Minggu, 13 Juni 2021 - 18:20 WIB

Jokowi Amati KPK Takut Pecat Novel Baswedan

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Kamis, 06 Mei 2021 | 20:15 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin

(Penulis: Ninoy Karundeng)

Bahaya! Informasi konprehensif yang saya terima membuat publik pasti kecut. Terjadi lempar-melempar tanggung jawab antara Tjahjo Kumolo dengan Firli Bahuri. Tampaknya ada yang tidak beres dari kedua belah pihak. Jokowi pun mengamati dengan cermat.

Pangkal muasalnya justru ada pada perlawanan Novel Baswedan dan Yudi Purnomo. Mereka menggunakan media untuk mengadu domba Firli Bahuri dengan Tjahjo Kumolo. Yang Novel dan Yudi memahami kepentingan Firli dan Tjahjo.

Maka terjadi pembocoran informasi dari Sekjen KPK kepada Novel dan Yudi. Karena pemecatan keduanya beserta 75 orang menjadi pertaruhan Firli Bahuri. Yang selanjutnya akan mengubah peta KPK. Keraguan dan ketakutan muncul.

Publik masih menunggu ketegasan Ketua KPK Firli Bahuri yang harus menyingkirkan Novel, Yudi, dkk. Biang kerok kehancuran KPK sejatinya ada pada mereka, kaum Taliban. Mereka adalah orang yang menyetir KPK sejak lama.

Alumni binaan racun Novel dan Yudi, salah satunya adalah Bambang Widjojanto, penyokong Anies Baswedan. Sementara Novel adalah benteng Anies. Korban KPK banyak.

Sementara kerugian negara mencakup kasus BLBI, kasus Hambalang dipetieskan. Peran mereka

mengendalikan kaum Taliban di dalam KPK. Mereka menggunakan Tempo sebagai media buzzer KPK. Hingga kini.

Novel itu bekas orang baik. Pernah menjadi Polisi hebat. Namun mimpi khilafah membuat dia berubah menjadi kaum berjenggot dan celana cingkrang. Hingga berbagai keputusan diambil untuk kepentingan kelompoknya.

PDIP dan Golkar selalu menjadi incaran untuk dihancurkan. Itu akibat balas dendam dihancurkannya Luthfi Hasan Ishaq PKS. Aqil Mochtar, Setya Novanto, RJ Lino, dan terakhir Harun Masiku yang kini dijadikan sasaran tembak untuk menghancurkan PDIP.

Belum lagi kasus korupsi yang nekad yakni kasus Mensos Juliari Batubara yang menggarong bukan miliaran namun sejatinya triliun rupiah. Bancakan yang jelas memermalukan Jokowi.

Kasus korupsi banyak dari mulai Sulawesi Utara sampai ke Papua, Aceh, DKI Jakarta. Namun yang menarik bagi Novel dan Yudi Purnomo dan kawan-kawan Taliban hanya yang terkait dengan partai pendukung Presiden Jokowi. Hambalang yang jelas menyeret Cikeas dan Century yang menyeret rezim SBY dibuang ke tong sampah.

Bekas orang baik Novel tak layak untuk menjabat sebagai penyidik KPK. Bukan hanya karena tidak memiliki wawawan kebangsaan, namun juga dia selalu menggunakan media untuk berkoar-koar menyampaikan kepentingannya.

Kasus puluhan orang di KPK tidak lolos wawasan kebangsaan, artinya anti Pancasila, tidak memahani NKRI, tidak mencintai Indonesia, lebih mencintai budaya Arab, Taliban, menunjukkan bahwa KPK menjadi sarang kelompok radikal. Negara rugi besar membiayai para kaum radikalis yang merongrong negara.

Bukti-bukti tidak lolos wawasan kebangsaan tidak boleh membuat Firli Bahuri surut. Hanya karena tekanan media yang digemborkan oleh Novel. Novel menggunakan seluruh media berbayar untuk kampanye menyerang KPK pimpinan Firli Bahuri. Agar Firli Bahuri ngeper, ketakutan, dan menuruti permintaan Novel untuk tetap bekerja di KPK.

Indonesia masih memiliki banyak orang pintar, berintegritas, mencintai NKRI, setia kepada Pancasila dan UUD 45. Indonesia tidak membutuhkan manusia seperti Novel, Yudi, dan kawan-kawan yang tidak lolos wawasan kebangsaan.

Ketua KPK Firli Bahuri kita dukung jangan sampai menerima Novel dan Yudi. Sekali diberi kesempatan mereka akan menyerang balik Firli Bahuri dan merugikan negara Indonesia. Indonesia tidak butuh Novel dan Yudi yang berisik menggunakan media untuk memenuhi kepentingan mereka.

Lempar-melempar tanggung-jawab antara Tjahjo Kumolo dan Firli Bahuri akibat provokasi media Novel dan Yudi. Jika Firli menyerah, maka tamatlah Firli Bahuri dan kehancuran KPK makin dalam.

Firli Bahuri sebagai Jenderal Polisi harus konsisten. Buang Novel dan Yudi dkk. Pantang Firli Bahuri menjadi bekas orang baik seperti Novel Baswedan. Manuver KPK ini menjadi pantauan Jokowi.





Fokus : Novel Baswedan


#Novel Baswedan #Novel Baswedan Tidak Lolos Tes Wawasan Kebangsaan #Novel Baswedan Tidak Lolos Tes #Novel Baswedan Tidak Jadi ASN


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






2 jam yang lalu

Perempuan Palestina Tewas Ditembak Petugas Kemanan Israel di Pos Pemeriksaan

Beritacenter.COM - Penjaga keamanan Israel dan menewaskan seorang perempuan Palestina pembawa pisau di pos..
2 jam yang lalu

Pemerintah Perpanjang Diskon PPnBM 100 Persen untuk Pembelian Mobil Baru

Beritacenter .COM - Pemerintah resmi memperpanjang masa diskon pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) 100 persen..
3 jam yang lalu

Nahas, Seorang Montir Tewas Dilindas Truk yang Diperbaikinya

Beritacenter .COM - Nasib nahas menimpa seorang montir di bengkel yang berada di kawasan Kebun Handil, Jelutung,..
4 jam yang lalu

Resahkan Warga, Preman Jalanan di Rangkasbitung Diringkus Polisi

Beritacenter.COM - Sebanyak 3 preman dan pengamen jalanan di Rangkasbitung digelandang Tim Serigala Polres..
9 jam yang lalu

Kapolri dan Panglima Rangkul Tokoh Agama Bangkalan Tekan Penyebaran Covid-19

Beritacenter.COM - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto merangkul para..
11 jam yang lalu

Hamas Tunjuk Kepala Pemerintahan Baru di Jalur Gaza Menggantikan Mohammed Awad

Beritacenter.COM - Gerakan Perlawanan Islam Palestina Hamas dilaporkan telah menunjuk seorang pejabat baru untuk..
12 jam yang lalu

Dua Kapal Illegal Fishing Kembali Ditangkap di Laut Sulawesi dan Selat Malaka Berkat Sistem Pemantauan dan Intercept KKP

Beritacenter.COM - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) benar-benar tidak memberikan ampun para pencuri ikan di..
23 jam yang lalu

Hebat ! Ini 7 Cara Mudah Obati Pilek Dalam Sehari

Beritacenter.COM - Saat cuaca yang sedang ekstrim, beberapa penyakit seperti pilek dan batuk sering menghampiri. 7..
1 hari yang lalu

Polisi Amankan 22 Preman yang Kerap Lakukan Pungli ke Sopir Truk di Jakbar

Beritacenter.COM - Polisi menangkap 22 orang preman yang kerap melakukan pungutan liar ke sopir truk di wilayah..
1 hari yang lalu

Polisi Gerebek Kampung Narkoba di Sumsel, 17 Orang Ditangkap

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian melakukan penggerebekan ke sebuah kampung narkoba di Musi Rawas Utara..
1 hari yang lalu

Truk Muatan BBM Hantam Truk di Exit Tol Rawamangun, 1 Orang Luka Parah

Beritacenter.COM - Terjadi kecelakaan di exit Tol Rawamangun arah Priok, pada (12/6/2021) sekitar pukul 11.40 WIB...
1 hari yang lalu

Donnarumma Selangkah Lagi Gabung PSG

Beritacenter.COM - Penjaga gawang tim nasional (Timnas) Italia, Gianluigi Donnarumma, nampaknya bakal segera..
1 hari yang lalu

6 Manfaat Konsumsi Rumput Laut untuk Kesehatan

Beritacenter.COM - Salah satu makanan dengan rasa gurih alami yang bisa ditemui pada berbagai jenis makanan adalah..
1 hari yang lalu

Ratusan Santri Ponpes di Pekanbaru Jalani Vaksinasi Covid -19

Beritacenter.COM - Sebanyak 150 orang terdiri dari santri, guru dan pengurus di Pondok Pesatren (Ponpes) Miftahul..
1 hari yang lalu

Kenalan Lewat Game Online, Seorang Pemuda di Tanggerang Perkosa ABG

Beritacenter.COM - Seorang pemuda bernama Kevin (17) diamankan satreskrim Polsek Pasar Kemis Polresta Tanggerang..
1 hari yang lalu

PERPRES JOKOWI (bukan) PERMEN PRABOWO

Sejatinya, kita ini seperti buih di lautan, selalu terombang ambing dalam ketidak pastian dan hanya selalu terbawa...
1 hari yang lalu

Berhaji Tanpa ke Tanah Suci

Hampir dapat dipastikan, pengumuman Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas pada Kamis (3/6/2021) lalu mengenai pembatalan..
1 hari yang lalu

Teladan Moral Buya Syafii Maarif

Akhir Mei kemarin, pada tanggal 31, Buya Syafii Maarif genap berusia 86 tahun. Momen hari kelahiran, menurut saya..
1 hari yang lalu

Masyarakat Bungkus

Tak cukup gelar Doktor honoris causa, sekarang ada profesor honoris causa untuk Megawati oleh universitas resmi...
1 hari yang lalu

Astaga! Tak Kuat Lihat Wanita Cantik, Pria Pengangguran Perkosa di Masjid

Beritacenter.COM - Aksi bejat dilakukan oleh seorang pengangguran bernama Wawan Harap (19) terhadap seorang wanita..
1 hari yang lalu

Gempa Bumi M 4,9 Terjadi di Pasaman Sumbar

Beritacenter.COM - Gempa bumi magnitudo (M) 4,9 mengguncang Pasaman, Sumatera Barat (Sumbar). Gempa tersebut berpusat..
1 hari yang lalu

Ini Alasan Georginio Wijnaldum Gabung PSG

Beritacenter.COM - Paris Saint-Germain (PSG) resmi mendatangkan Georginio Wijnaldum dari Liverpool pada Kamis..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi