Rabu, 20 Oktober 2021 - 16:28 WIB

Satgas BLBI mau Kemana

Oleh : Indah Pratiwi | Sabtu, 18 September 2021 | 12:45 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin

Ditulis Oleh : Erizeli Jely Bandaro

Saya tidak tertarik mengulas aksi satgas BLBI. Mengapa? Itu sama seperti menepuk air didulang. Kalaulah benar tagihan BLBI kepada obligor itu punya kekuatan hukum pasti, kenapa engga langsung tengkap mereka. Jebloskan ke penjara. Tentu tagihan bisa efektif dan proses hukum lebih ada kepastian. Tetapi mengapa hanya sekedar panggil dan ajak mereka patuh membayar utangnya ? Kalau mereka memang punya niat baik dan patuh dengan komitmennya, utang itu sudah mereka bayar sejak 10 tahu lalu. Atau sejak era SBY sudah mereka lunasi.


Tapi mengapa terus digantung ? Padahal itu sudah ada unsur pidana. Karena mereka menyerahkan asset sesuai MSAA untuk dapat surat keterangan lunas ( SKL) tapi, ternyata sebagian asset itu bodong. Itu sudah fraud. Yang bodong Itu yang ditagih sekarang. Masih juga santun dan berharap mereka bayar dengan tulus? ” Kata saya.


“ Ini bisa jadi bagian dari poltik menjelang 2024. Para obligor itu berpikir sederhana. Daripada bayar utang yang mencapai Rp 100 triliun lebih, akan lebih baik mereka sokongan dukung capres pada pemilu 2024. Tentu dengan Deal tersendiri. Sebelumnya juga begitu. Lebih hemat dan sekaligus bisa membeli kekuasaan untuk mendapat bisnis rente dan menambah pundi uang mereka di luar negeri. “‘Kata teman saya.


Terus mengapa sulit sekali bersikap tegas kepada mereka? Padahal Pasal 78 ayat (1) angka 4 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, kejahatan yang diancam dengan pidana mati atau penjara seumur hidup, memiliki masa daluwarsa selama 18 tahun. Jadi kalau dihitung dari tahun 2004 maka tahun depan kasus BLBI sudah kadaluwarsa . Atau tinggal 4 bulan lagi amsiong kalau engga bisa tagi. “Kata saya.


“ Itu karena mereka kantongi bukti kesalahan yang bisa menjerat partai atau elite poltik masuk penjara atau jadi skandal . Sama seperti di DKI, KPK dan jaksa Agung engga berani jadikan Anis tersangka karena team Anies punya bukti yang bisa menjerat elit sebagai pesakitan. Yang saling sandera lah mereka. Maklum tidak ada uang negera bisa mengalir besar tanpa ada skema berbagi. Dan semua itu karena untuk menang pemilu perlu uang. “ Kata teman.


Kalau obligor terus ditekan, bukan tidak mungkin Anies bisa maju jadi capres 2024. Tentu itu berkat konsorsium obligor BLBI, kartel partai yang mengusung dan mendukungnya Mengapa? Karena dia bukan kader partai dan tidak ada resiko politik bagi partai. Golongan Islam akan ada dibelakangnya. Ya seperti pemilu tahun 2004, ketika SBY maju dengan partai baru berdiri dengan jargon “ asal bukan Mega”. SBY menang mudah. Nanti juga akan ada jargon yang sama. Jadi kembali Mega kecolongan untuk sekian kalinya.


Yang jelas yang paling mudah bicara dan deal dengan obligor sekarang adalah partai koalisi PDIP dan ring kekuasaan Jokowi. Mereka sedang berusaha cari gerbong baru setelah Jokowi usai periode kedua. Its all about business” lanjut teman. Saya tersenyum pahit. Semoga ada ketegaran Jokowi memerintahkan jaksa Agung untuk paksa obligor BLBI bayar lewat kurungan badan.





Fokus : Satgas BLBI


#BLBI #Satgas BLBI


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






3 jam yang lalu

Soroti Keseimbangan Kesehatan-Ekonomi, Jokowi : Krisis dan Pandemi Seperti Api

"Krisis, resesi, dan pandemi itu seperti api. Kalau bisa, kita hindari. Tapi jika tetap terjadi, kita pelajari untuk..
4 jam yang lalu

Temui Keluarga Bomber Bunuh Diri, Menteri Taliban Puji Pengorbanan Para 'Martir'

Beritacenter.COM - Tokoh senior Taliban, Sirajuddin Haqqani, memuji aksi para pengembom bunuh diri, yang disebutnya..
4 jam yang lalu

Merasa Dirugikan Pasca Pemecatan, Viani Limardi Gugat PSI Rp1 Triliun ke PN Jakpus

(Alasan pemecetan karena penggelembungan dana reses) Ini telah merugikan karier saya, nama keluarga besar saya,..
6 jam yang lalu

Kebakaran Diduga Karena Korsleting Listrik Hanguskan 20 Kios di Pasar Kayu Jati Jaktim

Beritacenter.COM - Kebakaran menghanguskan sedikitnya 20 kios di Pasar Kayu Jati, Rawamangun, Jakarta Timur...
6 jam yang lalu

PDIP Apresiasi 2 Tahun Jokowi Ma'ruf : Stabilitas Politik Terjaga-Persatuan Kokoh

Beritacenter.COM - Hari ini, pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan wapres Ma'ruf Amin genap memasuki usia..
8 jam yang lalu

Liverpool Berhasil Taklukan Atletico Madrid di Liga Champions 2021

Beritacenter.COM -  Liverpool berhasil merebut kemenangan atas Atletico Madrid di laga lanjutan Grup B Liga..
9 jam yang lalu

Waspada !!! Jakarta Diprediksi Akan Diguyur Hujan Disertai Petir Mulai Siang hingga Malam Hari

Beritacenter.COM - Tiga wilayah di Ibu Kota Jakarta diprediksi akan turun hujan disertai kilat mulai dari siang hari..
15 jam yang lalu

Ini Segudang Manfaat Wortel Bagi Kesehatan Tubuh

Beritacenter.COM - Wortel adalah salah satu sayuran yang digemari oleh banyak orang. Pasalnya, di balik kerenyahan..
16 jam yang lalu

Ini Alasan BPBD Bangli Larang Pendaki Naik ke Gunung Abang

Beritacenter.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangli mengimbau kepada para pendaki agar..
17 jam yang lalu

Polisi Amankan 4 Pelaku Tawuran di Lenteng Agung

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian menangkap 4 pemuda yang diduga terlibat dalam tawuran di Lenteng Agung,..
18 jam yang lalu

Terobsesi Video Porno ! Bocah 15 Tahun di Sumsel Nekat Perkosa Adik Kandung

Beritacenter.COM - Seorang pemuda berinisial UNS (15) di Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera..
18 jam yang lalu

Lima Pilar Tokoh NU

Ada lima tokoh pada awal berdirinya NU yang karakternya akan selalu ada dalam perkembangan NU. Mari kita simak!..
19 jam yang lalu

Masuk Musim Hujan, PKB dan PPP : Drama Politik Banjir Jangan Terulang ya Pak Anies

Beritacenter.COM - Fraksi PKB-PPP DPRD DKI Jakarta mempertanyakan program penanggulangan banjir di Ibu Kota di bawah..
19 jam yang lalu

Terungkap ! Ini Motif Pelaku Nekat Bunuh Penjaga Pantai Anyer secara Kejam

Beritacenter.COM - Polisi mengungkapkan motif pelaku nekat membunuh penjaga Pantai Anyer, Jujut Armana (27). Polisi..
19 jam yang lalu

Bermedia sosial dengan Santun dan Aman

Setiap tahunnya, warganet merayakan Hari Media Sosial yang jatuh pada 10 Juni. Tagar dengan #HariMediaSosial pun..
20 jam yang lalu

Tak Pandang Bulu ! Polri Copot Kapolsek Parigi Sulteng Usai Kirim Chat Mesum ke Anak Tersangka

Beritacenter.COM - Kapolsek Parigi, Sulawesi Tengah, Iptu IDGN dicopot dari jabatannya lantaran diduga mengirim chat..
20 jam yang lalu

Mantap ! PT Ajinomoto Manfaatkan Drone untuk Penyemprotan Pupuk

Beritacenter.COM - PT Ajinomoto Indonesia menghasilkan produk samping berupa pupuk Ajinomoto Foliar Fertilizer atau..
20 jam yang lalu

Nyuks...! Kita Kupas Manfaat Air Garam

Selama ini, sebagian orang banyak yang memanfaatkan air garam sebagai obat kumur untuk mengatasi bau mulut hingga..
22 jam yang lalu

Beginilah Cara Ampuh Hadapi Pasangan Selalu Diam Saat Marah

Memiliki pasangan yang selalu diam saat marah memang bisa menjadi hal yang membingungkan. Usaha yang kamu lakukan..
1 hari yang lalu

Dosis Ketiga Vaksin COVID 19, Upaya Tambahan untuk Melindungi Tubuh

Dosis ketiga vaksin COVID-19 merupakan vaksin tambahan yang diberikan kepada seseorang setelah ia menerima dosis..
1 hari yang lalu

Indonesia Siap Hadapi Gugatan Uni Eropa Soal Nikel

Uni Eropa lewat WTO menggugat Indonesia perihal nikel. Semua ini karena kebijakan yang dikeluarkan Pak Jokowi. Semua..
1 hari yang lalu

Terima Kasih, Pembenci Jokowi

Pak Jokowi dibilang jenius, banyak yg sewot. Kenapa sih kalau hal baik yg di sematkan ke Jokowi banyak yg iri, kan..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi