Jumat, 05 Juni 2020 - 18:54 WIB

BNPT Undang Mantan Teroris Jadi Pembicara Dialog Kebangsaan

Oleh : Aisyah Isyana | Jumat, 26 Pebruari 2016 | 23:55 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin

Gambar Ilustrasi

Beritacenter.COM - Nasir Abbas, salah satu mantan teroris yang memimpin di kawasan Asia Tenggara, secara langsung oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Saud Usman Nasution, di undang menjadi pembicara pada dialog kebangsaan di Makassar.

"Membahas mengenai terorisme, kita harus melihatnnya secara menyeluruh dan dimulai dari masa setelah kemerdekaan hingga saat sekarang ini," ujar Saud di Makassar, Jumat, 26 Februari 2016.

Saud mengatakan, pada masa Orde Lama setelah Kemerdekaan RI dikumandangkan, ada tiga organisasi yang menjadi kelompok radikal dan dianggap sebagai kelompok teroris. Ketiga kelompok itu antara lain, kelompok Negara Islam Indonesia (NII) juga dikenal dengan nama Darul Islam atau (DI) yang artinya adalah Rumah Islam.

NII adalah kelompok Islam di Indonesia yang bertujuan untuk pembentukan negara Islam di Indonesia. Ini dimulai pada 7 Agustus 1942 oleh sekelompok milisi muslim, dikoordinasikan oleh seorang politisi muslim radikal dan karismatik, Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo.

Sekarmadji memulainya di Desa Cisampah, Kecamatan Ciawiligar, Kawedanan Cisayong, Tasikmalaya, Jawa Barat. Kelompok ini mengakui syariat islam sebagai sumber hukum yang valid. Gerakan ini telah menghasilkan pecahan maupun cabang yang terbentang dari Jemaah Islamiyah ke kelompok agama nonkekerasan.

Sedangkan kelompok kedua adalah DI/TII yang hampir sama dengan gerakan NII. Gerakan ini bertujuan untuk menjadikan Republik Indonesia sebagai sebuah negara yang menerapkan dasar agama Islam sebagai dasar negara.

Dalam proklamasinya tertulis bahwa hukum yang berlaku di Negara Islam Indonesia adalah hukum Islam atau lebih jelasnya lagi, di dalam undang-undang tertulis bahwa "Negara Berdasarkan Islam" dan Hukum tertinggi adalah Al Quran dan Hadist.

Sementara yang ketiga adalah Gerakan Aceh Merdeka (GAM) adalah sebuah organisasi separatis yang memiliki tujuan supaya Aceh lepas dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Konflik antara pemerintah RI dan GAM yang diakibatkan perbedaan keinginan ini telah berlangsung sejak tahun 1976 dan menyebabkan jatuhnya hampir sekitar 15.000 jiwa. Gerakan ini juga dikenal dengan nama Aceh Sumatra National Liberation Front (ASNLF).

"Nah, ini adalah awal mula gerakan teroris di masa orde lama dan terus berkembang menjadi bebas di zaman sekarang ini. Undang-undang kita sangat jelas dan dasar negara adalah Pancasila, bukannya Khilafah," katanya.

Sementara mantan teroris dan guru Imam Samudra, Nasir Abbas yang hadir dalam dialog kebangsaan yang digelar Kosgoro di Balai Prajurit Jenderal M Jusuf, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Sulawesi Selatan itu mengaku senang bisa berada di tengah-tengah masyarakat Indonesia.

"Sejak saya ditangkap langsung oleh Pak Saud Usman pada tahun 2013. Semua rencana saya yang akan memanfaatkan perdamaian Malino jadi kacau. Saya berterima kasih karena ditangkap pada waktu itu dan tidak jadi mengacaukan dengan teror," katanya.





Fokus : Terorisme



Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






48 menit yang lalu

Garuda Indonesia Cari Pemasukan Disaat Penumpangnya Anjlok 90 Persen

Beritacenter.COM - Maskapai plat merah Garuda Indonesia cari alternatif lain untuk pemasukan perusahaan. Dengan..
1 jam yang lalu

Dini Hari Ini, Fenomena Gerhana Bulan Penumbra Bakal Hiasi Langit Indonesia

Beritacenter.COM - Dini hari ini, akan terjadi fenomena alam gerhana bulan penumbra yang bakal menghiasi langit..
1 jam yang lalu

Polisi Sebut Sepasang ASN Bugil Pingsan dalam Mobil di Asahan Bukan Suami-Istri

Beritacenter.COM - Sepasang aparatur sipil negara (ASN) ditemukan pingsan dalam kondisi tanpa busana (bugil) di dalam..
1 jam yang lalu

Kantor PLN Depok Diserbu Ratusan Warga, Ada Apa?

Beritacenter.COM - Ratusan pelanggan Perusahaan Listrik Negara(PLN) ramai-ramai menyerbu kantor PLN Depok pada..
1 jam yang lalu

Pingsan dalam Kondisi Bugil, Sepasang ASN di Asahan Diduga Keracunan Gas AC Mobil

Beritacenter.COM - Sepasang aparatur sipil negara (ASN) ditemukan pingsan dalam kondisi tanpa busana (bugil) di dalam..
2 jam yang lalu

MEMBINGUNGKAN! Anies Malah Pakai Istilah PSBB Transisi Bukan New Normal

BeritaCenter.COM – Sekretaris Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta Judistira Hermawan memberikan komentar terhadap..
2 jam yang lalu

KABAR BAIK! Semua Pasien Corona di RSKI Pulau Galang Riau Sembuh

BeritaCenter.COM - Direktur Rumah Sakit Khusus Infeksi COVID-19 (RSKI) Pulau Galang, Provinsi Riau, mengatakan bahwa..
2 jam yang lalu

Suara Jeritan Mengerikan di Langit Buat Warga Texas Gempar

Beritacenter.COM - Suara mengerikan dari langit di Texas, Amerika Serikat(AS) membuat warga dan netizen heboh...
2 jam yang lalu

Bamsoet Apresiasi Kinerja Polri Bongkar Penyelundupan Setengah Ton Sabu di Sukabumi

Beritacenter.COM - Satgassus Polri berhasil membongkar penyelundupan narkotika jenis sabu di Sukabumi, Jawa Barat,..
2 jam yang lalu

TOP! Polisi Bekuk Komplotan Perampok Bersenpi yang Beraksi di Minimarket Taman Sari Jakarta Barat

BeritaCenter.COM – Polisi berhasil membekuk komplotan perampok yang beraksi di minimarket Taman Sari, Jakarta..
3 jam yang lalu

Presiden Jokowi Berikan Mandat Riset dan Inovasi COVID-19 ke 17 Peneliti Unair

BeritaCenter.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan mandat riset dan inovasi COVID-19 kepada 17..
3 jam yang lalu

Masuk ke Dalam Daftar Zona Hitam, Warga Ramai-ramai Rapid Test

Beritacenter.COM - Hasil data dan statistik kota Surabaya, Jawa Timur masuk ke dalam wilayah zona hitam dimana..
3 jam yang lalu

Aparat Gabungan Polisi, TNI hingga Satpol PP Long March Sosialisasi Protokol Kesehatan di Pasar Tanah Abang

BeritaCenter.COM - Aparat gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan long march di..
3 jam yang lalu

Wisata Bali Akan Dibuka Dengan Protokol Kenormalan Baru

Beritacenter.COM - Pariwisata di Bali akan dibuka kembali dengan menerapkan protokol COVID-19 atau kenormalan baru..
3 jam yang lalu

Klaten Siaga Kekeringan di Tengah Pandemi COVID-19

BeritaCenter.COM – Kabupaten Klaten tengah menghadapi bencana kekeringan. Status siaga kekeringan telah..
4 jam yang lalu

Alhamdulillah! Pasien Sembuh dari COVID-19 di Jatim Terus Meningkat

BeritaCenter.COM - Tingkat kesembuhan (recovery rate) pasien covid-19 di Jawa Timur terus meningkat. Recovery rate..
4 jam yang lalu

Mewaspadai Penyebaran Paham Radikal dan Teror

Indonesia telah lama menjadi langganan aksi teror. Berbagai aksi teror yang terjadi di Indonesia kebanyakan didasari..
4 jam yang lalu

Dolar AS Ambruk, Nilai Rupiah Menguat di Bawah Rp14 Ribu

Beritacenter.COM - Nilai tukar rupiah semakin menguat pada Jumat (5/6) siang. Rupiah berada di angka Rp13.885 per..
4 jam yang lalu

Para Penumpang Heran Sebelum Terbang Negatif Setelah Mendarat Mendadak Positif COVID-19

Beritacenter.COM -Kejadian aneh membuat bingung para penumpang dan maskapai pesawat Qatar Airlines yang mengangkut 91..
4 jam yang lalu

Buru PDP dan OTG, Pemprov Jatim Bentuk Tim COVID-19 Hunter

BeritaCenter.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Timur membentuk tim COVID-19 Hunter. Tim ini tugasnya memburu para..
5 jam yang lalu

Kembali Dibuka, Masjid Cut Meutia Diramaikan Jemaah Shalat Jumat Sampai Trotoar

Beritacenter.COM - Pertama kembalinya dibuka tempat peribadatan di Jakarta membuat Masjid Meutia yang berada di..
5 jam yang lalu

Pemerintah Akan Salurkan Bansos ke Pelaku Film dan Teater Terdampak COVID-19

BeritaCenter.COM - Menteri Sosial Juliari P. Batubara mengaku siap menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada para..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi