Senin, 21 September 2020 - 12:47 WIB

Ditangan Jokowi Indonesia Naik Kelas, "Bank Dunia Naikkan Status Indonesia" Apa Keuntungannya?

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Rabu, 05 Agustus 2020 | 12:40 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin

Penulis: Sorta Tobing

Bank Dunia memasukkan Indonesia ke dalam negara berpendapatan menegah atas dari sebelumnya berpendapatan menengah ke bawah. Bank Dunia memasukkan Indonesia ke dalam negara berpendapatan menegah atas dari sebelumnya berpendapatan menengah ke bawah. Artinya, pendapatan nasional bruto atau gross income (GNI) negara ini berada di rentang US$ 4.046 hingga US$ 12.535 per tahun.

Indonesia menjadi satu-satunya negara yang baru masuk dalam kelompok tersebut. Pada kelompok negara berpendapatan menengah bawah terdapat anggota baru, yakni Algeria, Benin, Sri Lanka, Nepal, dan Tanzania. Romania, Mauritius, dan Naru menjadi anggota baru dalam kelompok negara berpendapatan atas. Sementara Sudan yang sebelumnya masuk dalam kelompok negara berpendapatan menengah bawah kini dikelompokkan sebagai negara berpendapatan rendah.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengaku kaget dengan perubahan status itu. "Saya cukup kaget melihat ini karena diumumkan pada saat keadaan seperti ini (pandemi corona)," katanya dalam diskusi daring di Jakarta, Rabu (1/7).

Bank Dunia belum merilis perincian GNI per kapita Indonesia terbaru berdasarkan Metode Atlas yang menjadi acuan. Namun, berdasarkan data Badan Pusat Statistik, produk domestik bruto atau PDB per kapita sepanjang 2019 sebesar Rp 59,1 juta atau setara US$ 4.174,9. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan PDB per kapita pada 2018, seperti terlihat pada grafik Databoks di bawah ini.

Klasifikasi Pendapatan Negara Menurut Bank Dunia

Pengelompokkan pendapatan negara berdasarkan GNI dihitung dengan metode Atlas Bank Dunia. Berdasarkan klasifikasi terbaru, negara yang masuk kelompok pendapatan rendah memiliki GNI per kapita di bawah US$ 1.035.

Negara berpendapatan menengah ke bawah memiliki GNI per kapita antara US$ 1.036 dan US$ 4.045. Kemudian, negara berpendapatan menengah atas memiliki GNI per kapita antara US$ 4.046 dan US$ 12.535. Sedangkan negara dengan ekonomi berpenghasilan tinggi memiliki GNI per kapita sebesar US$ 12.536 atau lebih.

Klasifikasi ini sedikit berubah dibandingkan tahun lalu. Sebelumnya, negara berpendapatan rendah memiliki GNI per kapita US$ 995 ke bawah, negara berpendapatan menengah ke bawah US$ 996 hingga US$ 3.895, negara berpendapatan menengah ke atas US$3.896 hingga US$ 12.055, dan negara pendapatan tinggi di atas US$ 12.056.

Menurut data terbaru Bank Dunia, negara dengan pendapatan tertinggi adalah Swiss. Lalu, di bawahnya adalah Norwegia, Macau (Tiongkok), Pulau Man, Luksemburg, Islandia, dan Amerika Serikat. GNI per kapita Indonesia untuk 2019 berada di angka US$ 4.050, naik dari posisi sebelumnya di US$ 3.840.

Apa Beda PDB dan GNI? Ekonom Faisal Basri dalam blog pribadinya pernah menjelaskan perbedaan antara PDB atau GDP dan pendapatan nasional bruto atau gross national income. PDB merupakan seluruh pendapatan penduduk, perusahaan, dan pemerintah selama periode tertentu, termasuk di dalamnya pendapatan warga asing.

Sementara, GNI menghitung seluruh pendapatan warga negara Indonesia, termasuk yang bekerja di luar negeri tetapi tak menghitung pendapatan warga negara asing yang bekerja di Indonesia.

Untuk kasus Indonesia, menurut Faisal, PDB per kapita lebih tinggi dari PNB per kapita. Hal ini lantaran upah warga negara asing yang bekerja di Indonesia rata-rata lebih tinggi dibandingkan warga negara Indonesia yang bekerja di luar negeri.

Keuntungan Kenaikan Status RI

Klasifikasi pendapatan negara berdasarkan GNI ini dapat digunakan sebagai salah satu faktor untuk menentukan suatu negara memenuhi syarat dalam menggunakan fasilitas dan produk Bank Dunia termasuk loan pricing atau harga pinjaman.

Kementerian Keuangan dalam pernyataan tertulisnya mengatakan kepercayaan serta persepsi investor, mitra dagang, mitra bilateral, dan mitra pembangunan atas ketahanan ekonomi Indonesia akan lebih kuat seiring dengan peningkatan status ini.

Selain itu, kenaikan status juga merupakan bukti atas ketahanan ekonomi Indonesia serta kesinambungan pertumbuhan yang selalu terjaga dalam beberapa tahun terakhir. “Status ini diharapkan dapat meningkatkan investasi, memperbaiki kinerja current account, mendorong daya saing ekonomi, dan memperkuat dukungan pembiayaan,” tulisnya.

Kenaikan status tersebut turut menjadi landasan Indonesia menjadi negara dengan ekonomi terbesar kelima di dunia pada 2045. Pemerintah meyakini target itu dapat tercapai dengan penguatan sumber daya manusia melalui pendidikan, program kesehatan, dan perlindungan sosial.

Pembangunan infrastruktur, memperkaya inovasi dan teknologi, memperbaiki kualitas layanan, dan meningkatkan efisiensi proses bisnis serta menjaga APBN yang sehat turut menjadi kunci sukses menuju Indonesia Maju 2045. Kementerian menyatakan Bank Dunia telah memberikan dukungan pembiayaan kepada Indonesia sebesar US$ 250 juta atau sekitar Rp 3,62 triliun untuk penanganan dampak pandemi COVID-19.

sumber berita:
https://katadata.co.id/…/bank-dunia-naikkan-status-indonesi…

Moga info ini bermanfaat





#Jokowi #Jokowi Presiden Ku #Presiden Jokowi #Indonesia #Indonesia Hebat #Bak Dunia #Indonesia Naik Kelas #Indonesia Naik Kelas Negara Berpendapatan Menegah Atas #Ditangan Jokowi Indonesia Naik Kelas


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






17 menit yang lalu

Polda Metro Jaya Turun Tangan Selidiki Kasus Pelecehan Seksual Saat Rapid Test di Bandara Soekarno-Hatta

Beritacenter.COM - Viral di media sosial terkait pengakuan wanita berinisial LHI yang mengaku diperas dan dilecehkan..
25 menit yang lalu

Zainut Tauhid Ambil Alih Tugas Menteri Agama

BeritaCenter.COM – Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid mengambil alih tugas Fachrul Razi sebagai Menteri Agama..
32 menit yang lalu

1 Orang Penghuni Kalibata City Positif Corona

Beritacenter.COM - Satu orang penghuni Tower Damar Apartemen Kalibata Ciy positif terpapar virus corona. Saat ini..
1 jam yang lalu

Simak Disini..! Cara Dapetin Kuota Data Internet Gratis dari Kemendikbud

Beritacenter.COM - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) belakangan ini telah mengeluarkan bantuan..
1 jam yang lalu

Menag Positif Corona, Istana : Presiden Jokowi Sudah Lama Tidak Bertemu

Beritacenter.COM - Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi dinyatakan positif corona (Covid - 19). Menanggapi hal itu..
2 jam yang lalu

Geger !! Warga Temukan Mayat Membungkuk Didalam Rumah

Beritacenter.COM - Warga Hertasning Baru, Kelurahan Mapala, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar digegerkan dengan..
2 jam yang lalu

Heboh! Pria Iris Perut Istrinya Yang Sedang Hamil

Beritacenter.COM - Aksi mengerikan dilakukan oleh sorang suami terhadap istrinya yang sedang hamil. Suaminya nekat..
2 jam yang lalu

Menteri Agama Dikabarkan Positif Covid-19

Beritacenter.COM - Staf Khusus Menteri Agama, Kevin Haikal mengabarkan, Menag Fachrul Razi terkonfirmasi positif..
3 jam yang lalu

Soal Dentuman Misterius di Jakarta, Ini Penjelasan BMKG

Beritacenter.COM - Warga Jabodetabek dihebohkan dengan dentuman suara misterius yang terjadi pada Senin (21/9) pagi...
3 jam yang lalu

Dentuman Misterius Terdengar Lagi di Jakarta, Warganet Heboh

Beritacenter.COM - Suara dentuman terdengar lagi pada Senin (21/9) pagi. Sebelumnya suara misterius itu juga..
4 jam yang lalu

DOR! Polisi Tembak Mati Dua Bandar Sabu di Jatim

Beritacenter.COM - Polisi terpaksa menembak mati dua bandar sabu di Surabaya karena melawan dan melukai petugas saat..
15 jam yang lalu

Mabuk Usai Pulang Dugem, Mahasiswi di Makassar Digilir 7 Pria di Hotel

Beritacenter.COM - Mahasiswi berinisial EA (23), membuat laporan polisi terkait pemerkosaan yang menimpanya pasca..
16 jam yang lalu

Mobil Berisi Satu Keluarga Ringsek Ditabrak Kereta di Pasuruan, 1 Orang Tewas

Beritacenter.COM - Kecelakaan melibatkan sebuah mobil dan kereta commuter terjadi di Kabupaten Pasuruan. Mobil Suzuki..
17 jam yang lalu

Kelalaian 'Serka BP' Tabrak Briptu Andry Berimbas Penetapan Tersangka, Dijerat Pasal Berlapis!

Beritacenter.COM - Serka BP, ditetapkan Pomda Jaya sebagai tersangka terkait kasus kecelakaan yang menewaskan Briptu..
18 jam yang lalu

12 Ribu Warga Cirebon Terjaring Razia Pendisiplinan Masker

Beritacenter.COM - Operasi pendisiplinan penerapan protokol kesehatan di Kota Cirebon, menjaringa sedikitnya 12.644..
21 jam yang lalu

Kebakaran Hebat Landa Pemukiman Padat Penduduk di Depok, 10 Unit Damkar Dikerahkan

Beritacenter.COM - Kebakaran terjadi di Jalan Jambu VII, Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat, pada Minggu (20/9)...
23 jam yang lalu

Kecelakaan Tunggal di Tol Cipali, 1 Orang Tewas dan Tiga Lainnya Luka Parah

Beritacenter.COM - Terjadi kecelakaan tunggal di Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), sebuah bus Sudiro Tunggal Jaya..
23 jam yang lalu

IDI Pastikan Dokter yang Lecehkan Wanita saat Rapid Test di Bandara Soekarno-Hatta Bukan Anggotanya

Beritacenter.COM - Viral di media sosial seorang wanita berinisial LHI mengaku dilecehkan oleh oknum dokter saat..
1 hari yang lalu

Facebook Digugat Karena Matai-matai Penggunai Instagram

Beritacenter.COM - Pengguna Instagram asal New Jersey, AS menggugat facebook kerena dituding memata-matai pengguna..
1 hari yang lalu

Intip Pesan Anies dari Makan Khusus Covid-19 di TPU Pondok Ranggon

Beritacenter.COM - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengecek pemakaman khusus jenazah Covid-19 di TPU Pondik..
1 hari yang lalu

Tengku Zulkarnain Provokasi Umat Islam Dengan Kadrun, Denny Siregar Menyindir

Beritacenter.COM - Wasekjen Majelis Ulama Indonesia, Tengku Zulkarnain merasa kecewa berat dengan pernyataan Basuki..
1 hari yang lalu

Gedung Putih Dapat Kiriman Amplop Berisi Racun

Beritacenter.COM - Otoritas Amerika Serikat (AS) berhasil mengetahui amplop berisi racun yang dialamat ke Gedung..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi