Senin, 10 Mei 2021 - 05:42 WIB

Demokrat Pertontonkan Demokrasi Hoaks

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Selasa, 23 Maret 2021 | 17:34 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


isruh internal yang terjadi di tubuh Partai Demokrat masih terus berlanjut. Baik Demokrat kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) maupun kubu Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang, Sumatera Utara saling bermanuver. Kedua kubu saling mengklaim bahwa kubu merekalah yang sah secara hukum. Berbagai manuver mereka lakukan untuk saling menyerang dan menjatuhkan sama lain.

Namun demikian, apa yang tengah diperlihatkan oleh Partai Demokrat saat ini bukanlah sebuah potret dari wajah demokrasi yang kita dambakan. Wajah demokrasi yang tampak dari Demokrat saat ini adalah wajah demokrasi hoaks dan pencitraan. Saling klaim kebenaran dan tudingan-tudingan terhadap pihak lain adalah sedikit contohnya. Dengan kata lain, polemik yang terjadi di dalam internal Partai Demokrat itu menjelaskan bahwa Demokrat tengah mempertontonkan demokrasi hoaks dan pencitraan, bukan demokrasi gagasan, seperti yang kita harapkan.

Setidaknya, ada beberapa alasan, kenapa Demokrat kini mempertontonkan demokrasi hoaks, bukan gagasan? Pertama, demokrat menuding pihak lain sebagai biang keladi terjadinya kisruh di Partai Demokrat, padahal itu persoalan internal partainya sendiri. Sebagaimana yang disampaikan oleh Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang menuduh ada upaya kudeta dirinya dari orang dekat Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hal serupa juga dinyatakan oleh Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang menuding bahwa ada gerakan pengambilalihan kepemimpinan partai Demokrat, yang ingin mengambil alih kepemimpinan partai yang sah.

Faktanya, hal itu tidak pernah terjadi. Pihak Istana tidak ada hubungannya dengan kisruh yang terjadi di dalam tubuh Partai Demokrat. Jenderal TNI (Purn.) Moeldoko, yang kini terpilih sebagai Ketua Umum Partai Demokrat versi KLB mengatakan bahwa Istana tidak ada kaitannya dengan hal itu. Itu artinya, demokrat secara sepihak telah menuduh pihak lain, yang berada di luar internal partai sebagai sumber masalah. Bahkan, menuduh pihak Istana sebagai dalang yang bermain dibalik ini semua. Pada kenyataannya, kisruh yang terjadi di Partai Demokrat saat ini adalah persoalan internal partai, bukan sebab yang lain.

Kedua, demokrat menyatakan adanya KLB tersebut sebagai sebuah bentuk penyerangan terhadap demokrasi. AHY mengatakan KLB Partai Demokrat di Deli Serdang, Sumatera Utara, yang menunjuk Moeldoko sebagai ketua umum tandingan, merupakan serangan terhadap demokrasi dan penegakan hukum di Indonesia. Bahkan, ia meminta rakyat Indonesia untuk ikut turun membantu menyelamatkan demokrasi di Tanah Air.

Pernyataan AHY tersebut saya kira adalah sebuah kebohongan atau hoaks. Lagi-lagi, saya harus mengatakan bahwa itu merupakan persoalan internal partai mereka sendiri. Tidak ada hubungannya dengan serangan demokrasi. Kalaupun ada, itu demokrasi di dalam internal tubuh partai demokrat. Sebab, aspek demokrasi itu luas. Mulai dari HAM, ekonomi, sosial, budaya, dan politik. Tidak bisa serangan demokrasi yang dimaksud AHY hanya diterjemahkan dan disimplifikasikan menjadi kisruh yang terjadi di internal Partai Demokrat saat ini.

Ketiga, kedua kubu saling mengklaim bahwa kubu mereka yang sah secara hukum. Keduanya saling bermanuver untuk menyerang dan menjatuhkan satu sama lain. Kubu satu menuding sebagai gerakan kudeta, sementara kubu lain menyebut dirinya sebagai gerakan konstitusi. Jadi mana yang benar?

Atas dasar itu semua, saya pikir, demokrat kini tengah mempertontonkan wajah demokrasi hoaks di hadapan kita, bukan demokrasi gagasan yang seperti kita harapkan. Padahal, harusnya Demokrat sebagai partai yang merepresentasikan alat infrastruktur demokrasi bisa memberi contoh yang baik untuk rakyat, yaitu memberikan gagasan-gagasan terbaik untuk memajukan bangsa dan negara. Jika Partai Demokrat tidak bisa menyelesaikan persoalan internal partai mereka sendiri, maka mana mungkin Demokrat dapat menyelesaikan permasalahan rakyat.

Singkatnya, tudingan sepihak yang dilakukan oleh Demokrat, pernyataan KLB di Sumut adalah bentuk penyerangan demokrasi, dan klaim kedua kubu sebagai yang sah secara hukum merupakan sedikit contoh potret demokrasi hoaks yang ditampilkan oleh Demokrat. Dan saya tekankan sekali lagi bahwa kisruh yang terjadi di Partai Demokrat saat ini adalah persoalan internal mereka sendiri, bukan karena intervensi pihak lain.





Fokus : AHY Akan Digulingkan


#Demokrat #Partai Demokrat #AHY Akan Digulingkan #Demokrat Kudeta AHY


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






6 jam yang lalu

Pemobil Viral Tabrak Polisi di Pos Penyekatan di Klaten Ternyata ABG

Beritacenter.COM - Polisi telah mengamankan pemobil viral yang menerobos pos penyekatan dan menabrak petugasbdi..
10 jam yang lalu

Kecam Aksi Israel Bubarkan Jemaah Palestina, Wamenag : Keji, Langgar HAM!

Beritacenter.COM - Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi mengecam keras aksi pembubaran jemaah salat tarawih di..
11 jam yang lalu

Viral Medsos, Mobil Nekat Terobos Pos Penyekatan dan Tabrak Polisi di Klaten

Beritacenter.COM - Media sosial dihebohkan dengan video viral yang menampakkan sebuah mobil menerobos pos penyekatan..
13 jam yang lalu

Kabar Gembira, Wagub Sebut Kasus COVID-19 di DKI Jakarta Cenderung Melandai

Beritacenter.COM - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (Ariza) menyebut bahwa kasus COVID-19 di DKI Jakarta..
14 jam yang lalu

Selain Kurma, 6 Buah Ini Cocok Dikonsumsi saat Buka Puasa

Beritacenter.COM - Adzan maghrib merupakan saat yang paling ditunggu setiap orang yang menjalankan ibadah puasa..
15 jam yang lalu

Bensin Nyambar ke Kompor, Satu Keluarga di Deli Serdang Terbakar Mengenaskan

Beritacenter.COM - Warga digegerkan dengan peristiwa kebakaran yang menimpa satu keluarga penjual bensin di Desa..
16 jam yang lalu

Indonesia Kecam Tindak Kekerasan Terhadap Warga Palestina di Masjid Al-Aqsa

Beritacenter.COM - Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) mengecam Aksi kekerasan terhadap warga sipil..
20 jam yang lalu

Video Viral, Anggota DPRD Tabrak Polantas Saat Ditindak

Beritacenter.COM - Sebuah video anggota DPRD Maluku Utara (Malut)dari fraksi Gerindra nekat menabrak anggota Polantas..
21 jam yang lalu

KKP Amankan 4 Penyu Hijau Ukuran Besar Yang Hendak Dijual

Beritacenter.COM - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut..
1 hari yang lalu

Anggota TNI di Polewali Mandar Imbau Masyarakat Patuhi Protkes Jelang Idul Fitri

Beritacenter.COM , POLMAN- Mengingat Jelang Lebaran Idul Fitri, Dandim 1402/Polmas Letkol Arh Hari Purnomo,..
1 hari yang lalu

Polisi Gerebek Sarang Narkoba di Kampung Ambon, 50 Orang Ditangkap

Beritacenter.COM - Polres Metro Jakarta Barat menggerebek Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat, terkait adanya..
1 hari yang lalu

Ini Sederet Kegiatan yang Bikin Ngabuburit di Rumah Aja Makin Seru

Beritacenter.COM - Bulan Ramadhan tahun 2021 ini masih diselimuti wabah virus Corona atau Covid-19. Alhasil,..
1 hari yang lalu

Kasus Pembakar Perawat Cantik di Malang Mulai Menemukan Titik Terang

Beritacenter.COM - Kematian seorang perawat cantik di Kabupaten Malang mulai menemui titik terang. Polisi menemukan..
1 hari yang lalu

Polisi Amankan Penumpang Bawa Surat Hasil Swab Palsu di Bandara Semarang

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian menangkap seorang calon penumpang pesawat di Bandara Jenderal Ahmad..
1 hari yang lalu

Kisruh antara Bobby dan Edy di Sumut

Sebetulnya sikap Gubernur Sumut Edy Rahmayadi tidak perlu berlebihan dengan arogansinya kepada Walikota Medan,Bobby..
1 hari yang lalu

Cerita Professor Ngambekan

Seorang profesor, seorang guru besar universitas, menyatakan mengundurkan diri dan menyerahkan gelar profesornya..
1 hari yang lalu

4 Keistimewaan Ibadah Puasa

Di tengah pandemi Covid-19, umat Islam di seluruh dunia tetap menyambut bulan suci Ramadhan dengan penuh sukacita...
1 hari yang lalu

Dulu Anggap KPK Sudah Tidak Aman, NB Mau Mundur eh Kini Takut Dipecat

Jujur saya tidak paham dengan apa yang diinginkan NB. Berawal dari kemunculan isu polisi Taliban vs polisi India...
1 hari yang lalu

GIGIH DAN BRANI !

Membiasakan yang benar, jangan membenarkan yang biasa.(Gibran)....Sebuah pameo kepemimpinan dilemparkan oleh Gibran..
1 hari yang lalu

Ingin Juara Liga Inggris, Chelsea Ingin Rekrut Jadon Sancho dan 2 Bintang Lain

Beritacenter.COM - Chelsea dikabarkan akan kembali jor-joran pada bursa transfer musim panas 2021. Tidak..
1 hari yang lalu

Jelang Lebaran, Harga Daging Capai Rp 150.000/Kg

Beritacenter.COM - Jelang hari raya Idul Fitri, beberapa bahan pokok mulai naik, salah satunya adalah daging. Harga..
1 hari yang lalu

3 Makanan yang Wajib Dihindari saat Sahur, Bikin Cepat Haus hingga Asam Lambung Naik

Beritacenter.COM - Memilih makanan dalam sahur sangat mempengaruhi kita dalam melakukan aktivitas saat berpuasa. Oleh..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi