Minggu, 20 September 2020 - 05:08 WIB

Menteri Edhy Pastikan Iklim Usaha Budidaya Udang Terjamin Kondusif

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Kamis, 13 Agustus 2020 | 10:58 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo memastikan Pemerintah akan menjamin iklim usaha perudangan nasional lebih kondusif dan ramah investasi. Hal tersebut ditegaskan Edhy saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Pandeglang-Banten, Selasa (11/8).

Menteri Edhy memastikan pelaku usaha maupun investor untuk tidak lagi merasa ragu terjun dalam bisnis budidaya udang. Menurutnya, saat ini Pemerintah tengah memfasilitasi penyederhanaan berbagai jenis izin yang tidak diperlukan dan dinilai menghambat investasi masuk di usaha ini.

"Berkali kali selalu saya tegaskan, bahwa sebagai pelayan masyarakat, KKP akan selalu hadir untuk memfasilitasi para pelaku usaha mendapat berbagai kemudahan akses. Masalah perizinan yang kemarin banyak dikeluhkan diberbagai daerah, kami dengan lintas sektoral terkait sudah sepakat melakukan penyederhanaan perizinan. Secara administratif nanti yang keluarkan izin usaha (SIUP) hanya satu pintu yakni di BKPM, jadi lebih efisien. Jika izin lebih efisien, saya rasa ini yang akan memicu banyak minat investasi. Masalah permodalan, kami juga mendorong untuk mengakses kredit program seperti KUR, dananya masih banyak untuk diserap. Kemarin BNI sudah berkomitmen, siap mengucurkan pinjaman modal untuk usaha budidaya skala besar", tegas Edhy

Khusus untuk pengembangan tambak udang di Kabupaten Pandeglang, Edhy menyampaikan akan mendorong program 100 Ha tambak dengan sistem pengelolaan berbasis klaster.

"Bapak ibu tidak usah khawatir, kalian tidak sendiri. Seluruh eselon 1 di KKP sekarang bersatu melayani masyarakat langsung. Apa masalahnya kita akan tanggap untuk cari solusi", pungkas Edhy.

Sementara itu, Bupati Pandeglang, Irna Narulita, yang turut hadir mendampingi Menteri KP, mengatakan bahwa potensi untuk pengembangan tambak udang di Kabupaten Pandeglang cukup besar. Oleh karenanya, ia meminta dukungan langsung dari pemerintah pusat untuk memfasilitasi pengembangannya.

"Kita punya potensi besar, namun masalahnya budidaya udang ini butuh modal besar, sehingga hingga saat ini pemanfaatannya masih minim. Saya berharap kehadiran pak Menteri ke sini bisa menjadi motivasi dan tentu berbagai program dan kemudahan yang ditawarkan secara langsung bisa memicu minat pelaku usaha dan investor untuk berbudidaya udang. Dengan begitu, perekonomian masyarakat bisa terangkat", ungkap Irna.

Produktivitas Tinggi

Disela sela kunjungan kerjanya, Menteri Edhy, didampingi Dirjen Perikanan Budidaya dan Bupati Pandeglang melakukan panen udang di Tambak milik PT. Ujung Kulon Sukses Makmur Abadi di Desa Ujung Jaya, Kec. Sumur, Pandeglang. Total produksi yang dipanen mencapai 297,5 ton size 24-28 dengan nilai ekonomi mencapai 31,23 milyar rupiah.

Total panen tersebut berasal 29 kolam diantaranya 19 kolam berukuran 3600 m2 kurang lebih mencapai 12,5 ton per kolam dan 10 kolam berukuran 2000 m2 kurang lebih mencapai 6 ton per kolam. Masa pemeliharaan 120-125 hari dengan padat tebar kurang lebih 125 ekor per m2.

Saat dimintai keterangannya, pemilik perusahaan, Buntara, mengatakan bahwa perusahaannya telah memulai aktivitas budidaya sejak tahun 2007. Pada tahun 2018 kemarin mencapai puncaknya dengan total produksi yang dihasilkan mencapai 1.600 ton per tahun dengan omzet 1 tahun bisa mencapai kurang lebih 150 milyar.

Buntara juga membeberkan kunci sukses bisnis yang ia geluti. Menurutnya pola pengelolaan dengan mempertimbangkan kualitas lingkungan adalah faktor yang paling utama. Ketersediaan IPAL yang efektif dan selalu menjaga kelestarian ekosistem adalah mutlak yang harus ada dan dilakukan dalam budidaya udang apalagi teknologi intensif. Ia juga mengaku, dengan tetap menjaga kualitas lingkungan melalui pengelolaan limbah yang efektif kendala hama dan penyakit tidak menjadi hal yang berarti.

"Kami bisa berhasil karena komitmen untuk menjaga kualitas lingkungan. Terutama pengelolaan limbah. Disamping itu ada tiga kunci lainnya, yakni jangan tebar terlalu padat, jangan takut masalah kare
na setiap masalah akan menjadi ilmu baru dan terakhir sabar", bebernya.

Buntara juga mengapresiasi langkah KKP dalam menyederhanakan perizinan yang berbelit dan memberatkan.

"Saya sangat berterima kasih pada bapak Menteri, karena akan memberikan kemudahan terkait perizinan yang saat ini lebih efisien. Saya rasa ini jadi langkah positif untuk mempercepat peningkatan produksi udang nasional. Udang ini unik, selain pasar yang stabil, kita ini penjual posisinya raja karena bisa mengatur pembeli. Oleh karenanya saya optimis bisnis ini akan terus punya prospek cerah", imbuhnya.

Hal senada di sampaikan, Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto, bahwa pihaknya terus mendorong penerapan budidaya udang berkelanjutan, termasuk didalamnya kewajiban memiliki IPAL yang efektif. Slamet juga menambahkan, best practice keberhasilan sistem ini telah banyak di berbagai daerah dan saat ini banyak investor yang mulai tertarik dalam bisnis udang ini.

"Pengelolaan limbah melalui IPAL adalah syarat mutlak yang wajib dipenuhi para pelaku usaha. Ini juga akan menjamin keberlanjutan budidaya. Oleh karenanya, KKP saat ini terus mendorong pengembangan budidaya udang berkelanjutan berbasis klaster di beberapa daerah dan di Pandeglang hal yang sama perlu dilakukan, sehingga produktivitas juga naik", jelas Slamet.

Slamet juga mengatakan optimis target peningkatan nilai ekspor sebesar 250% akan tercapai.

"Dengan melihat status perkembangan budidaya udang yang sangat dinamis, kami optimis target yang telah kita tetapkan bisa tercapai. Untuk merebut pangsa pasar ekspor tentu syaratnya ada dua yakni produktivitas terjamin dan daya saing produk yang tinggi. Oleh karena itu, pada kesempatan ini saya menghimbau para pelaku usaha untuk konsisten menerapkan kaidah Cara Budidaya Ikan Yang Baik (CBIB). Ini syarat mutlak non tarif barier yang harus dipenuhi agar produk kita bisa diterima di pasar global", tegas Slamet.





Fokus : KKP


#KKP #Edhy Prabowo #Menteri Kelautan dan Perikanan #Budidaya Udang


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






10 jam yang lalu

Beda Ahok Beda Jokowi

Keseruan geliat politik sepertinya akan kembali bangun. Riuh suara Ahok mengingatkan kita saat dia menjadi Gubernur..
11 jam yang lalu

MEMBACA POLITIK INDONESIA: Presiden JOKOWI Tengah Menghadapi RADIKALISME Yang Merupakan Produk CIA-AS Sejak 1965-Sampai Dengan Hari Ini

" Jika kau Islam jadilah Islam Indonesia yang tidak ke arab-araban, jika kau Kristen jadilah kristen Indonesia yang..
12 jam yang lalu

5 Manfaat Makan Kuaci untuk Kesehatan

Beritacenter.COM - Kuaci merupakan makanan yang biasa kita jumpai saat kumpul bersama teman atau keluarga. Tapi..
13 jam yang lalu

BEDA LEVEL SYEIKH ALI JABER DENGAN RIZIEQ SHIHAB

Kejadian penusukan terhadap Syekh Ali Jaber ketika sedang menyampaikan ceramah di salah satu masjid di Lampung..
14 jam yang lalu

KKP Dorong Budidaya Teripang untuk Tingkatkan Ekspor

Beritacenter.COM - Saat membuka webinar bertajuk Akuakultur Teripang di Indonesia, Kamis (17/9), Direktur Jenderal..
15 jam yang lalu

Edarkan Sabu, Tiga Pemuda di Sumsel Diringkus Polisi

Beritacenter.COM - Seorang pemuda bernama Febriansyah (24) diamankan Satresnarkoba Polres Lahat, Sumatera Selatan..
16 jam yang lalu

Akhirnya Wanita Jelek Pencuci Bendera Merah Putih Dengan Sikat WC Dicokok Polisi

Beritacenter.COM - Belum lama ini video menginjak-injak bendera merah putih membuat gempar media sosial, tidak hanya..
16 jam yang lalu

Ngeri!!! Penampakan Ratusan Susuk Dalam Tubuh, Kok Bisa ?

Beritacenter.COM - Ratusan susuk bersarang didalam tubuh manusia yang tertangkap oleh Xray. Foto ini viral di..
17 jam yang lalu

Ketua KPU Positif Terpapar Virus Corona

Beritacenter.COM - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman terpapar positif virus corona. Hal itu disampaikan..
18 jam yang lalu

Viral di Medsos, Seorang Pria Berkendara Sambil Bawa Parang

Beritacenter.COM - Seorang pengendara sepeda motor di Kota Makassar, Sulawesi Selatan bernama Daeng Ngalie (57)..
19 jam yang lalu

Jadi Klaster Tertinggi Penyebaran Covid-19, Ini Penjelasan Kemenkes

Beritacenter.COM - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menjadi penyumbang kasus Covid-19 tertinggi di jajaran..
19 jam yang lalu

Kecanduan Film Dewasa, Dua Orang Remaja Nekat Cabuli Bocah di Bawah Umur

Beritacenter.COM - Dua orang remaja, NA dan JA warga kecamatan Padureso, Kebumen cabuli bocah yang masih berusia..
20 jam yang lalu

Kemenhub Terbitkan Permenhub Tentang Bersepeda, Apa Saja Aturannya

Beritacenter.COM Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi menerbitkan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub)..
21 jam yang lalu

Catat! Mulai 21 September Pengguna KRL Wajib Pakai Masker 3 Lapis-Medis

Beritacenter.COM - Baru-baru ini penggunaan masker jenis scuba dan buff dinilai belum efektif untuk mencegah..
1 hari yang lalu

Bertambah Lagi, Satu Perawat di Sulsel Meninggal Dunia Akibat Covid-19

Beritacenter.COM - Seorang perawat pasien Covid-19 bernama Khaerul Arham (28) meninggal dunia usai terkonfirmasi..
1 hari yang lalu

Indonesia Terima Bantuan 20 Juta Vaksin Covid-19 dari UEA, Luhut : Nanti Ditambah 10 Juta Lagi

Beritacenter.COM - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan..
1 hari yang lalu

Presiden AS Tak Akan Hadir Dalam Sidang Majelis Umum PBB

Beritacenter.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dikabarkan tidak akan mengikuti sidang Majelis Umum PBB..
1 hari yang lalu

Polisi Temukan Ladang Ganja di Begkulu, 1.500 Batang Tanaman Ganja Diamankan

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian berhasil mengungkap perkebunan ganja di Bengkulu. Dalam kasus itu,..
1 hari yang lalu

Pemuda dan Mahasiswa Papua Dukung Pemerintah Lanjutkan Otsus Papua

Beritacenter.COM - Para tokoh pemuda dan Mahasiswa Papua yang mengatasnamakan diri Aktivis Cinta Papua menyatakan..
1 hari yang lalu

Gubernur Jabar : OTG Akan Diisolasi di Hotel Bintang 3

Beritacenter.COM - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengubah sejumlah hotel di wilayahnya menjadi tempat isolasi..
1 hari yang lalu

Polres Depok Akan Segera Terapkan Tilang Elektronik di Jalan Margonda Pekan Depan

Beritacenter.COM - Polres Metro Depok akan segera menerapkan ETLE/electronic traffic law enforcement (Tilang..
1 hari yang lalu

Tindak Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan Saat Pilkada

Pemilihan kepala daerah langsung akan diadakan akhir tahun ini. Kali ini, coblosan diawasi dengan sangat ketat karena..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi