Jumat, 14 Agustus 2020 - 00:40 WIB

DJOKO TJANDRA, BURONAN ERA SBY DITANGKAP DI ERA JOKOWI

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Sabtu, 01 Agustus 2020 | 11:15 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Djoko Tjandra, koruptor busuk yang mendapatkan servis dari anak buah Anies, akhirnya ditangkap oleh kepolisian Republik Indonesia, dan saat ini, buronan kasus pengalihan hak tagih alias cessie Bank Bali senilai ratusan miliar itu, diterbangkan dari Malaysia ke Bandara Halim Perdanakusuma.

Penangkapan koruptor di era SBY yang terjadi di era Joko Widodo ini sungguh-sungguh menampar keras-keras muka para pemimpin terdahulunya. Joko Widodo berhasil menegakkan hukum. Sebagai presiden Republik Indonesia, Jokowi bisa dikatakan mempertaruhkan jabatannya dengan kasus-kasus besar.

"Mengarah ke Indonesia. Sudah mau take off dari Malaysia," ujar Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo kepada detikcom, Kamis (30/7/2020).

Sebenarnya presiden Joko Widodo ini adalah sosok yang bisa dikatakan kena sial. Kenapa? Karena dia harus mengurus sampah-sampah yang dihasilkan oleh pemimpin terdahulunya. Dia dipaksa untuk mengurusi berbagai proyek mangkrak di era pemimpin sebelumnya. Satu per satu dibereskan oleh beliau.

Tapi saking banyaknya proyek mangkrak yang tidak selesai, beberapa pun didiamkan Itu sih kalau proyek ya. Tapi kalau buronan yang gak jelas di era sebelumnya, itu mau tidak mau harus diurus, diusut sampai tuntas. Kasus penegakan hukum yang cacat di era sebelumnya, menjadi PR yang menumpuk.

Kalau mau dikata, Joko Widodo ini ibarat pemulung yang disuruh pungut-pungut sampah yang dibuat dan begitu membuat negara ini busuk. Untungnya, Joko Widodo telaten, dia orang kecil yang menjalankan tugasnya dengan telaten.

Dia setia kepada hal-hal yang kecil. Termasuk menegakkan hukum, dan membiarkan proses hukum berjalan dengan jelas. Saya bersyukur melihat bagaimana Joko Widodo berhasil menangkap Djoko Tjandra, yang bisa-bisanya mendapatkan servis dari Lurahnya si Anies Baswedan, pemimpin rasis itu.

Djoko Tjandra ini adalah sosok yang sempat dianggap sebagai Superman. Kenapa? Karena sebagai buronan, dia bisa dengan invisible alias tidak terlihat, dan juga invincible alias memiliki kekuatan besar, bisa mondar-mandir Indonesia untuk membuat KTP, bahkan sebelum kantor lurah buka.

Bahkan Anita Kolopaking, pengacara Djoko Tjandra pun diduga melakukan konsolidasi dan rapat persiapan penerimaan Djoko Tjandra di kantor lurah. Djoko pun seperti diberikan karpet merah, untuk datang, duduk manis di hadapan kamera, difoto lewat kamera SLR, lalu dalam waktu kurang dari dua jam alias seratus dua puluh menit atau sekitar 7200 detik menghitung mundur, KTP pun jadi.

Selain diservis oleh pemerintah daerah Provinsi DKI Jakarta, Djoko Tjandra pun diservis dengan luar biasa oleh anggota Polisi, yang pada akhirnya dipecat langsung secara tidak hormat. Bedanya sama Anies apa? Kalau Polri memecat dengan tidak hormat anggotanya yang kedapatan main mata dengan Djoko. Sedangkan Anies hanya Menonaktifkan. Seperti HP, gak dibuang, tapi dimatikan sementara, kemudian dinyalakan lagi kalau perlu. Gitu kah?

Bravo Polri! Di bawah kepemimpinan Kapolri Idham Azis dan berkat kerjasama luar negeri Menteri Luar Negeir Retno, Djoko Tjandra pun dijemput dari Malaysia ke Indonesia. Dia akan diborgol seperti buronan perempuan dari era SBY yang juga bikin bank negara merugi pada saat itu.

Pengacara Djoko Tjandra Anita Kolopaking pun masuk paket jadi tersangka. Kenapa dia jadi tersangka? Karena Anita Kolopaking ini diduga melancarkan buronan Djoko Tjandra untuk keluar masuk Indonesia dengan mudah. Anita Kolopaking pun dicekal, agar kejadian seperti Rizieq yang kabur sebelum dicekal, tidak terjadi lagi.

Penyidik sudah mengantongi dan menyita banyak barang bukti antara lain surat jalan serta surat keterangan pemeriksaan Covid 19 atas nama Djoko Tjandra, kliennya. Polisi langsung membungkus kedua orang ini, untuk ditelusuri dan diadili seadil-adilnya lewat hukum yang berlaku.

Joko Widodo berhasil membangun kepercayaan publik yang sempat rontok karena ada anggota kepolisian yang terlibat dalam memuluskan Djoko Tjandra, kemudian anak buah si Anies yang memberikan servis memuaskan kepada koruptor ratusan miliar itu.

Djoko Tjandra seharusnya sudah dipenjara sejak 2009, dan seharusnya tahun 2011 dia sudah bebas karena dihukum 2 tahun penjara dengan denda 15 juta saja. Tapi dia memilih untuk kabur, dan menantikan hukuman yang jauh lebih berat menanti di depan mata.

Kalau saya jadi dia, mending saya hidup baik-baik di penjara 2 tahun, lalu 2011 bebas, kemudian bisa hidup baik-baik juga. Kenapa deh malah memilih kabur? Karena dapat restu dari pemimpin baperan? Wah enak sekali. Tapi sekarang, tidak ada lagi tuh namanya santai-santai menikmati pelesiran di luar negeri.

Joko menangkap Djoko. Tirulah Jokowi.

Sumber: https//s.id/nYaSN 

#DejaVu





#Djoko Tjandra #Bareskrim Berhasil Tangkap Djoko Tjandra #Djoko Tjandra Berhasil Ditangkap #Di Era Jokowi Djoko Tjandra Berhasil Ditangkap


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






10 menit yang lalu

Nazaruddin Resmi Bebas, KPK Tegaskan tak Pernah Terbitkan Status JC

Beritacenter.COM - Mantan Bendahara Umum (Bendum) Partai Demokrat, M Nazaruddin resmi bebas murni pada hari ini,..
1 jam yang lalu

CATAT! OJK Bakal Perpanjang Libur Nyicil Utang Hingga Tahun Depan

Beritacenter.COM - Direktur Eksekutif Penelitian dan Pengaturan Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Anung..
1 jam yang lalu

Gunung Sinabung Kembali Meletus Malam Ini, Warga Diminta Pakai Masker dan Amankan Air Bersih

Beritacenter.COM - Gunung Sinabung yang terletak di Sumatera Utara kembali dikabarkan meletus pada Kamis (13/8/2020)..
2 jam yang lalu

Cabuli Bocah di Bawah Umur, Kuli Bangunan di Surabaya Ditangkap Polisi

Beritacenter.COM - Polisi mengamankan seorang kuli bangunan di Surabaya karena diduga telah melakukan pencabulan..
3 jam yang lalu

Indonesia Berhasil Uji Coba Vaksin Virus Corona, Erick : Bangsa Lain Kaget

Beritacenter.COM - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebutkan bahwa Indonesia telah berhasil..
3 jam yang lalu

Berstatus Zona Oranye, Pasien COVID-19 di RS Surabaya Terus Berkurang Selam Dua Pekan

Beritacenter.COM - Pasca menjadi zona oranye, wilayah Surabaya mengalami penurunan jumlah pasien COVID-19. Selama dua..
3 jam yang lalu

KPK Kembali Tahan Eks Bupati Bogor Rachmat Yasin

Beritacenter.COM - Mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin (RY) telah resmi ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus..
4 jam yang lalu

Kabar Gembira, Tanggal Peluncuran iPhone 12 Akhirnya Bocor!

Beritacenter.COM - Apple disebut-sebut akan meluncurkan iPhone 1`2 pada akhir 2020 nanti. Tanggal peluncuran iPhone..
5 jam yang lalu

Menteri Edhy Dorong Perbaikan PPN Pengambengan Buat Bahagiakan Nelayan

Beritacenter.COM - Kolam labuh berperan penting bagi kapal perikanan untuk melakukan kegiatan bongkar muat di..
5 jam yang lalu

Hujan Deras di Jakarta Sore Tadi Berimbas Genangan Banjir di 3 RT dan 6 Jalan

Beritacenter.COM - Hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah di Jakarta sore tadi, berimbas banjir yang menggenangi..
5 jam yang lalu

Cegah Postingan Disinformasi Covid-19, Facebook Ingatkan Pengguna Dengan Pop-up Notification

Beritacenter.COM - Maraknya postingan disinformasi terkait Covid-19, Facebook melakukan beragam upaya untuk..
6 jam yang lalu

Berbenah di Sektor Farmasi, Jokowi Setujui Pembangunan RS Internasional di Bali

Beritacenter.COM - Pemerintah akan berencana membangun rumah sakit internasional di bali. Hal tersebut dilakukan..
6 jam yang lalu

Tak Sanggup Bayar Gaji, Juventus Siap Lepas Ronaldo

Beritacenter.COM - Manajemen Juventus dikabarkan akan menjual mega bintang Cristiano Ronaldo pada bursa transefer..
6 jam yang lalu

Korban Penembakan Kelapa Gading Pengusaha Pelayaran, Polisi Buru Pelaku!

Beritacenter.COM - Aksi penembakan dilaporkan terjadi di Ruko Royal Square Gading, Kelapa Gading, Jakarta Utara,..
7 jam yang lalu

Nora Alexandra Jenguk Jerinx ke Mapolda Bali, Bawa Nasi Hainan-Brokoli dan Buku

Beritacenter.COM - Nora Alexandra, istri drumer Superman is Dead, 'Jerinx', menyambangi Mapolda Bali. Nora datang ke..
7 jam yang lalu

KKP Latih Masyarakat Sulteng Diversifikasi Olahan dan Penyuluh 6 Provinsi Teknis Budidaya Ikan

Beritacenter.COM - Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan modal untuk membangun sektor kelautan dan perikanan..
7 jam yang lalu

Polisi Ringkus Dua Pelaku Pengganjal ATM di Tambora

Beritacenter.COM - Dua pelaku ganjal mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) diringkus Polsek Tambora. Kedua pelaku..
7 jam yang lalu

Pemerintah Kembangkan Keuangan Syariah Inklusif Melalui iPesantren

Beritacenter.COM - Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Iskandar Simorangkir..
8 jam yang lalu

BNN Sergap Truck Pengangkut Sabu dan Ganja

Beritacenter.COM - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Heru Winarko mengatakan bahwa pihaknya berhasil..
8 jam yang lalu

Langit Gelap dan Hujan Petir Guyur Jakarta, Pengendara Diminta Waspada dan Hati-hati

Beritacenter.COM - Hujan deras disertai angin kencang diperkirakan akan mengguyur wilayah Jakarta sore ini. Pantauan..
8 jam yang lalu

Sindir Amien Rais, PPP : Tidak Boleh Dendam Politik Berkepanjangan

Beritacenter.COM - Sekertaris Jendral (Sekjen) PPP Achmad Baidowi menyindir politikus senior Amien Rais harus..
8 jam yang lalu

Aksi Penembakan Dilaporkan Terjadi di Kelapa Gading Jakut, Satu Orang Tewas

Beritacenter.COM - Aksi penembakan diketahui terjadi di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, siang ini. Aksi..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi