Selasa, 13 April 2021 - 05:33 WIB

Tim Kajian Undang Pelapor dan Korban Kasus ITE untuk Gali Masukan

Oleh : Anas Baidowi | Rabu, 24 Pebruari 2021 | 22:27 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin

Tim Pengkaji UU ITE saat menggelar rapat kedua di Kantor Kemenko Polhukam

Beritacenter.COM - Tim kajian Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) akan mengundang pelapor dan terlapor dari tindak kasus ITE. Hal itu karena tim tersebut akan mengutamakan masukan dari pelapor dan terlapor UU ITE.

"Narasumber yang kita sepakati kita akan utamakan dari klaster kelompok terlapor atau pelapor, kita ingin mendengar apa sih yang mereka rasakan dan alami dari proses yang pernah dijalani, yang kedua adalah kelompok aktivis atau masyarakat sipil dan praktisi. Hal ini untuk melihat pada saat implementasi UU ITE ini apa yang terjadi dari pengamatan mereka," kata Ketua tim kajian Sugeng Purnomo usai menggelar rapat kedua di kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (24/2/2021).

Sugeng menuturkan, pada pekan pertama, tim akan membuat focus group discussion (FGD). Kemudian pekan berikutnya, tim akan menyusun laporan dengan menggelar rapat pembahasan dengan Sub Tim I dan II.

"Sesuai timeline yang disepakati dalam rapat kedua ini, minggu pertama tim akan melakukan kegiatan FGD, satu minggu berikutnya akan ada rapat pembahasan yang diselenggarakan oleh Sub Tim I dan Sub Tim II, selanjutnya penyusunan laporan," tuturnya.

Sugeng menyampaikan tim bentukan Menko Polhukam Mahfud Md ini terdiri dari dua sub tim yang memiliki tugas kajian berbeda. Dia menjelaskan, sub tim pertama bertugas mengkaji implementasi dari UU ITE yang nantinya akan diseragamkan dengan satu pedoman. Sementara sub tim kedua bertugas mengkaji ada tidaknya pasal-pasal karet dan multitafsir dalam UU tersebut sehingga akan diputuskan hasil rekomendasi perlu tidaknya untuk dilakukan revisi terhadap UU ITE.

"Jadi kita tidak bicara tidak ada revisi atau akan revisi, tapi kita akan berangkat dari pengkajian dan baru setelah itu kami akan merekomendasikan perlu tidaknya dilakukan revisi, untuk mempertegas tidak adanya multitafsir terhadap implementasi UU ITE ini," ujar Sugeng

Lebih lanjut, Deputi Bidang Koordinasi Hukum dan Hak Asasi Manusia Kemenko Polhukam ini juga menyampaikan bagi masyarakat yang belum berkesempatan diundang untuk memberi masukan terhadap tim, akan diberikan ruang tersendiri. Nantinya masukan masyarakat itu akan diterima tim pengkaji melalui email dan juga WhatsApp serta pesan singkat.

"Ini bisa membantu kami, masyarakat bisa menyampaikan apa yang dirasakan terhadap pelaksanaan dari UU ITE ini," tandasnya.

Dalam rapat kedua ini, tim pengkaji sepakat untuk mengundang berbagai kelompok narasumber. Pertama, kelompok terlapor dan pelapor kasus-kasus UU ITE. Kedua, kelompok asosiasi pers, lalu kelompok aktivis, masyarakat sipil, praktisi. Selanjutnya, tim akan mendengarkan masukan perwakilan DPR, Parpol, dan kelompok akademisi, pengamat serta kelompok kementerian/lembaga.

 





#Berita Center #UU ITE #Revisi UU ITE #Tim Kajian UU ITE


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






2 jam yang lalu

Penembakan Menimpa Petugas Jaga di Depan Rumah Sakit di Paris, 1 Tewas, 1 Terluka

Beritacenter.COM - Aksi penembakan brutal dilaporkan terjadi di depan rumah sakit di Paris, Prancis. Seorang pria..
3 jam yang lalu

Kebakaran Pasar Inpres Jaksel Berhasil Dipadamkan, 392 Kios Hangus Terbakar

Beritacenter.COM - Kebakaran yang menghanguskan sejumlah lapak di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, telah berhasil..
5 jam yang lalu

Kapolri ke Satgas Nemangkawi : Tindak Tegas Para Pengganggu, Kita Semua Cinta Papua!

Selalu solid dan selalu sinergi untuk menjaga wilayah kita yang tercinta berada di ujung timur, yakinkan bahwa kita semua cinta Papua
6 jam yang lalu

Pasangan Selingkuh Terjaring Razia di Magetan, Pakai Sabu Demi Gairah Seks

Beritacenter.COM - Pasangan selingkuh kedapatan membawa sabu diamankan jajaran Polres Magetan. Pasangan selingkuh..
6 jam yang lalu

Wagub NTT Pastikan Sudah Tak Ada Wilayah yang Terisolasi Pasca Bencana

Semua desa yang terdampak bencana sudah dijangkau oleh Satgas Bencana Siklon Tropis Seroja, tidak ada lagi desa yang terisolir
7 jam yang lalu

Belagak Jadi Koboi, Nyali Pria yang Umbar Tembakan di Bandung Ciut Usai Dibekuk Polisi

Beritacenter.COM - Ervin Renindhita (33), pria yang berlagak jadi koboi dengan menembakkan pistol di Pasar Induk..
8 jam yang lalu

Pemprov DKI Bolehkan Restoran Buka Sampai 22.30 WIB, Live Music Dilarang!

Beritacenter.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperpanjang waktu operasional untuk restoran, sebagaimana..
8 jam yang lalu

Survei Kinerja Wapres Ma'ruf Amin Rendah, Jubir: Wajar, Ban Serep

Beritacenter.COM - Survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa kepuasan publik terhadap kinerja Wakil..
9 jam yang lalu

Jadi Faktor Penting Penetapan Awal Ramadhan, Ini Penjelasan Hilal Secara Ilmiah

Beritacenter.COM - Faktor penting dalam Sidang Isbat yang menjadi dasar penetapan awal Ramadhan 2021, yakni..
9 jam yang lalu

Kebakaran di Pasar Inpres Jaksel, 9 Unit Damkar Dikerahkan

Beritacenter.COM - Kebakaran terjadi di Pasar Inpres, Kelurahan Pasar Minggu, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta..
9 jam yang lalu

Tolak Hakim Skors Sidang hingga Salat Tarawih Usai, HRS: Itu Sunah

Beritacenter.COM - Sidang perkara Habib Rizieq Shihab (HRS) dalam kasus kerumunan di Petamburan sempat akan diskors..
10 jam yang lalu

BREAKING NEWS: 1 Ramadhan 1442 H Jatuh pada Selasa 13 April 2021

Beritacenter.COM - Pemerintah telah menetapkan awal puasa atau 1 Ramadhan 1442 Hijriah jatuh pada Selasa 13 April..
10 jam yang lalu

Jelang Ramadhan, Ribuan Botol MIras di Bantul Dimusnahkan

Beritacenter.COM - Menjelang bulan ramadhan, sebanyak 1.933 botol minuman beralkohol dari berbagai merk dimusnahkan..
11 jam yang lalu

4 Bahaya Minum Sambil Berdiri untuk Kesehatan

Beritacenter.COM - Kebiasaan minum sambil berdiri dianggap tidak sesuai dengan norma kesopanan yang ada di..
11 jam yang lalu

PBNU Terbitkan Panduan Ibadah di Bulan Ramadhan

Beritacenter.COM - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menerbitkan panduan bagi seluruh pengurus Nahdlatul Ulama,..
12 jam yang lalu

Tangkap Lima Kapal Asing Pencuri Ikan di Laut Natuna Utara, KKP Ungkap Modus Baru Pelaku

BeritaCenter.COM - Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Kementerian Kelautan..
12 jam yang lalu

Guru Ngaji di Bandung Cabuli 6 Anak Muridnya

Beritacenter.COM - Seorang guru ngaji tega mencabuli anak muridnya sendiri yang berada di lingkungan masjid...
12 jam yang lalu

Moeldoko Turun Gunung Cek Masa Transisi Pengambilalihan Pengelolaan TMII

Beritacenter.COM - Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko mengunjungi Taman MIni Indonesia Indah (TMII), Jakarta...
13 jam yang lalu

Warga Dihebohkan Ular Piton 2 Meter Masuk Peternakan Ayam

Beritacenter.COM - Warga Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah dihebohkan dengan ular piton sepanjang 2 meter di dalam..
13 jam yang lalu

Selain Menyegarkan, Tenyata Cincau Miliki 11 Manfaat Bagi Kesehatan Tubuh

Beritacenter.COM - Kamu pasti tahu cincau kan? Ya, daun-daunan yang satu ini biasa diracik menjadi minuman yang..
13 jam yang lalu

Bus TransJakarta Tabrak Pejalan Kaki di Senen, Korban Tewas di Tempat

Beritacenter.COM - Sebuah bus TransJakarta menabrak seorang pejalan kaki di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, pagi..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi