Jumat, 18 Oktober 2019 - 03:18 WIB

Kejaksaan Tetapkan Tersangka La Nyalla di Luar Koridor Kepentingan Hukum

"Jelas dinyatakan dalam pertimbangan putusan dua praperadilan sebelumnya bahwa perkara terkait penggunaan dana hibah Kadin Jatim, termasuk untuk pembelian IPO Bank Jatim tahun 2012, harus dihentikan. Kenyataannya, Kejati Jatim tidak mematuhi putusan pengadilan. Kalau bicara koridor hukum kan semestinya patuh. Jadi penetapan tersangka La Nyalla ini sudah di luar kepentingan hukum, ada udang di balik batu alias ada kepentingan di luar hukum yang sedang memain-mainkan hukum,”

Oleh : Abe --- | Jumat, 13 Mei 2016 | 10:29 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin

La Nyalla Mattalitti

Beritacenter.COM,SURABAYA – Sidang lanjutan gugatan praperadilan terhadap penetapan Ketua Umum Kadin Jatim La Nyalla Mattalitti kembali digelar di Pengadilan Negeri Surabaya, Jumat (13/5/2016). Sidang sebelumnya pada Rabu (4/5) ditunda lantaran Kejaksaan Tinggi Jatim sebagai termohon mangkir dari panggilan pengadilan. Sidang dipimpin oleh hakim tunggal Mangapul Girsang.

Tim Advokat Kadin Jatim Fahmi H. Bachmid mengatakan, Kejati Jatim menetapkan La Nyalla sebagai tersangka berulang kali di luar koridor kepentingan hukum. Pasalnya, Kejati Jatim mengingkari putusan pengadilan terhadap perkara dana hibah Kadin Jatim yang menyatakan perkara tersebut tak dapat disidik kembali. Sudah ada dua putusan pengadilan, yaitu pengadilan pidana pada 18 Desember 2015 dan dua putusan pengadilan praperadilan masing-masing pada 7 Maret 2016 dan 12 April 2016.

”Jelas dinyatakan dalam pertimbangan putusan dua praperadilan sebelumnya bahwa perkara terkait penggunaan dana hibah Kadin Jatim, termasuk untuk pembelian IPO Bank Jatim tahun 2012, harus dihentikan. Kenyataannya, Kejati Jatim tidak mematuhi putusan pengadilan. Kalau bicara koridor hukum kan semestinya patuh. Jadi penetapan tersangka La Nyalla ini sudah di luar kepentingan hukum, ada udang di balik batu alias ada kepentingan di luar hukum yang sedang memain-mainkan hukum,” kata Fahmi (13/05).

Indikasi bahwa langkah Kejati Jatim sudah di luar kepentingan hukum juga tampak dalam manuver dan pernyataan pihak Kejati Jatim yang sangat tendensius. Ketika Pengadilan Negeri Surabaya pada sidang gugatan praperadilan pada 12 April 2016 menyatakan bahwa penetapan tersangka terhadap La Nyalla tidak sah dan perkara dana hibah Kadin Jatim harus dihentikan, hanya berselang beberapa jam Kejati Jatim langsung menerbitkan surat perintah penyidikan (Sprindik) baru dan menetapkan kembali La Nyalla sebagai tersangka.

”Di media, Kejati Jatim dengan arogan menyatakan akan menerbitkan 50 bahkan 100 sprindik baru. Mereka terus mengejar target dengan melawan putusan pengadilan dan semua fakta hukum yang ada, seperti sudah tidak adanya kerugian negara dan tidak adanya unsur penyertaan La Nyalla dalam perkara ini sesuai konteks pasal 55 KUHP,” jelas Fahmi.

Fahmi lantas mengutip salah satu poin dalam pertimbangan putusan sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Surabaya Nomor: 19/Pra-Per/2016/PN. Sby tanggal 12 April 2016 lalu. ”Ini saya bacakan redaksionalnya ya biar publik tahu. Di halaman 111 putusan sidang di PN Surabaya itu, ’Penyelidikan dan penyidikan yang kedua kalinya atas dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur pada Kadin Jawa Timur adalah tidak relevan dan tidak mungkin lagi untuk dibuka kembali’. Pada putusan tersebut juga jelas dinyatakan bahwa menurut hukum Termohon harus menghentikan perkara aquo,” ujar Fahmi.

Dia menambahkan, hal yang sama juga secara tegas dinyatakan dalam putusan praperadilan Nomor 11/Pra.Per/2016/PN.Sby tertanggal 7 Maret 2016. ”Saya bacakan lagi persis pada putusan halaman 76 bahwa, ’termohon harus menghentikan penyidikan perkara aquo.’ Tapi apa yang terjadi publik bisa tahu bahwa Kejati Jatim sebagai penegak hukum justru tidak mematuhi putusan hukum,” tegas Fahmi.

Demikian pula soal dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang disangkakan ke La Nyalla, menurut Fahmi, sama sekali tidak mendasar. Pasalnya, dalam surat dakwaan perkara ini pada tahun 2015 lalu sama sekali dinyatakan tidak ada unsur penyertaan terhadap La Nyalla, dalam perkara ini. Perkara itu kemudian telah berkekuatan hukum tetap di mana sesuai Putusan Pengadilan Tipikor 125/Pid.Sus/TPK/2015/ PN.Sby pada 18 Desember 2015, hanya dua pengurus Kadin Jatim yang dinyatakan bersalah dan telah/sedang menjalani hukuman, yaitu Diar Kusuma Putra dan Nelson Sembiring.

”Dalam putusan praperadilan sebelumnya sudah dijelaskan soal unsur penyertaan ini. Saya bacakan sepenuhnya biar publik tahu. Pada halaman 109-110 putusan praperadilan 12 April dinyatakan bahwa, ’Pemohon (La Nyalla tidak ikut dan tidak ada penyertaan (delneming) dalam konteks pasal 55 KUH Pidana’,” ujar Fahmi mengutip hasil putusan pengadilan.

Tim Advokat Kadin Jatim Amir Burhanudin menambahkan, secara prosedur hukum acara pidana, penetapan tersangka La Nyalla juga tidak sah karena dia belum pernah diperiksa sebelumnya sebagai calon tersangka. Sprindik dan surat penetapan tersangka diterbitkan pada tanggal bersamaan, yaitu masing-masing 12 April dan 26 April 2016. Padahal, Mahkamah Konstitusi dalam putusannya tahun 2014 menyatakan bahwa penetapan tersangka harus disertai dengan pemeriksaan calon tersangkanya.

”Masalah ini sebenarnya juga sudah disampaikan dalam gugatan praperadilan sebelumnya, dan pengadilan mengabulkan gugatan kami. Jadi, baik secara formil maupun materiil, penetapan tersangka dan penyidikan kembali perkara ini sama sekali tidak sah,” imbuh Amir.

Amir menambahkan, gugatan praperadilan ini dilakukan oleh anak dari La Nyalla, yaitu Ali Affandi. Affandi adalah pihak yang mempunyai kepentingan dengan kepastian hukum ayahnya.

Permohonan gugatan oleh Affandi sah karena Mahkamah Konstitusi dalam putusannya menyatakan bahwa pihak ketiga yang mempunyai kepentingan berhak menjadi pemohon dan subyek praperadilan.

”Affandi memiliki hak konstitusional dan kedudukan hukum sebagai pemohon, karena secara yuridis sebagai pihak ketiga yang mempunyai kepentingan langsung atas penetapan tersangka terhadap La Nyalla selaku ayahnya,” ujarnya.

 





Fokus : Dugaan Korupsi Dana Hibah Kadin Jatim



Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






13 menit yang lalu

Gawat Kalangan Remaja Mencetak Rekor Terkena HIV/AIDS

Beritacenter.COM - Propinsi Jawa Barat(Jabar) masuk ke dalam jumlah pengidap HIV/AIDS terbanyak di Indonesia. Selain..
26 menit yang lalu

Gempa Mengguncang Wilayah Jayapura

Beritacenter.COM - Gempa berskala5,8 SR mengguncang Jayapura, Papua pada Jumat (18/10) malam. Dilansir Badan..
1 jam yang lalu

Begini Kata Jokowi Soal Menteri Barunya

Beritacenter.COM - Penyusunan Kabinet Kerja Jilid II telah rampung. Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Presiden..
2 jam yang lalu

Begini Formasi CPNS Yang Dibuka Pemerintah

Beritacenter.COM - Rencananya Pemerintah akan membuka sebanyak 197.117 formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) pada..
3 jam yang lalu

Tim Cobra Polres Lumajang Ringkus 4 Rampok Sadis

Beritacenter.COM - Jajaran Cobra Polres Lumajang melumpuhkan empat perampok yang menggasak rumah milik Tiara (24) di..
4 jam yang lalu

Benarkah Mager Lebih Bahaya dari Merokok? Ini Penjelasan Dokter...

Beritacenter.COM - Di era zaman serba instan ini membuat banyak orang malas bergerak alias mager dan lebih banyak..
5 jam yang lalu

Polisi Buru Pelaku Penculikan Disertai Pembunuhan Bangkit

Beritacenter.COM - Kasus penculikan disertai pembunuhan terhadap korban Bangkit Maknutu Dunirat, warga Malang hingga..
6 jam yang lalu

Syok Suaminya Tewas, Istri Korban Akui Sedih dan Kehilangan

Beritacenter.COM - Seorang istri bernama Mei Nuriawati(28) mengaku sedih atas tewasnya sang suami Bangkit Maknutu..
6 jam yang lalu

Pasar Blabak di Magelang Terbakar Malam ini

BeritaCenter.COM - Pasar Blabak Kelurahan Mungkid, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, terbakar malam ini (17/10). Warga..
6 jam yang lalu

Woow.. Juara Bulutangkis Dunia Bertekuk Lutut di Tangan Anak Muda

Dalam pertandingan yang digelar di Odense Sportspark, Odense Denmark, Kamis (17/10/2019), penguasa ranking 6 dunia..
7 jam yang lalu

Soal Jokowi Umumkan Menteri, Moeldoko Bicara Kemungkinan di Hari Pelantikan

Beritacenter.COM - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko bicara kemungkinan soal Presiden Jokowi akan mengumumkan nama..
7 jam yang lalu

iPhone SE 2 Akan Hadir di Indonesia dengan Harga Terjangkau

iPhone 2 SE terbaru akan menggunakan SoC yang sama dengan iPhone 11. Fitur lain mencakup 3GB LPDDR4, opsi penyimpanan..
7 jam yang lalu

Malam Ini Petinggi Gerindra Kumpul Dikediaman Prabowo, Bahas Apa...?

BeritaCenter.COM - Para petinggi Partai Gerindra malam ini, Kamis (17/10/2019) berkumpul di kediaman Prabowo..
8 jam yang lalu

Warga Protes Ceceran Tanah Dari Proyek Perumahan Citra di Semanan

BeritaCenter.COM - Akibat Proyek perumahan Citra di kawasan Semanan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, banyak warga..
8 jam yang lalu

Pengembangan Penusukan Wiranto, Densus 88 Berhasil Amankan Puluhan Teroris

BeritaCenter.COM - Usai kejadian penusukan Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam)..
8 jam yang lalu

Polri Soal Penusuk Wiranto: Abu Rara Juga Perintahkan Anaknya Serang Polisi

Beritacenter.COM - Setelah melakukan berbagai pengembangan, Polri menguak fakta baru terkait kasus penusukan Menko..
9 jam yang lalu

Ketauan Sembunyikan Sabu di Kemaluan, 2 Wanita WN Thailand Dibekuk di Soetta

Beritacenter.COM - Upaya penyelundupan sabu seberat 586 gram oleh dua wanita warga negara Thailand, Chiangka Wandee..
9 jam yang lalu

Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Perairan Pulau Tunda, Ciri-cirinya Sebagai Berikut...

BeritaCenter.COM - Seorang nelayan menemukan mayat tanpa identitas di perairan Pulau Tunda, Kabupaten Serang, Kamis..
9 jam yang lalu

Presiden Amerika Serikat Enggan Hentikan Perang Dagang Sebelum Hal Ini Terjadi...

Selain itu, Trump juga menyatakan jika kesepakatan perdagangan parsial yang diumumkan pekan lalu masih dalam proses..
10 jam yang lalu

Akibat Kecanduan Gadget, Ratusan Anak Dirawat di RSJ Jakbar

BeritaCenter.COM - Akibat kecanduan gadget, ratusan anak dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Jakarta Barat (Jakbar)..
11 jam yang lalu

Kebakaran Hanguskan Peternakan di Situbondo, Ribuan Ayam Mati Terpanggang

Beritacenter.COM - Kebakaran melanda sebuah kadang peternakan ayam di Desa Panji Kidul, Kecamatan Panji, Kabupaten..
11 jam yang lalu

Kepsek SD di Kalimantan Barat Tewas saat Berangkat ke Sekolah

BeritaCenter.COM - Sukirman (54) meninggal dunia saat terlibat perkelahian dengan seseorang berisial TR (40) pada..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi