Senin, 10 Mei 2021 - 05:39 WIB

Menyoal Demokrasi Partai Demokrat

Oleh : Indah Pratiwi | Jumat, 19 Maret 2021 | 12:30 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Manuver politik yang dilakukan oleh beberapa kader Partai Demokrat (PD) terhadap Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dapat berdampak buruk pada proses demokrasi. Apalagi, dengan keterlibatan Moeldoko selaku Kepala Staf Presiden (KSP). Sedangkan, partai Demokrat tercatat sebagai partai oposisi. Tidak menutup kemungkinan, jika Kongres Luar Biasa (KLB) PD disahkan akan menjadi koalisi pemerintahan. Yang pada akhirnya, demokrasi Indonesia akan terancam jika tidak ada lagi kekuatan penyeimbang di luar pemerintah (oposisi). Dampak buruknya, pemerintah akan dengan mudah mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang dapat merugikan rakyat. Namun, bukan berarti saya simpatisan PD versi AHY. Hanya saja, sebagai pemerhati demokrasi saya menyayangkan apa yang terjadi di tubuh internal PD.

Bangsa Indonesia pada dasarnya, telah memiliki pengalaman yang cukup dalam berdemokrasi. Bahkan, oleh dunia kita telah dianggap terdepan dalam praktik prosedur demokrasi, walaupun pada hakikatnya masih belum mampu menyentuh aras substansial demokrasi itu sendiri. Artinya, praktik demokrasi kita masih sebatas aras retorika politik yang indah dalam wacana publik yang mendayu dayu. Namun, harus kita akui pula, bahwa sesungguhnya, rakyat sudah sangat siap berdemokrasi, dalam arti bisa menerima dan melaksanakan konsep demokrasi yang disodorkan oleh negara. Tinggal bagaimana negara dapat menjaga stabilitas demokrasi itu sendiri.

Demokrasi yang dilakukan tanpa batas dan pondasi rule of game yang akuntabel merupakan sebuah otoritarian kekuasaan. Di sisi lain, hukum tanpa politik adalah kemandulan visi orientasi sebuah demokrasi sebagai jalan menuju kekuasaan. Keduanya tidak boleh terpisah dalam balutan etika moral politik yang tervalidasi. Namun, selama perjalanan demokrasi sampai hari ini, pengamatan saya proses demokrasi kita masih terkesan samar dan mendekati buram di mata rakyat dalam melakukan hak-hak dan kewajiban demokrasinya. Karena itu, amat perlu merekonstruksi stabilitas demokrasi agar praktik demokrasi tidak keluar daripada intisari demokrasi itu sendiri.

Upaya merekonstruksi stabilitas demokrasi itu sendiri membutuhkan waktu dan kesadaran pribadi setiap masyarakat. Dalam noktah ini, sedikitnya kita membutuhkan tiga langkah konkrit yang harus dilakukan, baik oleh negara, partai politik, maupun masyarakat. Pertama, adanya kesadaran bekerja sama dan bersaing dengan cara-cara sehat dalam membangun cita-cita luhur bangsa. Artinya, cara pandang politis tidak lagi bermuara pada kepentingan syahwat kekuasaan dan bagaimana cara melanggengkannya. Namun, lebih kepada cara pandang yang substansial, seperti kemajuan bangsa dan kesejahteraan rakyat. Sulit memang jika ditilik dari kenyataan para politisi sekarang, akan tetapi bukan berarti tidak bisa.

Kedua, menegaskan kembali fungsi partai sebagai sarana penyalur kepentingan rakyat. Sebab, jika kita lihat bersama, partai saat ini tidak lagi menjadi alat sebuah basis politik, tetapi alat kepentingan pemilik partai. Partai dikelola secara eksklusif (top-down) dan mengandalkan pendistribusian material yang cenderung sentralistis, yang mengakibatkan pendiri/penyandang partai sebagai pusat segalanya. Visi dan gerak partai lebih ditentukan oleh saran-saran political advisor yang berorientasi mengakomodir kepentingan elite dan oligarki, ketimbang kepentingan riil masyarakat akar rumput.

Ketiga, saya sejalan dengan pemahaman Fahrul Muzaqqi, dalam bukunya Diskursus Demokrasi Deliberatif di Indonesia, ia mengatakan model paling ideal dan realistis bagi Indonesia adalah demokrasi deliberatif. Dalam demokrasi deliberatif aspek musyawarah menuju mufakat merupakan cara yang diutamakan. Sedangkan yang terjadi di tubuh internal PD akhir-akhir ini jauh daripada musyawarah mufakat dalam menyelesaikan masalah. Padahal, jika saja musyawarah mufakat ditempuh oleh PD, kemungkinan terjadi kudeta tidak akan terjadi.

Demokrasi deliberatif menghendaki adanya etika diskursif. Yang pada akhirnya, demokrasi tidak hanya dipandang sebagai legitimasi kekuasaan belaka, tetapi juga setiap warga negara diberi ruang yang sama untuk terlibat aktif. Etika diskursif memungkinkan setiap orang terlibat dan dihargai secara setara (berkeadilan), dan hakikat demokrasi demikian yang seharusnya terjadi.

Memang, ada konsekuensi logis yang diamanatkan kepada bangsa Indonesia dalam menjalankan sistem politik demokrasinya, yakni melakukan proses transfer kekuasaan melalui mekanisme demokratisasi. Dalam upaya menjaga sistem politik perlu diupayakan usaha-usaha bersama dalam menyelamatkan peran serta, partisipasi aktif elemen masyarakat di dalam menyokong sistem demokrasi Indonesia. Kesadaran tentang merekonstruksi demokrasi harus selalu dijaga, agar demokrasi tetap berada dalam jalur stabil, sukur-syukur meningkat, jangan malah merosot.





Fokus : AHY Akan Digulingkan


#AHY Akan Digulingkan #Demokrat Gulingkan AHY #Kudeta Demokrat #Drama Kudeta Demokrat #SBY DAN AHY #Drama Demokrat #AHY Dikudeta Demokrat


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






6 jam yang lalu

Pemobil Viral Tabrak Polisi di Pos Penyekatan di Klaten Ternyata ABG

Beritacenter.COM - Polisi telah mengamankan pemobil viral yang menerobos pos penyekatan dan menabrak petugasbdi..
9 jam yang lalu

Kecam Aksi Israel Bubarkan Jemaah Palestina, Wamenag : Keji, Langgar HAM!

Beritacenter.COM - Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi mengecam keras aksi pembubaran jemaah salat tarawih di..
11 jam yang lalu

Viral Medsos, Mobil Nekat Terobos Pos Penyekatan dan Tabrak Polisi di Klaten

Beritacenter.COM - Media sosial dihebohkan dengan video viral yang menampakkan sebuah mobil menerobos pos penyekatan..
13 jam yang lalu

Kabar Gembira, Wagub Sebut Kasus COVID-19 di DKI Jakarta Cenderung Melandai

Beritacenter.COM - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (Ariza) menyebut bahwa kasus COVID-19 di DKI Jakarta..
14 jam yang lalu

Selain Kurma, 6 Buah Ini Cocok Dikonsumsi saat Buka Puasa

Beritacenter.COM - Adzan maghrib merupakan saat yang paling ditunggu setiap orang yang menjalankan ibadah puasa..
15 jam yang lalu

Bensin Nyambar ke Kompor, Satu Keluarga di Deli Serdang Terbakar Mengenaskan

Beritacenter.COM - Warga digegerkan dengan peristiwa kebakaran yang menimpa satu keluarga penjual bensin di Desa..
16 jam yang lalu

Indonesia Kecam Tindak Kekerasan Terhadap Warga Palestina di Masjid Al-Aqsa

Beritacenter.COM - Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) mengecam Aksi kekerasan terhadap warga sipil..
20 jam yang lalu

Video Viral, Anggota DPRD Tabrak Polantas Saat Ditindak

Beritacenter.COM - Sebuah video anggota DPRD Maluku Utara (Malut)dari fraksi Gerindra nekat menabrak anggota Polantas..
21 jam yang lalu

KKP Amankan 4 Penyu Hijau Ukuran Besar Yang Hendak Dijual

Beritacenter.COM - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut..
1 hari yang lalu

Anggota TNI di Polewali Mandar Imbau Masyarakat Patuhi Protkes Jelang Idul Fitri

Beritacenter.COM , POLMAN- Mengingat Jelang Lebaran Idul Fitri, Dandim 1402/Polmas Letkol Arh Hari Purnomo,..
1 hari yang lalu

Polisi Gerebek Sarang Narkoba di Kampung Ambon, 50 Orang Ditangkap

Beritacenter.COM - Polres Metro Jakarta Barat menggerebek Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat, terkait adanya..
1 hari yang lalu

Ini Sederet Kegiatan yang Bikin Ngabuburit di Rumah Aja Makin Seru

Beritacenter.COM - Bulan Ramadhan tahun 2021 ini masih diselimuti wabah virus Corona atau Covid-19. Alhasil,..
1 hari yang lalu

Kasus Pembakar Perawat Cantik di Malang Mulai Menemukan Titik Terang

Beritacenter.COM - Kematian seorang perawat cantik di Kabupaten Malang mulai menemui titik terang. Polisi menemukan..
1 hari yang lalu

Polisi Amankan Penumpang Bawa Surat Hasil Swab Palsu di Bandara Semarang

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian menangkap seorang calon penumpang pesawat di Bandara Jenderal Ahmad..
1 hari yang lalu

Kisruh antara Bobby dan Edy di Sumut

Sebetulnya sikap Gubernur Sumut Edy Rahmayadi tidak perlu berlebihan dengan arogansinya kepada Walikota Medan,Bobby..
1 hari yang lalu

Cerita Professor Ngambekan

Seorang profesor, seorang guru besar universitas, menyatakan mengundurkan diri dan menyerahkan gelar profesornya..
1 hari yang lalu

4 Keistimewaan Ibadah Puasa

Di tengah pandemi Covid-19, umat Islam di seluruh dunia tetap menyambut bulan suci Ramadhan dengan penuh sukacita...
1 hari yang lalu

Dulu Anggap KPK Sudah Tidak Aman, NB Mau Mundur eh Kini Takut Dipecat

Jujur saya tidak paham dengan apa yang diinginkan NB. Berawal dari kemunculan isu polisi Taliban vs polisi India...
1 hari yang lalu

GIGIH DAN BRANI !

Membiasakan yang benar, jangan membenarkan yang biasa.(Gibran)....Sebuah pameo kepemimpinan dilemparkan oleh Gibran..
1 hari yang lalu

Ingin Juara Liga Inggris, Chelsea Ingin Rekrut Jadon Sancho dan 2 Bintang Lain

Beritacenter.COM - Chelsea dikabarkan akan kembali jor-joran pada bursa transfer musim panas 2021. Tidak..
1 hari yang lalu

Jelang Lebaran, Harga Daging Capai Rp 150.000/Kg

Beritacenter.COM - Jelang hari raya Idul Fitri, beberapa bahan pokok mulai naik, salah satunya adalah daging. Harga..
1 hari yang lalu

3 Makanan yang Wajib Dihindari saat Sahur, Bikin Cepat Haus hingga Asam Lambung Naik

Beritacenter.COM - Memilih makanan dalam sahur sangat mempengaruhi kita dalam melakukan aktivitas saat berpuasa. Oleh..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi