Rabu, 22 Mei 2019 - 19:10 WIB

Karya Anak Bangsa, Mahasiswa Mampu Ciptakan Alat Pendeteksi Sel Darah

Oleh : Abe --- | Kamis, 31 Maret 2016 | 07:43 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin

Ilustrasi

Beritacenter.COM - Mahasiswa Institut Informatika dan Bisnis (IBI) Darmajaya Provinsi Lampung Adi Sutrisno mengaplikasikan kemampuan teknologi dengan menciptakan perangkat lunak pendeteksi dan perhitungan jumlah sel darah merah.

Mahasiswa Jurusan Teknik Informatika IBI Darmajaya menjelaskan, bahwa ia menggunakan metode segmentasi citra (gambar foto) dan canny dalam mendeteksi serta menghitung jumlah sel darah merah baik yang normal maupun abnormal.

Aplikasi ini dibuat berdasarkan penelitiannya di UPTD Balai Laboratorium Kesehatan Provinsi Lampung.

Adi menyatakan, sebelum menggunakan aplikasi, pengguna terlebih dahulu mengambil foto sampel citra sel darah merah dari mikroskop perbesaran 1.000 kali.

Kemudian, foto tersebut dimasukkan ke dalam perangkat lunak (software) dengan format jpg dan ukuran 448 x 336 piksel.

Software itu nantinya akan memproses citra sel darah merah dan menampilkan citra hasil segmentasi, jumlah piksel citra yang diinputkan dan keterangan tentang sampel menunjukkan keadaan kekurangan atau kelebihan sel darah berdasarkan acuan.

Sel darah merah (eritrosit) merupakan salah satu sel darah dengan jumlah paling banyak dibandingkan dengan sel darah lainnya dan mengandung haemoglobin yang berfungsi mengangkut oksigen dari paru-paru ke semua sel di seluruh tubuh.

Informasi adanya suatu penyakit dapat diketahui dari jumlah sel darah. Kelebihan sel darah merah disebut polisitemia, sedangkan kekurangan sel darah merah disebut anemia, ujarnya lagi.

Ia mengungkapkan, untuk pemeriksaan darah secara lengkap, pihak medis biasanya menggunakan mesin hitung namun mesin tersebut memiliki keterbatasan ketika terdapat sel yang abnormal.

Selain itu, pemeriksaan juga dapat dilakukan secara mikroskopik yang akan memberikan informasi mengenai sel darah merah abnormal dan variasi bentuk eritrosit.

Namun perhitungan secara manual ini membutuhkan waktu yang cukup lama.

"Diharapkan aplikasi ini nantinya dapat bermanfaat bagi pihak atau instansi kesehatan, karena selain mengefisiensikan waktu pengecekan sel darah merah normal dan abnormal, aplikasi ini juga memperkecil kesalahan diagnosa oleh manusia," ujarnya pula.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Riset IBI Darmajaya Dr RZ Abdul Aziz ST MT mengapresiasi dan mendukung para mahasiswa untuk aktif melakukan penelitian.

Menurutnya, penelitian menjadi salah satu indikator pemahaman mahasiswa terhadap ilmu yang diperolehnya dari proses perkuliahan.

"IBI Darmajaya juga membuka ruang bagi instansi pemerintah, swasta, dan industri bisnis apabila ingin mengembangkan hasil penelitian mahasiswa dan dosen IBI Darmajaya, sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat," katanya lagi.





Fokus : Hidup Sehat



Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






15 menit yang lalu

Jokowi Sebut Saya Membuka Diri ke Siapa Pun Untuk Bersama Membangun Negara

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo mengakui akan membuka diri untuk bekerjasama kepada siapapun untuk membangun..
45 menit yang lalu

Ayah Korban Tewas Aksi 22 Mei: Jangan Rusuh Lagi, Segera Bersatu

Beritacenter.COM - Aksi 22 Mei 2019 telah memakan sejumlah korban jiwa, salah satunya adalah Adam Nooryan yang tewas..
1 jam yang lalu

Antisipasi Massa Ikut Aksi 22 Mei, Polisi Gelar Razia di Jalan Garut - Bandung

Beritacenter.COM - Petugas kepolisan Polres Sumedang menggelar operasi razia penyekatan terhadap massa pendemo yang..
1 jam yang lalu

Menkominfo: Video dan Foto di Medsos Bisa Buat Perpecahan

Beritacenter.COM - Guna membatasi viralnya informasi hoaks yang berkaitan dengan aksi 22 Mei 2019, Pemerintah yang..
2 jam yang lalu

Wiranto 'Kantongi' Siapa Dalang Kerusuhan 22 Mei 2019

Beritacenter.COM - Menteri Polhukam Wiranto menegaskan sudah mengantongi siapa dalang terlibat dalam kerusuhan 22 Mei..
2 jam yang lalu

Masukkan Kabel Charger ke Mulut, Bocah di India Tersengat Listrik

Beritacenter.COM - Sungguh nahas nasib bocah perempuan berusia dua tahun di India. Ia harus mengalami kejadian tak..
3 jam yang lalu

Massa JMPP Serukan Perdamain Usai Gelaran Pemilu

Beritacenter.COM - Jaringan Masyarakat Peduli Pemilu (JMPP) menggelar aksi di sekitar Gedung Komisi Pemilihan Umum..
3 jam yang lalu

Jokowi: Tak Ada Tempat Bagi Perusuh yang Rusak Negeri Ini!

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo mempersilakan seluruh pihak yang ingin bersama-sama memajukan negara ini. Ia..
3 jam yang lalu

Gempa 4,1 M Guncang Wilayah Papua Barat

Beritacenter.COM - Wilayah Kabupaten Kaimana, Papua Barat diuncang Gempa bumi berkekuatan 4,1 Magnitudo, Rabu..
3 jam yang lalu

Diguyur Hujan, Aksi Pendukung Prabowo-Sandi Bubar

Beritacenter.COM - Kelompok massa pendukung Prabowo-Sandi dari Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) Sulsel berunjuk rasa..
3 jam yang lalu

Kericuhan Tanah Abang, Gubernur Anies Baswedan Minta Warga Jakarta Tetap Beraktivitas Normal

Beritacenter.COM - Gubernur DKI, Jakarta Anies Baswedan meminta kepada warganya untuk menjalankan aktivitas normal..
4 jam yang lalu

Aksi 22 Mei Ricuh, Prabowo-Sandi Diminta Ikut Tenangkan Massa

Beritacenter.COM - Kerusuhan yang terjadi di depan gedung Bawaslu membuat Wakil Presiden Jusuf Kalla angkat bicara...
4 jam yang lalu

Aksi 22 Mei Ricuh, MUI : Jangan Rusak Kesucian Ramadan Dengan Tindakan Anarkis

Beritacenter.COM - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menghimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk menahan diri..
4 jam yang lalu

Tak Hanya Bus, Jip Pejabat Brimob Juga Dirusak di Slipi

Beritacenter.COM - Massa aksi 22 Mei semakin anarkis, dua unit bus milik Korps Brimob hangus terbakar di depan Wisma..
5 jam yang lalu

Kapolri Sebut Ada Uang Rp 6 Juta Saat Penangkapan Provokator, Mereka Ngaku Dibayar

Beritacenter.COM - Kapolri Jendral Pol Muhammad Tito Karnavian menegaskan adanya temuan amplop berisi uang dari massa..
5 jam yang lalu

Aksi 22 Mei Ricuh, Panglima TNI Tidak Tolerir Anarkisme Bahayakan Kedaulatan Negara

Beritacenter.COM - Menyikapi situasi keamanan nasional pasca rusuh aksi 22 Mei di Ibu Kota Jakarta, Panglima TNI..
5 jam yang lalu

Hoaks Dimana-mana, Pemerintah Sementara Batasi Akses Medsos di Sejumlah Daerah

Beritacenter.COM - Sejumlah konten palsu mulai dari foto hingga video tersebar luas di media sosial usai kericuhan..
6 jam yang lalu

HOAKS... Polisi Serang Masjid Saat Halau Massa Demo Di Depan Gedung Bawaslu RI

Beritacenter.COM - Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Muhammad Iqbal, membantah pihaknya dan TNI melakukan..
6 jam yang lalu

Humas RSUD Tarakan : Kedua Korban Tewas Tidak Ada Luka Tembak

Beritacenter.COM - RSUD Tarakan mengonfirmasi dua korban meninggal dunia usai kerusuhan yang terjadi di sejumlah..
7 jam yang lalu

Selain Minta "Tangkap Prabowo", Warganet Juga Minta Polisi "Tangkap Amien Rais" Tukang Provokasi

Beritacenter.COM - Tagar Tangkap PRABOWO atau Prabowo Subianto menjadi nomor 1 di trending Twitter pada..
7 jam yang lalu

Busuk...! Gerindra Di Balik Rusuhnya Demo Di Bawaslu

Beritacenter.COM - Aksi demo yang berada didepan Gedung Bawaslu RI Jakarta sempat ricuh malam hari hingga pagi hari..
8 jam yang lalu

Polda Metro Pastikan Isu Polisi Kejar Massa Hingga ke Masjid Tidak Benar

Kemudian ada isu bahwa personel pengamanan masuk ke masjid-masjid untuk mengejar pengunjuk rasa adalah tidak benar

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi