Senin, 01 Maret 2021 - 04:36 WIB

Ade Armando Bongkar nama Dibalik FPI, Ada Keluarga Cendana dan SBY

Oleh : Anas Baidowi | Kamis, 21 Januari 2021 | 16:20 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin

Dosen Universitas Indonesia, Ade Armando

Beritacenter.COM - Pemerintah telah resmi membubarkan dan menyatakan Ormas Islam Front Pembela Islam (FPI) sebagai organisasi terlarang karena dianggap radikal.

Tak hanya itu, saat ini Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) juga masih membekukan atau memblokir rekening FPI beserta anggotanya. Hal itu dilakukan guna menyelidiki aliran dana ormas tersebut.

Selain itu, PPATK melakukan pemblokiran rekening atas dasar pelaksanaan fungsi analisis dan pemeriksaan laporan informasi transaksi keuangan, dengan indikasi adanya tindak pidana pencucian uang serta tindak pidana lainnya.

Terkait aliran dana FPI itu membuat dosen Universitas Indonesia, Ade Armando merasa penasaran dengan sejumlah nama yang ikut memberikan dana ke Ormas terlarang itu. Ia pun menganalisis sejumlah nama dibalik FPI.

Dalam video berjudul "Membongkar Aliran Dana FPI, Membongkar Raksasa Anti Indonesia" yang diunggah di kanal YouTube CokroTV, Ade Armando mengurai nama yang diduga masyarakat ada di belakang FPI.

Salah satu nama yang disebut oleh Ade Armando ada di balik FPI adalah Presiden Ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono. Namun, kata dia ada pihak lain yang dituding ikut mendukung FPI yaitu keluarga Cendana.

"(Yang ramai disebut publik) Ada nama keluarga Soeharto, keluarga SBY Cikeas, Dinasti JK. Di luar orang juga menyebut nama-nama seperti Gatot Nurmantyo, Tommy Winata, Reza Chalid, atau bahkan kekuatan-kekuatan internasional," ujar Ade Armando.

"Tapi itu hanya spekulatif. Saya termasuk orang yang gak percaya jika SBY ikut danai FPI, karena itu bukan gaya politiknya," sambung dia.

Ade mengaku semakin penasaran dengan sosok besar di balik gerakan FPI. Pasalnya, Ade Armando percaya betul ada kekuatan raksasa yang menunggangi gerakan FPI.

Menurut Ade Armando, dana yang diperoleh FPI tidak hanya datang dari memalak restoran atau iuran anggota saja. Terlebih lagi, poster Habib Rizieq Shihab kata dia sudah disebar di banyak titik negara.

"Omong kosong kalau sekadar kamu muslimin terlibat secara sukarela. Bayangkan, dia punya laskar terlatih, dia punya markas 30 hektare di Megamendung, mereka punya asrama, perkebunan, ruang pertemuan dan pelatihan, sarana olahraga, belum lagi kehidupan boros keluarga Rizieq selama di Arab," ucap Ade Armando.

"Petualangan beberapa tahun di Arab tentu butuh dana besar. Tidak mungkin sumbangan anggota. Dana raksasa itu hanya bisa diberikan dari lumbung raksasa," lanjut dia.

Lebih lanjut, Ade Armando juga mengatakan bahwa untuk membongkar jaringan di balik FPI itu, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah menginterogasi Habib Rizieq. Petugas diminta menekan Habib Rizieq untuk membuka konspirasi tersebut.

Apabila hal itu tidak bisa dilakukan, menurutnya PPATK dan pihak terkait bisa menggunakan cara lain. Pasalnya, Ade Armando merasa para penyandang dana FPI kini tengah panik.

Apalagi kata Ade Armando, pemblokiran sudah mencapai angka 92 rekening yang berarti pendanaan FPI tidak lagi main-main.

"Itu sengaja disimpan di banyak tempat, artinya ada upaya terencana soal pengaliran dan penggunaan dana itu," tukas Ade Armando.

"Kalau jumlahnya besar itu biasa pakai tas, ransel, dan ini sering kita saksikan kalau koruptor tertangkap tangan oleh KPK. Untuk kelabui aliran dana, makanya mereka pakai cara tunai yang disimpan di koper," terangnya melanjutkan.

Menurut Ade Armando, upaya semacam itu pun bisa jadi dilakukan FPI sehingga jumlah rekeningnya bisa banyak.

"Hal serupa bisa juga terjadi di FPI. Bohir serahkan uang secara cash. Lalu ada oknum tertentu yang bertugas menyimpan dan mengirimkannya ke beberapa rekening FPI. Karena kerumitan itulah kemudian PPATK harus banyak memeriksa rekening-rekening," tandas Ade Armando.





#Berita Center #FPI #Ade Armando #Nama Dibalik FPI #Dalang Dibalik FPI


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






6 jam yang lalu

Polri Pastikan Siap Dukung Kebijakan KKP Terkait Larangan Ekspor Benih Lobster

Beritacenter.COM - Setelah memutuskan untuk melarang ekspor benih bening lobster (BBL), Menteri Kelautan dan..
8 jam yang lalu

Keluarga Ungkap Kondisi Millen Cyrus Usai Terjaring Razia dan Positif Benzo

Beritacenter.COM - Selebgram Milen Cyrus diamankan polisi setelah diketahui positif benzo saat ntengah berada di..
10 jam yang lalu

Ngeri! Jenglot Seram dengan Taring-Rambut Sedengkul Ditemukan di Makam Kudus

Beritacenter.COM - Warga Desa Burikan Kecamatan Kota Kudus, Jawa Tengah, dihebohkan dengan penemuan sebuah jenglot...
10 jam yang lalu

Menteri Trenggono : Saya Larang Ekspor Benih Lobster, Hanya Boleh Budidaya

Yang benur sudah pasti saya akan melarang ekspor benih. Kenapa? Karena benur itu adalah kekayaan dari pada bangsa..
13 jam yang lalu

Kabar Duka, Anggota Dewas KPK Artidjo Alkostar Tutup Usia

Beritacenter.COM - Kabar duka datang dari dunia hukum. Dewan Pengawas KPK, Artidjo Alkostar meninggal dunia siang..
14 jam yang lalu

Ribuan Sepeda Mahal di Batam Dilalap si Jago Merah

Beritacenter.COM - Kebakaran terjadi di gudang milik PT Barokah Utama Batam, menyebabkan ribuan sepeda dan spare part..
15 jam yang lalu

Terlibat Kontak Tembak dengan TNI di Hitadipa Papua, 1 Anggota KKB Tewas

Beritacenter.COM - Kontak tembang antara prajurit TNI dengan Kelompok Krimnal Bersenjata (KKB) kembal terjadi di..
15 jam yang lalu

AHY Dinilai Gagal Dongkrak Elektabilitas PD, Pendiri Pilih Moeldoko Jadi Pemimpin

Beritacenter.COM - Para pendiri Partai Demokrat (PD) Menilai Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono gagal mendongkrak..
16 jam yang lalu

KKP Kembangkan Riset dan Inovasi di Madura

Beritacenter.COM - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), melalui Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan..
17 jam yang lalu

Anies Bakal Larang Mobil 10 Tahun ke atas Beroperasi di Jakarta

Beritacenter.COM - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan berencana akan membatasi usia kendaraan demi mengatasi polusi..
17 jam yang lalu

Gudang Beku dari KKP Bikin Pengolah Ikan di Subang Bangkit Melawan Pandemi

Beritacenter.COM - Sempat terdampak pandemi hingga melakukan pengurangan tenaga kerja dan produksi, Kelompok Aroma..
20 jam yang lalu

Nurdin Ditangkap KPK : "Demi Allah Saya Tidak Tahu Apa-apa"

Beritacenter.COM - Bomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap tangan Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin..
1 hari yang lalu

Pemuda Nekat Sayat Leher Perawat di Bandara Soetta, Polisi : Pelaku Pernah Dirawat di RSJ

Beritacenter.COM - Seorang perawat di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) harus mandapat perawatan medis usai menderita..
1 hari yang lalu

Wow ! Ini 8 Manfaat Buah Naga Untuk Kecantikan

Beritacenter.COM - Manfaat buah naga tak hanya bagi kesehatan tubuh, tapi memiliki manfaat untuk kesehatan. Di antara..
1 hari yang lalu

Kapal KM Sampoerna Tenggelam di Perairan Pulau Tunda, 1 Orang Tewas

Beritacenter.COM - Kapal KM Sampoerna tenggelam saat sedang melaut di perairan Pulau Tunda, Banten. Akibat kejadian..
1 hari yang lalu

Air Sungai Cipunagara Meluap, Permukiman Warga Pamanukan Subang Terendam Banjir

Beritacenter.COM - Hujan deras yang terus menerus melanda Kabupaten Subang membuat aliran Sungai Cipunagara meluap...
1 hari yang lalu

Neymar Berambisi Bawa PSG Juarai Liga Champions

Beritacenter.COM  - Striker Paris Saint Germain (PSG) Neymar berambisi membawa klubnya saat ini menjuarai Liga..
1 hari yang lalu

5 Manfaat Konsumsi Buah Durian untuk Kesehatan pada Wanita

Beritacenter.COM - Buah durian merupakan buah yang sering kita temui dimana pun. Buah ini memiliki cita rasa yang..
1 hari yang lalu

KKP Lepasliarkan Ribuan Benih Lobster Hasil Sitaan di Pandeglang

Beritacenter.COM - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali melepasliarkan 4.153 benih bening lobster (BBL)..
1 hari yang lalu

Seorang PNS di Bogor Ditemukan Tewas Didalam Kamar Kos

Beritacenter.COM - Seorang wanita berinisial SW(35) bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) ditemukan tewas di..
1 hari yang lalu

Jual Sabu Dan Pil Ekstasi, Arifin Dicokok Polisi

Beritacenter.COM - Syamsul Arifin (25), asal Jalan Dupak Jaya, Surabaya, harus berusan dengan pihak kepolisian..
1 hari yang lalu

Presiden Jokowi is the New Bung Karno

Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru saja melaksanakan kunjungan kerja ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi