Sabtu, 08 Mei 2021 - 00:06 WIB

Soal Penggeledahan KPK Terhadap Petinggi KPK, Ahli Hukum: Dramanya Sudah Luar Biasa!

Oleh : Anas Baidowi | Selasa, 04 Mei 2021 | 14:44 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin

Gedung KPK

Beritacenter.COM - Ahli hukum tata negara, Margarito Kamis menyoroti soal penggeledahan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di ruang kerja dan rumah dinas Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin, pada 28 April lalu. Menurutnya, langkah yang dilakukan oleh KPK terhadap Azis cukup aneh.

Ia mengatakan, status Azis Syamsudin sejauh ini masih saksi, bahkan KPK juga belum melakukan pemerksaan. Namun, tim penyidik KPK justru langsung melakukan penggeledehan.

“Dia statusnya saksi, diperiksa saja belum, tapi sudah digeledah. Penggeledahan harusnya dilakukan kepada pelaku tindak pidana. Kenapa dia digeledah? Apakah dianggap di situ ada barang bukti? Tapi Anda mesti tahu, ini peristiwa bukan tertangkap tangan. Sudah dari Oktober 2020. Barang bukti apa yang mau dicari?” ujar Margaritp dalam siaran persnya, Selasa (4/5/2021).

Menurut Margarito, langkah KPK dalam mengusut dugaan keterlibatan Azis Syamsuddin yang diduga mempertemukan penyidik KPK dan wali kota Tanjungbalai patut dianggap sebagai suatu keanehan. Margarito menilai pendalaman KPK terhadap Azis Syamsuddin seperti sebuah drama.

“Azis dianggap mempertemukan penyidik dengan wali kota. Sebatas itu. Apakah dia ikut merancang, harus bayar berapa, dan lain-lain, tidak terlihat sejauh ini. Oleh karena itu, apa yang mau dicari dari tindakan Azis? Sayangnya ini dramanya sudah luar biasa. Saya kira, kesan yang tercipta Azis seolah-olah langsung bersalah. Padahal, ini baru berdasarkan keterangan-keterangan yang sejauh ini beredar,” kata Margarito.

Berdasarkan pandangan Margarito, Azis terkesan disudutkan.

“Betul ada soal sedikit di situ (disudutkan). Tapi belum cukup dikualifikasi tindakan Azis itu sebagai suatu tindakan yang serta merta melawan hukum. Kenapa? Ini kan baru penyelidikan bukan penyidikan. Karena itu, belum tentu perkara itu lanjut ke penyidikan. Apa yang jadi soal di situ? Sayangnya, berita sudah terlanjur heboh. Banyak tindakan-tindakan yang saya kira menyudutkan Azis,” imbuh Margarito.

“Saya kira azis punya hak untuk men-challenge. Silakan Azis demonstrasikan fakta-fakta yang dimiliki untuk diadu dengan fakta yang dimiliki KPK. Jujur saja ini agak menantang atau menarik. Faktanya, dia tidak menerima uang, tidak menerima ini dan itu, tetapi lho kok dia digeledah?” kata Margarito.

“Sejauh data yang ada, Azis tidak terlibat atau tidak ikut bicara mengenai duit. Karena tidak terlibat soal duit, itu menjadi soal, kenapa dia mesti serta merta dikenakan tindakan seperti sekarang? Saya kira Azis mesti bicara tuntas soal itu. Azis silahkan menggunakan seluruh haknya untuk mempertanyakan itu. Apa pun alasannya, setiap tindakan hukum itu harus sesuai kaidah,” demikian Margarito.

Margarito menambahkan, presumption of innocence atau praduga tak bersalah merupakan salah satu asas hukum yang kerap diabaikan selama ini. Sebagaimana Penjelasan Umum butir ke-3 huruf c Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), antara lain berisi setiap orang yang disangka saja wajib dianggap tidak bersalah sampai adanya putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap.

“Asas praduga tak bersalah itu prinsipil. Apa pun ceritanya, praduga tak bersalah harus tetap di depan. Apa pun faktanya. Masalahnya adalah prinsip ini sering kali diabaikan,” katanya.

Margarito pun menyebut bahwa aparat penegak hukum seringkali menganggap ada fakta tertentu, sehingga dijadikan bahan untuk memvonis seseorang seolah-olah melakukan pelanggaran pidana.

“Praduga tak bersalah sering diabaikan cuma karena adanya fakta yang belum tentu valid. Misal seorang X disebut oleh orang lain terlibat dalam satu kasus. Kalau hanya itu yang dijadikan pijakan, maka tidak cukup. Sayangnya yang begini ini sering kali terabaikan. Itu yang menjadi persoalan kita selama ini,” ujar Margarito.





#Berita Center #KPK #Ahli Hukum #Penggeledahan KPK #Azis Syamsudin


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






17 menit yang lalu

Tegas ! Oknum Polisi yang Sengaja Loloskan Pemudik Akan Ditindak Provos

Beritacenter.COM - Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Barat Kombes Eddy Djunaedi menegaskan bahwa pihaknya tidak akan..
50 menit yang lalu

Driver Ojol Dibegal di Tugu Tani Menteng, Motor Nmax-Hanphone Raib Digondol Pelaku

Beritacenter.COM - Nasib nahas dialami seorang driver ojek online (ojol) di kawasan Tugu Tani, Menteng, Jakarta..
1 jam yang lalu

Kasian ! Gegara Tak Punya Uang, Satu Keluarga Ini Mudik Jalan Kaki dari Gombong ke Bandung

Beritacenter.COM - Satu keluarga dari Gombong Jawa Tengah, nekat mudik dengan berjalan kaki ke Soreang, Kabupaten..
2 jam yang lalu

Kembali Berulah, KKB Tebar Teror dan Bakar Rumah Warga di Ilaga Papua

Beritacenter.COM - Aksi teror kembali dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik Ilaga, Kabupaten..
2 jam yang lalu

Kejar-kejaran Kecepatan Tinggi, 2 Kapal Ilegal Fishing Vietnam Dilumpuhkan KKP di Natuna Utara

Beritacenter.COM - Ditjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan..
3 jam yang lalu

Sebuah SPBU di Bali Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Ratusan Juta

Beritacenter.COM - Sebuah SPBU di Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali, mengalami kebakaran. Kebakaran tersebut..
3 jam yang lalu

Pelaku Penyebar Hoaks Tank TNI Diterjunkan Halau Pemudik Ditangkap

Beritacenter.COM - Petugas berhasil menangkap pelaku penyebar hoaks pengerahan tank TNI dikerahkan untuk menyekat..
3 jam yang lalu

BAHASA APOKALIPTIK PARA BAJINGAN POLITIK DI INDONESIA SAAT INI : BELA ULAMA BELA ISLAM & PEMIMPIN THOGUT

Bahasa Apokaliptik adalah bahasa yang digunakan pada perang Psikologi atau psychological warfare dengan metode holly..
4 jam yang lalu

Teororis Buron Yusuf Sukandar Ditangkap di Rumah Paranormal, Sempat Menginap dan Berobat

Beritacemter.COM - Tim Densus 88 Antiteror meringkus buron kasus terorisme,Yusuf Iskandar alias Jerry saat berada di..
5 jam yang lalu

JANGAN MAIN-MAIN SAMA BOBBY DAN GIBRAN

Saya tipe orang yang tidak anti ketika ada anak, menantu, serta kerabat Presiden yang menjadi pejabat negara. Yang..
5 jam yang lalu

Tiga Orang Tewas Diduga Keracunan Gas Usai Terperosok ke Septic Tank di Garut

Beritacenter.COM - Lima warga Garut dilaporkan masuk ke lubang septic tank setinggi 6 meter. Insiden nahas itu..
6 jam yang lalu

KETIKA ULAMA MERASA ISTIMEWAH..

Entah bentuk perlindungan yg bagaimana yg dimaksud PKS tentang ulama yg harus dilindungi. Apa perlidungan yg dimaksud..
6 jam yang lalu

Penerapan Larangan Mudik, Polisi Halau 23 Ribu Kendaraan dan Tindak 75 Travel Gelap

Beritacenter.COM - Polisi telah memutar balikkan sebanyak 23 ribu kendaraan, pasca penerapan larangan mudik Lebaran..
6 jam yang lalu

Penjelasan Dokter soal Viral Info Sulit Ereksi Karena Vaksin Sinovac

Setahu saya tidak ada hubungannya (dengan disfungsi ereksi -red). Akibat vaksin kalau terjadi akan ke sistemik atau..
7 jam yang lalu

ALGORITMA NIKEL

Bukan sekali atau dua kali, bu Menkeu mengungkapakan kekhawatirannya tentang Indonesia yang berpotensi terjebak dalam..
7 jam yang lalu

Polisi Pastikan Pantau Aktivitas Rusdi 'Jenderal Kekaisaran Sunda Nusantara'

Beritacenter.COM - Polisi masih belum mengambil langkah hukum terhadap Rusdi Karepesina (55), terkait Kekaisaran..
7 jam yang lalu

4 Tips Mengatur Pola Tidur Selama Bulan Puasa

Beritacenter.COM - Bulan Ramadan telah berjalan selama beberapa minggu. Puasa di bulan Ramadan mengubah berbagai pola..
8 jam yang lalu

Membangun Solidaritas Kemanusiaan

Dunia terus menghadapi cobaan di mana-mana. saat ini, pandemi covid-19 yang melanda negara-negara di berbagai belahan..
8 jam yang lalu

Pemkot Bogor Perkuat RW Siaga Corona, Pasca Larangan Mudik Jabodetabek

Beritacenter.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan memperkuat RW Siaga Corona, menyusul larangan mudik lokal di..
8 jam yang lalu

Tok! MA Perintahkan 3 Menteri Cabut SKB soal Seragam Sekolah

Beritacenter.COM - Mahkamah Agung (MA) memerintahkan pemerintah untuk mencabut Surat Keputusan Bersama (SKB) 3..
9 jam yang lalu

Peran Perempuan dalam Memerangi Hoaks

Semakin hari, frekuensi penyebaran hoaks di kalangan remaja dan anak-anak terus meningkat. Pasalnya, informasi hoaks..
9 jam yang lalu

Keren! Aparat Ditjen PSDKP Menangkap 84 Kapal Ikan Asing dan Indonesia Selama 2021

BeritaCenter.COM - Aparat Direktorat Jenderal (Ditjen) Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP)..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi