Selasa, 22 September 2020 - 11:04 WIB

GERAKAN "GELANDANGAN POLITIK" SEKELOMPOK MANUSIA GAGAL YANG BURUK LAKU

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Selasa, 04 Agustus 2020 | 09:54 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Kekuatan extra parlementer memang sah saja digunakan dalam sistem demokrasi, tetapi kalau alasan bangkitnya kekuatan itu di tengah pandemi dan krisis ekonomi dunia, maka jelas kalian sedang menusuk kawan seiring. Menggunting dalam lipatan terhadap bangsa ini.

Problem Indonesia tidak separah negara lain. Setidaknya data dari World bank dan IMF menunjukkan bahwa Indonesia termasuk China dan India, tiga negara di dunia ini yg bisa tumbuh positif ekonominya. Sementara negara lain tumbuh negatif masuk ke jurang resesi.

Sejumlah tokoh yg mengatasnamakan perwakilan masyarakat peduli masa depan negara dan bangsa mendeklarasikan berdirinya Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), di Fatmawati, Jakarta Selatan, Minggu (2/8/2020) siang.

Para tokoh dan aktivis yang hadir dalam acara itu antara lain Din Syamsudin, Abdullah Hehamahua, Rocky Gerung, MS Ka'ban, M Said Didu, Refly Harun, Syahganda Nainggolan, Prof Anthony Kurniawan, Rohmat Wahab, Ahmad Yani, Adhie M Massardi, Moh Jumhur Hidayat, Ichsanudin Noorsy, Hatta Taliwang, Marwan Batubara, Edwin Sukowati, Joko Abdurrahman, Habib Muhsin Al Atas, Tamsil Linrung, Eko Suryo Santjojo, Chusnul Mariyah, dan Sri Bintang Pamungkas.

Saya tidak begitu paranoid dg sikap mereka. Tetapi karena alasan KAMI dibentuk seperti alasan Din Syamsudin, yaitu kapal besar Indonesia telah goyang dan hampir karam. Untuk itu perlu gerakan menyelamatkan Indonesia, yg berarti menyelamatkan jutaan keluarga karena kepala keluarganya kini tidak bisa lagi bekerja karena kena PHK.

Maka saya perlu menanggapi sebagai sumbang saran.

- Pertama, semua negara di dunia ini sekarang sedang suffering dan goyang fondasi Ekonominya. Apa pasal ?

Karena COVID-19 yg memaksa dunia usaha shutdown demi kemanusiaan dan alasan kesehatan. Sebagaimana retorika Anies Baswedan, “ Ekonomi tidak penting, yg penting kesehatan rakyat. Kalau rakyat sehat, ekonomi akan lebih mudah bangkit lagi” Artinya, tidak perlu jadi profesor untuk tahu bahwa keadaan PHK dan ekonomi oleng, bukanlah karena negara engga becus urus ekonomi. Tetapi karena pandemi. Yg sampai sekarang tidak ada satupun negara yg sukses recovery economy nya atas adanya pandemi. Semua struggle !

- Kedua, kalau kalian ingin menyelamatkan negara, yg paling tepat adalah gunakan energy besar itu untuk mendidik rakyat agar disiplin mengikuti protokol pelonggaran PSBB, sehingga proses recovery economy bisa dilanjutkan di tengah pandemi. Itu pikiran bijak dan terhormat.

Karena problem Indonesia tidak separah negara lain. Setidaknya data dari World bank dan IMF menunjukkan bahwa Indonesia termasuk China dan India, tiga negara di dunia ini yg bisa tumbuh positif ekonominya. Sementara negara lain tumbuh negatif masuk ke jurang resesi.

- Ketiga, belajarlah kepada negara kecil seperti Singapore.

Walau mereka masuk resesi dg pertumbuhan ekonomi negatif, namun negara kecil itu tetap kokoh dg semangat spiritual tinggi saling bergandengan tangan menghadapi Pandemi COVID-19 dan sekaligus struggle melakukan pemulihan ekonomi.

Atau tirulah yayasan Buddha Tzu Chi yg secara nyata memberikan bantuan tenaga dan dana guna menyelamatkan negara ini dari resiko adanya Pandemi.

Atau tirulah Hizbullah yg mengerahkan banyak petugas medis dan relawan untuk meningkatkan sistem perawatan kesehatan di Lebanon.

Kekuatan extra parlementer memang sah saja digunakan dalam sistem demokrasi, tetapi kalau alasan bangkitnya kekuatan itu di tengah pandemi dan krisis ekonomi dunia, maka jelas kalian sedang menusuk kawan seiring. Menggunting dalam lipatan terhadap bangsa ini.

Siapapun, asalkan masih ada nurani, akan menyimpulkan kalian memang buruk laku. Bukan kelompok yg membawa kepada kebaikan, tetapi kelompok yg membawa kepada kemudharatan

Mungkin kelompok manusia gagal ini tdk pernah baca berita atau nonton tv, mknya gk ngerti klo Indonesia slh satu dr sedikit negara yg beruntung tdk mengalami resesi yg smp menghancurkan perekonomian negara scr fatal.

Daftar lengkap LSM KAMI 2020

Din Syamsudin (bekas ketua Muhammadiyah)
Abdullah Hehamahua (eks separatis Aceh, dan bekas anggota KPK)
Rocky Gerung (bekas dosen UI)
MS Ka'ban (bekas menteri kehutanan)
M Said Didu (bekas ASN ESDM)
Refly Harun (bekas Komisaris BUMN)
Syahganda Nainggolan (bekas pengamat politik)
Prof Anthony Kurniawan (bekas pakar IT)
Rohmat Wahab (bekas rektor di Jogja)
Ahmad Yani (bekas anggota DPR RI PPP)
Adhie M Massardi (bekas jubir Gus Dur)
Moh Jumhur Hidayat (bekas kepala BNP2TKI)
Ichsanudin Noorsy (bekas ekonom)
Hatta Taliwang (bekas pendiri PAN)
Marwan Batubara (bekas GM Indosat, bekas anggota DPD RI)
Edwin Sukowati (bekas orang PDI)
Joko Abdurrahman (bekas anggota DPR RI PAN)
Habib Muhsin Al Atas (bekas pengurus Partai PBB)
Tamsil Linrung (bekas anggota DPR RI PKS)
Eko Suryo Santjojo (Ketua Partai Pelopor)
Chusnul Mariyah (bekas anggota KPU RI)
Sri Bintang Pamungkas (bekas pendiri partai PUDI)
Rachmawati Soekarnoputri (bekas anak pungut Cendana)
Rizal Ramli (bekas menteri sebentar sebentar)
Gatot Nurmantyo (bekas jenderal TNI)
Kwik Kian Gie (bekas menteri era Megawati)

#BekasSemua
#DejaVu
Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=308501593919896&id=100042801730792





#Pembenci Jokowi #Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia #KAMI #Gelandangan Politik


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






1 menit yang lalu

Lima Guru di Tulungagung Positif Covid -19

Beritacenter.COM - Sebanyak lima orang guru di ua sekolah menengah atas (SMA) di Kabupaten Tulungagung terkonfirmasi..
50 menit yang lalu

Bendungan Katulampa Kembali Normal pada Selasa Pagi

Beritacenter.COM - Bendungan Katulampa, Bogor Timur, Kota Bogor kembali normal setelah sempat menyentuuh angka 250..
1 jam yang lalu

Mobil Mini Bus Hantam Tiga Motor di Bogor, Satu Orang Tewas

Beritacenter.COM - Sebuah mobil mini bus Toyota Innova menabrak tiga motor di ruas Jalan Raya Pajajaran, Kecamatan..
1 jam yang lalu

3 Petinggi Muhammadiyah Positif Covid-19

Beritacenter.COM - Sebanyak tiga orang Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)..
1 jam yang lalu

Nama-nama Petinggi Muhammadiyah Yang Positif Covid-19 

Beritacenter.COM - Sebanyak tiga orang Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)..
2 jam yang lalu

KKP Dukung Pengembangan Budidikucir di Kabupaten Sleman

Beritacenter.COM - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berkomitmen untuk mengembangkan kawasan minawisata di..
2 jam yang lalu

Sinyal Morata ke Juventus Semakin Kuat

Beritacenter.COM - Juventus tengah memburu striker murni di bursa transfer musim panas 2020. Salah satu buruan..
3 jam yang lalu

Puluhan RT dan Puluhan Jalan di Jakarta Terendam Banjir

Beritacenter.COM - Wilayah DKI Jakarta diguyur hujan deras semalam hingga dini hari. Akibatnya, 49 RT di 5 wilayah..
8 jam yang lalu

Pengen Jadi Sakti, Dua Remaja Ini Nekat Bongkar Makam

Beritacenter.COM - Dua orang remaja berinisial RS (17) dan RE (18) ditangkap polisi lantaran nekat membongkar..
8 jam yang lalu

Ditolak Janda, Pria Ini Nekat Culik Anaknya

Beritacenter.COM - Seorang pria bernama Bambang Ariyanto (35) nekat menculik bayi yang baru berusia dua bulan..
10 jam yang lalu

Banjir Bandang Melanda 3 Kecamatan di Sukabumi, 2 Warga Hanyut

Beritacenter.COM - Ketua Forum Komunikasi SAR Daerah Kabupaten Sukabumi Okih Fajri mengatakan bahwa Banjir..
10 jam yang lalu

Banjir di Tengah Pandemi, Anies: Pengungsian Harus Terapkan Protokol Covid-19

Beritacenter.COM - Gubernur DKI Jakarta mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam..
11 jam yang lalu

HTI memang PKI masa kini... PKI ITU LAHIR DARI SAREKAT ISLAM (SI)

Beritacenter.COM - Banyak yang salah mengartikan bahwa Komunis itu adalah atheis. "Komunisme" itu adalah..
12 jam yang lalu

Seorang Copet Dianiaya Teman Seprofesi Hingga Tewas

Beritacenter.COM - Seorang copet di Jakarta Barat (Jakbar), Mansur (40) dianiaya kedua teman seprofesinya hingga..
12 jam yang lalu

Penemuan Mayat Wanita Telanjang di Pelabuhan Kejawanan Cirebon: Mulutnya Berbusa

Beritacenter.COM - Empat orang pemancing menemukan mayat wanita dengan kondisi telanjang tanpa busana saat..
13 jam yang lalu

Video Call dengan Anies, Bima Arya Infokan Ketinggian Air di Katulampa 2,5 Meter, Jakarta Siaga!

Beritacenter.COM - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto melakukan peninjuan langsung terhadap debit air sungai Ciliwung..
13 jam yang lalu

KEGAGALAN MENGGAGALKAN JOKOWI

Beritacenter.COM - Berapa kali Jokowi hendak dimakzulkan? Saya katakan Berkali-kali… Serangan..
14 jam yang lalu

Sah! Pilkada Serentak 2020 Tak Jadi Ditunda

Beritacenter.COM - Komisi II DPR rapat kerja terkait Pilkada 2020. Keputusan dalam rapat tersebut adalah Pilkada..
14 jam yang lalu

Komisi II DPR soal Viral Surat Penundaan Pilkada : Itu Hasil Rapat Maret, Tetap 9 Desember!

Tidak benar, itu kesimpulan rapat tanggal 30 Maret, yang menunda tahapan pilkada dari September ke Desember. Masih tetap tanggal 9 Desember
14 jam yang lalu

Astaga! Gara-gara Hal Ini Gedung KPK Jebol...

Beritacenter.COM - Atap plafon Gedung Merah Putih KPK yang berada di Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan..
15 jam yang lalu

Polisi Gelar Pra-rekonstruksi Kasus Mahasiswi Mabuk Diperkosa Bergilir di Makassar

Beritacenter.COM - Pra-rekonstruksi kasus pemerkosaan bergilir yang menimpa mahasiswi EA (23) digelar polisi di Kota..
15 jam yang lalu

Kepala Negara Terkorup di Dunia

SOEHARTO yang pernah berkuasa selama tiga dekade di Indonesia menempati urutan pertama dalam daftar pemimpin politik..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi