Jumat, 19 Juli 2019 - 02:23 WIB

Kasus Suap di Kejati DKI : Benarkah Hasil Ops Gabungan Kejagung dan KPK?

Oleh : Aisyah Isyana | Senin, 04 April 2016 | 07:48 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil menangkap 3 orang terkait kasus dugaan suap untuk penghentian penyelidikan kasus di Kejati DKI. Operasi tangkap tangan (OTT) itu dilakukan atas kerja sama KPK dan Kejaksaan Agung dalam mengungkap kasus PT  PT Brantas Abipraya (BA).

"Jadi gini masalahnya Kejati DKI kan sedang menyelidiki suatu kasus ternyata dibalik itu KPK menemukan adanya indikasi suap sehingga mereka melakukan operasi sehingga terjadinya OTT," kata Jaksa Agung Prasetyo di Kejagung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Jumat, 1 April 2016.

Baca Juga : KPK Lanjut Geledah Ruang Kajati dan Aspidsus Usai Geledah Kejati DKI

Dalam kasus tersebut, diduga ada jaksa yang akan disuap oleh pihak PT BA, Jaksa Agung menyebut hal ini masih di dalami. Oleh karena itu Kejagung dan KPK sama-sama bersinergi untuk mengungkap dugaan suap.

"Semuanya ini kan masih diklarifikasi kan. zaman sekarang ini kan bisa semua terjadi ada penumpang gelap mungkin yang ingin memanfaatkan proses penanganan perkara yang dilakukan oleh Kejati itu. kita harus dalami makanya proses penangkapan ini adalah proses gabungan dari KPK dengan kejaksaan. Itu operasi gabungan," kata Prasetyo.

Pada Kamis (31/3) di sebuah hotel di kawasan Cawang, Jakarta Timur KPK melakukan OTT dan menangkap 3 SWA (Direktur Keuangan PT Brantas Abipraya), DPA (Senior Manager PT Brantas Abipraya), dan MRD dari swasta. Ketiganya telah ditetapkan KPK sebagai tersangka.

Dalam kasus ini dua saksi dari Kejati DKI juga sudah diperiksa yakni Kajati DKI Sudung Situmorang dan Aspidsus Tomo Sitepu. Penyelidik Kejati DKI tengah menyelidiki indikasi penggunaan uang untuk entertainmen atau iklan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

"Ya ini kan ada kasus, kemungkinan ada dugaan suap, jadi ada keterkaitankan," kata Prasetyo.

Prasetyo tidak menyebut secara jelas sejak kapan operasi gabungan ini dibentuk. Ia hanya menyebut operasi gabungan itu dilakukan sejak ada pemberitahuan dari KPK. "Sejak KPK informasikan pada kita ada indikasi suap," ujarnya.

Prasetyo juga memberikan lampu hijau pada KPK untuk menggeledah Kejati DKI terkait OTT yang dilakukannga. Ia juga memberikan saran agar jaksa yanh menyelidiki kasus PT BA juga dimintai keterangan sebagai saksi oleh KPK.

"Justru dengan SOP dijalankan itu lah kita yang tunjukan bahwa operasi gabungan dilakukan secara objektif, transparan," Prasetyo.

"Ya lazim saja gabungan. Kita mau terbuka nanti kalian curiga lagi, kita tertutup nanti kalian curiga," ungkap Prasetyo.

Baca Juga : Digeledah KPK, Ini Pengakuan Kejati DKI ke Jampidsus Terkait Kasus PT BA






Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






3 jam yang lalu

PSI Bicara Soal Human Trafficking WNI ke Jokowi, Grace: Jika Diperlukan Beliau Siap Jemput

Beliau bilang, 'Oh ya, saya sudah pernah dengar yang ini. Masak, belum pulang?' Jadi langsung minta ajudan telepon ke..
3 jam yang lalu

Mabuk Miras dan Perkosa Anak Dibawah Umur, 3 Pemuda Dibekuk Polisi di Surabaya

Beritacenter.COM - Tiga pemuda bernisial NJ (20), RM (19), dan MP (17) harus berurusan dengan polisi lantaran..
4 jam yang lalu

Menko Polhukam Minta Data Kerusakan Bencana Palu Rampung 2 Minggu Kedepan

Beritacenter.COM - Menko Polhukam Wiranto meminta agar data-data terkait bencana di Palu dapat segera dirampungkan...
4 jam yang lalu

Begini Cara Percepat Koneksi WiFi yang Lemot

Beritacenter.COM - Kaum milenial saat ini tak bisa terlepas dari yang namanya internet, oleh karena itu WiFi menjadi..
5 jam yang lalu

Diberi Minum Alkohol oleh Kakeknya, Bayi Satu Bulan Meninggal Dunia

Beritacenter.COM - Sungguh ironis apa yang terjadi di sebuah keluarga di Beijing, China. Dilaporkan oleh Sin Chew..
6 jam yang lalu

Hati-Hati Pada Ulama Modal Surban Dan Gamis

Hari ini ane melihat dunia islam indonesia semakin intoleran dan keras saja, sangat berbeda saat jaman ane masih..
6 jam yang lalu

Miris! Pesta Seks "Party Happy Sex" Digagas Seorang Guru

Beritacenter.COM - Jajaran Polda Jatim menggerebek sebuah pesta seks tukar pasangan atau swinger di sebuah vila di..
6 jam yang lalu

Polisi Gerebek Pesta "Party Happy Sex" di Vila Pasuruan

Beritacenter.COM - Sebuah pesta seks di sebuah vila di Tretes Pasuruan digerebek polisi. Pesta seks itu merupakan..
7 jam yang lalu

2021 Pemerintah Janji Tak Impor Garam Lagi, Ini Buktinya

BeritaCenter.COM - Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, pemerintah berjanji tidak akan..
7 jam yang lalu

Ambisi Menjadi "Capres Atau Cawapres 2024" Sandi Nekat Bermain Api

Beritacenter.COM - Cerita dibalik pertemuan Jokowi dengan Prabowo pasa Sabtu 13 Juli 2019 lalu masih menyisakan..
8 jam yang lalu

3 Bersaudara di Garut Kompak Curi Puluhan Motor

Beritacenter.COM - Tiga orang tersangka kasus pencurian kendaraan bermotor berhasil diamankan polisi. Para tersangka..
8 jam yang lalu

Polisi Selidiki Viralnya Video Porno Pelajar di Ponorogo

Beritacenter.COM - Pihak kepolisian bergerak cepat melakukan penyelidikan terkait kasus viralnya video porno pelajar..
9 jam yang lalu

Viral Video Porno Pelajar di Ponorogo

Beritacenter.COM - Media sosial tengah dihebohkan dengan video porno yang diduga diperankan oleh seorang pelajar di..
9 jam yang lalu

Pemerintah Larang Bicara Politik di Masjid, PA 212: Jokowi Menyesatkan

Beritacenter.COM - Jubir PA 212, Novel Bamukmin menilai imbauan pemerintah terkait larangan peyiaran politik di dalam..
9 jam yang lalu

Baru Perempatfinal Indonesia Open, Ganda Campuran Hanya Menyisakan Tontowi/Winny

Beritacenter.COM - Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang berhasil lolos ke..
9 jam yang lalu

Terima Kasih Istriku

Berikut adalah ucapan Jokowi pada istrinya, menggambarkan tentang bagaimana dia sebagai seorang lelaki dan bagaimana..
9 jam yang lalu

Tak Ada Unsur Jaksa di Pimpinan KPK Sekarang, Antasari Azhar: Itu Melanggar UU!

Beritacenter.COM - Mantan Ketua KPK Antasari Azhar menyampaikan kritiknya terhadap formasi pimpinan KPK 2014-2019..
10 jam yang lalu

Penyebar Meme Jokowi Lolos dari Hukuman

Beritacenter.COM - Safnah (37) terdakwa kasus penyebaran meme Jokowi divonis bebas oleh Pengadilan Tinggi (PT)..
11 jam yang lalu

Resmi Maju Caketum Golkar, Bamsoet: Saya Tak Takut Pada Pasukan Singa Yang Dipimpin Domba

BeritaCenter.COM - Bambang Soesatyo (Bamsoet) resmi mendeklarasikan diri maju sebagai calon ketua umum (caketum)..
11 jam yang lalu

Polisi Geledah Kantor Dispora Sumut Terkait Korupsi Sirkuit Atletik

Beritcenter.COM - Jajaran Polda Sumatera Utara (Sumut) melakukan penggeledahan di Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga..
11 jam yang lalu

"Bajaj VS Taksi Online" Saling Baku Hantam, Gara-gara Berebutan Penumpang

Beritacenter.COM - Seorang penumpang terbakar emosi karena haknya memilih angkutan direbut oleh sopir bajai. Padahal..
11 jam yang lalu

3 Capim KPK Tak Ikut Uji Kompetensi, Satu Dari Kepolisian Mengundurkan Diri

BeritaCenter.COM – Ketua Pansel Capim KPK Yenti Garnasih menyebut ada tiga capim KPK yang tak ikut seleksi..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi