Sabtu, 31 Juli 2021 - 19:59 WIB

PLAYING VICTIM STRATEGI CULAS SBY SERANG MOELDOKO DAN JOKOWI

Oleh : Indah Pratiwi | Senin, 08 Maret 2021 | 19:30 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin

Penulis: Ninoy Karundeng

SBY adalah master politik. Bukan hanya soal merebut Partai Demokrat tanpa tetesan keringat. Publik ingat pengerukan duit untuk kerajaan Cikeas melalui M. Nazaruddin, Angelina Sondakh, Anas Urbaningrum, dkk. Mereka korban politik culas SBY, menguasai Demokrat untuk kepentingan pribadi.

Korban SBY pertama kali Ibu Megawati. Dengan penuh intrik kekejaman, Ibu Megawati dikibuli SBY. Kisah seputar Pilpres 2004 menjadi awal sukses politik tipu-tipu ala SBY. Yusril Ihza Mahendra saat ditanya Ibu Mega menjawab singkat: ya maju. Ketika pertanyaan disampaikan ke SBY, dengan muka ditekuk dan bibir terkatup, dia menggeleng kepala sambil bergumam; tidak mencalonkan diri.

Yang terjadi SBY memanfaatkan Partai Demokrat sebagai raison d’etre untuk maju ke Pilpres 2004. Tentu Ibu Mega geram. Padahal Megawati hanya menginginkan soal kejujuran. Nyatanya pernyataan Yusril yang akan nyapres tidak menjadi masalah bagi Presiden Megawati.

Geramnya Ibu Mega diikuti oleh pengunduran diri Yudhoyono. Lalu diikuti oleh narasi Demokrat dan SBY seolah terjadi pedzoliman oleh Megawati. Bangunan narasi makin membesar. Playing victim sebagai strategi mengeruk suara rakyat. Terjungkallah Megawati.

Strategi playing victim menjadi trade mark seluruh sepak terjang SBY dalam berpolitik dan menjalankan pemerintahan. Dia hanya akan menyatakan prihatin, ikut merasakan, untuk seluruh kejadian dan malapetaka di Indonesia. Dia tidak berbuat. SBY menempatkan dirinya sebagai korban apapun. Akibatnya puluhan proyek mangkrak termasuk Candi Hambalang.

Masa awal 2014-2015 SBY hendak menutupi pemerintahannya yang bobrok dengan safari politik untuk mendelegitimasi Presiden Jokowi. Safari politik itu dijawab oleh Jokowi dengan berfoto di proyek Candi Hambalang yang terbengkalai. Skak mat.

Bobroknya pemerintahan SBY tak bisa ditutupi, sampai saat ini. Termasuk Petral, perampokan mafia migas yang dipelihara SBY. SBY juga membesarkan FPI dan HTI. Seiring dengan nama SBY yang rusak, sejak Demokrat dikuasai Dinasti Cikeas, pencapaian Demokrat terus turun.

Survei Litbang Kompas Agustus 2020 elektabilitas Demokrat hanya 3,6%. Elektabiltas jeblok ini pun diangkat dengan isu playing victim dengan menyerang Jokowi dan Moeldoko. Hasilnya? Elektabilitas Demokrat naik menjadi 4,6% pada awal 2021.

Bahkan ketika masih jadi presiden, bahkan SBY mengeluhkan soal gajinya, sekali lagi gajinya, tidak naik selama beberapa tahun sebagai Presiden RI. Keluhan keprihatinan itu diucapkannya di depan prajurit TNI. Yang kala itu uang lauk pauk prajurit TNI hanya cukup untuk membeli coklat buat cucu SBY.

Tak pada Presiden RI membandingkan gajinya dengan prajurit TNI yang berdarah-darah membela NKRI. Sementara SBY belum pernah tugas di medan laga. Dia hanya jadi administrator pasukan Garuda di belakang layar di Lebanon. Takut di garis depan.

Pemerintahan auto-pilot SBY dan Cikeas juga berlumuran darah. Antasari Azhar dibui akibat membui Aulia Pohan dengan highest political assassination terhadap Nasrudin. Darah, air mata, keringat, penderitaan, menghiasi para pentolan Demokrat. SBY hanya mengeruk hasil politik.

Orang Demokrat yang tak sejalan dengan kepentingan pribadi SBY satu-per-satu disingkirkan. Karena SBY memiliki satu tujuan, penyelamatan Ibas. Yulianis menyebut Edhy Baskoro menerima US $ 200.000 dari Nazaruddin.

SBY tahu bahwa hanya dengan menguasai Demokrat, maka Ibas akan selamat. SBY telah dibaca rakyat sebagai jagoan playing victim. Tidak laku. Terbukti ketika dia memaksa the most prospcteive and rising star major in Indonesian military AHY mundur dari militer. Maju di Pilkada DKI dengan bekal membenci Ahok, AHY pun rontok di Pilgub DKI Jakarta.

AHY menyesal mundur dari militer. Sebagai hiburan AHY diberi jabatan odong-odong Komandan Kogasma. Ini sangat menyesakkan bagi AHY. Dia dikorbankan demi Ibas.

Kini, upaya playing victim SBY dengan mengorbankan Moeldoko dan Jokowi. Moeldoko pun nyante minum kopi dan tidak mengeluarkan pernyataan apapun. Seperti Jokowi yang hanya memajang foto Candi Hambalang. Upaya membusukkan Moeldoko pasti gagal.

SBY makin beringas. Tujuh politikus senior Demokrat dipecat. AHY hanya berdiri di dalam tempurung kepala dan otak SBY. AHY tidak bisa berbuat apa-apa, ngumpet di ketiak SBY seperti biasa.

Turun gunung-nya SBY justru mendekatkan Partai Demokrat pada Kongres Luar Biasa (KLB). Terungkap jelas KLB yang mendudukkan AHY dianggap tidak sah oleh para kader Demokrat.

Meski menyerang Moeldoko dan Jokowi, Demokrat, SBY, AHY, Ibas pun tak akan selamat secara politik dan hukum. Apalagi Marzuki Alie sudah siap membongkar borok SBY. Tinggal menunggu waktu hilangnya Cikeas dari peta politik Indonesia.


(Penulis: Ninoy Karundeng).





#Partai Demokrat #Jokowi #Jokowi Orang Hebat #Jokowi Orang Jujur #Jokowi Orang Baik #Pembenci Jokowi #SBY #Jokowi Presiden Ku #Joko Widodo #AHY #Jokowi Hebat #Jokowi Jujur #Jokowi Tegas #AHY Akan Digulingkan #Kudeta Demokrat #Demokrat Kudeta AHY #SBY Dan AHY Serang Jokowi


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






59 menit yang lalu

Ini 7 Makanan Sehat Untuk Orang Sakit agar Cepat Pulih

Beritacenter.COM - Makanan berfungsi untuk memenuhi kebutuhan gizi dan membantu proses pemulihan pada orang yang..
1 jam yang lalu

Anies Baswedan Sebut Selama Anda Manusia Berarti Bisa Divaksin di Jakarta

Beritacenter.COM - Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan mengungkapkan ada empat komponen yang dapat..
3 jam yang lalu

Update Covid-19 Per 31 Juli : Kasus Positif Bertambah 37.284

Beritacenter.COM - Kasus virus corona di Indonesia kian memperihatinkan. Tercatat, pada hari ini, Sabtu (31/7/2021),..
3 jam yang lalu

Ini Penjelasan Pemprov DKI Soal Pembeli di Warteg Harus Sudah Divaksin Covid-19

Beritacenter.COM - Pemerintah Provinnsi (Pemprov) DKI Jakarta menerangkan soal aturan pedagang dan pengunjung yang..
5 jam yang lalu

Punya Penyakit Bisul ? Coba 6 Obat Alami ini

Beritacenter.COM - Bisul adalah benjolan kecil berisi nanah yang terbentuk di bawah lapisan kulit. Apabila tidak..
6 jam yang lalu

Ayu Ting Ting Ogah Berdamai Usai Anaknya Dihina Mental Pengemis

Beritacenter.COM - Pedangdut Ayu Ting Ting memilih untuk mengambil jalur hukum demi memberikan efek jera kepada akun..
7 jam yang lalu

Tak Puas Dengan Isteri, Pria Bejat ini Masih Cabuli Adik Ipar Dibawah Umur

Beritacenter.COM - Seorang pria di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat tega mencabuli adik iparnya sendiri yang masih..
8 jam yang lalu

Pemain Sepak Bola Berdarah Indonesia - Belanda Meninggal Dunia

Beritacenter.COM - Pemain sepak bola berdarah Indonesia - Belanda Noah Gesser dikabarkan meninggal dunia dalam..
9 jam yang lalu

Ganti Presiden? Ya Setuju

Biasa saja dan sederhana. Ganti presiden itu pasti. Pertama-tama umur orang itu terbatas, tidak ada yang hidup..
10 jam yang lalu

GENDERANG PERANG DEMOKRAT LAWAN RAKYAT!

Konyol, satu kata pembuka dari saya untuk partai Demokrat, membaca berita dari berbagai media yang santer mengutip..
11 jam yang lalu

Tidak Tahu Diri...! Habis Isi Bensi Di SPBU Bintaro Sebuah Mobil Mewah B 1201 QZ Kabur Gak Mau Bayar

Beritacenter.COM - Media sosial dibuat heboh video sebuah mobil mewah mengisi BBM di sebuah SPBU tidak mau membayar..
12 jam yang lalu

PMI Lagi Ngapain?

Seperti kita ketahui penyintas covid19 bisa mendonorkan darahnya kepada pasien yg positif Covid. PMI adalah badan yg..
20 jam yang lalu

Tiga Cara Meningkatkan Ketakwaan kepada Allah Ta'ala

Seorang muslim sejatinya diperintahkan untuk selalu meningkatkan ketakwaan kepada Allah subhanahu wata’ala..
20 jam yang lalu

Tambal Defisit Anggaran, Gibran Pangkas Tunjangan ASN di Solo

Beritacenter.COM - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, memangkas tunjangan penghasilan pegawai (TPP) Aparatur..
21 jam yang lalu

Mendagri Berikan Pesan ke Kepala Daerah &Forkopimda Ikut Turun Salurkan Bantuan

Beritacenter.COM - Menteri dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian berpesan kepada pemerintah daerah untuk tetap kawal..
21 jam yang lalu

Geger! Mayat Laki-Laki Tanpa Identitas Ditemukan di Depan Masjid Raya Medan

Beritacenter.COM - Warga digemparkan dengan penemuan mayat tanpa identitas di halaman depan Masjid Raya Al Mashun,..
22 jam yang lalu

Terungkap ! Mayat Wanita Terkubur di Sleman Ternyata Korban Pembunuhan

Beritacenter.COM - Kasus penemuan mayat perempuan berinisial DLP (21) asal Klaten yang ditemukan terkubur di..
22 jam yang lalu

Resahkan Warga, Empat Pelaku Begal Diringkus Polisi

Beritacenter.COM - Satreskrim Polsek Tambelang, Kabaupaten Bekasi menangkap empat pelaku begal yang merasahkan..
23 jam yang lalu

Alhamdulillah !! Jumlah Pasien Covid -19 yang Sembuh di Sulteng Pecahkan Rekor Baru

Beritacenter.COM - Kabar baik datang dari pasien Covid -19 di Sulawesi Tengah (Sulteng) angka kesembuhan mencapai 426..
23 jam yang lalu

Kematian Akibat Covid Masih Tinggi, Waspada

Ini gambar dari instagram laporcovid19. Jumlah angka kematian yang sangat besar. Sekarang ini sering sekali dapat..
1 hari yang lalu

Nasib Pilu Gadis 15 Tahun di Jember, Diperkosa Ayah Tiri dan Paman Selama 2 Tahun hingga Hamil 4 Bulan

Beritacenter.COM - Seorang gadis berusia 15 tahun di Kecamatan Silo, Jember, hamil 4 bulan usai di setubuhi oleh ayah..
1 hari yang lalu

Wanita Positif Covid-19 Ditangkap saat Mesum di Kosan Aceh

Beritacenter.COM - Polisi syariat Aceh mengamankan pasangan diduga mesum berinisial RTA (21) dan AJS (26). Belakangan..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi