Sabtu, 06 Juni 2020 - 11:52 WIB

Kejaksaan Tetapkan Tersangka La Nyalla di Luar Koridor Kepentingan Hukum

"Jelas dinyatakan dalam pertimbangan putusan dua praperadilan sebelumnya bahwa perkara terkait penggunaan dana hibah Kadin Jatim, termasuk untuk pembelian IPO Bank Jatim tahun 2012, harus dihentikan. Kenyataannya, Kejati Jatim tidak mematuhi putusan pengadilan. Kalau bicara koridor hukum kan semestinya patuh. Jadi penetapan tersangka La Nyalla ini sudah di luar kepentingan hukum, ada udang di balik batu alias ada kepentingan di luar hukum yang sedang memain-mainkan hukum,”

Oleh : Abe --- | Jumat, 13 Mei 2016 | 10:29 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin

La Nyalla Mattalitti

Beritacenter.COM,SURABAYA – Sidang lanjutan gugatan praperadilan terhadap penetapan Ketua Umum Kadin Jatim La Nyalla Mattalitti kembali digelar di Pengadilan Negeri Surabaya, Jumat (13/5/2016). Sidang sebelumnya pada Rabu (4/5) ditunda lantaran Kejaksaan Tinggi Jatim sebagai termohon mangkir dari panggilan pengadilan. Sidang dipimpin oleh hakim tunggal Mangapul Girsang.

Tim Advokat Kadin Jatim Fahmi H. Bachmid mengatakan, Kejati Jatim menetapkan La Nyalla sebagai tersangka berulang kali di luar koridor kepentingan hukum. Pasalnya, Kejati Jatim mengingkari putusan pengadilan terhadap perkara dana hibah Kadin Jatim yang menyatakan perkara tersebut tak dapat disidik kembali. Sudah ada dua putusan pengadilan, yaitu pengadilan pidana pada 18 Desember 2015 dan dua putusan pengadilan praperadilan masing-masing pada 7 Maret 2016 dan 12 April 2016.

”Jelas dinyatakan dalam pertimbangan putusan dua praperadilan sebelumnya bahwa perkara terkait penggunaan dana hibah Kadin Jatim, termasuk untuk pembelian IPO Bank Jatim tahun 2012, harus dihentikan. Kenyataannya, Kejati Jatim tidak mematuhi putusan pengadilan. Kalau bicara koridor hukum kan semestinya patuh. Jadi penetapan tersangka La Nyalla ini sudah di luar kepentingan hukum, ada udang di balik batu alias ada kepentingan di luar hukum yang sedang memain-mainkan hukum,” kata Fahmi (13/05).

Indikasi bahwa langkah Kejati Jatim sudah di luar kepentingan hukum juga tampak dalam manuver dan pernyataan pihak Kejati Jatim yang sangat tendensius. Ketika Pengadilan Negeri Surabaya pada sidang gugatan praperadilan pada 12 April 2016 menyatakan bahwa penetapan tersangka terhadap La Nyalla tidak sah dan perkara dana hibah Kadin Jatim harus dihentikan, hanya berselang beberapa jam Kejati Jatim langsung menerbitkan surat perintah penyidikan (Sprindik) baru dan menetapkan kembali La Nyalla sebagai tersangka.

”Di media, Kejati Jatim dengan arogan menyatakan akan menerbitkan 50 bahkan 100 sprindik baru. Mereka terus mengejar target dengan melawan putusan pengadilan dan semua fakta hukum yang ada, seperti sudah tidak adanya kerugian negara dan tidak adanya unsur penyertaan La Nyalla dalam perkara ini sesuai konteks pasal 55 KUHP,” jelas Fahmi.

Fahmi lantas mengutip salah satu poin dalam pertimbangan putusan sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Surabaya Nomor: 19/Pra-Per/2016/PN. Sby tanggal 12 April 2016 lalu. ”Ini saya bacakan redaksionalnya ya biar publik tahu. Di halaman 111 putusan sidang di PN Surabaya itu, ’Penyelidikan dan penyidikan yang kedua kalinya atas dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur pada Kadin Jawa Timur adalah tidak relevan dan tidak mungkin lagi untuk dibuka kembali’. Pada putusan tersebut juga jelas dinyatakan bahwa menurut hukum Termohon harus menghentikan perkara aquo,” ujar Fahmi.

Dia menambahkan, hal yang sama juga secara tegas dinyatakan dalam putusan praperadilan Nomor 11/Pra.Per/2016/PN.Sby tertanggal 7 Maret 2016. ”Saya bacakan lagi persis pada putusan halaman 76 bahwa, ’termohon harus menghentikan penyidikan perkara aquo.’ Tapi apa yang terjadi publik bisa tahu bahwa Kejati Jatim sebagai penegak hukum justru tidak mematuhi putusan hukum,” tegas Fahmi.

Demikian pula soal dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang disangkakan ke La Nyalla, menurut Fahmi, sama sekali tidak mendasar. Pasalnya, dalam surat dakwaan perkara ini pada tahun 2015 lalu sama sekali dinyatakan tidak ada unsur penyertaan terhadap La Nyalla, dalam perkara ini. Perkara itu kemudian telah berkekuatan hukum tetap di mana sesuai Putusan Pengadilan Tipikor 125/Pid.Sus/TPK/2015/ PN.Sby pada 18 Desember 2015, hanya dua pengurus Kadin Jatim yang dinyatakan bersalah dan telah/sedang menjalani hukuman, yaitu Diar Kusuma Putra dan Nelson Sembiring.

”Dalam putusan praperadilan sebelumnya sudah dijelaskan soal unsur penyertaan ini. Saya bacakan sepenuhnya biar publik tahu. Pada halaman 109-110 putusan praperadilan 12 April dinyatakan bahwa, ’Pemohon (La Nyalla tidak ikut dan tidak ada penyertaan (delneming) dalam konteks pasal 55 KUH Pidana’,” ujar Fahmi mengutip hasil putusan pengadilan.

Tim Advokat Kadin Jatim Amir Burhanudin menambahkan, secara prosedur hukum acara pidana, penetapan tersangka La Nyalla juga tidak sah karena dia belum pernah diperiksa sebelumnya sebagai calon tersangka. Sprindik dan surat penetapan tersangka diterbitkan pada tanggal bersamaan, yaitu masing-masing 12 April dan 26 April 2016. Padahal, Mahkamah Konstitusi dalam putusannya tahun 2014 menyatakan bahwa penetapan tersangka harus disertai dengan pemeriksaan calon tersangkanya.

”Masalah ini sebenarnya juga sudah disampaikan dalam gugatan praperadilan sebelumnya, dan pengadilan mengabulkan gugatan kami. Jadi, baik secara formil maupun materiil, penetapan tersangka dan penyidikan kembali perkara ini sama sekali tidak sah,” imbuh Amir.

Amir menambahkan, gugatan praperadilan ini dilakukan oleh anak dari La Nyalla, yaitu Ali Affandi. Affandi adalah pihak yang mempunyai kepentingan dengan kepastian hukum ayahnya.

Permohonan gugatan oleh Affandi sah karena Mahkamah Konstitusi dalam putusannya menyatakan bahwa pihak ketiga yang mempunyai kepentingan berhak menjadi pemohon dan subyek praperadilan.

”Affandi memiliki hak konstitusional dan kedudukan hukum sebagai pemohon, karena secara yuridis sebagai pihak ketiga yang mempunyai kepentingan langsung atas penetapan tersangka terhadap La Nyalla selaku ayahnya,” ujarnya.

 





Fokus : Dugaan Korupsi Dana Hibah Kadin Jatim



Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






1 jam yang lalu

Real Madrid Mulai Tertarik Datangkan Son Heung-min dari Tottenham Hotspurs

Beritacenter.COM - Real Madrid dikabarkan mulai tertarik mendtangkan Son Heung-min dari Tottenham Hotspur. Pemain..
2 jam yang lalu

Hati - Hati, 7 Makanan ini Miliki Kandungan Tinggi Gula

Beritacenter.COM - Menjaga pola makanan dalam diri kita sangatlah penting agar kita terhindar dari berbagai macam..
3 jam yang lalu

Bejat !!! Seorang Ayah di Jayapura Tega Cabuli Anak Kandungnya Sendiri

Beritacenter.COM - Seorang ayah berinisial BT (48) warga Kampung Netar, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura,..
4 jam yang lalu

Akhir Pekan, BMKG Perkirakan Cuaca di Jakarta Cerah Berawan

Beritacenter.COM - Seluruh wilayah di DKI Jakarta diperkirakan cuacnya akan cerah berawan pada akhir pekan ini, Sabtu..
6 jam yang lalu

Penting! Jangan Lakukan Tiga Hal Ini Sehabis Makan Jika Mau Sehat

Beritacenter.COM - Ada baiknya memberikan waktu bagi tubuh untuk tak melakukan aktivitas yang berat setelah makan...
7 jam yang lalu

Bejat! Ayah di Sumsel Perkosa Anak Kandung Hingga Hamil 2 Bulan

Beritacenter.COM - Seorang ayah berinisial RS (34) ditangkap polisi lantaran diduga memperkosa anaknya sendiri yang..
8 jam yang lalu

Moeldoko Sebut Kasus Corona Bisa Meningkat Jika Tidak Hati-Hati dalam Menanganinya

Beritacenter.COM - Pemerintah sebut penanganan virus Corona (Covid-19) di Indonesia tidak bisa dianggap sepele...
9 jam yang lalu

Enam Mahasiswa Ditangkap saat Sedang Pesta Narkoba di Bengkulu

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian mengamankan 6 orang mahasiswa yang kedapatan sedang pesta narkoba jenis..
10 jam yang lalu

Acungkan Pisau saat Hendak Ditangkap, Dua Begal Asal Bengkulu Ditembak Polisi

Beritacenter.COM - Polisi berhasil menangkap dua begal lintas Provinsi usai melakukan aksinya, pada Kamis 4 Juni 2020..
11 jam yang lalu

Gubernur Banten : Empat Ribu Ponpes Akan Segera Dibuka Kembali

Beritacenter.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menerima kunjungan dari pengurus Forum Silaturahmi Pondok..
12 jam yang lalu

Cabuli Muridnya, Guru Honorer di Bengkulu Ditangkap Polisi

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian menangkap seorang guru honorer berinisial BM (26) yang diduga melakukan..
12 jam yang lalu

10 Pasien Virus Corona Sembuh, Kulon Progo DIY Sandang Status Zona Hijau Covid-19

Beritacenter.COM - Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanggulangan COVID-19 Kulon Progo, Baning Rahayujati mengatakan..
13 jam yang lalu

Alhamdulillah, 10 Pasien Positif Corona di Sultra Dinyatakan Sembuh

Beritacenter.COM - Kabar baik kembali terdengar dari Sulawesi Utara, sebanyak 10 pasien positif virus corona..
13 jam yang lalu

Heboh, Balon Udara Jatuh dan Nyangkut di Kabel Telepon Depan SPBU Kalijambe Sragen

Beritacenter.COM - Heboh, balon udara dilaporkan terjatuh diarea SPBU Kalijambe, di Jalan Raya Solo-Purwodadi, Desa..
14 jam yang lalu

Densus Sita Buku Jihad-Barang Mengarah ke Teror Dikediaman Terduga Teroris JI di Cirebon

Untuk barang bukti sepenuhnya ranah Densus. Yang diamankan itu ada buku-buku jihad, handphone, kartu keluarga (KK)..
15 jam yang lalu

Pegawai KKP Ngantor Kembali, Antam Novambar: Demi Berikan Pelayanan Terbaik ke Masyarakat

BeritaCenter.COM - Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal (Sekjen) KKP Antam Novambar mengatakan, para pegawai..
15 jam yang lalu

Polisi Tangkap Pria di Jayapura Tega Setubuhi Putri Kandung Hingga 5 Kali

Beritacenter.COM - Tega menggahi putri kandungnya sendiri, pria berinisial BT (49) warga Kampung Netar, Sentani..
15 jam yang lalu

Wamenag Tepis Tudingan Soal Uang Ibadah Haji Untuk Perkuat Rupiah

Beritacenter.COM - Dana uang haji yang dikabarkan untuk memperkuat nilai rupiah merupakan kabar berita palsu atau..
16 jam yang lalu

Bongkar 2 Kasus Besar, Satgassus Polri Sita 1,2 Ton Sabu Kurang dari Sebulan

Beritacenter.COM - Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Bareskrim Polri berhasil membongkar jaringan peredaran narkotika..
16 jam yang lalu

Teroris di Cirebon Digerebek Densus 88

Beritacenter.COM - Terduga teroris berinisial M yang berada di Desa Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat..
17 jam yang lalu

Cool Box Sampel Pasien COVID-19 Sempat Dijarah di Makassar, RS: Kami Kejar, Sudah Dikembalikan

Sudah dikembalikan tadi, karena dia bawa keluar sampai di jalan, kami kejar ambil itu. Kan ada dua yang dibawa, satu..
17 jam yang lalu

Garuda Indonesia Cari Pemasukan Disaat Penumpangnya Anjlok 90 Persen

Beritacenter.COM - Maskapai plat merah Garuda Indonesia cari alternatif lain untuk pemasukan perusahaan. Dengan..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi