Rabu, 23 September 2020 - 03:10 WIB

KKP dan Kemendes PDTT Kembali Gelar Pelatihan Bersama, Kali Ini Pembuatan Burger Tuna Rumput Laut Bagi Masyarakat Pesisir

Oleh : Lukman Salasi | Sabtu, 08 Agustus 2020 | 11:28 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


BeritaCenter.COM – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) kembali menggelar pelatihan bersama.

Kali ini pelatihan pembuatan burger tuna rumput laut untuk masyarakat pesisir. Pelatihan yang diikuti oleh 902 peserta dari 34 provinsi di Indonesia ini digelar Kamis (6/8/2020) secara daring.

Pelatihan ini merupakan kolaborasi KKP dengan Kemendes PDTT yang kedua kalinya, setelah penyelenggaraan pelatihan pembuatan biskuit rumput laut pada awal Juli lalu.

Keduanya telah sepakat membina masyarakat khususnya yang berada di daerah tertinggal, terluar, dan terdepan (3T) dengan memanfaatkan komoditas perikanan andalan Indonesia.

Pelatihan daring pembuatan burger tuna rumput laut ini menghadirkan tiga narasumber.

“Kepala Pusat Pelatihan dan Penyuluhan Kelautan dan perikanan (Puslatluh KP), Lilly Aprilya Pregiwati; Kepala Pusat Pelatihan Masyarakat Kemendes PDTT, Helmiati; dan Widyaiswara Madya Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Bitung, Trixa Paula Rumajar. Widyaiswara mendemonstrasikan proses pembuatan dan diikuti langsung oleh seluruh peserta,” sebut KKP dalam Siaran Pers-nya, Sabtu (8/8/2020).

Menurut Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM), Sjarief Widjaja, Indonesia memiliki setidaknya 555 jenis rumput laut dari total 8.000 jenis yang ada di dunia.

Di tahun 2018, Indonesia bahkan berhasil menjadi pengekspor rumput laut terbesar di dunia dengan volume 213.000 ton atau setara dengan 30% dari total volume ekspor dunia. Namun secara nilai, ekspor rumput laut Indonesia hanya berada di peringkat ketiga yaitu sebesar USD294 juta atau setara 12persen dari total nilai ekspor dunia. Sementara peringkat pertama dipegang oleh Tiongkok dengan nilai USD594 juta hanya dengan 76.000 ton rumput laut.

“Hal ini terjadi karena Tiongkok mengekspor rumput laut dalam bentuk produk turunan atau olahan sehingga memberikan nilai tambah. Sedangkan Indonesia mengekspor dalam bentuk bahan baku dengan nilai ekonomi yang rendah,” ujar Syarif.

Untuk itu, Sjarief berpendapat, sudah saatnya Indonesia mengoptimalkan potensi rumput laut ini dengan melakukan pengolahan di dalam negeri sehingga manfaat terbesar juga dirasakan oleh masyarakat sendiri.

Rumput laut dapat diolah menjadi beraneka produk bernilai tinggi seperti produk pangan tepung rumput laut, pakan ternak, pupuk tanaman, produk kosmetik, dan produk farmasi. Pembuatan burger tuna rumput laut ini merupakan pemanfaatan rumput laut untuk produk pangan dipadukan dengan salah satu produk perikanan andalan Indonesia, yaitu tuna.

Sjarief menjelaskan, dalam mengolah rumput laut menjadi produk yang bernilai tinggi, ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan.

“Aspek tersebut adalah bentuk olahan yang unik, kandungan gizi yang tinggi, rasa yang memanjakan selera, harga yang bersaing, dan kemasan yang menarik,” sebutnya.

“Adapun standar pengolahan ditentukan oleh bahan baku yang berkualitas tinggi, sarana prasarana pengolahan yang higienis, teknik pembuatan yang benar, dan packaging dan branding yang menarik,” sambungnya.

Jika syarat dan tata cara pengolahan diterapkan dengan baik, Sjarief yakin pelatihan ini dapat dikembangkan menjadi peluang usaha khusunya bagi ibu-ibu untuk membantu perekonomian keluarga.

Dalam kesempatan tersebut, Sjarief juga menyatakan kesiapan untuk melanjutkan berbagai kerja sama dengan Kemendes PDTT untuk memberdayakan masyarakat desa dan daerah 3T.

“Kemendes PDTT silakan didata desa apa dan komoditas perikanan andalannya apa. Kami siap membantu menyiapkan added value untuk komoditas andalan tersebut dengan membuat prod uk turunan yang menarik,” ungkap Sjarief.

Hal ini sesuai dengan komitmen KKP untuk memaksimalkan pemanfaatan seluruh spesies perikanan yang ada di Indonesia. Di Indonesia sendiri terdapat lebih dari 8.500 spesies ikan. Namun tak lebih dari 50 spesies yang biasa tersaji di meja makan.

“Peluang kita sebenarnya besar. Orang Indonesia itu senang makan, kalau menunya lebih beragam pasti lebih baik lagi,” tandasnya.

Direktur Jenderal Pengembangan Daerah Tertentu, Kemendes PDTT, Rr. Aisyah Gamawati juga menyambut baik kerja sama yang telah terjalin. Menurutnya, penyelenggaraan pelatihan ini merupakan salah satu cara agar masyarakat tetap produktif di tengah pandemi Covid-19.

Ia berpendapat, jika diikuti dengan sebaik-baiknya, pelatihan ini dapat diimplementasikan dan dikembangkan menjadi usaha ekonomi produktif bagi keluarga. Terlebih bahan baku yang digunakan banyak tersedia dan mudah didapatkan masyarakat Indonesia. Selain itu, burger tuna rumput laut ini juga dapat dijadikan pemenuhan kebutuhan pangan dan standar makanan bergizi untuk menopang daya tahan tubuh dan menjaga kualitas kesehatan keluarga.

“Pada pelatihan kolaborasi kedua ini, kita tetap gunakan rumput laut sebagai bahan baku yang dikombinasikan dengan ikan tuna. Semua itu merupakan hasil dari saudara-saudara kita masyarakat wilayah pesisir dan kepulauan,” tutur Aisyah.

Aisyah melanjutkan, baik rumput laut maupun ikan tuna memiliki kandungan gizi yang tinggi. Keduanya juga berpotensi diolah menjadi berbagai produk turunan bernilai ekonomi tinggi. Namun selama ini, hasil panen rumput laut dan tangkapan ikan tuna biasanya dijual langsung tanpa diolah dengan nilai yang tidak sebanding dengan upah tenaga kerja ataupun modal lain yang dikeluarkan.

“Oleh karena itu kita perlu membangun strategi dalam memaksimalkan nilai harga jual ikan tuna dan rumput laut dengan memberikan sentuhan pengolahan. Kita akan mempelajari bagaimana mengolah rumput laut dan ikan tuna tanpa mengurangi kadar protein dan gizi yang terkandung di dalamnya,” imbuhnya.

Aisyah juga mengajak para peserta untuk menyongsong perayaan ulang tahun ke-75 Republik Indonesia dengan memproduksi dan mengkonsumsi produk buatan dalam negeri dan mengurangi ketergantungan terhadap makanan impor. Hal ini selaras dengan program bangga buatan Indonesia.

Kepala Puslatluh KP, Lilly Aprilya Pregiwati mengatakan, pelatihan diselenggarakan sebagai upaya pemerintah mewujudkan sumber daya unggul, Indonesia maju. Tujuannya untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan bagi masyarakat khususnya masyarakat pesisir dan kepulauan untuk mengolah rumput laut dan ikan tuna menjadi makanan kekinian yang diminati berbagai kalangan.

Agar transfer ilmu dapat dilakukan secara maksimal, pelatihan dibagi menjadi dua sesi, dengan jumlah peserta lebih kurang 450 orang setiap sesinya.

Ke depan, menurut Lilly pihaknya akan menggelar lebih banyak pelatihan diversifikasi olahan ikan dengan memanfaatkan tidak hanya satu jenis produk perikanan, seperti perpaduan rumput laut dan tuna pada pelatihan kali ini. Hal ini untuk mengurangi ketergantungan terhadap satu jenis produk saja dan mengoptimalkan potensi beraneka ragam komoditas perikanan yang tersedia.

“Masyarakat umumnya suka dengan inovasi olahan unik. Rumput laut dan tuna ini misalnya, keduanya sama-sama enak dan bergizi tinggi. Mungkin selanjutnya kita akan padukan komoditas-komoditas lainnya yang tak kalah menarik,” pungkasnya.





Fokus : KKP


#KKP #Kemendes PDTT #Pelatihan Pembuatan Burger Tuna Rumput Laut #Masyarakat Pesisir #Kegiatan KKP #Pelatihan Bersama


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






11 menit yang lalu

Mengejutkan! Anggota DPRD Palembang yang Terlibat Kasus Narkoba Ternyata Eks Napi

Beritacenter.COM - Anggota DPRD Palembang berinisial D yang terlibat kasus narkoba ternyata seorang mantan..
36 menit yang lalu

China-Taiwan Semakin Memanas, Presiden Tsai Beri Semangat Tentara

Beritacenter.COM - Presiden Taiwan, Tsai Ing-wen mengunjung pangkalan militer Taiwan yang berada di salah satu..
1 jam yang lalu

Lontarkan Komentar Negatif Saat Ospek, 10 Maba Untad Harus Gugur

Beritacenter.COM - Sebanyak 10 mahasiswa baru (maba) melontarkan komentar negatif pada saat orientasi Pengenalan..
2 jam yang lalu

Diduga Tak Netral, 2 Paslon Ini Sambangi KPU Cilegon

Beritacenter.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cilegon diduga mempermudah calon petahana Ratu Ati Marliyati..
3 jam yang lalu

PSBB Diperketat, Polda Metro Jaya Luncurkan Aplikasi Palayanan Pajak Kendaraan Bermotor

Beritacenter.COM - Polda Metro Jaya meluncurkan aplikasi pengurusan pajak kendaraan bermotor yang diberi nama si..
3 jam yang lalu

Diberikan Pembinaan, 9 Terapis Pijat Plus di Kelapa Gading Dibawa ke Panti Sosial di Kodoya

Beritacenter.COM - Polisi mengamankan sembilan terapis tawarkan jasa pijat plus-plus dari sebuah panti di Kelapa..
3 jam yang lalu

Api Lalap 3 Gedung di Surabaya, Sebanyak 34 Unit Mobil Pemadam Dikerahkan

Beritacenter.COM - 3 Gudang perabot rumah tangga di kawasan pergudangan Margomulyo Jaya, Jalan Sentong Asri,..
4 jam yang lalu

Curah Hujan Mulai Tinggi, Anies Keluarkan Ingub Tentang Pengendalian Banjir

Beritacenter.COM - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan telah meneken instruksi gubernur Ingub Nomor 52 Tahun..
5 jam yang lalu

Terpapar Covid-19, Arief Budiman Tunjuk Ilham Saputra Jadi Plh Ketua KPU

Beritacenter.COM - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Ilham Saputra ditunjuk sebagai Plh Ketua KPU,..
5 jam yang lalu

Heboh Info Pesilat Akan Turun ke Jalan di Solo, Polisi : Itu Dilarang, Kita Ditengah Pandemi

Beritacenter.COM - Kasus dugaan penganiayaan yang menimpa salah satu kelompok pesilat di Solo, Jawa Tengah, disebut..
5 jam yang lalu

GNPF Sebut Pilkada Tak Ditunda Gegara Anak-Mantu Jokowi Maju, Gibran: Kapan Saja Saya Siap

Putra Presiden Joko WIdodo (Jokowi),  Gibran Rakabuming Raka angkat bicara terkait tudingan GNPF..
6 jam yang lalu

Panti Pijat di Kelapa Gading Ternyata Tawarkan Layanan Plus Plus Via Whatsapp

Beritacenter.COM - Sebuah panti pijat di kawasan Kelapa Gading yang juga membuka layanan jasa prostitusi berhasil..
6 jam yang lalu

PERURI, KENAPA HARUS AHOK ?

Sepertinya, Ahok moment perlahan tapi pasti akan mulai menjadi bagian atmosfir kehidupan kita bersama. Kritis ide..
6 jam yang lalu

Soal Kasus Pelecehan di Soetta, Polda Metro : Ini Penipuan, Hasil Rapid Test Korban Reaktif

Beritacenter.COM - Polda Metro Jaya menduga adanya indikasi penipuan di kasus pelecehan terhadap perempuan berinisial..
7 jam yang lalu

BPBD Jabar : Delapan Jembatan Putus Akibat Banjir Bandang di Sukabumi

Beritacenter.COM - Banjir bandang menerjang tiga kecamatan di Sukabumi, Jawa Barat, yakni di Kecamatan Cicurug,..
8 jam yang lalu

JOKOWI...MIMPI BURUK KELUARGA CENDANA

Berdarah tidak biru, keturunan rakyat biasa, bukan berlatar belakang tentara apalagi anak konglomerat, serta tidak..
8 jam yang lalu

Jadi Agen Togel Online, Wanita di Aceh Terancam Bui dan Hukuman Cambuk

Beritacenter.COM - Wanita di Banda Aceh berinisial AAY (45) ditangkap polisi atas dugaan menjadi agen judi togel..
9 jam yang lalu

Pilkada Tetap Lanjut Sesuai Jadwal, Istana: Ini Demi Menjaga Hak Konstitusi Rakyat

BeritaCenter.COM - Pilkada Serentak 2020 tidak jadi ditunda dan tetap lanjut sesuai jadwal, 9 Desember 2020. Juru..
9 jam yang lalu

Ekskavator Terguling Timpa JPO Kampung Melayu, Operator Diduga Kelelahan Siaga Semalaman

Beritacenter.COM - Sebuah eskavator milik UPK Badan Air Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, dilaporkan..
9 jam yang lalu

JOKOWI "IS THE BEST" YANG LAIN MUNDUR

Tahun 2014 sewaktu beliau mencalonkan diri jadi Presiden, hujatan, cacian dan makian menyerang beliau habis -..
10 jam yang lalu

DPR RI : Indonesia Diambang Resesi Ekonomi Gegara Penerapan PSBB Ketat Tanpa Persiapan

Beritacenter.COM - Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, MH Said Abdullah memperkirakan ekonomi Indonesia menuju ambang..
10 jam yang lalu

Mendagri Minta Agar Tak Ada 'Kerumunan Massa' di Penetapan Paslon Pilkada Besok

Beritacenter.COM - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengimbau para pasangan calon untuk senantiasa menaati..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi