Sabtu, 29 Januari 2022 - 08:49 WIB

Jelaskan Kronologi, Polda Banten Minta Maaf soal Aksi Oknum Polisi Banting Pendemo

Polda Banten meminta maaf, saya sebagai Kapolresta Tangerang sudah meminta maaf kepada saudara MFA, umur 21 tahun, yang mengalami tindakan kekerasan oleh oknum pengamanan aksi unras di depan gedung Pemkab Tangerang

Oleh : Aisyah Isyana | Rabu, 13 Oktober 2021 | 22:30 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Aksi demo yang digelar sejumlah mahasiswa di depan kantor Bupati Tangerang, berujung ricuh. Terdapat aksi oknum polisi yang tampak membanting pendemo di lokasi. Alhasil, aksi oknum poiisi banting pendemo itu pun viral di media sosial.

Terkait hal itu, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro menjelaskan kronologi oknum polisi membanting mahasiswa tersebut. Menurutnya, kejadian itu terjadi saat para mahasiswa peserta demo memaksa masuk untuk menemui Bupati Tangerang.

Baca juga :

"Ketegangan terjadi saat tim negosiator Polresta Tangerang meminta perwakilan dari elemen mahasiswa untuk bertemu dengan pejabat, kebetulan Bapak Bupati sedang melaksanakan kegiatan HUT sehingga tidak bisa menemui," jelas Wahyu dalam jumpa pers di kantornya, Rabu (13/10/2021).

Kala itu, kericuhan kian memanas usai para mahasiswa yang berunjuk rasa mendesak untuk bertemu dengan Bupati Tangerang Ahmed Zaki. Alhasil, aksi saling dorong antara mahasiswa dan polisi pun terjadi. Polisi mengamankan satu orang peserta demo diduga provokator.

"Namun dari pihak mahasiswa tetap mengotot untuk bisa bertemu dengan Bupati dan harus Bupati yang menemui yang bersangkutan (mahasiswa) sehingga dari situlah terjadi dorong-mendorong sehingga kondisi kita amankan satu orang awalnya yang memprovokasi mahasiswa," sambungnya.

Dalam kericuhan itu, terjadilah aksi oknum polisi yang membanting salah satu pendemo. "Sehingga terjadilah kericuhan dan timbul salah satu dari korban atas nama MFA," jelas Wahyu.

Wahyu menegaskan jika aksi demo para mahasiswa ini tak mendapat izin dari Polresta Tangerang. Terlebih, mengingat kondisi Kabupaten Tangerang yang saat ini masih dalam PPKM level 3 hingga 18 Oktober 2021 mendatang.

"Aksi tersebut dipastikan tidak ada surat rencana pemberitahuan yang dibuatkan dari Polresta Tangerang karena saat ini level Polresta Tangerang atau Kabupaten Tangerang masih dalam kondisi level 3 sampai dengan tanggal 18 Oktober 2021," jelas Wahyu.

Sebanyak 19 orang mahasiswa turut diamankan petugas dalam aksi demo yang berujung ricuh tersebut. Wahyu menyebut, aksi demo di depan kantor Bupati itu diikuti oleh 5 komponen elemen mahasiswa.

"Kemudian Polresta saat ini benar mengamankan 19 peserta aksi," kata Wahyu.

Dari kelima elemen mahasiswa itu, terdapat 1 kelompok yang disebut ricuh. "Gelombang pertama tadi ada kurang lebih lima komponen mahasiswa yang demo unjuk rasa, yang empat selebihnya aman tidak ada kericuhan, hanya satu komponen elemen mahasiswa yang sempat terjadi kericuhan," imbuhnya.

Polda Banten Minta Maaf ke korban

Atas terjadinya aksi oknum polisi banting pendemo di Tangerang, Wahyu mewakili jajaran Polda Banten menghaturkan permintaan maat. Dia juga memastikan pihak kepolisian sudah meminta maaf langsung secara pribadi kepada Faris.

"Polda Banten meminta maaf, saya sebagai Kapolresta Tangerang sudah meminta maaf kepada saudara MFA, umur 21 tahun, yang mengalami tindakan kekerasan oleh oknum pengamanan aksi unras di depan gedung Pemkab Tangerang," ungkap Wahyu.

Sementara itu, Faris yang juga didampingi orangtuanya juga telah bertemu langsung dengan Kapolda Banten Irjen Rudy Heriyanto Adi Nugroho. Pada kesempatan itu, Rudy secara langsung juga menyampaikan permintaan maaf ke Faris dan orangtuanya.

"Saat ini juga sudah MFA sudah didampingi oleh orang tua yang bersangkutan di Polresta Tangerang dan bertemu dengan Kapolda untuk kami Bapak Kapolda sudah memohon maaf kepada orang tua maupun korban MFA," ungkap Wahyu.

Faris selaku korban menyebut kondisinya baik-baik saja pasca adanya kejadian tersebut. "Saya Faris dari Himata Banten. Saya nggak ayan, saya juga nggak mati, saya masih hidup," ujar Faris dalam rekaman video seperti dilihat, Rabu (13/9).

"Saya masih hidup, dalam keadaan biasa-biasa saja, walaupun agak sedikit pegal-pegal," lanjut Faris.





#Aksi Demo #Demo #Demo Mahasiswa #Oknum Polisi Banting Mahasiswa #Polda Banteng #Demo Depan Kantor Bupati Tangerang


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






1 jam yang lalu

BMKG Prediksi Cuaca di Jakarta Pagi Cerah Berawan, Siang hingga Sore Hujan Disertai Kilat

Beritacenter.COM - Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca di DKI Jakarta pada pagi hari..
8 jam yang lalu

Edy Mulyadi VS Suku Dayak

Edy Mulyadi: “Tempat jin buang anak, itu hanya istilah untuk mengungkapkan suatu tempat yg jauh. Di Jakarta,..
9 jam yang lalu

Gara-gara Kelilit Utang Supri Nekat Curi Motor Di Ponpes

Beritacenter.COM - Supri (43) warga Kabupaten Nganjuk, harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah mencuri sepeda..
10 jam yang lalu

Video Aksi Heroik Pengemudi Transjakarta menggagalkan Upaya Bunuh Diri Seorang Wanita

Beritacenter.COM - Seorang pengemudi bus Transjakarta menggagalkan upaya percobaan bunuh diri yang dilakukan oleh..
11 jam yang lalu

HATI-HATI dengan Pria Ini Gunakan MODUS PURA-PURA KETABRAK

Beritacenter.COM - Banyak sekali modus kejahatan yang dilakukan para penjahat untuk melancarkan dan memulusakan..
11 jam yang lalu

Dua Pelaku Jual Beli Pupuk Subsidi Secara Ilegal Ponorogo Dicokok Polisi

Beritacenter.COM - Bagus Yudha Kristiawan (28) dan Bonadji (58) warga Desa Sidoharjo, Kecamatan Pulung, Kabupaten..
12 jam yang lalu

PT Sentra Karya Sentosa Buka Lowongan Nyuks Silakan Bergabung

Beritacenter.COM - Lowongan kerja kembali dibuka oleh PT Sentra Karya Sentosa yaitu Perusahaan Penyedia Tenaga..
12 jam yang lalu

Dijemput Perwakilan Kalimantan Ke Jakarta, "Edy Mulyadi Makin Ketakutan"

Beritacenter.COM - Edy Mulyadi yang juga Caleg PKS dan Sekjen GNPF (Gerakan Nasional Pembela Fatwa) serta aktivis..
12 jam yang lalu

Wagub DKI soal Kasus Omicron Jakarta 2.404 : Kasus Transmisi Lokal Meningkat

Beritacenter.COM - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria angkat bicara soal jumlah kasus positif Corona varian..
12 jam yang lalu

Si Pengecut Edy Mulyadi Ngumpet, akun @selebgramkaltim : Jangan pengecut dong pak Edy Mulyadi, kami siap jemput kok..Gratis

Beritacenter.COM - Edy Mulyadi yang juga mantan Caleg PKS dan Sekjen GNPF (Gerakan Nasional Pembela Fatwa) serta..
13 jam yang lalu

Polisi Tetapkan Ketua Umum GMBI dan 10 Anak Buahnya Jadi Tersangka Demo Anarkis

Beritacenter.COM - Polisi telah menetapkan Ketua Umum Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) M Fauzan sebagai..
13 jam yang lalu

#Gempa 5,2 magnitudo Guncang Wilayah Tenggara Kab MALANG JATIM

Beritacenter.COM - Gempa berkekuatan 5,2 magnitudo mengguncang wilayah Tenggara KAB-MALANG-JATIM. Gempa tersebut tak..
13 jam yang lalu

Bertambah Nyaris 10 Ribu, Jakarta Penyumbang Tertinggi Kasus Corona Hari Ini

Beritacenter.COM - Pemerintah kembali meng-update data perkembangan kasus Corona (COVID-19) di Indonesia. Untuk hari..
14 jam yang lalu

Kang Emil Dukung Polisi Tindak Tegas Pelaku Demo Anarkis 'GMBI' di Polda Jabar

Beritacenter.COM - Gubernur Jabar Ridwan Kamil angkat bicara soal aksi demo massa ormas Gerakan Masyarakat Bawa..
14 jam yang lalu

Mahfud Md soal 3 Prajurit Gugur di Papua : TNI Sekarang Bersifat Defensif, Tidak Ofensif!

Beritacenter.COM - Menko Polhukan Mahfud Md angkat bicara soal tiga prajurit TNI yang tewas ditembak kelompok..
15 jam yang lalu

Las Listrik Picu Kebakaran Hanguskan 25 Pipa Karet di Makassar New Port

Beritacenter.COM - Insiden kebakaran dilaporkan terjadi di kawasan Makassar New Port (MNP). Sebanyak 25 batang pipa..
15 jam yang lalu

Waspada! Kasus Corona Hari Ini Bertambah Hampir 10 Ribu

BeritaCenter.COM – Kasus positif COVID-19 di Indonesia Jumat (28/1/2022) bertambah 9.905 kasus baru. Data..
15 jam yang lalu

Pesan Jokowi ke ASN: Keluar Dari Zona Nyaman, Jadilah ASN Modern dan Profesional

BeritaCenter.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) hadir dan memberikan sambutan dalam kegiatan..
16 jam yang lalu

Kapolri Beri Ruang ke Warga Bali untuk Selesaikan Permasalahan Hukum Secara Adat

Beritacenter.COM - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut Polri akan memberikan ruang ke masyarakat Bali..
16 jam yang lalu

Ini 2 Obat yang Ampuh Sembuhkan Segala Penyakit Ala dr. Zaidul Akbar

Beritacenter.COM - Praktisi kesehatan sekaligus pendakwah dr Zaidul Akbar mengungkap ada dua obat terbaik di dunia..
16 jam yang lalu

Jusuf Kalla Ungkap Nilai Positif Pemindahan Ibu Kota Negara

BeritaCenter.COM – Mantan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla mengungkap salah satu nilai positif dari..
16 jam yang lalu

Istana Sebut Pemindahan Ibu Kota Negara Ide Jokowi Sejak Lama

BeritaCenter.COM – Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) dari Jakarta ke Kalimantan Timur merupakan ide..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi