Senin, 05 Desember 2022 - 15:14 WIB

Mencari Sosok Pantas Tongkat Estafet Jokowi Akan Diberikan

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Kamis, 25 Maret 2021 | 17:00 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin

Oleh : Karto Bugel

Jika ditotal, akan ada 271 daerah yang akan dipimpin oleh Plt kepala daerah mulai tahun depan. Sebanyak 101 kepala daerah pada 2022, dan 170 kepala daerah pada 2023.

Itu setara dengan 53% dari seluruh jumlah Kabupaten dan Kotamadya yang ada di Indonesia.

Khusus untuk gubernur, bakal ada 24 jabatan yang akan habis masa jabatannya. 7 pada 2022 dan 17 lagi di 2023. Itu setara dengan 70% dari jumlah seluruh Provinsi yang ada di Indonesia.

Aturan yang berlaku, Plt Bupati dan Walikota akan dipilih oleh Mendagri dan Plt Gubernur oleh Presiden.

Namun ketika terkait dengan kebijakan yang ada, bukankah dalam penentuan kabinet 2019 yang lalu pak Jokowi juga pernah membuat pernyataan tak boleh ada kebijakan menteri namun hanya kebijakan Presiden?

Dengan kata lain, siapa pun yang nanti akan dipilih menjadi Plt Bupati dan Walikota juga tergantung kebijakan Presiden dong?

Terkait dengan pemilu dan Pilpres pada 2024 nanti, posisi atas penguasaan kepala daerah mulai dari Bupati, Walikota hingga Gubernur jelas adalah nilai strategis.

Itu adalah berkah luar biasa bagi cara politik bekerja. Itu adalah juga tentang bagaimana mesin politik memiliki pijakan dan tersebar merata. Yang jelas, itu pasti adalah sesuatu banget.

" Jadi, siapa pun yang dirujuk oleh Presiden Jokowi punya potensi besar dong?"

Ketika untuk kesekian kalinya pak Jokowi kembali menegaskan bahwa dirinya tak ingin dan tak mendukung amandemen UUD 45 terkait masa jabatan Presiden, secara tak langsung beliau telah menempatkan dirinya sejajar dengan sangat sedikit jumlah orang BIJAK yang ada di dunia. Beliau telah selesai dengan dirinya sendiri.

Padahal, bila benar beliau ingin, itu bukan hal mustahil. Pengaruh dan keterwakilannya pada lembaga pembuat undang undang sangat besar. Dukungan rakyat atas kondisi itu pun luar biasa. Jadi seharusnya itu memang bukan pekerjaan sulit.

Namun sekali lagi, beliau menolak. Beliau tahu benar bagaimana cara menempatkan posisi dirinya dengan elegan pada akhir masa jabatannya. Sosok ini pasti akan dikenang bukan hanya sebagai pemimpin hebat, lebih dari itu, beliau adalah pemimpin bijaksana.

Dan itu akan terpatri dengan sangat tegas dalam jejak sejarah bangsa ini sepanjang masa.

Dan maka, siapa pun nanti mendapat tongkat estafet langsung dari tangannya, sepertinya adalah dia yang akan terpilih pada 2024.

Siapa pun yang terlihat menerima tongkat itu dari tangannya akan dilihat oleh pendukungnya sebagai menifestasi dari kehadiran Jokowi itu sendiri. Di mata para pemujanya, sosok itu adalah Jokowi dalam rupa berbeda.

"Kira-kira siapa ya?"

Rendah hati sifat melekat pada dirinya dan santun dalam tutur baik kata mau pun tindakan sebagai akibat, akan membuatnya membuka diri seluas mungkin untuk berbicara dengan partai di mana beliau dulu diusung.

Maka bukan mustahil bila kader PDIP adalah sosok yang kemudian akan muncul. Siapa sosok yang ada dalam benak pak Jokowi, hanya beliau yang tahu. Itu masih akan terus disimpan dalam rapat.

Mungkin bukan satu atau ternyata benar cuma satu misalnya, sekali lagi hanya beliau yang tahu kapan waktu yang tepat berbicara.

"Tapi masak ga ada tanda-tanda?"

Kita hanya punya cara dengan menebak sekaligus berharap. Bila sosok kita tebak harus terukur dengan pencapaian dan kinerja dia sebagai kepala daerah maka Ganjar, Risma Ahok, bahkan Gibran sebagai kader termuda yang sekarang duduk sebagai Walikota solo pantas kita sebut.

Namun ketika berbicara tentang sosok pantas dan hebat yang PDIP miliki, partai itu punya banyak talenta. Ada Hasto, Pramono Anung, Eva Sundari hingga Rieke Diah Pitaloka patut kita sebut.

Dan jangan lupa, hari ini, kita mendapat dan memiliki peluang berdemokrasi dengan cara seperti kita nikmati saat ini adalah karena jasa dan perjuangan para pahlawan reformasi. Para mahasiswa 98 yang pernah menggadaikan nyawa dan hidupnya demi demokrasi itu sendiri.

PDIP adalah partai yang paling terkait dengan mahasiswa-mahasiswa tersebut. Di sana ada 2 nama besar dan sangat berperan, bahkan tak terlalu berlebihan kita sebut dengan kalimat tokoh sentral dalam terjadinya proses besar bernama reformasi itu sendiri. Keduanya telah bergabung pada partai itu sejak reformasi dan kini adalah kader senior.

Budiman Soedjatmiko dan Adian Napitupulu. Keduanya adalah tokoh dan pahlawan reformasi yang hingga kini masih sangat aktif dan tak boleh kita tinggalkan. Keduanya memiliki kapasitas hebat yang layak kita sandingkan dengan banyak tokoh yang lain.

Budiman Soedjatmiko adalah salah satu tokoh sentral pada Peristiwa 27 Juli 1996 di mana sejarah PDIP terikat erat dengan peristiwa itu. Tanpa peristiwa kudatuli, bukan mustahil tak pernah lahir PDIP.

Budiman harus dihukum dan divonis penjara selama 13 tahun sebagai kambing hitam atas Jakarta membara pada 27 Juli 96 oleh rezim Soeharto. Budiman sang promotor sekaligus orator "mimbar bebas" pada panggung demokrasi di kantor Pusat PDI Diponegoro 58 adalah salah seorang yang membuat peristiwa itu tercatat dalam sejarah demokrasi kita.

Peristiwa itu terhubung sangat erat dengan demo mahasiswa 98 atau Reformasi dan membuat tumbang rezim diktator Soeharto yang telah berkuasa selama 32 tahun. Pada peristiwa 98 ini, Adian Napitupulu hadir dan menjadi salah satu tokoh penting.

"Puan koq ga disebut?"

Dengan jabatan sebagai Ketua DPR dan pernah juga sebagai Menteri, seharusnya Puan layak menjadi salah satu kandidat potensial. Ini akan terserah pada bu Megawati.

Menjadi sensitif karena terkorelasi pada pada hubungan anak dan orang tua di mana itu juga sedang terjadi pada isu AHY dan SBY dan itu tampak tak menguntungkan dalam politik Indonesia saat ini.

Tampak gak apple to apple dan sangat jauh ceritanya namun itulah realitas politik. Apa pun tampak enak dijadikan isu, jadilah perkara. Tapi ini kembali pada ibu Megawati sekaligus pak Jokowi.

"Lah Gibran?"

Gibran adalah asset bagi masa depan. Masih banyak hal harus dia pelajari sekaligus harus mencari cara bagi membangun pondasi bagi dirinya sendiri. Jabatan Walikota Solo adalah kawah Candradimuka yang harus dia lalui. Dia tak akan muncul sebagai salah satu calon 2024 nanti.

"Ahok pernah dihukum dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun. Ganjar, masih digunjing dan belum clear benar dengan isu E-KTP dan Budiman juga pernah dipenjara dengan vonis 13 tahun kan? Mana boleh dicalonkan?"

Ganjar tak boleh divonis dengan tidak boleh dicalonkan. Itu belum terbukti. Bahwa akan menjadi sasaran tembak negatif, itu biasa dalam politik namun bukan hal mustahil akan membuatnya terhambat dari sisi intern.

Kasus Ahok memang dilema dan akan menjadi debat tak berkesudahan. Itulah Ahok sang fenomenal. Untuk aturan sesuai hukum yang berlaku hingga saat ini, Ahok diperkirakan masih akan sulit.

Budiman pernah menolak grasi dari Presiden Habibie. Grasi akan membuat predikat sebagai terhukum atau narapidana akan terus melekat dan itulah yang kini masih melekat pada Ahok.

Amnesti diberikan oleh Presiden Abdurrahman Wahid pada 10 Desember 1999.

Amnesti adalah pengampunan atau penghapusan hukuman yang diberikan kepala negara kepada seseorang atau sekelompok orang yang telah melakukan tindak pidana tertentu.

Dengan amnesti, Budiman tidak lagi memiliki predikat terhukum atau narapidana. Dengan demikian status Budiman Soedjatmiko sama dengan siapa pun yang tak pernah dihukum. Dia tak terganjal oleh aturan tersebut.

"Kalau Ganjar yang paling tinggi surveynya tak dicalonkan, mana mungkin menang lawan Prabowo dan Anis?"

Dengan menguasai 70% Provinsi dan lebih dari 50% Kabupaten dan Kota karena diangkatnya Plt oleh Presiden dan Mendagri pada 2022 dan 2023, jelas sesuatu yang sangat berbeda.

Ruang gerak pak Jokowi dan bu Mega sebagai Ketua Umum PDIP jelas sangat leluasa. Bukan lantas pasti menang, bersatunya semua lawan politik dalam satu ikatan dan satu kepentingan bersama adalah lawan seimbang bagi posisi penguasa kali ini.

Dan itu sudah dilakukan. Itu sudah mulai terlihat saat AHY dan JK bertemu. Tampak masih kecil dan tak berarti, namun ketika Cikeas tak lagi minta posisi tertinggi, itu adalah awal baik bagi oposisi mencapai titik temu dan itu akan terlihat seperti bola salju.

Bila bola itu makin membesar, jelas adalah lawan yang tak boleh dibuat abai meski keuntungan awal telah mereka dapat. Seperti apa bola itu besar, ketika muncul 3 kubu Capres dan berlangsung persis seperti Pilgub DKI dimana putaran pertama capres yang kalah serta merta akan bergabung dengan lawan dari capres PDIP.

"Trus PDIP kalah kan?"

Itulah pentingnya capres sebagai manifestasi sekaligus representasi seorang Jokowi. Dia adalah Jokowi dalam rupa yang berbeda dan para pemilih yakin bahwa dalam dirinya ada sosok Jokowi hadir di sana.

Tongkat estafet itu harus terlihat ketika sedang diberikan oleh Jokowi. Di sana image bahwa kepastian program kerja Jokowi akan dibuat terus berjalan dan apa yang sudah di mulainya dengan sangat baik tak akan terbuang sia-sia seperti apa yang selalu menjadi kekhawatiran banyak pihak dan maka ingin pak Jokowi mau menjabat untuk yang ketiga kalinya.

"Dari nama-nama itu, siapa kira-kira yang paling tepat dan sesuai dengan keinginan pak Jokowi?"

... itu pertanyaan buat pak Jokowi.

Siapa yang kita butuhkan, sepertinya adalah orang yang mengerti kemana dunia sedang dan akan menuju.

Infrastruktur yang telah dan akan masih dibangunnya, seharusnya adalah modal utama bagi siapa pun yang akan menggantikannya kelak.

Menjadi satu dari 5 negara paling berpengaruh pada 2030 seperti yang diramalkan banyak pihak tak mungkin karena sebab jualan barang mentah. Pasti karena terkait dengan banyak inovasi kita lakukan.

Dengan kata lain posisi itu baru dapat kita capai ketika kita mampu membuat bangsa ini maju dalam teknologi.

"Budiman dong?"

Emang Adian, Hasto, Pramono , Risma, Eva Sundari dan Rieke ga pinter apa?

Siapa pun orang itu, sejak sekarang harus mulai kita cari. Kita gaungkan nama berikut prestasi kenapa dia cocok.

Terlalu konyol bila rakyat hanya diberi 4 atau 5 nama sesuai minat pemilik lembaga survey atau media mainstream saja. Terlalu sia-sia rakyat kita yang berjumlah 260 juta namun setiap penyebutan nama capres hanya muncul Anis dan Prabowo lagi.

RAHAYU

Sumber : Status Facebook Karto Bugel





Fokus : Pilpres 2024


#Capres 2024 #Pilpres 2024 #Calon Presiden 2024 #Presiden 2024


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






41 menit yang lalu

Bawa Golok Dua Pemuda Surabaya Dicokok Polisi Saat Nongkrong

Beritacenter.COM - Dua remaja berinisial AY (17) dan AT (19) harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah membawa..
1 jam yang lalu

KKP Jamin Kualitas Produk Perikanan Indonesia ke Australia

Beritacenter.COM - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meyakinkan otoritas Australia untuk mengadakan mutual..
1 jam yang lalu

#Gempa 4,3 magnitudo Guncang Wilayah Lombok

Beritacenter.COM - Gempa berkekuatan 4,3 Magnitudo di Barat Daya LOMBOK BARAT-NTB, tidak berpotensi..
1 jam yang lalu

Safari Politik Anies Sebagai Capres Ditolak Dimana-Mana

BeritaCenter.COM – Anies Baswedan sudah mantap menyatakan dirinya siap maju sebagai calon presiden pada..
1 jam yang lalu

APES..! Setiap Acara Anies Pasri AMBRUK, Pegiat Medsos : Pagar JIS ambruk, Tribun Formula E ambruk, kini panggung Juga Ikutan Ambruk

Beritacenter.COM - Pagung acara tempat untuk berorasi dalam acara Rapat Akbar Relawan Anies Baswedan bersama Partai..
1 jam yang lalu

Doa saat Turun Hujan dalam Islam, Amalkan Bacaannya

Dalam Islam, terdapat doa saat turun hujan yang bisa Anda amalkan. Hujan adalah salah satu bentuk rahmat dari Allah..
2 jam yang lalu

Pengamat: Ekonomi Indonesia 2023 Akan Jadi Cahaya Dunia

BeritaCenter.COM – Ekonomi dunia diramal akan penuh ketidakpastian atau diterjang resesi pada tahun 2023...
2 jam yang lalu

#Gempa 3,0 magnitudo Guncang Wilayah Aceh

Beritacenter.COM - Gempa berkekuatan 3,0 Magnitudo di Barat Laut KOTA-SUBULUS SALAM-ACEH, tidak berpotensi..
2 jam yang lalu

PKS - Gerindra Rujuk Kembali, Bagaimana Nasib Anies Sebagai Capres

Beritacenter.COM - Partai Gerindra dan PKS dikabarkan akan rujuk kembali pada Pemilu 2024. Partai Demokrat yang..
2 jam yang lalu

Presiden Jokowi: Indonesia Punya 5 Kekuatan untuk Jadi Negara Maju

BeritaCenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Indonesia..
2 jam yang lalu

Habis Orasi Anies Pangung Acara Roboh, Netizen : Gubraakkk!!!

Beritacenter.COM - Pagung acara tempat untuk berorasi dalam acara Rapat Akbar Relawan Anies Baswedan bersama Partai..
2 jam yang lalu

Selain E-Tilang, Polisi Lakukan Tilang Manual Khusus Pelanggaran Ini

BeritaCenter.COM – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sudah..
2 jam yang lalu

Menteri Basuki: Ciliwung Harus Jadi Barometer Pengelolaan Sungai yang Baik

BeritaCenter.COM - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa..
3 jam yang lalu

Tendang Ronaldo, MU Siapkan Dana Fantastis Datangkan Cody Gakpo dari PSV

Beritcenter.COM - Manchester United menyiapkan dana fantastis untuk mendatangkan Cody Gakpo dari PSV. Gosip ini terus..
3 jam yang lalu

BPBD: 10 Daerah di Jaksel-Jaktim Tanahnya Potensi Bergerak Saat Hujan Lebat

BeritaCenter.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan..
3 jam yang lalu

Jakarta Resmi Jadi Tuan Rumah MGMAC 2023

BeritaCenter.COM - Jakarta ditetapkan sebagai tuan rumah Mayors and Governors Meeting of the ASEAN Capital..
3 jam yang lalu

Jokowi: Indonesia Punya Kekuatan Besar yang Tak Dimiliki Negara Lain

BeritaCenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkap sejumlah kekuatan ekonomi Indonesia yang..
4 jam yang lalu

Menteri PUPR Soal Pembangunan Rumah Korban Gempa Cianjur: Selesai Sebelum Lebaran 2023

BeritaCenter.COM - Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa pembangunan rumah bagi korban..
4 jam yang lalu

Selamat !! Acha Septriasa Umumkan Hamil Anak Kedua

Beritacenter.COM - Artis cantik Acha Septriasa mengumumkan anak keduanya setelah 5 tahun menikah dengan..
4 jam yang lalu

Update Top Skor Piala Dunia 2022: Kylian Mbappe di Puncak

BeritaCenter.COM – Top skor sementara di Piala Dunia 2022 dikuasai oleh Kylian Mbappe. Ia berada di..
4 jam yang lalu

Liga 1 Resmi Dilanjutkan Lagi Mulai Hari Ini

BeritaCenter.COM - Pihak Kepolisian telah mengeluarkan izin..
4 jam yang lalu

Polisi Ringkus Pencuri Benda Pusaka di Rumah Adat Tebing Tinggi

Beritacenter.COM - Petugas kepolisian menangkap pelaku pencurian barang pusaka di sebuah rumah adat di Kota Tebing..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi