Selasa, 14 Juli 2020 - 04:48 WIB

Kejati Jatim Terus Lakukan Pembangkangan Hukum

Oleh : Aisyah Isyana | Selasa, 31 Mei 2016 | 14:21 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin

La Nyalla Mattalitti

Beritacenter.COM, Surabaya - Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dinilai terus melakukan pembangkangan hukum dengan menetapkan kembali Ketua Umum Kadin Jatim La Nyalla Mattalitti sebagai tersangka dalam perkara penggunaan dana hibah Kadin Jatim, Senin kemarin (30/5/2016).

Ini berarti Kejati Jatim tidak patuh pada putusan hukum yang melalui Pengadilan Negeri Surabaya yang menyatakan bahwa perkara ini sudah tidak dapat kembali disidik.

Baca Juga : Prof Romli : Praperadilan La Nyalla Harusnya Cukup Sekali

”Kami menyesalkan apa yang dilakukan Kejati Jatim. Aparat penegak hukum justru tidak patuh pada hukum. Ini ironis dan langkah mundur dalam penegakan hukum,” ujar Tim Advokat Kadin Jatim Mustofa Abidin kepada wartawan, Selasa (31/5/2016).

Seperti diketahui, perkara penggunaan dana hibah Kadin Jatim yang disangkakan kepada La Nyalla Mattalitti adalah perkara yang telah diputus pengadilan pada 18 Desember 2015 dengan dua terpidana dari jajaran pengurus Kadin Jatim, yaitu Diar Kusuma Putra dan Nelson Sembiring.

Perkara tersebut telah berkekuatan hukum tetap (inkracht). Dalam dakwaan disebutkan, Diar dan Nelson adalah pelaku tindak pidana dan tidak ada pelaku peserta (deelneming) yang lain selain keduanya.

Namun, pada 2016, Kejati menerbitkan serangkaian Sprindik dan penetapan tersangka terhadap La Nyalla. Sudah ada tiga putusan pengadilan yang membatalkan Sprindik-sprindik tersebut, yaitu putusan tanggal 7 Maret 2016, 12 April 2016, dan 23 Mei 2016.

”Total ada lima putusan pengadilan, yaitu dua putusan pengadilan tindak pidana korupsi dan tiga putusan pengadilan praperadilan, dalam perkara ini. Semuanya jelas dan gamblang menyatakan bahwa perkara ini tidak dapat disidik kembali antara lain karena sudah tidak ada kerugian negara. Selain itu, Pak La Nyalla dalam dakwaan tahun 2015 jelas-jelas tidak pernah disebutkan sebagai pelaku peserta sebagaimana diatur dalam Pasal 55 KUHP,” papar Mustofa.

”Lantas apa yang dicari Kejati Jatim? Ini sudah jelas-jelas manuver di luar koridor hukum. Ada kepentingan non-hukum yang bermain,” tegasnya.

Sprindik Tanpa Nomor

Mustofa juga menyayangkan manuver Kejati Jatim yang tidak mau menyebutkan nomor Sprindik terbaru. Keluarga La Nyalla maupun Tim Advokat Kadin Jatim juga tidak menerima kiriman salinan penetapan tersangka dari Kejati Jatim. Padahal, itu sudah menjadi hak tersangka.

”Kalau orang dijadikan tersangka kan harus jelas. Mana suratnya, nomor berapa penetapannya. Itu hak tersangka untuk tahu, karena akan jadi dasar untuk membela diri,” kata dia.

Manuver menerbitkan Sprindik tanpa nomor sekaligus tidak mengirimkannya ke alamat rumah tersangka adalah manuver yang memprihatinkan. Tampak jelas adanya kesewenang-wenangan.

”Kejati Jatim sudah bermain sangat kasar, sama sekali tidak mencerminkan sikap aparat penegak hukum. Pernyataan-pernyataan Kepala Kejati Jatim sepenuhnya opini, bukan berbasis pada fakta hukum. Teman-teman saya dari fakultas hukum berbagai kampus sampai geli sendiri mendengar dan membaca pernyataan beliau,” ujar Mustofa.





Fokus : Dugaan Korupsi Dana Hibah Kadin Jatim



Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






2 jam yang lalu

Taliban Lancarkan Bom Bunuh Diri ke Kantor Intelijen Afganistan, 11 Orang Tewas

Beritacenter.COM - Serangan bom bunuh diri mobilmenyasar ke sebuah kantor interlijen di Afaganistan. Bom bunuh diri..
3 jam yang lalu

Masuk Rumah Warga, Dua Rampok Penyandera Balita di Samarinda Dibekuk Polisi

Beritacenter.COM - Polisi berhasil membekuk dua rampok yang menyantroni rumah M Rizali, di Jalan Gerilya, Samarinda,..
4 jam yang lalu

Polisi Tangkap 5 Pelaku Tawuran di Jatiasih Bekasi yang Tewaskan 1 Korban

Beritacenter.COM - Polisi menangkap lima orang pria terkait tawuran yang mengakibatkan satu orang tewas di Jatiasih,..
5 jam yang lalu

Polisi Amankan Pengusaha Berinsial A yang Diduga Pesan Artis Hana Hanifa

Beritacenter.COM - Polisi mengamankan seorang pria berinisial A, yang diduga sebagai pemesan artis FTV Hana Hanifah..
6 jam yang lalu

Psikolog soal WN Prancis Predator Anak Bunuh Diri : Dikalangan Itu Angkanya Memang Tinggi

Beritancenter.COM - WN Prancis tersangka pencabulan 305 bocah, FAC (65), meninggal dunia setelah melakukan percobaan..
6 jam yang lalu

Langgar Protokol Kesehatan, Restoran Sushi Tei di Mal Jakbar Didenda Rp10 Juta

Beritacenter.COM - Sebuah restoran Sushi Tei terpaksa harus diberi sanksi lantaran tidak mematuhi protokol kesehatan..
7 jam yang lalu

Waspadai Potensi Penularan COVID-19 via Airbone, Jokowi : Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan!

Pakai masker, kita nggak bisa menebak arah bergerak virus seperti apa yang penting seluruh rakyat mengikuti disiplin..
7 jam yang lalu

WN Prancis Tersangka Pencabulan Anak Tewas Usai Upaya Bunuh Diri di Sel Mapolda Metro

Beritacenter.COM - Warga Negara (WN) Prancis, FAC (65), tersangka kasus pencabulan ratusan anak dilaporkan meninggal..
8 jam yang lalu

Hana Hanifah Diduga Terima Uang Rp20 Juta Dari A Sebelum Berangkat ke Medan

Beritacenter.COM - Artis FTV Hana Hanifah (HH) diduga telah menerima uang sebesar Rp 20 juta sebelum berangkat ke..
9 jam yang lalu

Malam Ini ! Mapolrestabes Medan Gelar Perkara Kasus Prostitusi Artis FTV Hana Hanifah

Beritacenter.COM - Malam ini, Mapolrestabes Medan rencananya akan melakukan gelar perkara terkait kasus dugaan..
9 jam yang lalu

Manajer Akui HH Suka Keluar Rumah saat Malam Hari

Beritacenter.COM - Manajer Hana Hanifah (HH), Nico mengatakan bahwa HH mempunyai kebiasaan keluar rumah saat malam..
9 jam yang lalu

Jokowi Berikan Bantuan ke Pedagang Kecil di Jakpus Sebesar Rp2,4 juta

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan bantuan modal sebesar Rp2,4 juta kepada para pelaku Usaha..
10 jam yang lalu

Stop Jadi Kampret Durjana

Nak.. sehebat apa pun dirimu tak ada yang indah bila harus berakhir dibalik terali besi. Cemberut atau senyum engkau..
11 jam yang lalu

SABDA BUNGSU SANG PANGERAN, "KORUPSI SEKARANG LEBIH PARAH..!!"

Si putra bungsu itu pernah bilang bahwa korupsi sekarang lebih parah. "Lebih parah dibanding jaman bapaknya?" "Bisa..
11 jam yang lalu

Jembatan Penghubung Antar-Desa di Ogan Ilir Ambruk, Truk Bermuatan Hasil Pertanian Terprosot

Beritacenter.COM - Sebuah jembatan penghubung antar desa di Ogan Ilir, Sumatera Selatan, ambruk. Akibat kejadian itu,..
11 jam yang lalu

Polisi : Artis FTV HH Ditangkap Dalam Kondisi Setengah Bugil

Beritacenter.COM - Polisi mengungkap detik-detik penangkapan artis FTV, Hana Hanifah (23). Saat itu, tersangka..
12 jam yang lalu

Bejat ! Kakek di Sumsel Tega Cabuli Cucunya Selama 4 Tahun

Beritacenter.COM - Seorang kakek bernama Syafei (60) tega memperkosa cucunya sendiri yang masih duduk di bangku..
12 jam yang lalu

Drama Opposite Babak Kedua

Babak pertama lakon @opposhit6890 ditutup kemaren dengan tertangkapnya sang kaki tangan yang merupakan pegawai..
13 jam yang lalu

Polisi Tangkap Lima Pengedar Narkoba di Jakbar, Amankan 18 Kg Sabu

Beritacenter.COM - Jajaran Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat menangkap lima orang peredaran narkotika di..
13 jam yang lalu

Ekspor Benur Ciptakan Banyak Lapangan Kerja

BeritaCenter.COM - Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP) Bidang UKM dan Dunia Usaha, Andreau Misanta..
14 jam yang lalu

KKP: Permen No 12 Tahun 2020 Untuk Kesejahteraan Nelayan, Pembudidaya dan Pengembangan Lobster

BeritaCenter.COM – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menegaskan bahwa Permen KP Nomor 12 tahun 2020..
14 jam yang lalu

Bikin Resah, Warga Serang Tangkap Buaya Raksasa

Beritacenter.COM - Sebuah buaya raksasa ditangkap warga Kampung Cipray, Desa Cinangka, Kabupaten Serang. Buaya..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi