Minggu, 24 Oktober 2021 - 13:12 WIB

Teladan Moral Buya Syafii Maarif

Oleh : Indah Pratiwi | Sabtu, 12 Juni 2021 | 08:00 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Akhir Mei kemarin, pada tanggal 31, Buya Syafii Maarif genap berusia 86 tahun. Momen hari kelahiran, menurut saya tepat untuk merefleksikan figur seseorang. Guru bangsa adalah kata kunci yang meringkas identitas seorang Ahmad Syafii Maarif. Lebih detailnya, ialah sang negarawan, ulama, serta cendekiawan dengan gagasan segar, terbuka, dan maju. Di usia yang terbilang senja, Buya masih setia mendampingi jalannya bangsa ini. Hal itu setidaknya nampak dari sikap kritis dan konsistensinya dalam menyikapi berbagai fenomena di bumi pertiwi. Meneladani moral etik dan laku hidup Buya menjadi penting di tengah era disrupsi dan kelangkaan akhlak manusia hari ini.

Saya memang belum pernah bersua atau berguru langsung kepada Buya. Persinggungan awal saya dengan Buya serta pemikirannya dimulai dari penuturan guru saya yang juga murid ideologis Buya. Jejaring pemikiran Buya Syafii tidak jauh dari misi menghadirkan Islam tengahan, progresif, serta menghendaki Indonesia menjadi rumah yang ramah keberagaman. Sebagai tokoh yang satu generasi dan sefrekuensi dengan Cak Nur juga Gus Dur, gagasannya pun sarat akan nilai-nilai kemanusiaan dan energi cinta yang kuat terhadap Indonesia.

Membaca tulisan-tulisan Buya, kita akan melihat sosok yang jujur, berani, konsisten, dan, lugas. Sekalipun berlainan dengan pandangan kebanyakan, ia akan setia pada pendiriannya. Saat kasus penistaan agama yang menyeret nama Ahok pada 2017 lalu misalnya. Buya hadir dengan respons yang dianggap kontroversial karena tegas menyatakan bahwa Ahok tidaklah menghina al-Quran. Dan pernyataan ini bertentangan dengan pandangan kebanyakan. Walhasil, caci maki dan kutukan dari kalangan sumbu pendek pun tak terhindarkan. Dan Buya tak bergeming, ia tetap tenang.

Buya adalah orang yang sering merasa gelisah dengan situasi bangsa ini. Perasaan tersebut tak lain karena kepedulian murninya akan nasib negeri kita, kini dan kelak. Seperti dalam kolomnya di harian Kompas (31/05/2021) yang berjudul Lumpuhnya Pancasila, Buya menumpahkan keresahannya akan perjalanan bangsa yang telah sejak lama melumpuhkan nilai-nilai luhur Pancasila, di mana dasar negara hanya dijadikan lip service saja. Pancasila dan amanat UUD 1945 dikhianati secara sistematis oleh anak bangsanya sendiri. Argumen tersebut setidaknya mengacu pada maraknya sikap amoral, mental koruptif, normalisasi kecurangan, dan politik tak sehat yang telah sedemikian akut menjangkiti para penguasa serta pemangku jabatan di pemerintahan kita.

Buya memang blak-blakan juga kritis, akan tetapi bukan maksudnya untuk menampilkan nuansa pesimistis melalui tulisan tersebut. Justru sebaliknya, yakni agar kita sekalian tergugah akan sedimen persoalan bangsa dan sadar untuk berbenah. Bagaimanapun, Buya tetap menaruh optimisme. Dalam sejumlah kesempatan, ia kerap mengatakan bahwa Indonesia harus tetap ada hingga sehari sebelum kiamat terjadi.

Keberlangsungan negeri ini beserta identitas autentiknya berada di tangan kita sendiri. Begini kata Buya, kita harus mencintai negeri ini dengan tulus meskipun keadaannya ruwet dan kacau. Maka jelaslah, dalam formula perjuangannya, Buya selalu menyalakan lilin harapan agar generasi bangsa tidak patah arang dengan persoalan yang kompleks dan tetap bersedia menjaga rumahnya sendiri.

Secara karakter personal, kesederhanaan dan kesahajaan Buya telah menjadi rahasia umum. Misalkan orang-orang yang mengenalnya ditanya satu kata untuk mendeskripsikan akhlak Buya, hampir pasti mereka akan mengatakan “sederhana”. Untuk tokoh sekelas Buya, adalah hal mudah dan sangat mungkin baginya untuk memakai fasilitas serta atribut mewah dalam keseharian, tetapi untuk mobil saja ia cukup dengan Avanza. Kurang lebih demikian guru saya bercerita.

Berbelanja di warung, mengantri berobat di rumah sakit, menaiki kendaraan umum, tidaklah jarang dilakukan Buya. Hal lain yang lazim dijumpai ialah kebiasaannya bersepeda ontel di sekitar kediaman Buya di Yogyakarta. Baginya, bersepeda adalah upaya untuk menjaga kebugaran fisik. Sedangkan membaca adalah untuk menjaga kewarasan serta ketenangan pikiran. Kegiatan-kegiatan di atas memang umum dan biasa. Namun, terasa amat bermakna ketika dilakukan oleh seorang yang tulus dan berpengaruh.

Buya adalah telaga keteladanan bagi siapapun, yang penting untuk digugu (ditaati) dan ditiru (dicontoh). Demikianlah yang disebut guru sejati menurut falsafah Jawa (digugu lan ditiru). Sikap tulus, peduli, dan aktif dalam menjaga masyarakat serta Tanah Air adalah mental guru bangsa yang ada padanya. Kualifikasi demikian seharusnya dimiliki para penguasa, politisi, kalangan elite, tokoh agama, dan pengelola pemerintahan pada umumnya. Sebab mereka adalah pemegang kemudi, kiblat atensi, dan representasi dari rakyat yang tanggung jawabnya tidak main-main. Manusia berakal budi tak akan berhenti menggali kebaikan untuk dipraktikkan.

Tidak ada jarak antara teori, pemikiran, dan sikap hidup yang Buya tampilkan. Ialah cendekiwan yang dekat dengan umat dan tak terjebak dalam menara gading kemuliaan serta kenikmatan. Perjalanan hidup dan intelektualisme yang terus terjaga membuat Buya menjadi pribadi yang senantiasa sadar akan eksistensinya sebagai manusia. Dengan kata lain, sebagai pribadi dan bangsa kita harus bergerak belajar jika ingin terarah dan tercerahkan. Etika dan gagasan Buya adalah instrumen yang patut diadopsi dalam keseharian. Salam ta’dzim, semoga Buya senantiasa sehat dan dilimpahi kekuatan untuk selalu mengingatkan warga bangsa yang kerap lengah serta lupa. Untuk rumah Indonesia yang hangat, sejahtera, dan dewasa, mari berbenah bersama. Wallahu a’lam.





Fokus : Indahnya Islam


#Islam #Indahnya Islam #Buya Syafii Maarif #Buya Syafii


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






1 jam yang lalu

Rumah Ambruk Timpa Ibu-Anak di Jakbar, Damkar : Ibu Peluk Bayinya saat Tertimbun

Beritacenter.COM - Nahas, nasib menimpa seorang ibu dan bayinya berusia 4 bulan di Jakarta Barat. Ibu-anak itu..
3 jam yang lalu

Elon Musk Digadang-gadang Bakal Jadi Triliuner 'Dolar' Pertama Dunia

Beritacenter.COM - Bos SpaceX dan Tesla, Elon Musk, digadang-gadang bakan menjadi triliuner pertama di dunia. Dimana..
4 jam yang lalu

Pemprov DKI soal Rapor Merah LBH Terkait Penggusuran Era Anies : Itu Penertiban!

Yang dilakukan oleh Satpol PP merupakan penertiban terhadap pelanggaran aturan daerah dalam menjaga ketertiban kota..
5 jam yang lalu

Tawuran Warga Kembali Terjadi di Makassar, 1 Orang Terluka Kena Anak Panah

Beritacenter.COM - Aksi tawuran antar dua kelompok warga kembali pecah di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Aksi..
16 jam yang lalu

Pemuda Asal Garut Hilang Tenggelam di Sungai Cimanuk Sumedang

Beritacenter.COM - Seorang pria bernama Dedi (45) dikabarkan tenggelam di Sungai Cimanuk, Kabupaten Sumedang. Saat..
17 jam yang lalu

Datang ke Blitar, Mensos Risma Bersihkan Makam Bung Karno

Beritacenter.COM - Menteri Sosial, Tri Rismaharini datang ke Kota Blitar. Kunjungannya kali ini, selain ziarah ke..
1 hari yang lalu

Inilah Efek Samping Konsumsi Buah Durian secara Berlebihan

Beritacenter.COM - Buah durian merupakan buah yang sering kita temui. Hampir kebanyakan orang menyukai dengan buah..
1 hari yang lalu

3 Permohonan Doa yang Dipanjatkan Rasulullah di Waktu Pagi Hari

Doa mutlak diperlukan manusia, karena manusia tidak tahu apa yang terjadi pada dirinya sekarang dan yang akan datang...
1 hari yang lalu

Akhir Pekan, BMKG Mewaspadai Wilayah Jaksel dan Jaktim Diguyur Hujan mulai Siang hingga Malam Hari

Beritacenter.COM - Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mewaspadai hujan akan turun di sejumlah daerah..
1 hari yang lalu

Kerap Cari Mangsa di Bandara Juanda, 3 Orang Sindikat Pencuri Ditangkap Polisi

Beritacenter.COM - Polisi membekuk tiga pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) di Sidoarjo. Korban adalah mereka..
1 hari yang lalu

Jangan Salah, Ini Manfaat Ganja yang Sebenarnya untuk Kesehatan

Beritacenter.COM - Ganja atau mariyuana adalah tumbuhan budidaya penghasil serat, atau lebih dikenal sebagai obat..
1 hari yang lalu

Simak ! Ini Tiga Cara Cek Data Hasil PCR-Antigen Tercatat di PeduliLindungi

Beritacenter.COM - Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengembangkan dan memperluas penggunaan..
1 hari yang lalu

Polisi Tetapkan Ibu Aniaya 2 Anak Kandung di Jakbar Jadi Tersangka

Beritacenter.COM - Seorang ibu berinisial LAF (38) yang tega melakukan penganiayaan kepada dua anak kandungnya..
1 hari yang lalu

Membongkar Modus "Penyelundupan" 3,4 Juta Ton Nikel Ke China

Revolusi kendaraan listrik menjadikan nikel sebagai mineral yang sangat berharga di masa depan. Logam berwarna putih..
1 hari yang lalu

Diterjang Angin Kencang, Kubah Masjid di Bojonegoro Terbang dan Jatuh Dekat Pemukiman Warga

Beritacenter.COM - Sebuah kubah masjid di Desa Sidomulyo, Kedungadem, Bojonegoro terbang diterjang angin kencang...
1 hari yang lalu

Hadiri Acara Ulang Tahun, Gadis ABG di Bengkulu Diperkosa Temannya hingga Histeris

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian menangkap seorang pria berinisial YS (21). Warga Kabupaten Kepahiang..
1 hari yang lalu

Beginilah Cara Merubah Pecahan Campuran Menjadi Pecahan Biasa

Dalam mengubah pecahan biasa menjadi pecahan campuran ataupun sebaliknya, yaitu pecahan campuran menjadi pecahan..
1 hari yang lalu

Gerindra : Ada 12 Provinsi Minta Prabowo Maju Jadi Capres 2024

Beritacenter.COM - Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menyatakan, desakan dan dukungan agar Prabowo Subianto..
1 hari yang lalu

Terbongkar ! Begini Caranya Kirim WhatsApp saat HP dalam Keadaan Mati

Beritacenter.COM - Selama ini kalau mau kirim pesan WhatsApp disyaratkan HP dalam kondisi menyala. Tapi sekarang kamu..
1 hari yang lalu

MEMILIH MEREKA YANG BEKERJA DENGAN HATI

Tiga nama yang unggul dalam survei, Ganjar, Prabowo, Anies, memiliki peluang sangat besar untuk menang. Jika Pilpres..
1 hari yang lalu

TERNYATA Ini Fungsi Vitamin Dan Jenis Untuk Kesehatan Tubuh Kita...

Begitu banyak fungsi vitamin bagi kesehatan. Salah satunya adalah sebagai penunjang kinerja berbagai organ tubuh agar..
1 hari yang lalu

Beginilah Cara Simple Ganti Background Zoom di Hp dan PC

Ketika sedang melakukan video call, rapat, hingga belajar secara virtual melalui Zoom, ada kalanya pengguna merasa..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi