Kamis, 27 Januari 2022 - 15:42 WIB

Membongkar Keliru Pikir Dr Zubair yang Fitnah NU dan Muhammadiyah

Oleh : Indah Pratiwi | Jumat, 05 Nopember 2021 | 15:04 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin

Ditulis Oleh : Alim

-kasus video dosen yang embuh- Barusan nonton video seorang dosen, tampaknya UIN Jakarta, yang mendiskreditkan NU (karena asy’ariyah) sambil memuji Muhammadiyah (karena bukan asy’ariyah) dengan narasi dan cara yang jelas² salah. Beberapa kesalahan yang bisa saya candra :


Pertama, ia mengatakan asy’ariyah itu banyak masalah: tidak maju, tidak progresif, tidak inovatif, tidak kreatif, bikin bodoh, bikin terbelakang. Tinggalkan paham itu, katanya. Sebagai dosen, narasi ideologis macam ini jelas keliru ketika berbicara dalam forum kuliah yang ilmiyah. Bukan menjelaskan dengan baik perbandingan antar kalam, narasinya justru menyudutkan. Forum kuliah apa debat medsos? Setiap faham kalam tentu bisa dianggap bermasalah oleh faham kalam yang lain. (Tampaknya pak dosen ini sedang membandingan asy’ariyah dan mu’tazilah).

Sepanjang sejarah diskursus kalam ya begitu itu. Maka harusnya seorang dosen menggelar wacana itu apa adanya secara ilmiyah, bukan seperti pidatonya ormas yang gemar kepruk-keprukan.

Kedua, berlandaskan pada pendapat di atas (asy’ariy bermasalah) ia bilang bahwa NU nggak maju² karena terlalu asy’ariy.. berbeda dengan Muhammadiyah yang berkemajuan (setelah saya lihat ulang videonya, saya lihay dia bilang soal Muhammadiyah, “agak Mu’tazilah dia..”). Lalu mengkampanyekan para mahasiswa yang berlatar belakang NU untuk pindah ke Muhammadiyah, dengan beberapa argumen yang dibangun seperti soal rumah sakit lah, kampus di tengah daerah kristen lah, soal kiprah di NKRI lah. Menurut saya ini fatal sekali. Baik fatal secara nalar keilmuan, juga fatal soal efek pembelahan bangsa.

Soal kalam, dalam kajian ust. Wahyudi Abdurrahim, kalam Muhammadiyah yang ada dalam putusan² resmi peryarikatan justru bercorak asy’ariyah meskipun dalam dokumen² resminya tidak menyebutnya secara letterlijk. Penjelasan panjang lebar ada di buku dan di yutub beliau. Dengan demikian membedakan NU dengan Muhammadiyah karena NU Asy’ariyah dan Muhammadiyah mu’tazilah itu terlalu jauh muternya. Apalagi, menggunakan Muhammadiyah sebagai contoh bukan asy’ariyah sehingga maju… melesetnya jauh. Premis²nya aja keliru, apalagi kesimpulannya.

Kalau cara mikirnya gitu, kenapa nggak nyuruh mahasiswa jadi syiah aja biar bisa maju seperti Iran yang punya nuklir, atau jadi wahabi aja biar kaya raya seperti Saudi. Seharusnya, kalau mau diskusi pengaruh cara pandang kalam terhadap kemajuan/kesejahteraan/keberhasilan hidup,… ya penjabarannya yang ilmiyah, hasil studi kek, penelitian kek, jangan tiba² nyuruh mahasiswa meninggalkan pemahamannya yang asy’ariyah.

***Saya akan membawa ini kepada masalah cara berpikir yang lebih besar, yaitu soal kotak-mengkotakkan dan milik-milikan. Saya melihat ada bau-bau common sense dalam cara berpikir pak dosen itu. Common sense ini agak wagu, di antaranya : Tradisi milik NU, modernitas milik Muhammadiyah. Pesantren milik NU, sekolah milik Muhammadiyah.Kyai milik NU, profesor milik Muhammadiyah. Kitab kuning milik NU, buku putih milik Muhammadiyah. Menag milik NU, mendikbud milik Muhammadiyah, Warisan sejarah milik NU, masa depan milik Muhammadiyah .Akhirnya semua kalah sama salafi: bid’ah milik kalian, sunnah milik kami..

Cara berpikir begitu adalah cara berpikir -meminjam istilah Kuntowijoyo- mitos! Jelas bukan realitas, yang sayangnya banyak orang berpikir seperti itu. Saya menduga, pak dosen itu dilatarbelakangi oleh cara berpikir semacam itu, lalu dikaitkan dengan kajian kalam.. maka lahirlah kesimpulan yang keliru seperti tergambar di atas. Eh, jangan² kita² ini sebenarnya seperti pak dosen itu hanya kemasannya yang beda? Hmmmm….

Sumber : Status Facebook Alim

 





Fokus : Nahdlatul Ulama


#NU #Nahdlatul Ulama #Hina NU


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






28 menit yang lalu

Timbulkan Kerumunan, Dangdutan di Depok Dibubarkan Satpol PP

Beritacenter.COM - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) membubarkan acara dangdutan di Jl Balongan Poncol,..
46 menit yang lalu

Bergaji Rp3 Juta, Karyawan Pinjol Ilegal di PIK Jakut Kerja 10 Jam Non-Stop Setiap Hari

Kegiatan yang dilakukan pinjol di tempat ini tiada henti dalam 1 minggu. Mereka beroperasi terus setiap hari mulai..
1 jam yang lalu

Jarang Disadari ! Sakiti Tetangga dengan Ucapan adalah Dosa Besar

Beritacenter.COM - Kita seringkali lupa, bahwa tajamnya perkataan bisa berbuah dosa besar. Apalagi, kita arahkan..
1 jam yang lalu

Polda Metro Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di PIK Jakut, 98 Karyawan-Manajer Diamankan

Beritacenter.COM - Polda Metro Jaya kembali melakukan penggerebekan terhadap kantor pinjaman online (pinjol). Kali..
1 jam yang lalu

Jatuh-Dilindas Pikap, Pemotor di Bogor Tewas Mengenaskan

Beritacenter.COM - Nasib nahas dialami seorang pemuda berinisial ARN (19). Pemuda itu tewas usai terjatuh dan..
2 jam yang lalu

Tiga Atlet Beladiri di Malang jadi Korban Pelecehan Seksual oleh Gurunya

Beritacenter.COM - Tiga atlet cabang olahraga (cabor) beladiri diduga mendapat pelecehan seksual oleh pelatihnya...
2 jam yang lalu

Masyarakat Sunda Resmi Laporkan Arteria Dahlan ke MKD DPR

BeritaCenter.COM - Kelompok Masyarakat Penutur Bahasa Sunda melaporkan Anggota Komisi III DPR Fraksi..
2 jam yang lalu

Viral ! Video Amatir Pemotor Wanita Terpental usai Ditabrak Mobil di Indramayu

Beritacenter.COM - Viral di media sosial rekaman video amatir yang memperlihatkan aksi tabrak lari di Indramayu...
3 jam yang lalu

Wow! Sepanjang 2021, Polri Menangkap 392 Terduga Teroris, Terbanyak di Sulsel

BeritaCenter.COM – Sepanjang tahun 2021, ratusan terduga terorisme telah ditangkap oleh aparat kepolisian...
3 jam yang lalu

Polri Ungkap Ciri-ciri Orang Terpapar Ekstremisme dan Terorisme

BeritaCenter.COM – Berdasarkan hasil penelitian dan studi kasus terdapat sejumlah ciri-ciri atau tanda..
3 jam yang lalu

Perkosa-Ancam Sebar Foto Syur Gadis 15 Tahun, Pemuda di Tangsel Ditangkap Polisi

Beritacenter.COM - Polisi tangkap pria berinisial TDP (19) lantaran memperkosa remaja berusia 15 tahun di Tangerang..
3 jam yang lalu

Inilah 4 Pemain Timnas Indonesia Berpotensi Cemeralang Lawan Timor Leste

Beritacenter.COM - Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Timor Leste dalam dua pertandingan uji coba internasional..
3 jam yang lalu

Ketua DPRD DKI Jakarta: Sumur Resapan Tak Ada Manfaat, Mending Jadi Tempat Ternak Lele Saja

BeritaCenter.COM - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menegaskan sumur resapan program..
3 jam yang lalu

Terbaru! WHO Sebut Langkah-Langkah Ini Bisa Akhiri Pandemi COVID-19

BeritaCenter.COM – Dunia saat ini dihebohkan dengan COVID-19 varian Omicron. Organisasi Kesehatan Dunia..
4 jam yang lalu

Pos TNI di Puncak Papua Diserang KKB, 1 Prajurit Meninggal

BeritaCenter.COM – Pos TNI yang berada di Kabupaten Puncak, Papua diserang..
4 jam yang lalu

Biasakan Membaca Alhamdulillah, Rasakan 10 Efek Dahsyatnya dalam Kehidupan

Ucapan Alhamdulillah merupakan bentuk ungkapan rasa syukur kita terhadap segala nikmat, rezeki serta berbagai..
4 jam yang lalu

Ditutup Usai 60 Pegawai Positif Covid-19, Mensos Risma : Pelayanan Masyarakat tetap Berjalan

Beritacenter.COM - Kantor Kementerian Kesehatan (Kemenkes) di Salemba, Jakarta Pusat terpaksa harus ditutup sementara..
4 jam yang lalu

Memperihatinkan ! Petani di Lebak harus Betarung Nyawa saat Angkut Hasil Panen

Beritacenter.COM - Sangat memperihatinkan, para petani di Kampung Cinangga Lebak, Desa Bayah Timur, Kabupaten Lebak,..
5 jam yang lalu

Dua Kapal Muatan Sembako dan Solar Hangus Terbakar di Pelabuhan Parepare

Beritacenter.COM - Dua unit kapal pembawa sembako dan bahan bakar solar hangus terbakar di Pelabuhan Rakyat..
5 jam yang lalu

5 Cara Atasi Keringat Berlebihan

Beritacenter.COM - Berkeringat merupakan hal yang alami dialami oleh tubuh manusia. Walau kadang terasa mengganggu,..
5 jam yang lalu

BREAKING NEWS !! Kasus Covid -19 di Jakarta Tembus 14 Ribu

Beritacenter.COM - Kasus aktif Covid-19 di Jakarta mencapai 14.093 dalam laporan dipublikasi Dinas Kesehatan Pemprov..
6 jam yang lalu

Baku Tembak Dengan KKB, 2 Anggota TNI Gugur

Beritacenter.COM - Anggota TNI / Polri telah terjadi baku tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua...

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi