Minggu, 24 Oktober 2021 - 14:09 WIB

Islam Menentang Kekerasan Beragama

Oleh : Indah Pratiwi | Sabtu, 19 Juni 2021 | 20:35 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Perkembangan agama di Indonesia saat ini terbilang sangat pesat, namun perkembangan tersebut tidak didasari dan diikuti dengan kesadaran bahwa agama merupakan wahyu tuhan yang damai. Terlihat isu agama, dalam beberapa tahun terakhir menjadi dominasi ketika awak media meliput maupun lainnya, sehingga terkesan kekerasan agama seolah-olah dibiarkan begitu saja.

Agama Islam yang memiliki pengikut paling banyak di Indonesia, menjadi sorotan utama dalam menyelesaikan berbagai konflik. Tidak hanya itu, menurut survei bahwa Islam menempati nomor satu dalam tangga sosial agama di Indonesia, dengan persentase pengikut 47 persen lebih. Namun, perkembangan ini justru terjungkal terbalik, jika melihat banyak sekali kelompok radikal menjadikan agama Islam sebagai senjata untuk penghukuman dan pembenar dari berbagai tindakan kriminal lainnya.

Tentunya, hal ini disuplai oleh pemikiran kelompok radikal seperti Hizbut Tahrir, Ikhwanul Muslim, Islamic State Iraq and Syria (ISIS), Wahabi, Salafi Wahabi, dan Al-Qaeda dimana menginginkan Islam berdiri sebagai agama yang tunggal dan sistem ketuhanan yang satu, tanpa kompromi dan lainnya sehingga banyak penolakan dimana sangat tidak masuk akal dan melawan hukum alam.

Di indonesia, pemikiran agama sebagai wahyu tuhan yang esa merupakan hal paling luar biasa, agama tidak dijadikan alat perbedaan dan alat pemecah kerukunan bangsa serta negara namun sebagai potensi perdamaian yang kekal. Hal ini, juga diinginkan oleh Islam yang mana membebaskan orang untuk memilih kepercayaan masing-masing, sedangkan para pendiri bangsa seperti Ir, Soekarno menginginkan agama tidak menjadi biang keladi dalam perpecahan ataupun konflik anak bangsa.

Sejarah bangsa Indonesia sendiri telah mengedukasi, bagaimana meletakan agama sebagai pemersatu bangsa, salah satu yang sejarah paling fenomenal adalah pembangunan masjid Istiqlal yang dibangun dan terletak di daerah mayoritas beragama non-muslim, sedangkan arsiteknya sendiri seorang kristiani yang taat. Pembangunan yang diinisiasi oleh Presiden Soekarno ini, menunjukan bahwa agama tidaklah menjadi pembeda antara sesama justeru menjadi keragaman bersama.

Tentunya, hal ini terbalik jika kita lihat beberapa tahun kebelakang. Dimana agama menjadi dominasi utama dalam justifikasi untuk melakukan kekerasan, sedangkan pelaku-pelakunya berjubah dan jidat hitam dengan lantang meneriakan kata membunuh maupun mengkafirkan orang lainnya. Jubah yang dikenakan seolah-olah tidak lagi mencerminkan seberapa dalam akhlak yang dimiliki, selain itu terdapat pengikut yang tidak memahami esensi agama dimana hanya memuja-muja keturunan nabi yang belum tentu secara saintific merupakan keturunan langsung dan juga bisa mengamalkan perilaku tawadhu nabi Muhammad SAW.

Kekerasan dalam agama, memang terjadi dimana saja termasuk di Indonesia, menurut penelitian kerukunan agama dunia menyatakan bahwa indeks keharmonisan beragama di Indonesia sangat memprihatinkan, hal ini disebabkan ego serta pemahaman yang absurd dalam memahami agama sebagai kasih sayang tuhan. Indeks kerukunan dimaksud dibentuk dari tiga indikator besar, yaitu toleransi, kesetaraan, dan kerjasama. Indikator toleransi merepresentasikan dimensi saling menerima, menghormati/menghargai perbedaan. Kesetaraan, mencerminkan keinginan saling melindungi, memberi kesempatan yang sama dengan tidak mengedepankan superioritas.

Sedangkan kerjasama menggambarkan keterlibatan aktif bergabung dengan pihak lain dan memberikan empati dan simpati kepada kelompok lain dalam dimensi sosial, ekonomi, budaya dan keagamaan

Dalam beragama, negara memberikan keleluasan untuk beragama sesuai dengan keyakinan masing-masing. Walaupun, agama yang diakui saat terdapat enam agama yang bisa dimasukan dalam pencatatan sipil negara, sedangkan agama-agama lain belum begitu banyak bisa dilakukan. Namun, negara menjamin setiap orang berhak secara leluasa mengamalkan, mendirikan rumah ibadah, dan melakukan ritual keyakinan tanpa takut ancaman dari pihak manapun.

Dalam pasal 28 huruf E ayat (1) Undang-Undang Dasar Tahun 1945 menyatakan dengan tegas, bahwa setiap orang bebas memeluk agama dan beribadat menurut agamanya, memilih pendidikan dan pengajaran, memilih pekerjaan, memilih kewarganegaraan, memilih tempat tinggal di wilayah negara dan meninggalkannya, serta berhak kembali. Sedangkan peran negara dalam membebaskan setiap orang dengan memeluk keyakinan tertuang dalam pada Pasal 29 Ayat (2), yakni dinyatakan negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduknya untuk memeluk agama.

Namun, sebagai sebuah sistem yang tidak begitu dinamis peran undang-undang dan aturan lainnya tidak begitu menghasilkan solusi, hal ini disebabkan kurangnya pemahaman masyarakat dalam memaknai sebuah agama sehingga menimbulkan kesenjangan sosial. Untuk itu diperlukan pemahaman seperti apa yang diajarkan oleh Bung Karno, dimana tidak perlu menjadi seperti orang dimana agama itu berasal namun masyarakat diharapkan menjadi orang yang beragama dan berbudaya.

Akhir kata, permasalahan yang membawa agama sebagai justifikasi tidak akan pernah surut walaupun zaman telah modern, hal ini disebabkan ada upaya-upaya kelompok untuk menjadi agama sebagai wali tunggal. Tentunya perilaku seperti ini akan menimbulkan gejolak, sehingga akan berakhir pada penyalahgunaan agama sebagai wadah kekerasan.





Fokus : Indahnya Islam


#Islam #Indahnya Islam


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






47 menit yang lalu

Menikah Secara Islam, Biaya Pernikahan Putri Bill Gates Lebih Mewah 66 Kali?

Beritacenter.COM - Putri sulung Bill Gates, Jennifer Gates, resmi menikah dengan Nayel Nassar, secara Islam...
2 jam yang lalu

Rumah Ambruk Timpa Ibu-Anak di Jakbar, Damkar : Ibu Peluk Bayinya saat Tertimbun

Beritacenter.COM - Nahas, nasib menimpa seorang ibu dan bayinya berusia 4 bulan di Jakarta Barat. Ibu-anak itu..
3 jam yang lalu

Elon Musk Digadang-gadang Bakal Jadi Triliuner 'Dolar' Pertama Dunia

Beritacenter.COM - Bos SpaceX dan Tesla, Elon Musk, digadang-gadang bakan menjadi triliuner pertama di dunia. Dimana..
5 jam yang lalu

Pemprov DKI soal Rapor Merah LBH Terkait Penggusuran Era Anies : Itu Penertiban!

Yang dilakukan oleh Satpol PP merupakan penertiban terhadap pelanggaran aturan daerah dalam menjaga ketertiban kota..
6 jam yang lalu

Tawuran Warga Kembali Terjadi di Makassar, 1 Orang Terluka Kena Anak Panah

Beritacenter.COM - Aksi tawuran antar dua kelompok warga kembali pecah di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Aksi..
17 jam yang lalu

Pemuda Asal Garut Hilang Tenggelam di Sungai Cimanuk Sumedang

Beritacenter.COM - Seorang pria bernama Dedi (45) dikabarkan tenggelam di Sungai Cimanuk, Kabupaten Sumedang. Saat..
18 jam yang lalu

Datang ke Blitar, Mensos Risma Bersihkan Makam Bung Karno

Beritacenter.COM - Menteri Sosial, Tri Rismaharini datang ke Kota Blitar. Kunjungannya kali ini, selain ziarah ke..
1 hari yang lalu

Inilah Efek Samping Konsumsi Buah Durian secara Berlebihan

Beritacenter.COM - Buah durian merupakan buah yang sering kita temui. Hampir kebanyakan orang menyukai dengan buah..
1 hari yang lalu

3 Permohonan Doa yang Dipanjatkan Rasulullah di Waktu Pagi Hari

Doa mutlak diperlukan manusia, karena manusia tidak tahu apa yang terjadi pada dirinya sekarang dan yang akan datang...
1 hari yang lalu

Akhir Pekan, BMKG Mewaspadai Wilayah Jaksel dan Jaktim Diguyur Hujan mulai Siang hingga Malam Hari

Beritacenter.COM - Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mewaspadai hujan akan turun di sejumlah daerah..
1 hari yang lalu

Kerap Cari Mangsa di Bandara Juanda, 3 Orang Sindikat Pencuri Ditangkap Polisi

Beritacenter.COM - Polisi membekuk tiga pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) di Sidoarjo. Korban adalah mereka..
1 hari yang lalu

Jangan Salah, Ini Manfaat Ganja yang Sebenarnya untuk Kesehatan

Beritacenter.COM - Ganja atau mariyuana adalah tumbuhan budidaya penghasil serat, atau lebih dikenal sebagai obat..
1 hari yang lalu

Simak ! Ini Tiga Cara Cek Data Hasil PCR-Antigen Tercatat di PeduliLindungi

Beritacenter.COM - Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengembangkan dan memperluas penggunaan..
1 hari yang lalu

Polisi Tetapkan Ibu Aniaya 2 Anak Kandung di Jakbar Jadi Tersangka

Beritacenter.COM - Seorang ibu berinisial LAF (38) yang tega melakukan penganiayaan kepada dua anak kandungnya..
1 hari yang lalu

Membongkar Modus "Penyelundupan" 3,4 Juta Ton Nikel Ke China

Revolusi kendaraan listrik menjadikan nikel sebagai mineral yang sangat berharga di masa depan. Logam berwarna putih..
1 hari yang lalu

Diterjang Angin Kencang, Kubah Masjid di Bojonegoro Terbang dan Jatuh Dekat Pemukiman Warga

Beritacenter.COM - Sebuah kubah masjid di Desa Sidomulyo, Kedungadem, Bojonegoro terbang diterjang angin kencang...
1 hari yang lalu

Hadiri Acara Ulang Tahun, Gadis ABG di Bengkulu Diperkosa Temannya hingga Histeris

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian menangkap seorang pria berinisial YS (21). Warga Kabupaten Kepahiang..
1 hari yang lalu

Beginilah Cara Merubah Pecahan Campuran Menjadi Pecahan Biasa

Dalam mengubah pecahan biasa menjadi pecahan campuran ataupun sebaliknya, yaitu pecahan campuran menjadi pecahan..
1 hari yang lalu

Gerindra : Ada 12 Provinsi Minta Prabowo Maju Jadi Capres 2024

Beritacenter.COM - Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menyatakan, desakan dan dukungan agar Prabowo Subianto..
1 hari yang lalu

Terbongkar ! Begini Caranya Kirim WhatsApp saat HP dalam Keadaan Mati

Beritacenter.COM - Selama ini kalau mau kirim pesan WhatsApp disyaratkan HP dalam kondisi menyala. Tapi sekarang kamu..
1 hari yang lalu

MEMILIH MEREKA YANG BEKERJA DENGAN HATI

Tiga nama yang unggul dalam survei, Ganjar, Prabowo, Anies, memiliki peluang sangat besar untuk menang. Jika Pilpres..
1 hari yang lalu

TERNYATA Ini Fungsi Vitamin Dan Jenis Untuk Kesehatan Tubuh Kita...

Begitu banyak fungsi vitamin bagi kesehatan. Salah satunya adalah sebagai penunjang kinerja berbagai organ tubuh agar..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi