Sabtu, 12 Juni 2021 - 17:49 WIB

PENTING! Ini yang Mendasari KKP Legalkan Kebijakan Ekspor Benih Lobster

Oleh : Lukman Salasi | Sabtu, 11 Juli 2020 | 13:47 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


BeritaCenter.COM - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah melegalkan kebijakan ekspor benih lobster. Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 12 Tahun 2020. Aturan ini merevisi larangan ekspor benih lobster di era Susi.

KKP menjelaskan bahwa kebijakan ekspor Benih Bening Lobster (BBL) didasarkan pada hasil kajian KKP dan konsultasi publik yang telah dilakukan secara intensif dalam beberapa bulan terakhir.

“Konsultasi publik dikoordinasikan oleh Komisi Pemangku Kepentingan dan Konsultasi Publik (KP2 KKP), yang merupakan kelompok eksternal yang dibentuk oleh Menteri KP dan beranggotakan pakar kelautan dan perikanan, pakar lingkungan, pakar hukum, pakar komunikasi hingga perwakilan dunia usaha,” papar KKP dalam rilis resminya yang kami kutip, Sabtu (11/7/2020).

Selain melakukan kajian dan diskusi terbuka dengan berbagai pihak, Menteri KP dan sejumlah pakar Indonesia juga telah melakukan studi banding khusus untuk lobster ke Tasmania, Australia pada bulan Februari 2020 serta melakukan serangkaian diskusi dengan para pakar di Universitas Tasmania.

“Berdasarkan studi tersebut diketahui bahwa lobster telah mampu diproduksi di hatchery dimana satu indukan lobster setidaknya dapat memijah 2 kali dalam satu tahun, dengan variasi jumlah telur dari puluhan ribu hingga mencapai beberapa juta ekor per induk tergantung jenis dan ukurannya,” terangnya.

“Setelah melakukan rangkaian kajian, penelitian dan konsultasi publik, KKP menerbitkan Permen KP No. 12 tahun 2020 yang mengizinkan penangkapan benih bening lobster untuk kegiatan budidaya lobster dan ekspor terbatas sesuai dengan ketentuan dalam Permen tersebut,” lanjutnya.

Menurut penjelasan KKP, sejak dahulu, ribuan nelayan kecil menggantungkan hidupnya dari penangkapan benih lobster. Di sisi lain sebenarnya tingkat kelangsungan hidup (survival rate) benih lobster di alam sangatlah rendah.

“Diketahui berdasarkan hasil penelitian bahwa tingkat kelangsungan hidup benih lobster di alam adalah sebesar 0,01%. Artinya bahwa secara alamiah tanpa ada intervensi manusia, hanya ada 1 dari 10.000 benih lobster yang akan bertahan menjadi individu dewasa, sisanya akan mati disebabkan faktor alam, terutama faktor predasi (dimangsa oleh pemangsa dari jenis ikan lainnya), kompetisi ruang dan ketersediaan makanan serta kesesuaian lingkungan perairan. Satu-satunya upaya untuk meningkatkan tingkat kelangsungan hidup adalah dengan membesarkan benih lobster tersebut melalui proses budidaya, dimana benih lobster dijauhkan dari pemangsa, diberi makanan dan ditempatkan pada lingkungan yang sesuai,” sebutnya.

Pada tahun 2020, Indonesia dihitung membutuhkan sebanyak 10,6 juta ekor benih untuk memenuhi kapasitas kebutuhan budidaya lobster nasional, dan akan terus dikembangkan sehingga pada tahun 2024 dibutuhkan benih lobster sebanyak 55,5 juta ekor.

“Di sisi lain, berdasarkan hasil kajian terakhir terkait dengan potensi benih lobster yang ada di perairan Indonesia, sebesar 417 juta ekor benih bening lobster dapat dimanfaatkan setiap tahunnya dari seluruh Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI). Dengan demikian, setidaknya pada rentang waktu 2020-2024 ini, Indonesia masih memiliki surplus benih lobster yang berlimpah dan belum bisa terserap oleh kebutuhan budidaya nasional sekaligus menjadi potensi ekonomi untuk diekspor,” jelasnya.

“Berdasarkan kajian tersebut, pemanfaataan BBL tidak hanya dapat dijadikan penggerak roda kegiatan usaha budidaya lobster namun ekspor BBL dapat menghasilkan manfaat ekonomi yang secara langsung dapat dirasakan oleh nelayan kecil untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan tersebut dan peningkatan devisa negara ditengah kelesuan ekonomi global dan nasional akibat Pandemi COVID19 yang menghilangkan banyak lapangan pekerjaan dan bangkrutnya tatanan usaha diberbagai sektor. Agar nelayan dapat memperoleh keuntungan ekonomi secara maksimal, KKP juga menetapkan mekanisme penetapan harga patokan terendah BBL di tingkat nelayan. Dan kami sedang mempertimbangkan untuk harga patokan tertinggi BBL dari nelayan guna meningkatkan daya saing para pembudidaya,” tegas KKP.

KKP mengatakan, perkembangan terkini, KKP telah menetapkan daftar nelayan kecil sebagai nelayan penangkap BBL berdasarkan usulan yang disampaikan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi secara bertahap.

“Sampai saat ini sebanyak 9.193 nelayan kecil penangkap BBL telah ditetapkan dan jumlah nelayan ini akan bertambah seiring dengan proses verifikasi usulan yang masih dilakukan di lapangan. Hal tersebut kurang lebih menunjukkan bahwa nelayan penangkap BBL merupakan salah satu bentuk mata pencaharian dari kelompok nelayan. Dan perlu diingat, penangkapan BBL adalah untuk nelayan skala kecil,” lanjutnya.

Adapun untuk tetap mengedepankan keberlanjutan sumber daya, kebijakan ekspor BBL akan dilakukan dengan proses yang sangat ketat, mulai dari hulu penangkapan sampai hilir proses ekspor.

“Misalnya, penangkapan harus sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan di setiap wilayah pengelolaan perikanan, nelayan yang menangkap maupun eksportir harus terdaftar. Begitupun eksportir untuk melakukan proses ekspor harus telah berhasil melakukan kegiatan budidaya secara berkelanjutan dengan memenuhi kaedah-kaedah Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) agar tidak menimbulkan polusi dan menyebarkan penyakit, serta telah melepasliarkan 2% lobster hasil budidayanya ke alam. Adanya penetapan harga patokan terendah BBL juga dimaksud agar pemanfaatan sepenuhnya dapat dikendalikan dengan menghasilkan manfaat ekonomi yang maksimal. Adapun pelepasliaran sebesar 2% ke wilayah konservasi dalam jangka panjang akan meningkatkan populasi lobster yang ada di alam itu sendiri,” pungkasnya.





Fokus : KKP


#Berita Center #KKP #Kebijakan Ekspor Benih Lobster #Demi Ekonomi Nelayan Kecil #Dasar Kebijakan Ekspor Benur


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






49 menit yang lalu

Polisi Gerebek Kampung Narkoba di Sumsel, 17 Orang Ditangkap

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian melakukan penggerebekan ke sebuah kampung narkoba di Musi Rawas Utara..
1 jam yang lalu

Truk Muatan BBM Hantam Truk di Exit Tol Rawamangun, 1 Orang Luka Parah

Beritacenter.COM - Terjadi kecelakaan di exit Tol Rawamangun arah Priok, pada (12/6/2021) sekitar pukul 11.40 WIB...
2 jam yang lalu

Donnarumma Selangkah Lagi Gabung PSG

Beritacenter.COM - Penjaga gawang tim nasional (Timnas) Italia, Gianluigi Donnarumma, nampaknya bakal segera..
3 jam yang lalu

6 Manfaat Konsumsi Rumput Laut untuk Kesehatan

Beritacenter.COM - Salah satu makanan dengan rasa gurih alami yang bisa ditemui pada berbagai jenis makanan adalah..
4 jam yang lalu

Ratusan Santri Ponpes di Pekanbaru Jalani Vaksinasi Covid -19

Beritacenter.COM - Sebanyak 150 orang terdiri dari santri, guru dan pengurus di Pondok Pesatren (Ponpes) Miftahul..
5 jam yang lalu

Kenalan Lewat Game Online, Seorang Pemuda di Tanggerang Perkosa ABG

Beritacenter.COM - Seorang pemuda bernama Kevin (17) diamankan satreskrim Polsek Pasar Kemis Polresta Tanggerang..
7 jam yang lalu

PERPRES JOKOWI (bukan) PERMEN PRABOWO

Sejatinya, kita ini seperti buih di lautan, selalu terombang ambing dalam ketidak pastian dan hanya selalu terbawa...
8 jam yang lalu

Berhaji Tanpa ke Tanah Suci

Hampir dapat dipastikan, pengumuman Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas pada Kamis (3/6/2021) lalu mengenai pembatalan..
9 jam yang lalu

Teladan Moral Buya Syafii Maarif

Akhir Mei kemarin, pada tanggal 31, Buya Syafii Maarif genap berusia 86 tahun. Momen hari kelahiran, menurut saya..
10 jam yang lalu

Masyarakat Bungkus

Tak cukup gelar Doktor honoris causa, sekarang ada profesor honoris causa untuk Megawati oleh universitas resmi...
11 jam yang lalu

Astaga! Tak Kuat Lihat Wanita Cantik, Pria Pengangguran Perkosa di Masjid

Beritacenter.COM - Aksi bejat dilakukan oleh seorang pengangguran bernama Wawan Harap (19) terhadap seorang wanita..
12 jam yang lalu

Gempa Bumi M 4,9 Terjadi di Pasaman Sumbar

Beritacenter.COM - Gempa bumi magnitudo (M) 4,9 mengguncang Pasaman, Sumatera Barat (Sumbar). Gempa tersebut berpusat..
16 jam yang lalu

Ini Alasan Georginio Wijnaldum Gabung PSG

Beritacenter.COM - Paris Saint-Germain (PSG) resmi mendatangkan Georginio Wijnaldum dari Liverpool pada Kamis..
17 jam yang lalu

Hati-hati dengan Prank, Begini Hukumnya Menurut Islam

Di era internet sekarang, istilah Prank sudah dianggap trend bagi kalangan anak muda. Prank menjadi salah satu konten..
18 jam yang lalu

WOW !! Jarang Orang Tahu 5 Manfaat Konsumsi Beras Merah untuk Kesehatan

Beritacenter.COM - Beras merupakan bahan kebutuhan primer yang di konsumsi masyarakat Indonesia. Beras merah menjadi..
18 jam yang lalu

Biadab !! Ayah Tiri Cabuli Anaknya Sejak SD hingga Kuliah di Lebak

Beritacenter.COM - Seorang ayah tiri berinisial R (43) warga Kampung Salahhaur, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten..
19 jam yang lalu

Ratu Rizky Nabila Laporkan Polisi Alfath Fathier dan Isterinya

Beritacenter.COM - Ratu Rizky Nabila melaporkan ke polisi mantan suaminya Alfath Fathier dan istrinya, Nadia..
19 jam yang lalu

Kecelakaan Truk Tebu Terjun Bebas ke Sungai, Sopir Tak Sadarkan Diri

Beritacenter.COM - Kecelakaan hebat melanda sebuah truk pengangkut tebu terjun bebas ke sungai Tuwuh di Desa..
20 jam yang lalu

KENAPA KPK HARUS DIBERSIHKAN ?

"Pak Jokowi kecewa sekali dengan KPK.." Begitu seorang teman cerita di warung kopi siang tadi. Saya sendiri lagi..
20 jam yang lalu

BREAKING NEWS : Menteri BUMN Erick Thohir Angkat Doni Murtado Jadi Komisaris Inalum

Beritacenter.COM - Menteri BUMN Erick Tohir mengangkat Letnan Jenderal TNI (Purn) Doni Monardo menjadi komisaris..
21 jam yang lalu

Buron 2 Minggu, Polisi Ringkus Pelaku Pembunuhan Bocah 12 Tahun di Surabaya

Beritacenter.COM - Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil meringkus pelaku pembunuhan bocah berinisal JM (12) asal..
21 jam yang lalu

Beginilah Cara Mudah Membuat "SEBLAK" Yang MANTUL....

Beritacenter.COM - Seblak menjadi makanan favorit pecinta pedas. Seblak khas Bandung ini bisa dibuat sendiri di..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi