Sabtu, 31 Juli 2021 - 00:01 WIB

KKP Terus Kembangkan Aplikasi Laut Nusantara Demi Permudah Nelayan

Oleh : Anas Baidowi | Senin, 19 Juli 2021 | 14:08 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Dalam rangka mempermudah nelayan dalam menangkap ikan di laut, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), melalui Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM), mengembangkan aplikasi Laut Nusantara. Aplikasi berbasis android ini sudah ada sebelumnya dan kini semakin dikembangkan teknologinya.

"Kita harus punya program cerdas untuk atasi berbagai hambatan, dengan percepatan arus komunikasi melalui riset dan inovasi serta bekerja secara efektif dan efisien. Sumber daya kelautan dan perikanan telah menjadi tumpuan dan masa depan bangsa. Dengan riset dan inovasi, kita dapat menggali potensi tersebut demi mewujudkan kesejahteraan rakyat, kelestarian sumber daya kelautan dan perikanan, serta meningkatkan peran sektor kelautan dan perikanan dalam pembangunan ekonomi nasional," ujar Kepala BRSDM Sjarief Widjaja.

Sementara itu Kepala Pusat Riset Kelautan (Pusriskel) BRSDM I Nyoman Radiarta mengatakan, aplikasi Laut Nusantara merupakan hasil kerja sama antara Balai Riset dan Observasi Laut (BROL) dibawah supervisi Pusriskel, dengan PT. XL Axiata Tbk. Hanya dalam satu genggaman aplikasi, nelayan dapat merencanakan kegiatan penangkapan ikan dengan lebih baik, mulai menentukan secara mandiri lokasi penangkapan ikan terdekat, estimasi kebutuhan BBM, dan estimasi harga jual, dengan tetap mempertimbangkan kondisi cuaca dan gelombang saat bekerja di laut.

Aplikasi ini mengalami pegembangan sehingga kini mampu mendeteksi keberadaan ikan tuna sirip kuning, tuna sirip biru, dan albacore yang ketiganya memiliki nilai ekonomi tinggi dan primadona di pasar dunia. Update terbaru aplikasi ini kini sudah tersedia Play Store.

“Keberadaan fitur baru pendeteksi ikan-ikan bernilai ekonomi tinggi merupakan terobosan dalam upaya meningkatkan pendapatan para nelayan dengan mengubah paradigma nelayan dari mencari ikan menjadi menangkap ikan. Dalam aplikasi ini, informasi ditampilkan secara sederhana untuk membantu nelayan sehingga kegiatan penangkapan ikan dapat dilakukan secara efektif, efisien dan aman," ujar Nyoman.

Peneliti BROL Eko Susilo menjelaskan, cara kerja fitur pendeteksi ikan-ikan tersebut adalah dengan mendeteksi lokasi daerah penangkapan ikan berdasarkan kesesuaian kondisi laut, yang menurut berbagai penelitian sebagai area tempat ikan berkumpul. Kesesuaian tersebut didasarkan pada kriteria front suhu dan tingginya kesuburan perairan. Front suhu adalah daerah pertemuan antara massa air hangat dan dingin. Sedangkan kesuburan perairan yang tinggi berasosiasi dengan tersedia makanan ikan, berupa plankton, yang melimpah. Kedua kriteria tersebut dianalisis menggunakan data citra satelit.

“Sedangkan untuk pelikan tuna dan cakalang, dihasilkan melalui pendekatan kesesuaian habitat ikan. Kriteria kesesuaian habitat ikan tersebut dianalisis menggunakan pemodelan numerik dan pendekatan statistik non linear. Yang jelas, lokasi-lokasi keberadaan ikan tuna sirip kuning, tuna sirip biru, dan albacore ditampilkan secara sederhana sehingga bisa dengan mudah digunakan oleh nelayan,” papar Eko.

Sebelumnya, aplikasi Laut Nusantara telah memiliki fitur pendeteksi ikan bernilai ekonomi tinggi lainnya yaitu Lemuru Bali, Tuna mata besar, dan Cakalang. Ikan Tuna dan Ikan Cakalang punya nilai permintaan yang tinggi di Indonesia dan pasar internasional.

Sejauh ini sudah ada 55 ribu pengguna aktif aplikasi Laut Nusantara. Mayoritas pengguna merupakan masyarakat nelayan yang tersebar di seluruh Indonesia melalui sosialisasi yang diselenggarakan KKP, XL Axiata, dan instansi lainnya. Meskipun kerja sama dilakukan dengan XL Axiata, tapi semua platform bisa menggunakan aplikasi ini. Melalui Laut Nusantara dan inovasi pelayanan digital KKP lainnya, KKP telah memperoleh Anugerah Keterbukaan Informasi Publik pada tahun 2020.





#Berita Center #Berita Kriminal Indonesia #KKP #Aplikasi Nusantara


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






8 menit yang lalu

Tiga Cara Meningkatkan Ketakwaan kepada Allah Ta'ala

Seorang muslim sejatinya diperintahkan untuk selalu meningkatkan ketakwaan kepada Allah subhanahu wata’ala..
1 jam yang lalu

Tambal Defisit Anggaran, Gibran Pangkas Tunjangan ASN di Solo

Beritacenter.COM - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, memangkas tunjangan penghasilan pegawai (TPP) Aparatur..
1 jam yang lalu

Mendagri Berikan Pesan ke Kepala Daerah &Forkopimda Ikut Turun Salurkan Bantuan

Beritacenter.COM - Menteri dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian berpesan kepada pemerintah daerah untuk tetap kawal..
2 jam yang lalu

Geger! Mayat Laki-Laki Tanpa Identitas Ditemukan di Depan Masjid Raya Medan

Beritacenter.COM - Warga digemparkan dengan penemuan mayat tanpa identitas di halaman depan Masjid Raya Al Mashun,..
2 jam yang lalu

Terungkap ! Mayat Wanita Terkubur di Sleman Ternyata Korban Pembunuhan

Beritacenter.COM - Kasus penemuan mayat perempuan berinisial DLP (21) asal Klaten yang ditemukan terkubur di..
3 jam yang lalu

Resahkan Warga, Empat Pelaku Begal Diringkus Polisi

Beritacenter.COM - Satreskrim Polsek Tambelang, Kabaupaten Bekasi menangkap empat pelaku begal yang merasahkan..
3 jam yang lalu

Alhamdulillah !! Jumlah Pasien Covid -19 yang Sembuh di Sulteng Pecahkan Rekor Baru

Beritacenter.COM - Kabar baik datang dari pasien Covid -19 di Sulawesi Tengah (Sulteng) angka kesembuhan mencapai 426..
4 jam yang lalu

Kematian Akibat Covid Masih Tinggi, Waspada

Ini gambar dari instagram laporcovid19. Jumlah angka kematian yang sangat besar. Sekarang ini sering sekali dapat..
4 jam yang lalu

Nasib Pilu Gadis 15 Tahun di Jember, Diperkosa Ayah Tiri dan Paman Selama 2 Tahun hingga Hamil 4 Bulan

Beritacenter.COM - Seorang gadis berusia 15 tahun di Kecamatan Silo, Jember, hamil 4 bulan usai di setubuhi oleh ayah..
4 jam yang lalu

Wanita Positif Covid-19 Ditangkap saat Mesum di Kosan Aceh

Beritacenter.COM - Polisi syariat Aceh mengamankan pasangan diduga mesum berinisial RTA (21) dan AJS (26). Belakangan..
4 jam yang lalu

Update Perkembangan COVID 19 di Indonesia 30 Juli 2021

Beritacenter.COM - Tanggal 30 Juli 2021 Perkembangan COVID-19 di Indonesia Jumlah kasus terkonfirmasi positif..
4 jam yang lalu

Rumah Mewah 2 Lantai Hangus Terbakar di Jakut

Beritacenter.COM - Kebakaran hanguskan satu rumah mewah di kawasan Pantai Mutiara di Jalan Pantai Mutiara, Blok J, No..
5 jam yang lalu

Pesepeda yang Ditabrak Mobil Rescue Takalar Alami Memar-Kepala Dijahit

Beritacenter.COM - Pesepeda yang ditabrak mobil rescue Dinas Sosial (Dinsos) Pemkab Takalar, Makassar, Sulawesi..
5 jam yang lalu

Wajib Coba !! Inilah 4 Pemanis Alami Bisa Gantikan Gula

Beritacenter.COM - Hampir semua orang dalam kehidupan sehari - hari tidak bisa lepas mengkonsumsi gula. Hampir semua..
6 jam yang lalu

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Makassar

Beritacenter.COM - Densus 88 Anti Teror Mabes Polri menangkap terduga teroris di Kota Makassar, seorang wanita..
6 jam yang lalu

Temukan Pungli Bansos, Bamsoet Minta Mensos Risma Lapor Polisi

Beritacenter.COM - Menteri Sosial Tri Rismaharini mengaku bahwa pihaknya menemukan adanya pungutan liar (pungli)..
7 jam yang lalu

Kasus Covid -19 Hari ini Bertambah 41.168 Orang

Beritacenter.COM - Kasus Covid -19 di Indonesia semakin hari semakin memprihatinkan. Tercatat pada Jumat (30/7/2021)..
7 jam yang lalu

Bocah 15 Tahun Hilang Tenggelam di Bekas Galian Pasir Tangerang

Beritacenter.COM - Seorang remaja 15 tahun hilang tenggelam di bekas galian pasir, tepatnya di Dukuh, Bitung Jaya,..
7 jam yang lalu

Puan Minta Fasilitas Hotel untuk Isoman Anggota DPR Tidak Dilanjutkan

BeritaCenter.COM – Pemberian fasilitas hotel untuk isolasi mandiri (isoman) anggota DPR RI dan stafnya tidak..
7 jam yang lalu

NGERI MASA PANDEMI JOKOWI DIKEPUNG MUSUH DALAM SELIMUT

Sebetulnya situasi saat ini yang menimpa negeri kita terkait pandemi, juga dialami oleh semua negara. Tapi sayang,..
7 jam yang lalu

Soal Penerapan PPKM Darurat, Jokowi: Tidak Ada Cara Selain Itu

BeritaCenter.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan tidak ada cara selain memberlakukan PPKM darurat..
8 jam yang lalu

Demokrat Adukan ke Polda Jabar, Wamendes PDTT Santai-santai Aja

Beritacenter.COM - Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes PDTT) Budi Arie..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi