Jumat, 07 Mei 2021 - 22:22 WIB

Wapres Ma'ruf: Tarawih itu Sunah, Jaga Diri dari Penularan Covid-19 Wajib

Oleh : Anas Baidowi | Jumat, 09 April 2021 | 22:00 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin

Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin

Beritacenter.COM - Wakil Presiden (Wapres) RI, Ma'ruf Amin mengimbau kepada masyarakat yang berada di zona merah penularan Covid-19 agar menjalankan ibadah Ramadhan di rumah. Dalam imbauan ini, Ma'ruf menegaskan bahwa menjaga diri dari penularan Covid-19 hukumnya wajib.

"Di dalam melaksanakan ibadah tarawih supaya mematuhi protokol, mematuhi aturan yang sudah di... memang dibolehkan. Tidak ada larangan untuk melakukan tarawih sepanjang protokol itu dilakukan dengan baik. Tetapi anjuran majelis ulama dalam tausiahnya itu sangat bagus sekali. Nanti disosialisasi bahwa untuk daerah yang masih tinggi penularan COVID-19 atau daerah zona merah itu dianjurkan untuk menggunakan kemurahan-kemurahan yang dibolehkan, tidak melakukan tarawih atau tadarus di tempat-tempat umum, di masjid. Tetapi anjuran majelis ulama itu supaya dilakukan di rumah-rumah saja untuk menghindari dari pada penularan," kata Ma'ruf Amin dalam acara Tarhib Ramadhan yang disiarkan YouTube MUI, Jumat (9/4/2021).

Baca juga:

Ma'ruf mengatakan, hukum ibadah salat tarawih adalah sunah, sedangkan menjaga diri dari penularan Covid-19 hukumnya wajib.

"Itu saya kira anjuran itu sangat benar sekali, karena tarawih itu sunah, tetapi menjaga diri dari pada penularan itu wajib. Syekh Nawani, misalnya, beliau mengatakan wajibnya menjaga diri, menjaga orang lain dari pada bahaya yang diduga terjadi, wajib kita menjaga diri," kata Ma'ruf Amin.

"Oleh karena itu, Syekh Nawawi mengatakan bahwasanya melakukan pengobatan dan menjaga diri dari wabah penyakit itu adalah wajib. Jadi kita harus mendahulukan yang wajib itu, begitu juga kenapa pemerintah melarang mudik itu karena pengalaman tahun yang lalu terjadi peningkatan COVID-19 sampai 90% ketika mudik itu, nah untuk itulah maka menjaga itu maka kemudian dilarang mudik itu," sambungnya.

Terlkait dengan silaturahmi saat mudik lebaran, kata Ma'ruf hukumnya sunah. Namun, di saat pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, Ma'ruf mengatakan bahwa mudik hanya akan berpotensi pada penularan Covid-19 yang tentunya dapat membahayakan masyarakat.

"Saya kira kedudukannya sama saja, bahwa mudik silaturahim itu sunah, memang bagus tetapi ada bahaya, menjaga dari pada wabah ini adalah penyakit, makanya mendahulukan yang lebih penting," kata dia.

Lebih lanjut, Ma'ruf Amin mengajak tokoh agama untuk menyampaikan pesan untuk menjaga diri dari wabah saat bulan Ramadhan. Dia mengatakan beberapa negara di luar negeri sedang mengalami lonjakan kasus Corona, Ma'ruf tak ingin hal yang sama terjadi di Tanah Air.

"Di sini pentingnya kita mengajak masyarakat menyampaikan pesan keagamaan ini di dalam rangka menjaga masyarakat dari pada kemungkinan naiknya kembali COVID ini karena kita tidak bisa menjaga. Seperti juga terjadi di beberapa negara di luar negeri itu sekarang terjadi kenaikan," ungkap Ma'ruf.

Selain itu, Ma'ruf juga mengajak masyarakat untuk turut serta mendukung program vaksinasi Covid-19 demi tercapainya kekebalan komunal atau herd immunity.

"Begitu juga vaksinasi, vaksinasi ini adalah upaya untuk memutus penularan untuk supaya masyarakat Indonesia mendapatkan herd immunity, itu bisa dicapai kalau yang divaksin itu sampai 70% itu baru terjadi kekebalannya bisa tercapai," kata dia.

Pada bulan Ramadhan kali ini, Ma'ruf mengajak umat untuk melakukan perbaikan diri dan beribadah kepada Allah. Dia juga mengingatkan pentingnya menjaga diri dari penularan Corona saat beribadah.

"Saya kira bulan Ramadhan menjadi momentum penting kita melakukan perbaikan diri kita mengajak umat untuk juga berbuat kebaikan dan juga menjaga diri dari pada bahaya yang masih mengancam di sekitar kita supaya kita tetap sehat dan tetap beribadah dengan baik. Kita menggunakan Ramadhan tetapi kita juga mematuhi protokol kesehatan dalam rangka wabah yang masih menghantui kita semua," katanya.





#Berita Center #Wapres Ma'ruf #Ma'ruf Amin #Tarawih di Masa Pandemi #Tarawih Sunah


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






52 menit yang lalu

Kejar-kejaran Kecepatan Tinggi, 2 Kapal Ilegal Fishing Vietnam Dilumpuhkan KKP di Natuna Utara

Beritacenter.COM - Ditjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan..
1 jam yang lalu

Sebuah SPBU di Bali Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Ratusan Juta

Beritacenter.COM - Sebuah SPBU di Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali, mengalami kebakaran. Kebakaran tersebut..
1 jam yang lalu

Pelaku Penyebar Hoaks Tank TNI Diterjunkan Halau Pemudik Ditangkap

Beritacenter.COM - Petugas berhasil menangkap pelaku penyebar hoaks pengerahan tank TNI dikerahkan untuk menyekat..
2 jam yang lalu

BAHASA APOKALIPTIK PARA BAJINGAN POLITIK DI INDONESIA SAAT INI : BELA ULAMA BELA ISLAM & PEMIMPIN THOGUT

Bahasa Apokaliptik adalah bahasa yang digunakan pada perang Psikologi atau psychological warfare dengan metode holly..
2 jam yang lalu

Teororis Buron Yusuf Sukandar Ditangkap di Rumah Paranormal, Sempat Menginap dan Berobat

Beritacemter.COM - Tim Densus 88 Antiteror meringkus buron kasus terorisme,Yusuf Iskandar alias Jerry saat berada di..
3 jam yang lalu

JANGAN MAIN-MAIN SAMA BOBBY DAN GIBRAN

Saya tipe orang yang tidak anti ketika ada anak, menantu, serta kerabat Presiden yang menjadi pejabat negara. Yang..
3 jam yang lalu

Tiga Orang Tewas Diduga Keracunan Gas Usai Terperosok ke Septic Tank di Garut

Beritacenter.COM - Lima warga Garut dilaporkan masuk ke lubang septic tank setinggi 6 meter. Insiden nahas itu..
4 jam yang lalu

KETIKA ULAMA MERASA ISTIMEWAH..

Entah bentuk perlindungan yg bagaimana yg dimaksud PKS tentang ulama yg harus dilindungi. Apa perlidungan yg dimaksud..
4 jam yang lalu

Penerapan Larangan Mudik, Polisi Halau 23 Ribu Kendaraan dan Tindak 75 Travel Gelap

Beritacenter.COM - Polisi telah memutar balikkan sebanyak 23 ribu kendaraan, pasca penerapan larangan mudik Lebaran..
5 jam yang lalu

Penjelasan Dokter soal Viral Info Sulit Ereksi Karena Vaksin Sinovac

Setahu saya tidak ada hubungannya (dengan disfungsi ereksi -red). Akibat vaksin kalau terjadi akan ke sistemik atau..
5 jam yang lalu

ALGORITMA NIKEL

Bukan sekali atau dua kali, bu Menkeu mengungkapakan kekhawatirannya tentang Indonesia yang berpotensi terjebak dalam..
5 jam yang lalu

Polisi Pastikan Pantau Aktivitas Rusdi 'Jenderal Kekaisaran Sunda Nusantara'

Beritacenter.COM - Polisi masih belum mengambil langkah hukum terhadap Rusdi Karepesina (55), terkait Kekaisaran..
6 jam yang lalu

4 Tips Mengatur Pola Tidur Selama Bulan Puasa

Beritacenter.COM - Bulan Ramadan telah berjalan selama beberapa minggu. Puasa di bulan Ramadan mengubah berbagai pola..
6 jam yang lalu

Membangun Solidaritas Kemanusiaan

Dunia terus menghadapi cobaan di mana-mana. saat ini, pandemi covid-19 yang melanda negara-negara di berbagai belahan..
6 jam yang lalu

Pemkot Bogor Perkuat RW Siaga Corona, Pasca Larangan Mudik Jabodetabek

Beritacenter.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan memperkuat RW Siaga Corona, menyusul larangan mudik lokal di..
6 jam yang lalu

Tok! MA Perintahkan 3 Menteri Cabut SKB soal Seragam Sekolah

Beritacenter.COM - Mahkamah Agung (MA) memerintahkan pemerintah untuk mencabut Surat Keputusan Bersama (SKB) 3..
7 jam yang lalu

Peran Perempuan dalam Memerangi Hoaks

Semakin hari, frekuensi penyebaran hoaks di kalangan remaja dan anak-anak terus meningkat. Pasalnya, informasi hoaks..
7 jam yang lalu

Keren! Aparat Ditjen PSDKP Menangkap 84 Kapal Ikan Asing dan Indonesia Selama 2021

BeritaCenter.COM - Aparat Direktorat Jenderal (Ditjen) Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP)..
7 jam yang lalu

Tidak Mudik, Jokowi Pilih Lebaran di Istana Bogor

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan untuk tidak mudik ke Solo, Jawa Tengah pada Lebaran Idul..
8 jam yang lalu

Berusaha Kabur, Dua Kapal Ikan Asing Ilegal Ini Dibuat Tak Berkutik Aparat Ditjen PSDKP

BeritaCenter.COM - Aparat Direktorat Jenderal (Ditjen) Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP)..
8 jam yang lalu

Tidak Dapet Tim Utama di Barcelona, 5 Tim ini Siap Tampung Miralem Pjanic

Beritacenter.COM - Tidak mendapatkan di skuad utama Barcelona membuat Miralem Pjanic ingin hengkang dari Blaugrana...
8 jam yang lalu

Paham Radikal di Lembaga Pemerintah

Indonesia Corruption Watch (ICW) menduga, tidak lulusnya sejumlah pegawai KPK dalam tes wawasan kebangsaan telah..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi