Sabtu, 31 Juli 2021 - 00:06 WIB

Teladan Moral Buya Syafii Maarif

Oleh : Indah Pratiwi | Sabtu, 12 Juni 2021 | 08:00 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Akhir Mei kemarin, pada tanggal 31, Buya Syafii Maarif genap berusia 86 tahun. Momen hari kelahiran, menurut saya tepat untuk merefleksikan figur seseorang. Guru bangsa adalah kata kunci yang meringkas identitas seorang Ahmad Syafii Maarif. Lebih detailnya, ialah sang negarawan, ulama, serta cendekiawan dengan gagasan segar, terbuka, dan maju. Di usia yang terbilang senja, Buya masih setia mendampingi jalannya bangsa ini. Hal itu setidaknya nampak dari sikap kritis dan konsistensinya dalam menyikapi berbagai fenomena di bumi pertiwi. Meneladani moral etik dan laku hidup Buya menjadi penting di tengah era disrupsi dan kelangkaan akhlak manusia hari ini.

Saya memang belum pernah bersua atau berguru langsung kepada Buya. Persinggungan awal saya dengan Buya serta pemikirannya dimulai dari penuturan guru saya yang juga murid ideologis Buya. Jejaring pemikiran Buya Syafii tidak jauh dari misi menghadirkan Islam tengahan, progresif, serta menghendaki Indonesia menjadi rumah yang ramah keberagaman. Sebagai tokoh yang satu generasi dan sefrekuensi dengan Cak Nur juga Gus Dur, gagasannya pun sarat akan nilai-nilai kemanusiaan dan energi cinta yang kuat terhadap Indonesia.

Membaca tulisan-tulisan Buya, kita akan melihat sosok yang jujur, berani, konsisten, dan, lugas. Sekalipun berlainan dengan pandangan kebanyakan, ia akan setia pada pendiriannya. Saat kasus penistaan agama yang menyeret nama Ahok pada 2017 lalu misalnya. Buya hadir dengan respons yang dianggap kontroversial karena tegas menyatakan bahwa Ahok tidaklah menghina al-Quran. Dan pernyataan ini bertentangan dengan pandangan kebanyakan. Walhasil, caci maki dan kutukan dari kalangan sumbu pendek pun tak terhindarkan. Dan Buya tak bergeming, ia tetap tenang.

Buya adalah orang yang sering merasa gelisah dengan situasi bangsa ini. Perasaan tersebut tak lain karena kepedulian murninya akan nasib negeri kita, kini dan kelak. Seperti dalam kolomnya di harian Kompas (31/05/2021) yang berjudul Lumpuhnya Pancasila, Buya menumpahkan keresahannya akan perjalanan bangsa yang telah sejak lama melumpuhkan nilai-nilai luhur Pancasila, di mana dasar negara hanya dijadikan lip service saja. Pancasila dan amanat UUD 1945 dikhianati secara sistematis oleh anak bangsanya sendiri. Argumen tersebut setidaknya mengacu pada maraknya sikap amoral, mental koruptif, normalisasi kecurangan, dan politik tak sehat yang telah sedemikian akut menjangkiti para penguasa serta pemangku jabatan di pemerintahan kita.

Buya memang blak-blakan juga kritis, akan tetapi bukan maksudnya untuk menampilkan nuansa pesimistis melalui tulisan tersebut. Justru sebaliknya, yakni agar kita sekalian tergugah akan sedimen persoalan bangsa dan sadar untuk berbenah. Bagaimanapun, Buya tetap menaruh optimisme. Dalam sejumlah kesempatan, ia kerap mengatakan bahwa Indonesia harus tetap ada hingga sehari sebelum kiamat terjadi.

Keberlangsungan negeri ini beserta identitas autentiknya berada di tangan kita sendiri. Begini kata Buya, kita harus mencintai negeri ini dengan tulus meskipun keadaannya ruwet dan kacau. Maka jelaslah, dalam formula perjuangannya, Buya selalu menyalakan lilin harapan agar generasi bangsa tidak patah arang dengan persoalan yang kompleks dan tetap bersedia menjaga rumahnya sendiri.

Secara karakter personal, kesederhanaan dan kesahajaan Buya telah menjadi rahasia umum. Misalkan orang-orang yang mengenalnya ditanya satu kata untuk mendeskripsikan akhlak Buya, hampir pasti mereka akan mengatakan “sederhana”. Untuk tokoh sekelas Buya, adalah hal mudah dan sangat mungkin baginya untuk memakai fasilitas serta atribut mewah dalam keseharian, tetapi untuk mobil saja ia cukup dengan Avanza. Kurang lebih demikian guru saya bercerita.

Berbelanja di warung, mengantri berobat di rumah sakit, menaiki kendaraan umum, tidaklah jarang dilakukan Buya. Hal lain yang lazim dijumpai ialah kebiasaannya bersepeda ontel di sekitar kediaman Buya di Yogyakarta. Baginya, bersepeda adalah upaya untuk menjaga kebugaran fisik. Sedangkan membaca adalah untuk menjaga kewarasan serta ketenangan pikiran. Kegiatan-kegiatan di atas memang umum dan biasa. Namun, terasa amat bermakna ketika dilakukan oleh seorang yang tulus dan berpengaruh.

Buya adalah telaga keteladanan bagi siapapun, yang penting untuk digugu (ditaati) dan ditiru (dicontoh). Demikianlah yang disebut guru sejati menurut falsafah Jawa (digugu lan ditiru). Sikap tulus, peduli, dan aktif dalam menjaga masyarakat serta Tanah Air adalah mental guru bangsa yang ada padanya. Kualifikasi demikian seharusnya dimiliki para penguasa, politisi, kalangan elite, tokoh agama, dan pengelola pemerintahan pada umumnya. Sebab mereka adalah pemegang kemudi, kiblat atensi, dan representasi dari rakyat yang tanggung jawabnya tidak main-main. Manusia berakal budi tak akan berhenti menggali kebaikan untuk dipraktikkan.

Tidak ada jarak antara teori, pemikiran, dan sikap hidup yang Buya tampilkan. Ialah cendekiwan yang dekat dengan umat dan tak terjebak dalam menara gading kemuliaan serta kenikmatan. Perjalanan hidup dan intelektualisme yang terus terjaga membuat Buya menjadi pribadi yang senantiasa sadar akan eksistensinya sebagai manusia. Dengan kata lain, sebagai pribadi dan bangsa kita harus bergerak belajar jika ingin terarah dan tercerahkan. Etika dan gagasan Buya adalah instrumen yang patut diadopsi dalam keseharian. Salam ta’dzim, semoga Buya senantiasa sehat dan dilimpahi kekuatan untuk selalu mengingatkan warga bangsa yang kerap lengah serta lupa. Untuk rumah Indonesia yang hangat, sejahtera, dan dewasa, mari berbenah bersama. Wallahu a’lam.





Fokus : Indahnya Islam


#Islam #Indahnya Islam #Buya Syafii Maarif #Buya Syafii


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






13 menit yang lalu

Tiga Cara Meningkatkan Ketakwaan kepada Allah Ta'ala

Seorang muslim sejatinya diperintahkan untuk selalu meningkatkan ketakwaan kepada Allah subhanahu wata’ala..
1 jam yang lalu

Tambal Defisit Anggaran, Gibran Pangkas Tunjangan ASN di Solo

Beritacenter.COM - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, memangkas tunjangan penghasilan pegawai (TPP) Aparatur..
1 jam yang lalu

Mendagri Berikan Pesan ke Kepala Daerah &Forkopimda Ikut Turun Salurkan Bantuan

Beritacenter.COM - Menteri dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian berpesan kepada pemerintah daerah untuk tetap kawal..
2 jam yang lalu

Geger! Mayat Laki-Laki Tanpa Identitas Ditemukan di Depan Masjid Raya Medan

Beritacenter.COM - Warga digemparkan dengan penemuan mayat tanpa identitas di halaman depan Masjid Raya Al Mashun,..
2 jam yang lalu

Terungkap ! Mayat Wanita Terkubur di Sleman Ternyata Korban Pembunuhan

Beritacenter.COM - Kasus penemuan mayat perempuan berinisial DLP (21) asal Klaten yang ditemukan terkubur di..
3 jam yang lalu

Resahkan Warga, Empat Pelaku Begal Diringkus Polisi

Beritacenter.COM - Satreskrim Polsek Tambelang, Kabaupaten Bekasi menangkap empat pelaku begal yang merasahkan..
3 jam yang lalu

Alhamdulillah !! Jumlah Pasien Covid -19 yang Sembuh di Sulteng Pecahkan Rekor Baru

Beritacenter.COM - Kabar baik datang dari pasien Covid -19 di Sulawesi Tengah (Sulteng) angka kesembuhan mencapai 426..
4 jam yang lalu

Kematian Akibat Covid Masih Tinggi, Waspada

Ini gambar dari instagram laporcovid19. Jumlah angka kematian yang sangat besar. Sekarang ini sering sekali dapat..
4 jam yang lalu

Nasib Pilu Gadis 15 Tahun di Jember, Diperkosa Ayah Tiri dan Paman Selama 2 Tahun hingga Hamil 4 Bulan

Beritacenter.COM - Seorang gadis berusia 15 tahun di Kecamatan Silo, Jember, hamil 4 bulan usai di setubuhi oleh ayah..
4 jam yang lalu

Wanita Positif Covid-19 Ditangkap saat Mesum di Kosan Aceh

Beritacenter.COM - Polisi syariat Aceh mengamankan pasangan diduga mesum berinisial RTA (21) dan AJS (26). Belakangan..
4 jam yang lalu

Update Perkembangan COVID 19 di Indonesia 30 Juli 2021

Beritacenter.COM - Tanggal 30 Juli 2021 Perkembangan COVID-19 di Indonesia Jumlah kasus terkonfirmasi positif..
4 jam yang lalu

Rumah Mewah 2 Lantai Hangus Terbakar di Jakut

Beritacenter.COM - Kebakaran hanguskan satu rumah mewah di kawasan Pantai Mutiara di Jalan Pantai Mutiara, Blok J, No..
5 jam yang lalu

Pesepeda yang Ditabrak Mobil Rescue Takalar Alami Memar-Kepala Dijahit

Beritacenter.COM - Pesepeda yang ditabrak mobil rescue Dinas Sosial (Dinsos) Pemkab Takalar, Makassar, Sulawesi..
5 jam yang lalu

Wajib Coba !! Inilah 4 Pemanis Alami Bisa Gantikan Gula

Beritacenter.COM - Hampir semua orang dalam kehidupan sehari - hari tidak bisa lepas mengkonsumsi gula. Hampir semua..
6 jam yang lalu

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Makassar

Beritacenter.COM - Densus 88 Anti Teror Mabes Polri menangkap terduga teroris di Kota Makassar, seorang wanita..
6 jam yang lalu

Temukan Pungli Bansos, Bamsoet Minta Mensos Risma Lapor Polisi

Beritacenter.COM - Menteri Sosial Tri Rismaharini mengaku bahwa pihaknya menemukan adanya pungutan liar (pungli)..
7 jam yang lalu

Kasus Covid -19 Hari ini Bertambah 41.168 Orang

Beritacenter.COM - Kasus Covid -19 di Indonesia semakin hari semakin memprihatinkan. Tercatat pada Jumat (30/7/2021)..
7 jam yang lalu

Bocah 15 Tahun Hilang Tenggelam di Bekas Galian Pasir Tangerang

Beritacenter.COM - Seorang remaja 15 tahun hilang tenggelam di bekas galian pasir, tepatnya di Dukuh, Bitung Jaya,..
7 jam yang lalu

Puan Minta Fasilitas Hotel untuk Isoman Anggota DPR Tidak Dilanjutkan

BeritaCenter.COM – Pemberian fasilitas hotel untuk isolasi mandiri (isoman) anggota DPR RI dan stafnya tidak..
7 jam yang lalu

NGERI MASA PANDEMI JOKOWI DIKEPUNG MUSUH DALAM SELIMUT

Sebetulnya situasi saat ini yang menimpa negeri kita terkait pandemi, juga dialami oleh semua negara. Tapi sayang,..
8 jam yang lalu

Soal Penerapan PPKM Darurat, Jokowi: Tidak Ada Cara Selain Itu

BeritaCenter.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan tidak ada cara selain memberlakukan PPKM darurat..
8 jam yang lalu

Demokrat Adukan ke Polda Jabar, Wamendes PDTT Santai-santai Aja

Beritacenter.COM - Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes PDTT) Budi Arie..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi