Kamis, 24 Oktober 2019 - 06:02 WIB

Warga Jakarta : Pak Ahok Jangan Hina Kami Dengan Uang Rp900 Ribu

"Itu kan menghina, maka tak heran kalau mereka ramai-ramai keberatan dan mendatangi kami di Komisi A,"

Oleh : Abe --- | Kamis, 26 Mei 2016 | 18:38 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama

Beritacenter.COM - Beredarnya surat Keputusan (SK) Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), membuat warga Jakarta tersingkung karena SK tersebut dinilai menghina.

DPRD DKI Jakarta mendesak agar Ahok mencabut Surat Keputusan (SK) Gubernur Nomor 903 Tahun 2016 tentang Pemberian Uang Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi Rukun Tetangga (RT)/Rukun Warga (RW) tersebut.

Sebab, beleid peraturan tersebut dinilai justru menghina keberadaan RT/RW sebagai pengurus warga dengan posisi kerja sosial.

Dimana dengan harus melaporkan pertanggung jawaban kerja melalui aplikasi Qlue seakan-akan perangkat desa tersebut dipaksa bekerja hanya untuk mendapatkan uang operasional sebesar Rp900 ribu per bulan.

"Itu kan menghina, maka tak heran kalau mereka ramai-ramai keberatan dan mendatangi kami di Komisi A," ujar Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Riano P. Ahmad saat dihubungi, Kamis (26/5).

Padahal, sambung dia, dari pertemuan beberapa pengurus RT/RW se-Jakarta tidak sedikit yang menyatakan bahwa sejatinya uang operasional yang dikeluarkan beberapa RT/RW di Jakarta melebihi yang didapatkan alias "nombok".

"Ini wajar karena kan mereka kerja sosial yang dipercaya warga untuk mengurusi lingkungan, belum kalau ada kebakaran, meninggal dunia, kegiatan sosial lainnya. Bagus mereka masih mau mengeluarkan uang pribadinya, sukur-sukur ada tambahan operasional, kok malah dibebani dengan Qlue ini," terang Riano.

Terlebih menurut pengakuan beberapa pengurus RT/RW, kata dia, merasa tersinggung lantaran dianggap layaknya tak memiliki kerja lain selain jabatan RT/RW.

Dengan begitu sesuai dengan aspirasi yang disampaikan puluhan perwakilan RT/RW se-Jakarta pada pertemuan dengan DPRD dan perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Komisi A sepakat untuk mendesak Gubernur agar mencabut SK Gubernur tersebut.

"Kami merekomendasikan agar Gubernur dan jajarannya mencabut SK tersebut dan dicarikan lagi formulasi lainnya demi pertanggungjawaban keuangan daerah untuk fungsi RT/RW," tutur Riano.

Sebelumnya pada siang tadi rombongan Ketua Rukun Warga (RW) dan Rukun Tangga (RT) di Jakarta menggeruduk DPRD DKI Jakarta. Mereka menuntut legislator DKI menindaklanjuti keluhan pengurus warga tentang kebijakan mengharuskan RT/RW melaporkan kinerja ke aplikasi Qlue.

Sejauh ini, jajaran RT/RW di DKI merasa keberatan dengan diharuskannya melaporkan kinerja ke aplikasi tersebut. Sebab, selain merepotkan lantaran tidak semua pengurus mengerti pengoperasian aplikasi berbasis telepon pintar, mereka merasa terhina karena kebijakan tersebut.

"Kita disuruh setor foto baru dapat uang operasional 900 ribu, kalau gak buat laporan gak dapat uang operasional, satu foto 10 ribu emang kita fotografer amatiran," ujar Mahmud Bujang Ketua RW 1 Kelurahan Pinang Ranti, Jakarta Timur di Gedung DPRD DKI Jakarta.





Fokus : Gubernur DKI Jakarta



Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






35 menit yang lalu

4 Hal ini Bisa Anda Rasakan Bila Sering Minum Jus Jeruk di Pagi Hari

BeritaCenter.COM - Minum jus jeruk saat sarapan, sehat atau tidak? Beberapa orang memasukkan jus jeruk ke dalam menu..
1 jam yang lalu

Dua Pendaki Dikabarkan Hilang di Gunung Dempo Sumsel

BeritaCenter.COM - Kepala Basarnas Pagaralam Alfariz menjelaskan, sejak delapan hari lalu Dua pendaki asal Muaro..
2 jam yang lalu

Dalam Waktu Satu Bulan, Polresta Sidoarjo Berhasil Tangkap Puluhan Pencuri Sadis

BeritaCenter.COM - Dalam waktu satu bulan, polisi berhasil menangkap 27 pelaku pencurian di Kabupaten Sidoarjo,..
3 jam yang lalu

Untuk Lancarkan Aksi, 2 Mucikari di Bogor Beri Pekerjanya Obat Agar Seperti Perawan

BeritaCenter.COM - Kepolisian berhasil membongkar sindikat prostitusi online di Bogor dan berhasil mengamankan dua..
5 jam yang lalu

Pendana Terkait Kasus Penggagalan Pelantikan Presiden-Wapres "TERTANGKAP"

BeritaCenter.COM - Kepolisian berhasil mengamankan seorang wanita yang diduga sebagai pendana terkait kasus..
5 jam yang lalu

Kompolnas Menanggapi Pernyataan IPW Terkait Dugaan Informasi yang Menyesatkan Publik

BeritaCenter.COM - Saya pikir perlu ditanggapi soal siaran pers atau pernyataan IPW ini. Sebagai sebuah NGO atau LSM..
5 jam yang lalu

Pria Berpisau Ngamuk Dan Robek Bendera Ormas di Cengkareng

BeritaCenter.COM - Seorang pria bersenjata tajam jenis pisau mengamuk dan merobek beberapa bendera ormas di dekat pos..
6 jam yang lalu

Polisi Berhasil Ungkap Identitas Mayat Yang Ditemukan di Tol Pandaan-Malang

BeritaCenter.COM - Polres Pasuruan berhasil mengidentifikasi mayat yang ditemukan tergeletak di selokan jalan Tol..
7 jam yang lalu

Warga Probolinggo Temukan Granat Aktif, Diduga Bekas Perang Dunia II

BeritaCenter.COM - Seorang warga temukan granat saat mencari ikan di ranu Kedung Pawon, Kabupaten Probolinggo. Diduga..
7 jam yang lalu

Kabinet Indonesia Maju, Bukti Jokowi Ingin Merawat Kebhinnekaan dan Memperkokoh Persatuan

BeritaCenter.COM - Ketua MPR Bambang Soesatyo mengapresiasi Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin dalam..
7 jam yang lalu

Ini 7 Pesan Penting Presiden Jokowi kepada Para Menterinya

BeritaCenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah resmi melantik para menteri yang terdiri dari empat menteri..
7 jam yang lalu

Suhu Capai 50 Celsius di Indonesia, BMKG: HOAKS

BeritaCenter.COM - Beredar berita hoaks yang sempat viral di media sosial, tentang suhu panas di Indonesia yang..
8 jam yang lalu

PDIP Sampaikan Rasa Hormat kepada Projo yang Pamit Bubar

BeritaCenter.COM – Tak terima Prabowo Subianto jabat Menteri Pertahanan di Kabinet Indonesia Maju, ormas Pro..
8 jam yang lalu

Tak Setuju Prabowo Masuk Kabinet, Ormas Pro Jokowi Pamit Bubar

BeritaCenter.COM - Ormas Pro Jokowi (Projo) tak setuju Prabowo Subianto masuk kabinet Jokowi sebagai Menteri..
9 jam yang lalu

Polisi Selidiki Tewasnya Balita 2,5 Tahun di Kebon Jeruk, Diduga Dianaya Ibu Sendiri

Beritacenteer.COM - Nahas, nasibu balita berusia 2,5 tahun di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Balita peremuan itu..
9 jam yang lalu

Gerindra Sebut Pemulangan Habib Rizieq Bukanlah Tugas Menhan Prabowo

Beritacenteer.COM - Gerindra angkat bicara soal PA 212 yang memberi target 100 hari kepada Menteri Pertahanan..
10 jam yang lalu

Puan ke Para Menteri Indonesia Maju: Harus Bersinergi, Hilangkan Ego Sektoral

Beritacenteer.COM - Ketua DPR Puan Maharani memberi wejangan kepada para menteri di Kabinet Indonesia Maju. Puan..
10 jam yang lalu

Sidang Perdana, Sopir Angkot Pemerkosa-Pembunuh Alumni IPB Didakwa 20 Tahun Bui

Beritacenteer.COM - Sopir angkot jurusan Bogor-Cianjur, Rahmat alias RH (25), dituntut 20 tahun penjara lantaran..
11 jam yang lalu

Derby Jawa Timur, Persela Taklukan Persebaya 1 - 0

Beritacenter.COM - Persela Lamongan berhasil menaklukan Persebaya Surabaya dalam lanjutan pekan k2 23 Liga 1 2019 di..
11 jam yang lalu

IPW Sebut Penunjukan Idham Azis Jadi Kapolri Cacat Administrasi, Kompolnas: Itu Sesuai UU

Kalau melihat ketentuan UU tersebut ya tidak ada. Yang dipertimbangkan Kompolnas untuk dipilih Presiden itu sudah..
11 jam yang lalu

Kabinet Anti Radikalisme

Kalau benar :- Menteri Pertahanan dijabat oleh Pak Prabowo Subianto mantan Danjen Kopassus...- Menteri Agama adalah..
12 jam yang lalu

Heboh Video Porno Disebut Mirip Gisel, Polisi Selidiki Akun Penyebar

Beritacenter.COM - Belum lama ini, heboh tersebar video porno yang disebut mirip artis Gisella di dunia maya. Dalam..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi