Sabtu, 29 Januari 2022 - 18:02 WIB

Buwas Beri Pembekalan Darurat Narkoba Pada Buruh Migran di Hongkong

Oleh : Aisyah Isyana | Sabtu, 13 Agustus 2016 | 14:08 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM, Beijing - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Budi Waseso atau yang akrab disapa Buwas, mengadakan pembekalan "Indonesia Darurat Narkoba" kepada para Buruh Migran Indonesia (BMI) yang baru tiba di Hong Kong.

Dalam wawancara dengan Antara di Beijing, Sabtu, 13 Agustus 2016, Buwas mengatakan, BNN memiliki program sosialisasi P4GN untuk WNI yang ada di luar negeri terutama di negara-negara yang rawan terjadi penyelundupan narkoba ke Indonesia.

Buwas mengatakan pembekalan kepada para WNI buruh migran yang ada di Hong Kong agar mereka tidak terjerat dalam jaringan peredaran gelap narkoba.

"Di waktu yang akan datang program sosialisasi ini akan ditingkatkan, tidak saja frekuensinya tetapi juga kualitas materi sosialisasi yang 'up to date' disesuaikan dengan situasi dan kerawanan negara yang bersangkutan," katanya.

Budi Waseso menambahkan, BNN juga berencana menempatkan perwakilan di negara-negara tersebut agar program sosialisasi, kegiatan intelijen, dan kerja sama dengan otoritas negara setempat jadi lebih efektif dan efisien.

Dalam cuplikan sosialisasi yang diterima Antara, Buwas mengingatkan para BMI untuk hati-hati dan waspada terhadap segala bentuk serta jenis narkoba, termasuk modus yang kerap digunakan sindikat, menjerat mereka sebagai kurir.

"Mbak-mbak ke sini untuk mencari penghasilan yang lebih baik, kehidupan yang lebih baik bagi keluarga di Indonesia. Jadi, jangan sudah jauh-jauh datang ke sini (Hong Kong-red), hanya jadi kurir narkoba, lalu masuk masuk bui. Masih lebih baik hukuman kurungan, bagaimana kalau sampai hukuman mati," ujarnya, mengingatkan para BMI.

Ia menambahkan, jadi kurir narkoba, dibui, dihukum mati, tidak bisa lagi bertemu dengan suami dan anak di Tanah Air. Ini kan kerugian yang tidak bisa dibayar dengan apapun.

Buwas mengatakan saat ini tercatat 38 WNI yang ditahan Lembaga Pemasyarakatan Hong Kong karena terlibat kasus narkoba. Ia mengingatkan para BMI untuk tidak mudah terbujuk rayu oleh orang asing, baik itu Pakistan, Afrika Barat, atau warga negara asing lainnya.

"Mereka memang rayuannya maut, luar biasa. Dirayu, kali pertama mereka kasih banyak uang, di kasih barang-barang bagus, tujuan akhirnya bagaimana mbak-mbak menjadi kurir, mengirim barang. Semua tujuannya adalah Indonesia, melalui berbagai negara. Dari Timur Tengah juga jalurnya ke Indonesia. Sehingga kini Indonesia darurat narkoba," tuturnya.

Buwas juga mengingatkan para BMI untuk segera mengirimkan penghasilannya ke keluarga di kampung halaman, sehingga tidak tergoda untuk membeli narkoba di Hong Kong.

"Narkoba itu enaknya hanya sesaat, setelah itu pusing, berhalusinasi. Lebih parah lagi jika kita sampai ketergantungan. Jadi, kalau sudah punya penghasilan, berhati-hatilah. Ingat kewajiban pokok untuk mengirimkan ke keluarga, ke anak, ujarnya.

Dalam kunjungan kerja ke Hong Kong sejak 11 hingga 13 Agustus 2016, Budi Waseso mengadakan pertemuan dengan Komisioner Biro Narkotika Hong Kong Kepolisian Hong Kong Stephen Lo.

Pada pertemuan tersebut, kedua pihak sepakat untuk saling mendukung dalam menanggulangi permasalahan narkoba termasuk yang melibatkan buruh migran Indonesia.





Fokus : Kasus Narkoba



Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






8 jam yang lalu

Inilah 5 Tempat Destinasi Wisata Bandung untuk Kumpul Bersama Keluarga di Akhir Pekan

Beritacenter.COM - 5 Tempat Wisata Bandung Paling Beken Lokasi di Ciwidey, Lembang dan Pangalengan, Cocok untuk..
9 jam yang lalu

Dua Pencuri Hewan Ternak Dijember Diringkus Polisi

Beritacenter.COM - Sebanyak dua orang pelaku pencurian hewan ternak berinisal AY (38 tahun) warga Desa Sukosari,..
11 jam yang lalu

BMKG Prediksi Cuaca di Jakarta Pagi Cerah Berawan, Siang hingga Sore Hujan Disertai Kilat

Beritacenter.COM - Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca di DKI Jakarta pada pagi hari..
17 jam yang lalu

Edy Mulyadi VS Suku Dayak

Edy Mulyadi: “Tempat jin buang anak, itu hanya istilah untuk mengungkapkan suatu tempat yg jauh. Di Jakarta,..
18 jam yang lalu

Gara-gara Kelilit Utang Supri Nekat Curi Motor Di Ponpes

Beritacenter.COM - Supri (43) warga Kabupaten Nganjuk, harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah mencuri sepeda..
19 jam yang lalu

Video Aksi Heroik Pengemudi Transjakarta menggagalkan Upaya Bunuh Diri Seorang Wanita

Beritacenter.COM - Seorang pengemudi bus Transjakarta menggagalkan upaya percobaan bunuh diri yang dilakukan oleh..
20 jam yang lalu

HATI-HATI dengan Pria Ini Gunakan MODUS PURA-PURA KETABRAK

Beritacenter.COM - Banyak sekali modus kejahatan yang dilakukan para penjahat untuk melancarkan dan memulusakan..
20 jam yang lalu

Dua Pelaku Jual Beli Pupuk Subsidi Secara Ilegal Ponorogo Dicokok Polisi

Beritacenter.COM - Bagus Yudha Kristiawan (28) dan Bonadji (58) warga Desa Sidoharjo, Kecamatan Pulung, Kabupaten..
21 jam yang lalu

PT Sentra Karya Sentosa Buka Lowongan Nyuks Silakan Bergabung

Beritacenter.COM - Lowongan kerja kembali dibuka oleh PT Sentra Karya Sentosa yaitu Perusahaan Penyedia Tenaga..
21 jam yang lalu

Dijemput Perwakilan Kalimantan Ke Jakarta, "Edy Mulyadi Makin Ketakutan"

Beritacenter.COM - Edy Mulyadi yang juga Caleg PKS dan Sekjen GNPF (Gerakan Nasional Pembela Fatwa) serta aktivis..
21 jam yang lalu

Wagub DKI soal Kasus Omicron Jakarta 2.404 : Kasus Transmisi Lokal Meningkat

Beritacenter.COM - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria angkat bicara soal jumlah kasus positif Corona varian..
22 jam yang lalu

Si Pengecut Edy Mulyadi Ngumpet, akun @selebgramkaltim : Jangan pengecut dong pak Edy Mulyadi, kami siap jemput kok..Gratis

Beritacenter.COM - Edy Mulyadi yang juga mantan Caleg PKS dan Sekjen GNPF (Gerakan Nasional Pembela Fatwa) serta..
22 jam yang lalu

Polisi Tetapkan Ketua Umum GMBI dan 10 Anak Buahnya Jadi Tersangka Demo Anarkis

Beritacenter.COM - Polisi telah menetapkan Ketua Umum Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) M Fauzan sebagai..
22 jam yang lalu

#Gempa 5,2 magnitudo Guncang Wilayah Tenggara Kab MALANG JATIM

Beritacenter.COM - Gempa berkekuatan 5,2 magnitudo mengguncang wilayah Tenggara KAB-MALANG-JATIM. Gempa tersebut tak..
23 jam yang lalu

Bertambah Nyaris 10 Ribu, Jakarta Penyumbang Tertinggi Kasus Corona Hari Ini

Beritacenter.COM - Pemerintah kembali meng-update data perkembangan kasus Corona (COVID-19) di Indonesia. Untuk hari..
23 jam yang lalu

Kang Emil Dukung Polisi Tindak Tegas Pelaku Demo Anarkis 'GMBI' di Polda Jabar

Beritacenter.COM - Gubernur Jabar Ridwan Kamil angkat bicara soal aksi demo massa ormas Gerakan Masyarakat Bawa..
1 hari yang lalu

Mahfud Md soal 3 Prajurit Gugur di Papua : TNI Sekarang Bersifat Defensif, Tidak Ofensif!

Beritacenter.COM - Menko Polhukan Mahfud Md angkat bicara soal tiga prajurit TNI yang tewas ditembak kelompok..
1 hari yang lalu

Las Listrik Picu Kebakaran Hanguskan 25 Pipa Karet di Makassar New Port

Beritacenter.COM - Insiden kebakaran dilaporkan terjadi di kawasan Makassar New Port (MNP). Sebanyak 25 batang pipa..
1 hari yang lalu

Waspada! Kasus Corona Hari Ini Bertambah Hampir 10 Ribu

BeritaCenter.COM – Kasus positif COVID-19 di Indonesia Jumat (28/1/2022) bertambah 9.905 kasus baru. Data..
1 hari yang lalu

Pesan Jokowi ke ASN: Keluar Dari Zona Nyaman, Jadilah ASN Modern dan Profesional

BeritaCenter.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) hadir dan memberikan sambutan dalam kegiatan..
1 hari yang lalu

Kapolri Beri Ruang ke Warga Bali untuk Selesaikan Permasalahan Hukum Secara Adat

Beritacenter.COM - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut Polri akan memberikan ruang ke masyarakat Bali..
1 hari yang lalu

Ini 2 Obat yang Ampuh Sembuhkan Segala Penyakit Ala dr. Zaidul Akbar

Beritacenter.COM - Praktisi kesehatan sekaligus pendakwah dr Zaidul Akbar mengungkap ada dua obat terbaik di dunia..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi