Selasa, 22 September 2020 - 10:46 WIB

Usai Temukan Bukti Baru, MAKI Desak KPK Ambil Alih Kasus Djoko Tjandra

Oleh : Anas Baidowi | Rabu, 16 September 2020 | 16:58 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin

Koordinator MAKI: Boyamin Saiman

Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar segera mengambil alih kasus Djoko Tjandra.

Koordinator MAKI, Boyamin Saiman mengaku bahwa pihaknya telah mengantongi bukti percakapan antara Anita Dewi Kolopaking (ADK) dan jaksa Pinangki Sirna Malasari (PSM) yang menyebutkan istilah "bapakku-bapakmu".

"Di sini (Kejaksaan Agung) sudah akan sulit karena sudah P21, padahal 'bapakku-bapakmu' itu keluar dari mulutnya PSM atau mulutnya ADK. Makanya nanti saya ke sana (KPK) itu dalam rangka minta itu disupervisi, didalami, tidak tahu tindak lanjutnya, itu permintaan saya kan diambil alih. Jadi dari konsep itu diambil alih, maka kemudian supaya proses ini terang benderang dan semua yang diduga terlibat paling tidak dimintai keteranganlah minimal sebagai saksi," kata Bonyamin di Gedung Bundar Jampidsus Kejagung, Jalan Sultan Hasanuddin, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (16/9/2020).

Menurut Bonyamin, jika KPK tak mengambil alih kasus itu, maka khawatirnya akan timbul oknum yang dilindungi yang menurutnya hal tersebut sesuai dengan Pasal 10A ayat (2) huruf (a) UU KPK terkait pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam perkara tersebut.

"Ini kan justru nampak bahasa saya ini ada upaya yang mau dilindungi dan kalau dilindungi itu kan menutupi ada peran orang lain dan itu berdasarkan unsur Pasal 10A Undang-undang KPK baru itu adalah bagian termasuk dari yang bisa diambil alih. Saya masih berjuang keras untuk diambil alih," tuturnya.

Selain itu, MAKI menyebut tersangka lain yang masuk dalam pusaran kasus Djoko Tjandra seperti Andi Irfan Jaya juga perlu diambil alih oleh KPK. pasalnya, dirinya menduga bahwa dalam melakukan aksinya, tersangka tentu tidak bermain sendiri.

"Karena Andi Irfan ada berkembang dia katanya tidak bermain sendiri karena politisi. Karena itu, saya ke sini sekaligus datang ke sini cari bahan untuk datang ke KPK," kata Boyamin.

Bonyamin menegaskan bahwa dirinya akan terus mendesak KPK untuk mengambil alih kasus ini.

"Saya tetap mengawal, sehingga di sini ada diduga yang pihak lain yang diduga mengetahui tapi tidak dimintai keterangan, maka ini saya kawal untuk diambil oleh KPK," ucapnya.

Sebelumnya, MAKI diketahui akan menyampaikan laporan bukti tersebut ke KPK hari ini. Laporan tersebut direspon oleh Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango yang mengatakan pihaknya akan menindaklanjutinya.

Jika memang ditemukan kesesuaian bukti yang belum ditangani Kejaksaan Agung (Kejagung) ataupun Bareskrim Polri, KPK menyatakan akan turun tangan mengambil alih kasus tersebut.

"Jadi kita akan lihat dan telaah data-data yang diberikan langsung oleh masyarakat ke KPK," kata Nawawi, Rabu (16/9).

"Jika ada nama-nama lain yang didukung oleh bukti-bukti yang ada, memiliki keterlibatan dengan perkara-perkara dimaksud, baik perkara Djoko Tjandra maupun perkara PSM (Pinangki Sirna Malasari), tapi tidak ditindaklanjuti, maka KPK berdasarkan Pasal 10A ayat (2) huruf (a) dapat langsung menangani sendiri pihak-pihak yang disebut terlibat tersebut terpisah dari perkara yang sebelumnya disupervisi," imbuh Nawawi.





#Berita Center #KPK #MAKI #Kasus Djoko Tjandra


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






32 menit yang lalu

Bendungan Katulampa Kembali Normal pada Selasa Pagi

Beritacenter.COM - Bendungan Katulampa, Bogor Timur, Kota Bogor kembali normal setelah sempat menyentuuh angka 250..
1 jam yang lalu

Mobil Mini Bus Hantam Tiga Motor di Bogor, Satu Orang Tewas

Beritacenter.COM - Sebuah mobil mini bus Toyota Innova menabrak tiga motor di ruas Jalan Raya Pajajaran, Kecamatan..
1 jam yang lalu

3 Petinggi Muhammadiyah Positif Covid-19

Beritacenter.COM - Sebanyak tiga orang Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)..
1 jam yang lalu

Nama-nama Petinggi Muhammadiyah Yang Positif Covid-19 

Beritacenter.COM - Sebanyak tiga orang Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)..
1 jam yang lalu

KKP Dukung Pengembangan Budidikucir di Kabupaten Sleman

Beritacenter.COM - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berkomitmen untuk mengembangkan kawasan minawisata di..
2 jam yang lalu

Sinyal Morata ke Juventus Semakin Kuat

Beritacenter.COM - Juventus tengah memburu striker murni di bursa transfer musim panas 2020. Salah satu buruan..
2 jam yang lalu

Puluhan RT dan Puluhan Jalan di Jakarta Terendam Banjir

Beritacenter.COM - Wilayah DKI Jakarta diguyur hujan deras semalam hingga dini hari. Akibatnya, 49 RT di 5 wilayah..
7 jam yang lalu

Pengen Jadi Sakti, Dua Remaja Ini Nekat Bongkar Makam

Beritacenter.COM - Dua orang remaja berinisial RS (17) dan RE (18) ditangkap polisi lantaran nekat membongkar..
8 jam yang lalu

Ditolak Janda, Pria Ini Nekat Culik Anaknya

Beritacenter.COM - Seorang pria bernama Bambang Ariyanto (35) nekat menculik bayi yang baru berusia dua bulan..
9 jam yang lalu

Banjir Bandang Melanda 3 Kecamatan di Sukabumi, 2 Warga Hanyut

Beritacenter.COM - Ketua Forum Komunikasi SAR Daerah Kabupaten Sukabumi Okih Fajri mengatakan bahwa Banjir..
10 jam yang lalu

Banjir di Tengah Pandemi, Anies: Pengungsian Harus Terapkan Protokol Covid-19

Beritacenter.COM - Gubernur DKI Jakarta mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam..
11 jam yang lalu

HTI memang PKI masa kini... PKI ITU LAHIR DARI SAREKAT ISLAM (SI)

Beritacenter.COM - Banyak yang salah mengartikan bahwa Komunis itu adalah atheis. "Komunisme" itu adalah..
12 jam yang lalu

Seorang Copet Dianiaya Teman Seprofesi Hingga Tewas

Beritacenter.COM - Seorang copet di Jakarta Barat (Jakbar), Mansur (40) dianiaya kedua teman seprofesinya hingga..
12 jam yang lalu

Penemuan Mayat Wanita Telanjang di Pelabuhan Kejawanan Cirebon: Mulutnya Berbusa

Beritacenter.COM - Empat orang pemancing menemukan mayat wanita dengan kondisi telanjang tanpa busana saat..
12 jam yang lalu

Video Call dengan Anies, Bima Arya Infokan Ketinggian Air di Katulampa 2,5 Meter, Jakarta Siaga!

Beritacenter.COM - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto melakukan peninjuan langsung terhadap debit air sungai Ciliwung..
13 jam yang lalu

KEGAGALAN MENGGAGALKAN JOKOWI

Beritacenter.COM - Berapa kali Jokowi hendak dimakzulkan? Saya katakan Berkali-kali… Serangan..
13 jam yang lalu

Sah! Pilkada Serentak 2020 Tak Jadi Ditunda

Beritacenter.COM - Komisi II DPR rapat kerja terkait Pilkada 2020. Keputusan dalam rapat tersebut adalah Pilkada..
14 jam yang lalu

Komisi II DPR soal Viral Surat Penundaan Pilkada : Itu Hasil Rapat Maret, Tetap 9 Desember!

Tidak benar, itu kesimpulan rapat tanggal 30 Maret, yang menunda tahapan pilkada dari September ke Desember. Masih tetap tanggal 9 Desember
14 jam yang lalu

Astaga! Gara-gara Hal Ini Gedung KPK Jebol...

Beritacenter.COM - Atap plafon Gedung Merah Putih KPK yang berada di Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan..
14 jam yang lalu

Polisi Gelar Pra-rekonstruksi Kasus Mahasiswi Mabuk Diperkosa Bergilir di Makassar

Beritacenter.COM - Pra-rekonstruksi kasus pemerkosaan bergilir yang menimpa mahasiswi EA (23) digelar polisi di Kota..
15 jam yang lalu

Kepala Negara Terkorup di Dunia

SOEHARTO yang pernah berkuasa selama tiga dekade di Indonesia menempati urutan pertama dalam daftar pemimpin politik..
15 jam yang lalu

Bawaslu Harap Pengundian-Penetapan Nomor Paslon Pilkada Digelar Daring Untuk Cegah Kerumunan

BeritaCenter.COM – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI merekomendasikan kepada KPU agar pengundian dan penetapan..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi