Minggu, 09 Agustus 2020 - 18:19 WIB

Tak Ada Data Pendukung yang Menyatakan Otsus Gagal...

Tenaga Ahli Deputi V Kantor Staf Presiden Laus Rumayom menyampaikan, persoalan otsus adalah hak setiap orang. Tetapi harus rasional bahwa ada kebijakan Otsus secara regulasi dan dana Otsus tersebut jadinya apa. Seperti dunia Pendidikan selama beberapa tahun terakhir, bagaimana pelayanan publik dalam bidang kesehatan, infrastruktur dan kesejahteraan ekonomi masyarakat.

Oleh : Sari Intan Putri | Minggu, 12 Juli 2020 | 11:25 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Pemerintah pusat meminta Pemprov Papua dan DPRD menyiapkan data yang komprehensif terkait evaluasi otonomi khusus (Otsus) selama beberapa tahun terakhir. Hal ini menjadi acuan untuk menentukan otonomi khusus di Papua sudah berhasil atau gagal.

Tenaga Ahli Deputi V Kantor Staf Presiden Laus Rumayom menyampaikan, persoalan otsus adalah hak setiap orang. Tetapi harus rasional bahwa ada kebijakan Otsus secara regulasi dan dana Otsus tersebut jadinya apa. Seperti dunia Pendidikan selama beberapa tahun terakhir, bagaimana pelayanan publik dalam bidang kesehatan, infrastruktur dan kesejahteraan ekonomi masyarakat.

“Silakan saja menolak dan tidak menolak, tapi kan kita harus punya data dan itu yang saya minta kepada gubernur, DPR dan MRP untuk sajikan data,” ucap Laus usai mengikuti coffee morning di Mapolda Papua, Rabu (8/7) kemarin.

Pihaknya ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat Papua secara luas, titik besar dalam melihat Otsus berhasil atau tidak. Perlu mengevaluasi para penyelenggara negara di Papua. Yang terpenting, ada penyajian data.

“Kalau tidak ada data bagaimana kita bisa berbicara Otsus berhasil atau tidak. Orang akan melihat kamu gugat negara dasarnya apa ? Bilang Otsus gagal dasarnya mana. Sementara data saja tidak ada,” tegasnya.

Diakuinya, hingga saat ini belum ada data evaluasi Otsus. Adapun data yang dimaksud adalah tidak boleh data yang parsial, melainkan data yang harus terintegrasi. Misalnya, sejauh mana peran DPR melakukan pengawasan dalam 5 tahun terakhir.

“Saya pikir kita juga harus melihat Otsus dalam perspektif yang rasional, tidak hanya politis. Memang iya politik penting bahwa Otsus lahir dari sejarah politik, tapi kita juga harus rasional,” katanya.

Menurutnya, Otsus segera dievaluasi. Sebagaimana arahan presiden tentang bagaimana mengevaluasi Otsus, Laus sendiri sudah menyampaikan kepada ketua DPR dan ketua MRP sebagai pihak yang paling berwenang untuk melakukan evaluasi berbasis peran dan fungsi.

“Tidak harus Otsus dipolitisasi lebih luas lalu diarahkan ke dialog Jakarta dan dialog-dialog politis. Itu memang bagian dari dinamika yang tidak bisa kita hindari. Tetapi sektornya adalah para bupati dan walikota, baik Papua dan Papua Barat. Karena mereka pengguna anggaran, yang punya rakyat dan seharusnya mereka bisa memberikan laporan kepada presiden,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw menyampaikan pihaknya tidak punya kapasitas mutlak terkait dengan Otsus. Namun ia melihat sangat penting Otsus diperpanjang atau didorog kembali.

“Kita harus akui kalau kita belum punya penghasilan daerah yang mempuni, jika ini diputuskan saya khawatir. Bisa jadi ramai-ramai wilayah ditutup dan rakyat susah,” ucap Kapolda. Waterpauw berharap kedepan penggunaan dana Otsus tepat pada sasaran terutama untuk meningkatkan penghasilan daerah masing-masing.





#Papua #Otsus Papua #Otonomi Khusus Papua


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






2 jam yang lalu

Jangan Dibuang! Ternyata Kulit Pisang Sangat Bermanfaat Bagi Kesehatan-Kecantikan

Beritacenter.COM - Manfaat kulit pisang ternyata sangat banyak, baik untuk kesehatan, kecantikan, ataupun untuk yang..
3 jam yang lalu

Prabowo Jadi Ketua Umum Lagi, Gerindra Bakal Didominasi Milenial

Beritacenter.COM - Ketua Umum Partai Gerindra terpilih Prabowo Subianto dipercaya oleh DPD Partai Gerindra seluruh..
4 jam yang lalu

BREAKING NEWS : Gudang Mebel di Cakung Terbakar, 22 Unit Damkar Dikerahkan

Beritacenter.COM - Kebakaran menghanguskan sebuah gudang mebel di Cakung, Jakarta Timur. Guna menjinakkan amukan..
5 jam yang lalu

Teridentifikasi, Polisi Buru Pelaku Penyerang Warga Peserta Doa Pernikahan di Solo

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian terus melakukan penyelidikan terkait penyerangan tiga warga Solo...
7 jam yang lalu

Tragis! Tentara Tewas Setelah Jatuh ke Jurang Lembah Surga

Beriacenter.COM - Seorang tentara di India tewas mengenaskan setelah jatuh ke jurang di lembah surga Kashmir. Tentara..
9 jam yang lalu

Demokrat Singgung Prabowo Terkait Regenerasi

Beritacenter.COM - Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappiku) Partai Demokrat, Andi Arief menyinggung Partai..
11 jam yang lalu

Demo Ricuh, Satu Polisi Tewas

Beritacenter.COM - Aksi demonstrasi berkahir ricuh di Beirut, Lebanon. Akibatnya korban berjatuhan baik dari..
22 jam yang lalu

Empat Kali Diguncang Gempa, Warga Pulau Sumba Waspada

Beritacenter.COM - Bencana gempa kembali melanda Pulau Sumba di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu 8..
22 jam yang lalu

Ketua Umum PSSI Beri Motivasi Timnas Indonesia Saat Latihan Perdana

Beritacenter.COM - Tim Nasional (Timnas) Indonesia menggelar latihan perdananya setelah lama vakum akibat..
23 jam yang lalu

KLB Gerindra Tetapkan Prabowo Subianto Sebagai Ketua Umum

Beritacenter.COM = Prabowo Subianto yang saat ini menjabat sebagai Menteri Pertahanan Republik Indonesia kembali..
23 jam yang lalu

Pemerintah Minta TNI Ikut Terlibat Dalam Penanganan Terorisme di Indonesia

Beritacenter.COM - Peraturan Presiden (Perpres) yang berisi aturan kewenangan TNI dalam penanganan aksi..
1 hari yang lalu

Tips Cuan di Era Digital

Beritacenter.COM - program kerjasama periklanan melalui media Internet yang diselenggarakan oleh Google. Melalui..
1 hari yang lalu

Jalan Tol Penghubung Kota Sidoarjo dengan Gresik Akan Rampung Akhir Tahun 2020

Beritacenter.COM - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan Jalan tol Krian - Manyar,..
1 hari yang lalu

Bertahana di Barcelona, Chelsea Gigit Jari Datangkan Ter Stegen

Beritacenter.COM - Pupus sudah harapan Chelsea untuk memboyong kiper Barcelona Marc-Andre ter Stegen. Pasalnya,..
1 hari yang lalu

Bareskrim Mabes Polri Gerebek 2 Lokasi Pengoplosan Gas Elpiji

Beritacenter.COM - Bareskrim Mabes Polri menggerebek dua lokasi pengoplosan tabung gas elpiji bersubsidu di..
1 hari yang lalu

Kecelakaan Tunggal, Seorang Pengendara Sepeda Motor di Medan Tewas

Beritacenter.COM - Seorang pengendara sepeda motor berjenis kelamin perempuan tewas dalam kecelakaan tunggal di alan..
1 hari yang lalu

Panglima: TNI Harus Jadi Contoh Pelaksanaan Disiplin Prokotol Kesehatan

BeritaCenter.COM – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyebut situasi penyebaran virus Corona (COVID-19)..
1 hari yang lalu

Ini Alasan Polri Tahan Pengacara Djoko Tjandra, Anita Kolopaking

BeritaCenter.COM – Pengacara kasus cessie Bank Bali, Djoko Tjandra, Anita Kolopaking ditahan oleh Bareskrim..
1 hari yang lalu

KKP dan Kemendes PDTT Kembali Gelar Pelatihan Bersama, Kali Ini Pembuatan Burger Tuna Rumput Laut Bagi Masyarakat Pesisir

BeritaCenter.COM – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah..
1 hari yang lalu

Jangan DIAM, Tapi Terus BERGERAK Lawan Pembenci JOKOWI

Tahukah anda, bahwa "para kadrun" (pembenci Jokowi) sedang dan terus berusaha hancurkan citra baik Presiden Jokowi..
1 hari yang lalu

PRESIDEN JOKOWI SELALU KEDEPANKAN RAKYAT DALAM BEKERJA

Hanya Jokowi satu2nya kepala daerah yang menaikan upah buruh hingga 44% , itu terjadi pada saat Jokowi menjadi..
1 hari yang lalu

KKP Upayakan Nelayan Miliki Mata Pencaharian Alternatif

Beritacenter.COM - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendorong nelayan agar memiliki mata pencaharian..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi