Minggu, 25 Agustus 2019 - 10:55 WIB

DPR Jangan Jadi Tukang Bikin UU Yang Urgensinya Tak Mendesak, Seperti RUU Kamnas

Oleh : Abe --- | Rabu, 30 Maret 2016 | 14:12 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyindir Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang telah memproduksi begitu banyak Undang-Undang sehingga peraturan masa lalu tersebut sering terbentur dengan peraturan Presiden saat akan mengambil keputusan. Bukan hanya presiden, sejumlah anggota kabinet juga sering terbentur dengan adanya peraturan Menteri.

Hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi pada waktu memberikan sambutan pembukaan pertemuan tahunan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) dengan tema "Membangun Ekonomi Indonesia Yang Berdaya Saing" di Gedung Balai Kartini, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (30/3), yang dihadiri anggota ISEI dan sejumlah Menteri.

Presiden menyesalkan, seringkali terbenturnya keputusan Presiden dengan undang-undang yang sudah dibuat DPR, Seharusnya, peraturan presiden dan peraturan menteri bisa diubah agar keputusan bisa diambil secara cepat. "Peraturan kan yang buat kita sendiri, (peraturan) diubah yang sederhana yang bisa cepat memutuskan," kata Jokowi.

Kepada DPR, Presiden Jokowi mengingatkan agar tak usah memproduksi terlalu banyak undang-undang. "Cukup satu tahun 3 atau 5 (undang-undang), tapi yang betul-betul baik. Bukan jumlah yang diutamakan. Jumlah 40, 50 (UU) untuk apa?" kata Jokowi.

Jokowi mengaku tahu alasan DPR bersemangat mengejar pembahasan undang-undang dengan jumlah banyak. Namun Presiden tak mau menyebutkan alasan tersebut.

"Kenapa DPR senang banyak, saya tahu tapi tak mau menyebutkan saja," kata Jokowi.

Kritikan Presiden Jokowi terhadap DPR yang disebut tukang produksi Undang-undang, bertolak belakang dengan RUU Kemanan Nasional (Kamnas) Yang telah diajukan kembali oleh presiden ke DPR sehingga RUU Kamnas tersebut bisa menjadi salah satu program legislasi nasional.

RUU Keamanan Nasional sudah muncul beberapa tahun lalu. Pada 2010, pembuatan draft RUU Keamanan Nasional sudah disepakati dan diparaf oleh wakil lintas instansi, terutama TNI dan Polri. Pada 23 Mei 2011 lalu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono juga sudah mengajukan RUU tersebut ke Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Perwakilan Daerah RI. Tapi, RUU ini selalu menuai polemik.

Menurut Pengamat dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Hermawan Sulistyo, keberadaan RUU ini situasi dan kondisi negara akan kembali seperti di zaman orde baru. Tentara sangat kuat. Selain itu, ada poin berkurangnya kewenangan Polri dalam menjaga keamanan, dan diserahkannya sebagian kewenangan itu ke tentara. "Akibatnya, pada reformasi 1998 TNI-Pori dipisahkan akan jadi percuma," Ujar Hermawan, di Hotel Pandanaran Semarang, Selasa (9 Maret) lalu.

melalui RUU ini Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan mengambil beberapa kewenangan yang selama ini menjadi tugas Kepolisian Republik Indonesia (Polri). "Polair yang bertugas menjaga di laut bisa dibubarkan diganti dengan TNI," kata Hermawan. Bahkan, melalui RUU Keamanan Nasional ini TNI bisa diberi kewenangan untuk melakukan penyadapan.

Menurut Hermawan banyak pasal-pasal di RUU Keamanan Nasional yang multitafsir sehingga menjadi tidak jelas. Selain itu, pasal-pasal itu juga berpotensi untuk disalahgunakan oleh kekuasaan. Hermawan mencontohkan perdebatan di DPR yang dianggap memberi ancaman keamanan nasional maka itu bisa dibubarkan.

Hermawan juga heran drat RUU Keamanan Nasional yang beberapa tahun lalu sudah menuai polemik kini justru akan dibahas lagi. "Katanya ada perubahan isi tapi ternyata tidak ada perubahan sama sekali," kata Hermawan.

 





Fokus : Joko Widodo



Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






28 menit yang lalu

Ngabalin ke Habib Rizieq soal Pencekalan: Jangan Menuduh, Tak Baik Menurut Al Quran

Jangan juga dituduh yang macam macam, karena tuduhan itu kan menurut Al Quran tidak baik, kalau menuduh fitnah tidak..
1 jam yang lalu

Punya Catatan Kriminal, Rampok Toko Emas di Magetan Pernah Tusuk Bupati Madiun

Beritacenter.COM - Polisi menyebut pelaku perampokan toko emas di Magetan, YT (41), memiliki catatan kriminal. Warga..
2 jam yang lalu

Densus Geledah Rumah Rampok Toko Emas di Madiun, Panah Hingga Tombak Diamankan

Beritacenter.COM - Penggeledahan terhadap rumah pelaku perampokan toko emas di Magetan dilakukan personel Densus 88...
3 jam yang lalu

Tinjau Korban KM Santika Nusantara, Gubernur Khofifah Sampaikan Bela Sungkawa

Kita menyampaikan duka cita bela sungkawa, atas korban yang meninggal mereka sudah ditempatkan di tiga titik. Insya..
15 jam yang lalu

Frans Kaisiepo Pejuang Papua Yang "Kibarkan Merah Putih dan Nyanyikan Lagu Indonesia Raya"

Beritacenter.COM - Frans Kaisiepo adalah pejuang pro-integrasi Papua dengan Indonesia, darinya lahi nama Irian,..
16 jam yang lalu

Beda Sikap MUI Pada Somad dan Ahok

MUI undang UAS untuk klarifikasi dan tabayun. Suatu langkah yang bagus dan memang seharuanya dilakukan. Mudah2an..
17 jam yang lalu

Tunjungan Wagub DKI Jakarta Disikat Aines, Netizen : Rezeki Anak Setan...

Beritacenter.COM - Sampai saat ini Anies Baswedan tidak memilik Wakil untuk membantunya mengurus Jakarta, hal ini..
18 jam yang lalu

Soal Tudingan Rizieq ke Jokowi, PDIP: Itu Ilusi Penuh Kebencian

BeritaCenter.COM - Rizieq Shihab menuding pencekalan yang dilakukan Kerajaan Arab Saudi terhadapnya karena permintaan..
18 jam yang lalu

Apakah Tommy Soeharto "Aktor Dibalik" Gerakan Papua Merdeka ?

Beritacenter.COM - Rupanya keluarga Cendana sangat terusik dengan pemerintahan Jokowi. Setelah ikut memfasillitasi..
19 jam yang lalu

Rizieq Shihab Meracau, Sebut Pencekalan Dirinya Ulah Pemerintah

BeritaCenter.COM – Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab mengatakan, pencekalan dirinya oleh..
20 jam yang lalu

Kereta Komuter di London Mati, Ratusan Orang Dievakuasi

Mereka harus melalui terowongan untuk kembali ke stasiun mengikuti arahan dari pihak berwenang. Dalam sejumlah video..
21 jam yang lalu

KM Santika Nusantara Terbakar, 23 Orang Masih Belum Ditemukan

Widi mengatakan dari 162 orang penumpang, sebanyak 111 orang merupakan penumpang kapal dan 51 orang merupakan kru..
22 jam yang lalu

Pakar Hukum Sebut Capim dari Polri Tak Akan Lemahkan KPK, Ini Alasannya

BeritaCenter.COM – Daftar capim KPK yang lolos tes profile assessment telah diumumkan. Ada 20 orang yang..
22 jam yang lalu

Moeldoko Minta Sandiaga Uno untuk Tidak Provokatif Terkait Masalah di Papua

Menanggapi hal tersebut, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko meminta Sandiaga tidak provokatif menyebut pemerintah..
22 jam yang lalu

Empat anggota Polri Maju Tahap Selanjutnya, Pansel KPK : Tak Ada yang Diistimewakan

Lebih lanjut Hendardi juga menyebutkan jika anggota Polri yang lolos seleksi tersebut sudah disaring berdasarkan..
1 hari yang lalu

Persija Berambisi Curi Poin di Kandang Persebaya

Beritacenter.COM - Tim Ibu Kota Persija Jakarta akan bermain menyerang untuk memangamankan point di kandang Persebaya..
1 hari yang lalu

5 Tips Pagi Hari yang Wajib Kamu Lakukan Agar Tetap Semangat Seharian

Beritacenter.COM - Hampir setiap orang memiliki kebiasaan di pagi hari yang berbeda - beda. Aktivitas dipagi hari..
1 hari yang lalu

Kurir Narkoba Dibekuk Polisi di Pontianak, Amankan 18 Kg Sabu

Beritacenter.COM - Jajaran Satresnarkoba Polsek Pontianak Barat mengamankan seorang kurir narkoba jenis sabu di Jalan..
1 hari yang lalu

Dua Bocah SD Tenggelam Terseret Arus di Kali Cisadane

Beritacenter.COM - Husein dan Fitrah Hidayat dua orang bocah sd terseret arus saat bermain di pinggiran Kali..
1 hari yang lalu

Nekat Datang ke Surabaya, 3 The Jakmania Dipulangkan Polisi

Beritacenter.COM - Polisi memulangkan tiga suporter Persija atau The Jakmania yang nekat datang ke Surabaya untuk..
1 hari yang lalu

Kawanan Gajah Mengamuk, Warga Nagan Raya Aceh Mengungsi

Beritacenter.COM - Sebanyak 40 warga kawasan transmigrasi lokal Desa Blang Lango, Seunagan Timur, Nagan Raya, Aceh..
1 hari yang lalu

Hendra/Ahsan Lolos ke Semifinal Kejuaraan Dunia Bulutangkis

Beritacenter.COM - Indonesia menambah satu wakil di semifinal Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019. Mereka adalah Hendra..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi