Senin, 17 Pebruari 2020 - 08:28 WIB

Praperadilan Dana Hibah Kadin Jatim, Kedudukan Pemohon Sah secara Hukum!

Affandi memiliki hak konstitusional dan kedudukan hukum sebagai pemohon, karena secara yuridis sebagai pihak ketiga yang mempunyai kepentingan langsung atas penetapan tersangka terhadap La Nyalla selaku ayahnya.

Oleh : Aisyah Isyana | Senin, 16 Mei 2016 | 17:17 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin

Ketua Umum Kadin Jatim La Nyalla Mattalitti

Beritacenter.COM, Surabaya - Gugatan praperadilan terhadap penetapan Ketua Umum Kadin Jatim La Nyalla Mattalitti sebagai tersangka terkait dugaan korupsi penggunaan dana hibah Kadin Jatim yang diajukan oleh anak La Nyalla dinilai sah secara hukum.

Anak La Nyalla, yakni Ali Affandi, adalah pihak yang mempunyai kepentingan dengan kepastian hukum ayahnya.

Baca Juga : Kejati Jawa Timur Mengulang Dalil Lama dan Kasus La Nyalla : Kajati Jatim Dapat Pesanan dari Siapa?

Tim Advokat Kadin Jatim Amir Burhanuddin mengatakan, permohonan gugatan praperadilan oleh Affandi sah karena Mahkamah Konstitusi dalam beberapa putusannya menyatakan bahwa pihak ketiga yang mempunyai kepentingan berhak menjadi pemohon dan subyek praperadilan.

”Affandi memiliki hak konstitusional dan kedudukan hukum sebagai pemohon, karena secara yuridis sebagai pihak ketiga yang mempunyai kepentingan langsung atas penetapan tersangka terhadap La Nyalla selaku ayahnya,” ujar Amir.

Frase ”pihak ketiga yang berkepentingan” dalam pasal 80 KUHAP sudah diinterpretasikan oleh Mahkamah Konstitusi (MK) secara luas sesuai putusan sidang MK Nomor 76/PUU-X/2012 yang dibacakan pada 8 Januari 2013. Interpretasi mengenai pihak ketiga, menurut MK, tidak hanya terbatas pada saksi korban atau pelapor saja, tetapi juga harus mencakup masyarakat luas.

Dalam pendapat poin 3.16 putusan tersebut, MK menyatakan, peran serta masyarakat baik perorangan warga negara maupun perkumpulan orang untuk memperjuangkan kepentingan umum sangat diperlukan dalam pengawasan penegakan hukum.

Baca Juga : La Nyalla Korban Ugal-ugalan Hukum, Amien Rais : Kita Lawan Bersama Agar Terang Benderang

Dalam hal ini, kata Amir, Affandi sebagai perorangan warga negara memperjuangkan keadilan dan kepentingan umum untuk mengawasi penegakan hukum yang telah dibuat sewenang-wenang oleh kejaksaan.

”Lewat praperadilan ini, kami ingin agar ketidakadilan hukum cukup dialami Pak La Nyalla saja, jangan masyarakat lainnya. Ini demi kepentingan umum. Putusan pengadilan sudah berkali-kali menyatakan bahwa La Nyalla tidak sebagai peserta dalam perkara ini dan juga dinyatakan bahwa perkara ini tidak relevan lagi dilanjutkan, namun kejaksaan justru mengingkari putusan hukum tersebut,” kata Amir.

Amir juga mengutip pendapatan Guru Besar Hukum UGM Prof Dr Edward Omar Sharif Haiariej dalam sidang praperadilan sebelumnya yang menyatakan bahwa legal standing praperadilan ada tiga, di antaranya adalah pihak ketiga yang bertalian dengan korban atau orang yang terkena dampak suatu tindakan aparat penegak hukum dalam bingkai sistim peradilan pidana.

”Dalam hal ini, Affandi jelas mendapat pengaruh dari penetapan tersangka La Nyalla yang merupakan ayah kandungnya. Penjelasan tentang pihak ketiga itu bisa dibaca pada putusan Praperadilan di PN Surabaya No. 11/Pra.Per/2016/PN.Sby tanggal 7 Maret 2016,” jelas Amir.

Baca Juga : Paranoid Dengan Pengadilan, Sikap Kejati Jatim Sudah Melecehkan Hakim

Sementara itu, tim jaksa dari Kejati Jatim tetap ngotot menganggap bahwa Affandi tidak bisa mengajukan gugatan, karena bukan merupakan pihak ketiga yang berkepentingan. ”Pemohon tidak mempunyai legal standing, karena bukan merupakan saksi korban, pelapor, maupun LSM,” ujar Fauzi dari tim jaksa Kejati Jatim.

Untuk diketahui, perkara penggunaan dana hibah Kadin Jatim yang disangkakan kepada La Nyalla Mattalitti adalah perkara yang telah diputus pengadilan pada 18 Desember 2015 dengan dua terpidana dari jajaran pengurus Kadin Jatim, yaitu Diar Kusuma Putra dan Nelson Sembiring. Perkara tersebut telah berkekuatan hukum tetap (inkracht).

Namun, Kejati Jatim menerbitkan serangkaian Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) maupun penetapan La Nyalla sebagai tersangka. Sudah ada putusan pengadilan praperadilan yang kesemuanya menyatakan Sprindik Kejati Jatim atas perkara ini tidak sah. PN Surabaya juga menyatakan perkara ini sebenarnya tidak bisa disidik kembali.

Namun, lagi-lagi pada 12 April 2016 dan 22 April 2016 Kejati Jatim menerbitkan Sprindik dan surat penetapan tersangka baru terhadap La Nyalla. Kini, penetapan tersangka tersebut kembali digugat di praperadilan dan kini proses sidang tengah berjalan.

Baca Juga : Kajati Bicara Hukum Saja, Jangan yang Lain dan Kejagung Harus Peringati Kejati Jatim Terkait Sprindik Baru La Nyalla





Fokus : Dugaan Korupsi Dana Hibah Kadin Jatim



Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






12 jam yang lalu

Luar Biasa! Indonesia Kembali Juara Asia Setelah Gempur Malaysia

Beritacenter.COM - Bulu tangkis Indonesia kembali jadi juara yang ke tiga kalinya secara beruntun setelah mengalahkan..
12 jam yang lalu

Pemuda Adat Papua Bantah Pernyataan Provokatif Veronika Koman

Beritacenter.COM - Ketua Umum Pemuda Adat Papua (PAP), Yan Christian Arebo menyayangkan pernyataan atau laporan..
14 jam yang lalu

Arema Terancam Krisis Pemain Saat Hadapi Persebaya

Beritacenter.COM - Arema FC akan menjamu Persebaya Surabaya dalam semifinal Piala Gubernur Jatim 2020 pada Senin,17..
17 jam yang lalu

Mendagri Tito Apresiasi Pemda Sambut WNI usai Observasi di Natuna

Beritacenter.COM - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian apresiasi kekompakan Pemerintah Daerah (Pemda)..
18 jam yang lalu

Akibat Hujan Deras, Tembok Gudang Rubuh dan Timpa Dua Orang Warga Depok

Beritacenter.COM - Akibat hujan deras, sebuah tembok pembatas gudang di Cilodong Depok ambruk, dua orang warga luka..
19 jam yang lalu

Pemuda di Jeneponto Bacok Ayah dan Ibu Hingga Luka Parah

Beritacenter.COM - Seorang pemuda berinisial KM (29) tega membacok ayah dan ibunya sendiri. Akibatnya, Sang ayah..
20 jam yang lalu

Total 69 Ribu Orang Terinfeksi, Korban Tewas Virus Corona Bertambah Jadi 1.699 Orang

Beritacenter.COM - Penyebaran virus Corona yang mulai merebak dari wilayah daratan China masih terus memakan korban..
22 jam yang lalu

Istana : Masyarakat Punya Empati Tinggi Soal 238 WNI Lolos Observasi di Natuna

Kita percaya masyarakat Indonesia memiliki empati yang tinggi dan tidak membangun persepsi negatif terhadap peserta..
23 jam yang lalu

Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Seram Maluku, BMKG: Dipicu Sesar Aktif Dasar Laut

Beritacenter.COM - Gempa berkekuatan magnitudo 5,6 (sebelumnya M 5,8) mengguncang wilayah Kabupaten Seram bagian..
1 hari yang lalu

Bapeten Koordinasi dengan Polisi Usut Asal Muasal Limbah Radioaktif di Batan Indah

Beritacenter.COM - Berkoordinasi dengan pihak kepolisian, Badan Pegawas Tenaga Nuklir (Bapaten) akan menyelidiki asal..
1 hari yang lalu

Erick Thohir Puji Ahok yang Bikin Pertamina Transparan

BeritaCenter.COM – Kehadiran Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjadi Komisaris Utama di Pertamina memberikan..
1 hari yang lalu

Diungkap Pramono Anung, Ini Dia Dua Menteri Andalan Jokowi

BeritaCenter.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) disebut memiliki menteri yang paling diandalkan di Kabinet..
1 hari yang lalu

Dipulangkan Dari Natuna, 238 WNI Dinyatakan Bersih dan Sehat

BeritaCenter.COM – Ratusan WNI yang telah usai menjalani masa observasi selama 14 hari di Natuna dinyatakan..
1 hari yang lalu

1.526 Orang Meninggal Akibat Virus Corona

Beritacenter.COM - Sebanyak 1.526 orang meninggal dunia akibat wabah virus Corona secara global pada Sabtu..
1 hari yang lalu

Cuma Mau Cari Sensasi PA 212 Akan Demo KPK

 Kelompok Persaudaraan Alumni (PA) 212, Front Pembela Islam (FPI), dan beberapa kelompok lain akan melaksanakan..
1 hari yang lalu

Lepas Pemulangan 238 WNI dari Natuna, Menkes: Jaga Kesehatan Kalian Semua

BeritaCenter.COM – Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto melepas pemulangan 238 WNI usai menjalani..
1 hari yang lalu

Warga Natuna Ramai-ramai Lepas Pemulangan 238 WNI Usai Observasi

BeritaCenter.COM – Ratusan WNI di Natuna telah usai menjalani observasi hari ini. 238 WNI itu dibawa ke Halim..
1 hari yang lalu

Pasangan Suami - Istri Tewas Tersambar Kereta Api di Jalur Pantura

Beritacenter.COM - Pasangan Suami - Istri (Pasturi) tewas tersambar kereta api di jalur pantura Pemalang dan..
1 hari yang lalu

Rasain !! Polisi Tembak Gembong Begal di Pandeglang

Beritacenter.COM - Tim Resmob Polres Pandeglang menangkap pelaku gembong begal bernama Dede Mario (20). Pelaku..
1 hari yang lalu

Waspada Berita Hoaks Menjelang Pilkada 2020

Sejumlah wilayah di Indonesia akan menggelar Pilkada serentak di tahun 2020. Kendati demikian, Pilkada masih..
1 hari yang lalu

Melawan Saat Akan Ditangkap, Pengedar Sabu Di Door Polisi

Beritacenter.COM - Mustofa Ali Faris (24), sang pengendara sabu terpaksa ditembak mati polisi setelah melawan saya..
1 hari yang lalu

Ada Warga Diduga Terpapar Radio Aktif Nuklir di Perumahan BATAN Indah

Beritacenter.COM - Radio aktif nuklir mendadak muncul di Perumahan Batan Indah Serpong, Tangerang Selatan,..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi