Minggu, 15 Desember 2019 - 08:43 WIB

Saksi Ahli : Kejaksaaan Langgar HAM Dalam Perkara La Nyalla

Oleh : Aisyah Isyana | Selasa, 17 Mei 2016 | 14:03 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Saksi ahli Dr Nur Azis Sahid menyatakan, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur bisa dikatakan melanggar hak asasi manusia (HAM) dalam penanganan perkara dana hibah Kadin Jatim.

Pasalnya, penetapan tersangka berulang kali terhadap Ketua Umum Kadin Jatim La Nyalla Mattalitti dilakukan justru saat pengadilan menyatakan bahwa perkara tersebut sudah tidak bisa disidik lagi.

Baca Juga : Kasus Dana Hibah Kadin Jatim, Saksi Ahli : Pemohon Punya Kedudukan Hukum

Nur Azis mengatakan, hukum acara pidana hadir dengan tujuan. Pertama, membatasi otoritas hukum yaitu negara beserta aparat hukumnya agar tidak melakukan kesewenang-wenangan. Otoritas hukum perlu dibatasi karena mereka mempunyai instrumen yang bisa digunakan untuk melakukan pemaksaan.

Kedua, melindungi warga sipil dari potensi mengalami kesewenang-wenangan dari aparat hukum, sehingga warga sipil terlindungi HAM-nya.

”Hukum acara pidana dan hukum pidana materiil bersandar pada hal yang sama, yaitu HAM. Mulai dari penyelidikan, penyidikan, penuntutan, bahkan hingga eksekusi, HAM selalu melekat pada pihak-pihak yang terlibat dalam perkara,” ujarnya.

"Ketika kemudian, misalnya, ada seseorang berulang kali ditetapkan sebagai tersangka, yang disisi lain pengadilan menyatakan perkara yang menyangkut tersangka itu tak dapat dilanjutkan, tentu ada potensi pelanggaran HAM, termasuk hak mendapat perlakuan hukum yang adil dan kepastian hukum sesuai yang diatur dalam UU HAM," tambahnya.

Baca Juga : Praperadilan Dana Hibah Kadin Jatim, Kedudukan Pemohon Sah secara Hukum!

Pakar hukum Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto itu menambahkan, putusan pengadilan semestinya dipatuhi oleh semua pihak, karena putusan pengadilan berlaku untuk semua dan harus dianggap benar.

Oleh karena itu, apabila ada pihak dalam hal ini termohon (Kejati Jatim) tidak mematuhi putusan pengadilan, tentu itu menjadi preseden buruk penegakan hukum di Tanah Air.

”Pihak yang tidak patuh pada hukum, dalam hal ini patuh pada putusan pengadilan, berarti meremehkan martabat dan kewibawaan hakim, martabat dan kewibawaan pengadilan,” kata Nur Azis.

Dikonfirmasi seusai sidang, Tim Advokat Kadin Jatim Sumarso mengatakan, sebenarnya sudah ada empat putusan pengadilan terkait perkara dana hibah Kadin Jatim, yaitu dua pengadilan pidana pada 18 Desember 2015 dan dua putusan pengadilan praperadilan masing-masing pada 7 Maret 2016 dan 12 April 2016.

Baca Juga : Kejaksaan Tetapkan Tersangka La Nyalla di Luar Koridor Kepentingan Hukum

Inti dari putusan-putusan pengadilan tersebut adalah La Nyalla tidak ikut serta (deelneming) dalam konteks pasal 55 KUHP, sudah tak ada kerugian negara dalam perkara ini, dan perkara dana hibah Kadin Jatim tak dapat disidik kembali.

”Sudah jelas dalam putusan pengadilan, bahwa La Nyalla tidak ikut serta dalam perkara ini, sudah tak ada kerugian negara karena sudah dikembalikan dan dibebankan tanggung jawabnya kepada terpidana pengurus Kadin Jatim, yaitu Diar Kusuma Putra dan Nelson Sembiring sesuai putusan pengadilan 18 Desember 2015,” kata Sumarso.

"Lalu, hakim juga menyatakan bahwa perkara ini tak dapat disidik kembali karena tidak memenuhi syarat-syarat hukum sesuai putusan sidang praperadilan tanggal 7 Maret dan 12 April 2016. Sudah gamblang. Biar publik menilai ada tendensi apa terhadap Pak La Nyalla kok Kejati Jatim sampai berani melawan putusan pengadilan," tambahnya.

Untuk diketahui, perkara penggunaan dana hibah Kadin Jatim yang disangkakan kepada La Nyalla Mattalitti adalah perkara yang telah diputus pengadilan pada 18 Desember 2015 dengan dua terpidana dari jajaran pengurus Kadin Jatim, yaitu Diar Kusuma Putra dan Nelson Sembiring. Perkara tersebut telah berkekuatan hukum tetap.

Baca Juga : Kejati Jawa Timur Mengulang Dalil Lama dan Paranoid Dengan Pengadilan, Sikap Kejati Jatim Sudah Melecehkan Hakim





Fokus : Dugaan Korupsi Dana Hibah Kadin Jatim



Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






25 menit yang lalu

Sindir Anies Soal Pentingnya Narasi, Golkar: Pemimpin Tak Dilihat dari Kemampuan Berkata-kata

Beritacenter.COM - Partai Golkar menyindir Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal janjinya untuk tak melakukan..
1 jam yang lalu

Kebakaran Hanguskan Sebuah Lapak di Kapuk Jakbar, 18 Damkar Dikerahkan

Beritacenter.COM - Kebakaran melanda sebuah lapak di Kelurahan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, pagi ini. Guna..
13 jam yang lalu

Kamu Harus Coba !!! Inilah 4 Bahan Alami Untuk Kesehatan Kulit

Beritacenter.COM - Rasa percaya diri siapapun akan berkurang jika memiliki kulit wajah yang kusam ataupun hitam. Bagi..
14 jam yang lalu

Resmi !! Liverpool Sodorkan Kontrak Baru Jurgen Klopp

Beritacenter.COM - Klub raksasa Liga Inggris Liverpool resmi mengajukan kontrak baru ke Jurgen Klopp hingga..
15 jam yang lalu

Edarkan Sabu, BNN Ringkus Pemuda Bertato di Babel

Beritacenter.COM - Seorang pemuda bertato diamankan petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bangka Belitung..
17 jam yang lalu

Makhluk Primitif yang Tersesat di Zaman Modern

Zaman dahulu, ketika masyarakat masih sangat primitif, kekuatan fisik adalah hal paling utama untuk bertahan hidup...
18 jam yang lalu

Jual Miras Maut, Suharto Dicokok Polisi

Beritacenter.COM - Mohamad Suharto warga Desa Margoanyar Kecamatan Glagah Lamongan berhasil diamankan. Karena diduga..
19 jam yang lalu

Korupsi dari Diri Sendiri

Dengan gagah berani, dalam Hari Anti-korupsi (HAK) Internasional, Saut Situmoran mengatakan, "Pedang Pemberantasan..
20 jam yang lalu

Nekat Curi Gabah, Demi Bayar Uang Sekolah Taskim Dicokok Polisi

Beritacenter.COM - Taskim (45) warga Desa Talang Kembar Kecamaatn Montong Tuban, harus berurusan dengan pihak..
23 jam yang lalu

Propinsi NTB Siaga Darurat Puting Beliung

Beritacenter.COM - Puting beliung diprediksi akan melanda di semua kecamatan di Lombok Tengah. Selain itu di daerah..
1 hari yang lalu

Rusia Kecam AS Langgar Perjanjian Uji Coba Rudal

Beritacenter.COM - Rusia mengecam uji coba rudal jelajah berbasis darat yang dilakukan Amerika Serikat (AS) yang..
1 hari yang lalu

Gerindra dan PKS 'Sikut-sikutan' Soal Wagub DKI Jakarta

Beritacenter.COM - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Abrurrahman Suhaimi..
1 hari yang lalu

Tega, Gara-gara Tidak Mau Pulang Istri Dibantai Suami

Beritacenter.COM - Seorang istri bernama Sarina (34) tewas dibunuh suaminya, Nurdin (35) gara-gara tidak mau pulang...
1 hari yang lalu

Ngaku Intel, Pria Pembawa Pil Ekstasi Ditangkap Polisi

Beritacenter.COM - Polisi lalu lintas Polda Riau menangkap seorang pemuda berisial AH (29) karena kedapatan membawa..
1 hari yang lalu

Kecelakaan Tunggal, Truk Trailer Tabrak Pembatas Jalan di KM 46 Tol Cikampek

Beritacenter.COM - Sebuah truk trailer mengalami kecelakaan tunggal di Km 46 Tol Cikampek. Kecelakaan tersebut..
1 hari yang lalu

PKS Pastikan Tahun 2020 Anies Tak Lagi "Jomblo" Pimpin Jakarta

Beritacenter.COM - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meyakini pada tahun 2020 mendatang, Gubernur DKI Jakarta Anies..
1 hari yang lalu

KH Ma'ruf Amin Pinta Masyarakat Ikut Serta Kawal Program Pemerintah

Beritacenter.COM - Wakil Presiden RI KH Ma'ruf Amin meminta seluruh organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam untuk..
1 hari yang lalu

Ular Berbahaya Ini Teror Warga Sukabumi

Beritacenter.COM - Warga Jawa Barat digegerkan dengan adanya penemuan berbagai macam ular berbisa di Perumahan Pakuan..
1 hari yang lalu

Maluku Utara Diguncang Gempa 5,3 Magnitudo

Beritacenter.COM - Wilayah Labuha Maluku Utara diguncang gempa dengan kekuatan 5,3 magnitudo (M). Pusat gempa berada..
1 hari yang lalu

Geledah Rutan Makassar, Petugas Sita Timbangan Hingga Alat Hisap Sabu

Beritacenter.COM - Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan, Taufiqurrakhman..
1 hari yang lalu

Bertemu Menhan Uni Emirat Arab, Ini yang Dibahas Prabowo

Beritacenter.COM - Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto melangsungkan pertemuan..
1 hari yang lalu

8 Mobil Mewah Seharga Miliaran Rupiah Disita Polisi, Ini Alasannya..

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian mengamankan 8 mobil mewah mulai dari Ferrari, Jaguar, hingga McLaren...

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi