Selasa, 02 Juni 2020 - 23:30 WIB

Edrogan: Ada Negara Lain Terlibat Kudeta Pemerintahan Turkey

Oleh : Indah Pratiwi | Kamis, 21 Juli 2016 | 12:16 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Rabu (20/7) mengatakan negara lain mungkin terlibat dalam upaya kudeta 15 Juli.

"Mungkin ada negara lain yang terlibat dalam upaya kudeta tersebut. Proses hukum akan mengungkapkannya," kata Erdogan dalam satu wawancara dengan Stasiun Televiai Al Jazeera di Ankara.

Baca Juga: Bocoran Rahasia Wikileaks Bikin Pemerintah Turkey Gerah

Fethullah Gulen, seorang tokoh agama yang bermukim di AS, dan pengikutnya berada di balik upaya kudeta itu, kata Erdogan, Kamis(21/7).

Presiden Turki tersebut mengatakan ia diberitahu mengenai upaya kudeta itu pertama oleh saudara iparnya dan reaksi pertamanya ialah tidak percaya.

Ia mengakui ada kelemahan intelijen dalam peristiwa tersebut. "Kalau saja ada laporan intelijen yang tepat, semua itu bisa mencegah upaya kudeta tersebut," kata Erdogan.

Baca Juga: Otoritas Turki Rilis Video Detik-detik Serangan Udara Yang Tewaskan 145 Warga Sipil di Ankara

Mereka memiliki daftar tersangka mengenai kemungkinan gerakan anggota Gulen, tapi mereka tak bisa bertindak akibat pembatasan hukum, namun hubungan mereka akan terungkap selama interogasi, katanya.

Saat memberi perincian mengenai banyaknya penahanan dan pembersihan di lembaga negara, ia mengatakan setiap langkah dilakukan sesuai dengan hukum.

Erdogan mengatakan pemerintah telah mengirim permintaan kepada Pemerintah AS bagi ekstradisi Fethullah Gulen, demikian laporan Xinhua.

"Saya harap mereka akan melakukan tindakan sesegera mungkin," ia menambahkan.

"Kami telah mengumpulkan banyak dokumen. Namun kami masih harus menyelesaikannya. Saya kira mengalahkan upaya kudeta ini belum mencapai akhir. Mereka mungkin memiliki rencana lain untuk masa selanjutnya," katanya.

Baca Juga: Presiden Turki Akan Ancam Hukuman Pada Para Tentaranya

Presiden Turki tersebut juga mengatakan mungkin ada hubungan antara gerakan Gulen dan pilot yang menembak jatuh jet Rusia pada November lalu.

Selama wawancara itu, Erdogan mengatakan ia akan membuktikan apakah parlemen mensahkan hukuman mati.

"Dunia bukan hanya bersama Uni Eropa, dan negara seperti Amerika Serikat, Rusia dan Tiongkok, semuanya, memiliki hukuman mati. Seruan rakyat Turki dan hak parlemen lah untuk memutuskan apakah akan mensahkan hukuman mati," kata Erdogan.

Sejak kudeta gagal pada Sabtu lalu, lebih 9.000 orang telah ditangkap dan menghadapi putusan pengadilan, kata presiden tersebut.

Baca Juga: Puluhan Kendaraan Militer Hilang, Sesi Kudeta ke 2 Bakal Diluncurkan

 






Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






36 menit yang lalu

Bejat! Ayah di Jambi Cabuli Putrinya Selama 2 Tahun

Beritacenter.COM - Seorang ayah berusia 37 tahun di Kabupaten Sarolangun, Jambi tega mencabuli anaknya sendiri sejak..
1 jam yang lalu

Miliki Sabu, ASN Basarnas Banjarmasin Diciduk Polisi

Beritcenter.COM - Jajaran anggota kepolisian menangkap seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) lantaran kedapatan..
1 jam yang lalu

Cerita Dokter RS PHC soal Perjuangan Tenaga Medis Pantau Nenek Usia 100 Tahun Hingga Sembuh COVID-19

Kami awalnya sempat kaget mengetahui kami mendapat pasien terkonfirmasi COVID-19 yang berusia lebih dari 100 tahun...
2 jam yang lalu

Setelah Mobil PCR dan Alat Tes Swab, BIN Juga Berikan 120 Ribu Masker ke Surabaya

Beritacenter.COM - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menghaturkan terima kasih kepada BIN yang telah memberikan..
3 jam yang lalu

Sri Mulyani Akan Selamatkan Ekonomi Melalui Cara Ini

Beritacenter.COM -Di tengah lesu ekonomi nasional lantaran pandemi Virus Corona atau Divid-19, pemerintah..
3 jam yang lalu

Jika Nanti Dibuka Kembali, Jokowi Minta Masjid Istiqlal Siapkan Protokol Kesehatan

Tadi saya titip untuk disiapkan protokol kesehatan hingga nanti pada saat kita melaksanakan sholat di Istiqlal semua aman dari Covid,
4 jam yang lalu

Alhamdulilah.. Nenek Berusia 100 Tahun Sembuh Corona di Surabaya

Beritacenter.COM - Sempat positif Corona (COVID-19), nenek Kamtin yang berusia 100 tahun akhirnya dinyatakan sembuh...
4 jam yang lalu

Begini Penjelasan Menkeu Sri Mulyani Perlunya New Normal

Beritacenter.COM - Dalam menerapkan kebijakan New Normal pemerintah menilai agar masyarakat bisa menjalani tantangan..
5 jam yang lalu

Warga Serang Kaget Ada Puluhan Butir Peluru dan 1 Granat Aktif Ditemukan di Rumah Kosong

Beritacenter.COM - Sebuah Perumahan Persada Banten yang berada di Kelurahan Kepuren, Kecamatan Walantaka, Kota..
5 jam yang lalu

Kasus Kepemilikan Ganja Aktor Dwi Sasono, Polisi Buru Pemasok Berinisial C

Beritacenter.COM - Pihak kepolisian melakukan pengembangan terhadap kasus kepemilikan ganja aktor Dwi Sasono. Polisi..
5 jam yang lalu

Pemkab Ponorogo Lakukan Uji Coba Penerapan 'New Normal'

Beritacenter.COM - Pemkab Ponorogo melakukan uji coba penerapan new normal di sejumlah tempat, mulai dari kantor..
6 jam yang lalu

Kapolri Perintahkan Jajarannya Berikan Beras Untuk Masyarakat Terdampak COVID-19

Beritacenter.COM - Kapolri Jenderal Idham Azis mengeluarkan perintah agar 11 ribu ton beras disalurkan kepada..
6 jam yang lalu

New Normal Harus Dibarengi Kedisiplinan Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan

Skenario the new normal sedang dicanangkan oleh pemerintah. Nanti pelan-pelan semua orang boleh keluar rumah dan..
6 jam yang lalu

Ada 62 RW Masuk Zona Merah Diwajibkan Karantina Lokal, Ini Daftarnya...

Beritacenter.COM - Pemerintah DKIJakarta menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Lokal (PSBL) di sebanyak 62..
7 jam yang lalu

Polisi Ungkap Modus Travel Gelap Angkut Pemudik Balik ke Depok, Lewat Jalur Tikus-Test Case

Beritacenter.COM - Sejumlah travel gelap pengangkut pemudik dari Jawa untuk kembali ke Depok, Jawa Barat, berhasil..
7 jam yang lalu

Serang Petugas Pakai Pisau, Pengedar 30 Kg Sabu Ditembak Mati Polisi di Sumut

Beritacenter.COM - Pria diduga pengedar narkoba bernisial DS (40) ditembak mati polisi di Sumatera Utara (Sumut)...
8 jam yang lalu

Usai PSBB Berakhir, Ganjil-Genap Akan Normal Lagi

Beritacenter.COM - Ganjil-genap di Ibu Kota Jakarta akan kembali normal setelah berakhirnya pembatasan sosial..
8 jam yang lalu

Pemerintah Batalkan Keberangkatan Jemaah Haji 2020, 39 Ribu Jemaah asal Jabar Terdampak

Beritacenter.COM - Menteri Agama Fachrul Razi mengumumkan pembatalan keberangkatan jemaah haji untuk seluruh warga..
8 jam yang lalu

WAJIB TAHU! Tiga Kesalahan yang Sering Dilakukan di Tengah Pandemi COVID-19

BeritaCenter.COM – Setiap orang dituntut tetap patuh dan secara ketat menerapkan protokol kesehatan meski..
8 jam yang lalu

Kaum Halu Menggoyang Jokowi dengan Isu Komunisme

Hari ini 1 Juni kita peringati sebagai Hari Lahir Pancasila. Momentum kelahiran Pancasila diambil saat Ir. Soekarno..
8 jam yang lalu

Sekelompok ABG Aniaya Operator SPBU Yang Minta Isi Bensin Full Tank

Beritacenter.COM - Sekelompok ABG yang berada di Kabupaten Bandung Barat berbuat aniaya dimana seorang operator pom..
8 jam yang lalu

Fenomena Aneh Mirip Tsunami Terjadi di Kawah Ijen, Begini Analisa Pakar Geologi ITS

BeritaCenter.COM - Fenomena gelombang mirip tsunami setinggi 3 meter yang terjadi di Danau Kawah Ijen sungguh..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi