernah Terbitkan Status JC

Beritacenter.COM - Mantan Bendahara Umum (Bendum) Partai Demokrat, M Nazaruddin resmi bebas murni pada hari ini,..
1 jam yang lalu

CATAT! OJK Bakal Perpanjang Libur Nyicil Utang Hingga Tahun Depan

Beritacenter.COM - Direktur Eksekutif Penelitian dan Pengaturan Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Anung..
2 jam yang lalu

Gunung Sinabung Kembali Meletus Malam Ini, Warga Diminta Pakai Masker dan Amankan Air Bersih

Beritacenter.COM - Gunung Sinabung yang terletak di Sumatera Utara kembali dikabarkan meletus pada Kamis (13/8/2020)..
2 jam yang lalu

Cabuli Bocah di Bawah Umur, Kuli Bangunan di Surabaya Ditangkap Polisi

Beritacenter.COM - Polisi mengamankan seorang kuli bangunan di Surabaya karena diduga telah melakukan pencabulan..
3 jam yang lalu

Indonesia Berhasil Uji Coba Vaksin Virus Corona, Erick : Bangsa Lain Kaget

Beritacenter.COM - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebutkan bahwa Indonesia telah berhasil..
3 jam yang lalu

Berstatus Zona Oranye, Pasien COVID-19 di RS Surabaya Terus Berkurang Selam Dua Pekan

Beritacenter.COM - Pasca menjadi zona oranye, wilayah Surabaya mengalami penurunan jumlah pasien COVID-19. Selama dua..
4 jam yang lalu

KPK Kembali Tahan Eks Bupati Bogor Rachmat Yasin

Beritacenter.COM - Mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin (RY) telah resmi ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus..
5 jam yang lalu

Kabar Gembira, Tanggal Peluncuran iPhone 12 Akhirnya Bocor!

Beritacenter.COM - Apple disebut-sebut akan meluncurkan iPhone 1`2 pada akhir 2020 nanti. Tanggal peluncuran iPhone..
5 jam yang lalu

Menteri Edhy Dorong Perbaikan PPN Pengambengan Buat Bahagiakan Nelayan

Beritacenter.COM - Kolam labuh berperan penting bagi kapal perikanan untuk melakukan kegiatan bongkar muat di..
6 jam yang lalu

Hujan Deras di Jakarta Sore Tadi Berimbas Genangan Banjir di 3 RT dan 6 Jalan

Beritacenter.COM - Hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah di Jakarta sore tadi, berimbas banjir yang menggenangi..
6 jam yang lalu

Cegah Postingan Disinformasi Covid-19, Facebook Ingatkan Pengguna Dengan Pop-up Notification

Beritacenter.COM - Maraknya postingan disinformasi terkait Covid-19, Facebook melakukan beragam upaya untuk..
6 jam yang lalu

Berbenah di Sektor Farmasi, Jokowi Setujui Pembangunan RS Internasional di Bali

Beritacenter.COM - Pemerintah akan berencana membangun rumah sakit internasional di bali. Hal tersebut dilakukan..
7 jam yang lalu

Tak Sanggup Bayar Gaji, Juventus Siap Lepas Ronaldo

Beritacenter.COM - Manajemen Juventus dikabarkan akan menjual mega bintang Cristiano Ronaldo pada bursa transefer..
7 jam yang lalu

Korban Penembakan Kelapa Gading Pengusaha Pelayaran, Polisi Buru Pelaku!

Beritacenter.COM - Aksi penembakan dilaporkan terjadi di Ruko Royal Square Gading, Kelapa Gading, Jakarta Utara,..
7 jam yang lalu

Nora Alexandra Jenguk Jerinx ke Mapolda Bali, Bawa Nasi Hainan-Brokoli dan Buku

Beritacenter.COM - Nora Alexandra, istri drumer Superman is Dead, 'Jerinx', menyambangi Mapolda Bali. Nora datang ke..
7 jam yang lalu

KKP Latih Masyarakat Sulteng Diversifikasi Olahan dan Penyuluh 6 Provinsi Teknis Budidaya Ikan

Beritacenter.COM - Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan modal untuk membangun sektor kelautan dan perikanan..
8 jam yang lalu

Polisi Ringkus Dua Pelaku Pengganjal ATM di Tambora

Beritacenter.COM - Dua pelaku ganjal mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) diringkus Polsek Tambora. Kedua pelaku..
8 jam yang lalu

Pemerintah Kembangkan Keuangan Syariah Inklusif Melalui iPesantren

Beritacenter.COM - Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Iskandar Simorangkir..
8 jam yang lalu

BNN Sergap Truck Pengangkut Sabu dan Ganja

Beritacenter.COM - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Heru Winarko mengatakan bahwa pihaknya berhasil..
8 jam yang lalu

Langit Gelap dan Hujan Petir Guyur Jakarta, Pengendara Diminta Waspada dan Hati-hati

Beritacenter.COM - Hujan deras disertai angin kencang diperkirakan akan mengguyur wilayah Jakarta sore ini. Pantauan..
9 jam yang lalu

Sindir Amien Rais, PPP : Tidak Boleh Dendam Politik Berkepanjangan

Beritacenter.COM - Sekertaris Jendral (Sekjen) PPP Achmad Baidowi menyindir politikus senior Amien Rais harus..
9 jam yang lalu

Aksi Penembakan Dilaporkan Terjadi di Kelapa Gading Jakut, Satu Orang Tewas

Beritacenter.COM - Aksi penembakan diketahui terjadi di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, siang ini. Aksi..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi