Sabtu, 31 Juli 2021 - 18:28 WIB

Politik Upik Abu Dan Kudeta Di Demokrat

Oleh : Indah Pratiwi | Selasa, 20 April 2021 | 13:30 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin

Ditulis Oleh : Eko Kuntadhi

Dalam dunia politik, Agus Yudhoyono (AHY) itu tergolong masih Balita. Ia memulai debut politiknya pada 2017 ketika maju sebagai Calon Gubernur Jakarta. Saat itu AHY rela mencopot seragam militernya. Pangkat terakhirnya adalah mayor.

Mungkin AHY mau cepat naik kelas. Kalau tetap di militer, ia harus menunggu antrian untuk naik pangkat. Gak bisa ujug-ujug langsung dapat bintang. Apalagi prestasinya biasa-biasa saja.

Tapi mau gimana lagi. AHY memang belum matang. Ia keok di putaran pertama. Mungkin saja memilih Jakarta belum yakin, orang setingkat mayor bisa memimpin sebuah propinsi. Iya, juga sih. Jangankan jadi Gubernur. Untuk menjual ayam goreng saja, ia mungkin belum cukup mampu. Minimal seorang kolonel. Kayak, Kolonel Sanders yang terkenal itu.

Nasi sudah jadi lontong sayur. Pakai bumbu kacang dan kerupuk. AHY sudah mengundurkan diri dari karir militernya dan ia gagal jadi Gubernur Jakarta. Tapi, biar bagaimanapun AHY adalah putra SBY. Putra seorang mantan presiden yang juga petinggi Partai Demokrat.

Momen berikutnya adalah Pilpres 2019. Nah, event ini harus dimanfaatkan dengan baik. AHY harus dijajakan lagi. Bahkan sempat ada isu waktu itu AHY mau ditawarkan sebagai Cawapres. Baik kepada Jokowi. Maupun kepada Prabowo.

Tentu saja setiap anak Indonesia boleh menggantungkan cita-citanya setinggi langit. Tapi yang juga penting adalah kualitas personalnya juga. Jika modal utamanya hanya menggelendot pada kebesaran nama bapaknya, cita-cita itu kedengerannya jadi tinggi, tinggi sekali. Ohh. Ohh.

Gagal memanfaatkan momentum Pilpres 2019. Hanya ada satu kesempatan yang tersisa buat AHY. Kursi Ketua Umum Partai Demokrat. Ini jauh lebih gampang ketimbang merebut kursi Gubernur, Cawapres atau bahkan Menteri. Pertarungannya mudah. Wong, waktu itu Ketua Partai Demokrat adalah bapaknya. Dan sekjennya adalah Ibas Yudhoyono, adeknya sendiri.

Untuk jadi ketua umum, kan bisa disampaikan sambil ngobrol di dapur.

Jadilah AHY Ketua Umum Partai Demokrat. Tapi memimpin sebuah partai, meski partai itu ‘milik’ bapaknya, juga bukan perkara gampang. Wajah AHY yang kinyis-kinyis mengesankan ia terlalu muda. Belum matang. Bahkan di dunia politik, tetap saja AHY dianggap masih bau minyak kayu putih.

Nah, untuk mengubah anggapan belum matang itu, kayaknya AHY mulai mengubah tampilannya. Lantas, jreng! Kini wajahnya mirip iklan obat Jenggot Firdaus.

Pertanyaanya, apakah pemimpin partai cukup dengan bermodal brewok? Iya, sih, Surya Paloh juga sukses menjadikan Partai Nasdem sebesar sekarang. Tapi ingat Surya Paloh itu brewoknya sudah lama. Sementara AHY, tergolong brewok Newbie.

Mungkinkah kader partai democrat belum yakin, AHY mampu memimpin partai dan meraup simpati rakyat pada Pemilu nanti? Nah, itulah yang menjadi tanda tanya besar.

Kalau diperhatikan dari Pemilu ke Pemilu, Demokrat memang terus melorot suaranya. Puncaknya pada 2009, saat itu periode kedua kekuasaan SBY. Demokrat sebagai partai baru berhasil mengumpulkan 20% suara pemilih. Waktu itu bisa disebut masa kejayaan mereka.

Lalu pada Pemilu 2014, suara Demokrat melorot drastis. Separuh pemilih yang dulu mencoblos Demojrat, kini kabur. Suaranya tinggal 10%. Nah, pada 2019 suara Partai Demokrat melorot lagi. Tinggal 6,81% saja. Kader-kader Demokrat pasti khawatir jika trend penurunan ini terus berlanjut.

Wajar sih, kader-kader partai democrat ragu dengan kemampuan AHY memimpin partai. Wong bertarung jadi Gubernur Jakarta saja keok di putaran pertama. Lantas, 2019 AHY dijajakan kemana-mana, jangankan ada yang beli. Ditawar aja, kayaknya gak. Lalu gimana kader-kader partai itu mau percaya orang sekelas AHY bisa meningkatkan citra partai Demokrat seperti dulu kala.

Nah, suasana psikologis keraguan itu yang juga dirasakan AHY dan lingkarannya. Karena sering diragukan, barangkali ia jadi lebih sensitive dan baper. Ia jadi insecure dengan posisinya. Ia parno dan jadi gampang curiga. Sebetulnya rasa curiga itu disebabkan karena rasa gak percaya dirinya sendiri.

Makanya saya gak heran ketika AHY kemarin melemparkan isu ada usaha kudeta di dalam partainya. Nama Ketua KSP Moeldoko disebut-sebut terlibat.

Bagi saya, isu kudeta itu merupakan gabungan dari keresahan dan ketidakpercayaan kader-kader democrat terhadap kepemimpinan AHY. Ditambah dengan perasaan insecure dan tidak percaya diri AHY sebagai ketua partai.

Kalau AHY yakin kemimpinannya kuat dan diterima seluruh kader democrat, ia gak perlu memanjangkan jenggot. Eh, maksudnya gak perlu terlalu khawatir akan dikudeta. Sebab biar bagaimanapun, proses pengambilan suara partai harus melalui mekanisme AD/ART-nya partai.

Nah, mengganti seorang ketua umum kan, minimal harus disetujui oleh lebih dari setengah kepengurusan Partai Demokrat daerah yang memiliki suara dalam forum pengambilan keputusan tertinggi.

Pertanyaanya gimana kalau keresahan kader partai itu ternyata melanda sebagian besar pengurus democrat di seluruh Indonesia?

Apalagi ketika melempar isu kudeta itu, AHY meniru gaya Rocky Gerung. Mengaitkan semuanya dengan Presiden Jokowi. Ia berkirim surat berisi kegundahannya itu kepada Presiden Jokowi.

Terus balasan apa yang kira-kira diharapkan AHY dari Jokowi? Maksudnya, apakah AHY meminta Jokowi menyatakan bahwa selain SBY dan anak keturunannya, dilarang untuk menjadi pemimpin Partai Demokrat?

Atau apakah AHY ingin agar Presiden Jokowi memecat Moeldoko sebagai ketua KSP karena dicurigai mau mengkudeta posisinya AHY sebagai ketua Partai?

Begini deh. Partai Demokrat itu adalah partai yang kini sebagai oposisi pemerintah. Biar bagaimanapun Jokowi tetap membutuhkan keberadaan partai oposisi agar jalannya proses demokrasi bisa normal. Pemerintahan di Indonesia tanpa oposisi akan dicurigai menuju otoriterianisme.

Tapi dalam manajemen konflik, oposisi diperlukan sepanjang dia lemah.

Nah, partai democrat di bawah AHY, apa bahayanya buat Jokowi sehingga ia perlu capek-capek merestui orang untuk mengambil alih?

Gak usah diambil alih. Didiemin aja juga letoy sendiri. Wong memang dipimpin sama Balita dalam dunia politik.

Jadi mas AHY, sebaiknya gak usah terlalu sering memainkan mellow drama kayak gitu. Gak usah main politik Upik Abu, untuk menarik simpati orang. Apalagi mengakit-kaitkan presiden dengan isu kudeta segala, biar kesannya dramatis gitu.

Politik playing fictim mungkin berhasil di jaman pak SBY dulu. Sampai dia naik ke kursi Presiden. Tapi masa sih, sampai sekarang caranya itu-itu aja. Gak update banget.

"Mas, saya mau kudeta," Abu Kumkum nyeletuk.
"Kudeta apaan, Kum"
"Naik.kudeta api, tut, tut, tut..."
Bajigur...





Fokus : AHY Akan Digulingkan


#AHY Akan Digulingkan #Demokrat Gulingkan AHY #Demokrat Makar


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






27 menit yang lalu

Anies Baswedan Sebut Selama Anda Manusia Berarti Bisa Divaksin di Jakarta

Beritacenter.COM - Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan mengungkapkan ada empat komponen yang dapat..
1 jam yang lalu

Update Covid-19 Per 31 Juli : Kasus Positif Bertambah 37.284

Beritacenter.COM - Kasus virus corona di Indonesia kian memperihatinkan. Tercatat, pada hari ini, Sabtu (31/7/2021),..
2 jam yang lalu

Ini Penjelasan Pemprov DKI Soal Pembeli di Warteg Harus Sudah Divaksin Covid-19

Beritacenter.COM - Pemerintah Provinnsi (Pemprov) DKI Jakarta menerangkan soal aturan pedagang dan pengunjung yang..
4 jam yang lalu

Punya Penyakit Bisul ? Coba 6 Obat Alami ini

Beritacenter.COM - Bisul adalah benjolan kecil berisi nanah yang terbentuk di bawah lapisan kulit. Apabila tidak..
5 jam yang lalu

Ayu Ting Ting Ogah Berdamai Usai Anaknya Dihina Mental Pengemis

Beritacenter.COM - Pedangdut Ayu Ting Ting memilih untuk mengambil jalur hukum demi memberikan efek jera kepada akun..
6 jam yang lalu

Tak Puas Dengan Isteri, Pria Bejat ini Masih Cabuli Adik Ipar Dibawah Umur

Beritacenter.COM - Seorang pria di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat tega mencabuli adik iparnya sendiri yang masih..
7 jam yang lalu

Pemain Sepak Bola Berdarah Indonesia - Belanda Meninggal Dunia

Beritacenter.COM - Pemain sepak bola berdarah Indonesia - Belanda Noah Gesser dikabarkan meninggal dunia dalam..
8 jam yang lalu

Ganti Presiden? Ya Setuju

Biasa saja dan sederhana. Ganti presiden itu pasti. Pertama-tama umur orang itu terbatas, tidak ada yang hidup..
9 jam yang lalu

GENDERANG PERANG DEMOKRAT LAWAN RAKYAT!

Konyol, satu kata pembuka dari saya untuk partai Demokrat, membaca berita dari berbagai media yang santer mengutip..
10 jam yang lalu

Tidak Tahu Diri...! Habis Isi Bensi Di SPBU Bintaro Sebuah Mobil Mewah B 1201 QZ Kabur Gak Mau Bayar

Beritacenter.COM - Media sosial dibuat heboh video sebuah mobil mewah mengisi BBM di sebuah SPBU tidak mau membayar..
11 jam yang lalu

PMI Lagi Ngapain?

Seperti kita ketahui penyintas covid19 bisa mendonorkan darahnya kepada pasien yg positif Covid. PMI adalah badan yg..
18 jam yang lalu

Tiga Cara Meningkatkan Ketakwaan kepada Allah Ta'ala

Seorang muslim sejatinya diperintahkan untuk selalu meningkatkan ketakwaan kepada Allah subhanahu wata’ala..
19 jam yang lalu

Tambal Defisit Anggaran, Gibran Pangkas Tunjangan ASN di Solo

Beritacenter.COM - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, memangkas tunjangan penghasilan pegawai (TPP) Aparatur..
19 jam yang lalu

Mendagri Berikan Pesan ke Kepala Daerah &Forkopimda Ikut Turun Salurkan Bantuan

Beritacenter.COM - Menteri dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian berpesan kepada pemerintah daerah untuk tetap kawal..
20 jam yang lalu

Geger! Mayat Laki-Laki Tanpa Identitas Ditemukan di Depan Masjid Raya Medan

Beritacenter.COM - Warga digemparkan dengan penemuan mayat tanpa identitas di halaman depan Masjid Raya Al Mashun,..
20 jam yang lalu

Terungkap ! Mayat Wanita Terkubur di Sleman Ternyata Korban Pembunuhan

Beritacenter.COM - Kasus penemuan mayat perempuan berinisial DLP (21) asal Klaten yang ditemukan terkubur di..
21 jam yang lalu

Resahkan Warga, Empat Pelaku Begal Diringkus Polisi

Beritacenter.COM - Satreskrim Polsek Tambelang, Kabaupaten Bekasi menangkap empat pelaku begal yang merasahkan..
21 jam yang lalu

Alhamdulillah !! Jumlah Pasien Covid -19 yang Sembuh di Sulteng Pecahkan Rekor Baru

Beritacenter.COM - Kabar baik datang dari pasien Covid -19 di Sulawesi Tengah (Sulteng) angka kesembuhan mencapai 426..
22 jam yang lalu

Kematian Akibat Covid Masih Tinggi, Waspada

Ini gambar dari instagram laporcovid19. Jumlah angka kematian yang sangat besar. Sekarang ini sering sekali dapat..
22 jam yang lalu

Nasib Pilu Gadis 15 Tahun di Jember, Diperkosa Ayah Tiri dan Paman Selama 2 Tahun hingga Hamil 4 Bulan

Beritacenter.COM - Seorang gadis berusia 15 tahun di Kecamatan Silo, Jember, hamil 4 bulan usai di setubuhi oleh ayah..
22 jam yang lalu

Wanita Positif Covid-19 Ditangkap saat Mesum di Kosan Aceh

Beritacenter.COM - Polisi syariat Aceh mengamankan pasangan diduga mesum berinisial RTA (21) dan AJS (26). Belakangan..
23 jam yang lalu

Update Perkembangan COVID 19 di Indonesia 30 Juli 2021

Beritacenter.COM - Tanggal 30 Juli 2021 Perkembangan COVID-19 di Indonesia Jumlah kasus terkonfirmasi positif..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi