Rabu, 23 September 2020 - 04:35 WIB

Hancur Lebur Industri Perikanan Akibat Kebijakan Susi Pudjiastuti Saat Jadi Menteri KP

Oleh : Lukman Salasi | Selasa, 04 Agustus 2020 | 16:18 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


BeritaCenter.COM – Kebijakan Susi Pudjiastuti saat jabat Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP) bikin industri perikanan nasional hancur lebur. Hal ini dibenarkan oleh Koordinator Forum Marikultur Nasional, Muhibbuddin Koto alias Budhy Fantigo.

Menurut Budhy Fantigo, industri perikanan hancur lebur akibat kebijakan Susi adalah fakta.

"Volume ekspor perikanan dalam lima tahun ini menurun. Ada bisa cek datanya. 2014 sekitar 1,2 juta ton. Sejak 2015 sampai dengan sekarang dibawah 1 juta ton," kata Budhy Fantigo dalam keterangannya tahun lalu seperti kembali dikutip Tim BC, Selasa (4/08/2020).

Saat ini, lanjut Budhy, Unit Pengolahan Ikan atau UPI utilitasnya rata rata di bawah 40%, sebelumnya di atas 50%. Termasuk produksi pakan ikan nasional juga turun di bawah 70% dari kapsitas, sebelumnya mendekati 90%.

“Jumlah unit kapal tangkap yang beroperasi juga jauh menurun. Budidaya kerapu, kepiting sudah lenyap di era Susi. Bisa dilihat di Muara Baru sebagai pelabuhan perikanan terbesar, berapa banyak kapal yang parkir dan UPI di Muara Baru juga banyak yang tutup, Harga ikan terutama ikan tangkapan semuanya naik (harga). Ini indikator memang supply yang turun,” tegasnya.

“Hampir semua pelaku usaha mengeluh, kinerja usahanya turun semua. Apa itu industri pencurian? Pencuri ikan Asing sudah berkurang tapi sampai sekarang tetap ada. Namun, kinerja nelayan, pembudidaya dan industri semuanya anjlok, bahkan banyak yang sudah tutup usaha,” tandasnya.

Ketua Asosiasi Budidaya Ikan Laut Indonesia (Abilindo) Wajan Sudja juga membenarkan hal tersebut. Akibat kebijakan Susi, ia mengatakan justru yang bangkrut dan sekarat ada ribuan UMKM Perikanan.

"Susi lupa kali ya yang pada kaput atau sekarat, atau bangkrut ada ribuan UMKM perikanan yang semuanya legal. Tidak terlibat dalam kegiatan illegal, apalagi ilegal fishing,” ujarnya.

"Pembudidaya ikan kerapu, bangkrut akibat Permen KP No 32/2016. Pembudi daya berbagai jenis ikan, antara lain pembudidaya ikan nila di Danau Toba, yang dikorbankan untuk tutup usahanya, padahal sumber pencemaran berasal dari industri pariwisata, hotel, restaurant dan lain-lain. Pengumpul benih lobster, bangkrut dan jatuh miskin akibat Permen KP No 56/2016," tegasnya.

Menurut Wajan Sudja, kebijakan Susi yang banyak berdampak negatif ini sengaja ditutupi dengan banyak melakukan pencitraan dengan propaganda penenggalaman kapal.

"Semua ini ditutupi dengan propaganda penenggelaman kapal. Orang awam non-perikanan tidak paham, bahwa kota-kota seperti Bitung, Tual, Sorong dan lain-lain pusat industri pengolahan perikanan sekarang menjadi kota mati. Tadinya kota-kota pusat industri perikanan tersebut adalah wilayah pengekspor produk-produk perikanan Indonesia,” pungkasnya.





Fokus : Akibat Kebijakan Susi Pudjiastuti


#Berita Center #Akibat Kebijakan Susi Pudjiastuti #Industri Perikanan Hancur Lebur #Susi Pudjiastuti Rugikan Nelayan #Forum Marikultur Nasional


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






1 jam yang lalu

Mengejutkan! Anggota DPRD Palembang yang Terlibat Kasus Narkoba Ternyata Eks Napi

Beritacenter.COM - Anggota DPRD Palembang berinisial D yang terlibat kasus narkoba ternyata seorang mantan..
2 jam yang lalu

China-Taiwan Semakin Memanas, Presiden Tsai Beri Semangat Tentara

Beritacenter.COM - Presiden Taiwan, Tsai Ing-wen mengunjung pangkalan militer Taiwan yang berada di salah satu..
3 jam yang lalu

Lontarkan Komentar Negatif Saat Ospek, 10 Maba Untad Harus Gugur

Beritacenter.COM - Sebanyak 10 mahasiswa baru (maba) melontarkan komentar negatif pada saat orientasi Pengenalan..
4 jam yang lalu

Diduga Tak Netral, 2 Paslon Ini Sambangi KPU Cilegon

Beritacenter.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cilegon diduga mempermudah calon petahana Ratu Ati Marliyati..
4 jam yang lalu

PSBB Diperketat, Polda Metro Jaya Luncurkan Aplikasi Palayanan Pajak Kendaraan Bermotor

Beritacenter.COM - Polda Metro Jaya meluncurkan aplikasi pengurusan pajak kendaraan bermotor yang diberi nama si..
4 jam yang lalu

Diberikan Pembinaan, 9 Terapis Pijat Plus di Kelapa Gading Dibawa ke Panti Sosial di Kodoya

Beritacenter.COM - Polisi mengamankan sembilan terapis tawarkan jasa pijat plus-plus dari sebuah panti di Kelapa..
5 jam yang lalu

Api Lalap 3 Gedung di Surabaya, Sebanyak 34 Unit Mobil Pemadam Dikerahkan

Beritacenter.COM - 3 Gudang perabot rumah tangga di kawasan pergudangan Margomulyo Jaya, Jalan Sentong Asri,..
6 jam yang lalu

Curah Hujan Mulai Tinggi, Anies Keluarkan Ingub Tentang Pengendalian Banjir

Beritacenter.COM - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan telah meneken instruksi gubernur Ingub Nomor 52 Tahun..
6 jam yang lalu

Terpapar Covid-19, Arief Budiman Tunjuk Ilham Saputra Jadi Plh Ketua KPU

Beritacenter.COM - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Ilham Saputra ditunjuk sebagai Plh Ketua KPU,..
6 jam yang lalu

Heboh Info Pesilat Akan Turun ke Jalan di Solo, Polisi : Itu Dilarang, Kita Ditengah Pandemi

Beritacenter.COM - Kasus dugaan penganiayaan yang menimpa salah satu kelompok pesilat di Solo, Jawa Tengah, disebut..
7 jam yang lalu

GNPF Sebut Pilkada Tak Ditunda Gegara Anak-Mantu Jokowi Maju, Gibran: Kapan Saja Saya Siap

Putra Presiden Joko WIdodo (Jokowi),  Gibran Rakabuming Raka angkat bicara terkait tudingan GNPF..
7 jam yang lalu

Panti Pijat di Kelapa Gading Ternyata Tawarkan Layanan Plus Plus Via Whatsapp

Beritacenter.COM - Sebuah panti pijat di kawasan Kelapa Gading yang juga membuka layanan jasa prostitusi berhasil..
8 jam yang lalu

PERURI, KENAPA HARUS AHOK ?

Sepertinya, Ahok moment perlahan tapi pasti akan mulai menjadi bagian atmosfir kehidupan kita bersama. Kritis ide..
8 jam yang lalu

Soal Kasus Pelecehan di Soetta, Polda Metro : Ini Penipuan, Hasil Rapid Test Korban Reaktif

Beritacenter.COM - Polda Metro Jaya menduga adanya indikasi penipuan di kasus pelecehan terhadap perempuan berinisial..
8 jam yang lalu

BPBD Jabar : Delapan Jembatan Putus Akibat Banjir Bandang di Sukabumi

Beritacenter.COM - Banjir bandang menerjang tiga kecamatan di Sukabumi, Jawa Barat, yakni di Kecamatan Cicurug,..
9 jam yang lalu

JOKOWI...MIMPI BURUK KELUARGA CENDANA

Berdarah tidak biru, keturunan rakyat biasa, bukan berlatar belakang tentara apalagi anak konglomerat, serta tidak..
10 jam yang lalu

Jadi Agen Togel Online, Wanita di Aceh Terancam Bui dan Hukuman Cambuk

Beritacenter.COM - Wanita di Banda Aceh berinisial AAY (45) ditangkap polisi atas dugaan menjadi agen judi togel..
10 jam yang lalu

Pilkada Tetap Lanjut Sesuai Jadwal, Istana: Ini Demi Menjaga Hak Konstitusi Rakyat

BeritaCenter.COM - Pilkada Serentak 2020 tidak jadi ditunda dan tetap lanjut sesuai jadwal, 9 Desember 2020. Juru..
10 jam yang lalu

Ekskavator Terguling Timpa JPO Kampung Melayu, Operator Diduga Kelelahan Siaga Semalaman

Beritacenter.COM - Sebuah eskavator milik UPK Badan Air Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, dilaporkan..
11 jam yang lalu

JOKOWI "IS THE BEST" YANG LAIN MUNDUR

Tahun 2014 sewaktu beliau mencalonkan diri jadi Presiden, hujatan, cacian dan makian menyerang beliau habis -..
11 jam yang lalu

DPR RI : Indonesia Diambang Resesi Ekonomi Gegara Penerapan PSBB Ketat Tanpa Persiapan

Beritacenter.COM - Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, MH Said Abdullah memperkirakan ekonomi Indonesia menuju ambang..
11 jam yang lalu

Mendagri Minta Agar Tak Ada 'Kerumunan Massa' di Penetapan Paslon Pilkada Besok

Beritacenter.COM - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengimbau para pasangan calon untuk senantiasa menaati..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi